Review Film: August Rush

Hari minggu kemarin saya dan kakak saya pergi ke Grand Indonesia untuk ketemuan dengan sahabat saya yang sedang pulang ke tanah air. Ita mengajak kami untuk menonton film August Rush di Blitz Megaplex. Awalnya saya berpikir “Film apaan tuh??”. Ita bilang filmnya bagus, tentang musik. Berhubung saya suka musik, akhirnya saya nurut aja lagian ditraktir hoho!:mrgreen:.

Film ini bercerita tentang Evan Taylor (Freddie Highmore) yang terdampar di panti asuhan. Evan percaya orang tuanya masih hidup, dan dia dapat menemukan orang tuanya dengan mengikuti suara musik.

Dengan modal nekat, Evan meninggalkan panti asuhan tersebut dan mencoba mencari orang tuanya. Di film ini ada beberapa non sense, salah satunya adalah ketika flashback antara Louis (Jonathan Rhys Meyers) yang merupakan seorang rockstar, bertemu dengan Lyla (Keri Russel), seorang pemain cello handal.

Pertemuan mereka benar-benar kebetulan. Ketika mendengarkan alunan melodi dari seorang pengamen, keduanya bertemu di atap gedung, dan mereka pun ngobrol.

Sembari ngobrol, Louis pun bercerita tentang musik. Lyla dengan antusias mendengar cerita Louis. Tak disangka mereka pun seperti dua kutub magnet yang berlainan. Satu sama lain menjadi tertarik, and yes, they’re making out! Kinda non sense, huh? Masa baru ketemu sudah berhubungan intim?๐Ÿ™„

Dan tentunya ketebak kalau Lyla hamil! Evan adalah hasil pembuahan mereka berdua. Kisah cinta Louis dan Lyla tidak berjalan mulus. Ayah Lyla membawa Lyla pergi dari hadapan Louis, padahal Lyla sedang mengandung anak hasil ‘kecelakaan’nya dengan Louis.

Ketika umur kandungan Lyla sudah mendekati kelahiran, tiba-tiba Lyla kecelakaan. Ayah Lyla yang tidak ingin karir Lyla sebagai Celloist hancur, akhirnya memanfaatkan moment ini dan di depan Lyla ia berkata bahwa anak yang dikandungnya telah meninggal. Sedangkan bayi mungil Evan diserahkan ke panti asuhan.

Evan merupakan anak dari 2 musisi handal. Darah musik tentunya mengalir di dirinya. Ia mempunyai bakat musik sejak kecil dan kini ia berumur 12 tahun. Ia dapat mendengar suara musik dimana saja. Dengan suara musik yang ia dengar, Evan menjadikannya petunjuk untuk menemukan orang tuanya.

Ketika sampai di New York, Evan memperhatikan seorang pengamen. Ia tampak begitu tertarik dengan gitar yang dimainkan Arthur (Leon G. Thomas III). Akhirnya Evan mengikuti Arthur demi mendapatkan tempat tinggal. Arthur mengenalkan Evan pada Wizard (Robin Williams). Wizard adalah seorang musisi jalanan yang menampung anak-anak yang memiliki bakat di bidang musik. Kalau di Indonesia mungkin bisa dibilang boss pengamen yang jago musik.:mrgreen:

Evan pun tinggal bersama Wizard. Pagi harinya ketika bangun tidur, Evan yang sejak kemarin tertarik dengan gitar milik Arthur mencoba memainkan alat musik tersebut. Tak disangka, musik yang dimainkan Evan begitu indah. Wizard yang melihat bakat Evan berambisi menjadikan Evan sebagai musisi. Sejak itu kehidupan Evan menjadi complicated.

Saya nggak mau kasih plot cerita ini banyak-banyak, karena takutnya nanti jadi spoiler.:mrgreen: Yang pasti penonton disuguhi dengan musik yang begitu indah. Perpaduan harmoni rock dan classic mengalun dengan kompak. Saya nyeletuk “Gila! lagu rock dan classicnya nyambung gitu. Keren banget nih composernya”. Dan ternyata saya dan kakak saya sepikiran.

Melihat dari bakat Evan yang merupakan anak dari pasangan musisi membuat saya mengambil kesimpulan mengenai pesan moral dari film ini, yaitu: Untuk musisi, menikahlah dengan sesama musisi agar menghasilkan anak yang jenius di bidang musik.๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

Saya jadi mikir, berhubung saya sendiri bisa main musik apakah saya perlu melirik para musisi agar nantinya keturunan saya bisa jenius di bidang musik?:mrgreen: Jadi sempat terpikir, akan jadi seperti apakah anaknya Ahmad Dhani dan Maia Estianti?๐Ÿ™„

Anyway, ada quote yang saya suka di film ini.

August Rush: The music is all around you, all you have to do is listen.

Yes, he’s right! Music is all around us. Coba saja ke mangga dua atau glodok atau mall:mrgreen:, pasti di sepanjang gedung tersebut diputar musik-musik..๐Ÿ˜†

Film ini saya beri rating \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar (4 bintang). Jadi buat yang suka musik dan drama, film ini cocok untuk kalian. Banyak pesan yang bisa didapat dari film ini.๐Ÿ˜€

Trailernya bisa dilihat disini..

109 thoughts on “Review Film: August Rush

  1. cK berkata:

    You know what music is? God’s little reminder that there’s something else besides us in this universe; harmonic connection between all living beings, every where, even the stars.

    Wizard – quote from August Rush

    *sekali-sekali blocking pertamax dengan meniru si ayam*

  2. cK berkata:

    @ vcrack
    halah…malah ikutan blocking..๐Ÿ™„

    @ fajar
    nonton jar, bagus lho..๐Ÿ˜€

    iya, itu yang jadi charlie di film charlie and chocolate factory. anaknya lucuu.. ^^
    *jiwa pedo bangkit*

  3. Sawali berkata:

    Untuk musisi, menikahlah dengan sesama musisi agar menghasilkan anak yang jenius dibidang musik

    Walah, repot juga kalau pesan moralnya kayak gitu mbak chika. ntar nanti musik jadi ndak merakyat. hanya didominasi oleh keluarga musisi doang. orang yang ndak bisa nyanyi kan pingin juga punya anak penyanyi. Eit, jangan2 pesan moral itu khusus ditujukan untuk mbak chika, ya? hiks.

  4. didut berkata:

    Satu sama lain menjadi tertarik, and yes, theyโ€™re making out! Kinda non sense, huh? Masa baru ketemu sudah berhubungan intim?๐Ÿ™„

    kalo budaya org sana sih kayaknya sense-sense ajah๐Ÿ˜›

  5. itikkecil berkata:

    August Rush: The music is all around you, all you have to do is listen.

    bukankah musik itu bukan hanya yang dimainkan oleh para musisi. bagaimana dengan musik yang ada di alam?

    *kok saya jadi aneh gini ya?

  6. Nazieb berkata:

    Weh, kalo Jeng Chika berarti nyari nyang sesama bloger donk biar anaknya ntar jadi bloger yang kaffah mawaddan wa rohmah fidunya wal akhirah…

    Ada yang mau?:mrgreen:

  7. adesnugros berkata:

    Saya jadi mikir, berhubung saya sendiri bisa main musik apakah saya perlu melirik para musisi agar nantinya keturunan saya bisa jenius dibidang musik?

    Ehem.. pantesan dari tadi saia bersin2 mulu, ada yg lagi ngomongin rupanya ๐Ÿ˜ณ

  8. cK berkata:

    @ sawali
    hihihi…kalau mau punya anak musisi, diajarin aja les musik. bisa hubungi saya kok. 8)

    *promosi*

    @ ranger ijo
    mungkin sekitar 2 tahun lagi..๐Ÿ™„

    @ dee
    wikikiki….saya doyan nonton, pak dee..๐Ÿ˜†

    @ didut
    hehehe…kalau buat saya mah nggak masuk akal. soalnya baru bener-bener kenal. aneeeh!!๐Ÿ˜•

    @ tukangkopi
    nonton donk, dis.. 8)

    @ danalingga
    saya suka musik, karena itu saya promosikan film ini.๐Ÿ˜€

    @ ridu

    btw itu termasuk jenis film musikal yg suka nari-nari setiap saat gak? (kaya film india gitu or highskul musikal)

    nah…kerennya august rush adalah film ini film berbau musikal tapi nggak ada joged-joged dan nyanyi-nyanyi kayak film highschool musical ataupun pelm india.๐Ÿ˜€

    @ goop
    mau bayarin?:mrgreen:

    @ ries
    itu nanti dijelasin di filmnya.. 8)

    @ itikkecil
    kalau nonton, nanti pasti mengerti quotenya..๐Ÿ˜›

    *ngomporin biar nonton*๐Ÿ˜ˆ

    @ nazieb
    hihihi…blogger musisi juga ada kok…๐Ÿ™„

    @ abeeayangโ„ข
    saya nggak bilang pengen musisi lho.. 8)

    @ adit-nya niez
    coba pasang iTunes dan kencengin speakernya.:mrgreen:

    @ suprie
    suprie mau bayarin?:mrgreen:

    *ngarep.com*

    @ verlita
    filmnya bagus kok.๐Ÿ˜€

    @ ekowanz
    hihihi…tau kok…:mrgreen:

    @ adesnugros
    haiyah…gyeEr!๐Ÿ˜ˆ

  9. Abeeayangโ„ข berkata:

    lha yang inih ๐Ÿ‘ฟ

    Saya jadi mikir, berhubung saya sendiri bisa main musik apakah saya perlu melirik para musisi agar nantinya keturunan saya bisa jenius dibidang musik?

    apa baru sebatas angan? ๐Ÿ™„
    ah, saya tauk maonya chika gimanah…
    *panggil emak loreng* :mrgreen:

  10. takochan berkata:

    Baca sampe bagian, anaknya dibuang ke panti asuhan –> kok mirip pelem india ya๐Ÿ˜†

    Yah.. kalo disini harus nunggu sampe tua baru nyampe pelem-nya๐Ÿ˜ฆ *selalu sebel kalo liat postingan repyu pilem-nya org*

    @Dee
    salafi=sangat gila film? ado2 se mah!๐Ÿ˜†

  11. cK berkata:

    @ abeeayangโ„ข
    hihihi…bukan sekedar angan kok..๐Ÿ˜†

    @ dee
    keren tuh sebutannya…๐Ÿ˜›

    @ alle
    *ngasih recehan*

    @ takochan
    coba nonton di internet aja, des. 8)

    @ goenawan lee
    *berasa pedo*

    *kejar gun*๐Ÿ˜ˆ

  12. azkaa,, berkata:

    lha, emang anaknya ganteng.. ndak setuju mbak cK dibilang pedo.. soalnya kalo gitu saya juga dunk? hhe..

    mau nonton ahh, tapi ngebosenin kayak film ‘music n lyrics’ ga?

  13. cK berkata:

    @ deteksi
    nonton yaa…๐Ÿ˜€

    *promosi*

    @ azkaa,,
    anaknya memang lucu..๐Ÿ˜€

    menurut saya sih filmnya nggak ngebosenin. padahal saya kurang suka drama, tapi untuk film yang satu ini saya suka… ^^

    @ iman brotoseno
    ampuuun…kasih saya yang masih perjaka single donk mas…๐Ÿ˜› dan bukan duda:mrgreen:

  14. yud1 berkata:

    tapi plot-nya kayak agak gak mutu, yah, kalau liat sinopsisnya. IMO, tipikal ceritanya malah agak sinetron-esque… tapi nggak tau sih, belum nonton juga.

    (apa? coincidence this, coincidence that, romance here and there, and a happy ending? doesn’t that sound just sinetron-esque?):mrgreen:

    anyway, berhubung belum nonton, jadi gak berhak menilai banyak-banyak, sih. mungkin kapan2 kalau ada yang ngasih materialnya (dan nyuruh nonton).

    nice review anyway.๐Ÿ˜‰

  15. pratanti berkata:

    film yang bagus ya Chik… sedikit ulasan saya ada disini

    kalau menurut Evan, “The music is all around you, all you have to do is listen”. IMHO – sebuah ide dapat diibaratkan seperti musik; ide itu ada di sekeliling kita, dan yang perlu kita lakukan hanyalah… fokus๐Ÿ™‚

    that’s moral of the story yang saya dapat dari film itu, selain musik yang indah-indah itu.

  16. pemalas berkata:

    ya ya ya …

    chika kawin aja ama pemusik๐Ÿ˜€

    biar dapet turunan yang jenius bermusik, hehehe ..

    katanya khan musik bisa bikin otak anak tu cerdas buuaaaaanget,

    jadi kalo chika pemusik, n husband-nya juga pemusik,

    maka chika+husband=pembuat alat – alat musik๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

    eeeit, jangan marah dulu .. lha wong angklung aja harus pake perasaan

    waktu bikinnya, gamelan aja juga harus pake perasaan, nah, kalo g punya

    selera pemusik, gamelan 1000 biji tu bunyinya tetep sama :

    ting ting ting ting ting .. es krim es krim sapa mau es krim ..๐Ÿ˜€

  17. Sayap KU berkata:

    Udah lihat juga nih film … keajaiban bisa bertemu orangtuanya. Ternyata TIDAK ada yang tidak mungkin didunia ini.

    -Ade-

  18. cK berkata:

    @ abeeayangโ„ข
    namanya juga angan-angan…:mrgreen:

    @ yeni setiawan
    bagus lho filmnya…๐Ÿ˜€

    *tetep promosi*

    @ chriz
    lihat di website yang menyediakan film gratis aja.:mrgreen:

    @ yud1
    plotnya memang standar. malah menurut saya banyak hal yang rada nggak masuk akal. tapi saya salut karena alur ceritanya tidak membosankan. selain itu telinga penonton dimanjakan dengan lagu-lagu yang indah.. ^^

    @ dobelden
    cari aja. biasanya ada tuh.:mrgreen:

    @ waterbomm
    saya sudah nonton. 8)
    tapi kalau ditraktir, mungkin saya mau nonton lagi..๐Ÿ˜†

    @ maxbreaker
    cari di internet aja.๐Ÿ˜€

    @ pratanti
    yup yup. betul banget kesimpulannya.๐Ÿ˜€
    filmnya memang bagus. ternyata nggak cuma saya yang berpendapat demikian.. ^^

    @ pemalas
    hihihi…kalau punya duit, saya malah pengen buka tempat les musik..๐Ÿ˜†

    @ sayap ku
    betul banget de..๐Ÿ˜€
    semua itu mungkin jika disertai usaha dan doa..๐Ÿ˜€

    @ qzink66
    wakakakk…dasar!๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  19. hutriest berkata:

    Di Jiffest 2007 ada film Across the Universe.. sebuah film musical yang bagus… Titanic termasuk musical ga yaa, khan ada Celine dion nya.. gubrak..๐Ÿ˜€

  20. Diki berkata:

    “The music is all around you, and played repeatedly…” *masi budeg & trauma gara-gara one song playlist*๐Ÿ˜€ , saya pemusik tapi instrumennya kicrik-kicrik tutup botol… haruskah nyari pemusik juga?:mrgreen:

  21. cK berkata:

    @ titov
    ayo ayo…nonton!๐Ÿ˜€

    @ emyou
    saya juga suka akting dia di tangled. filmnya dia lumayan banyak lho..๐Ÿ˜€

    dan yang kali ini, menurut saya keren! apalagi dia nyanyi gitu๐Ÿ˜› tapi nggak tau sih suara asli atau cuma dubbing.๐Ÿ™„

    @ rystiono
    nonton di inet aja!:mrgreen:

    @ ina
    ayo cari!๐Ÿ˜€

    @ calonorangtenarsedunia
    emang bagus kok.๐Ÿ˜ˆ

    @ hutriest
    titanic mah nggak termasuk musikal..๐Ÿ˜•

    @ mbelgedez
    hihi…saya lebih suka yang ini..๐Ÿ˜†

    @ diki
    wakakakak…masih puyeng ama lagu itu?:mrgreen:

    @ tandodol
    emang ultahnya kapan?๐Ÿ˜•

    @ purmana
    judulnya enggak banget..๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  22. Mrs. Fortynine berkata:

    Untuk musisi, menikahlah dengan sesama musisi agar menghasilkan anak yang jenius dibidang musik.

    ehm… agak maksa siiih…

    jadi, apa boleh kalo begini juga sist?
    untuk penikmat musik, menikahlah dengan sesama penikmat musik agar menghasilkan anak yang jenius dibidang menikmati musik?
    ๐Ÿ˜€

    wah, saya dan Farid sudah cocok kalo gitu…๐Ÿ˜€

  23. Andrew Anandhika Wijaya berkata:

    Kinda non sense, huh? Masa baru ketemu sudah berhubungan intim?๐Ÿ™„

    wajar kalo menurutku… yang non sense itu…. baru sekali berhubungan intim udah langsung hamil…. cKcKcK…

    iya, itu yang jadi charlie di film charlie and chocolate factory. anaknya lucuu.. ^^
    *jiwa pedo bangkit*

    *masukin ke daftar pelem yang wajib tonton๐Ÿ™„ *

    Lho..??? Lho…???

    saya lupa mau ngomen apa…๐Ÿ˜›

    sis… dan nonton normal ama awake…???

  24. Wazeen berkata:

    wah makasih atas info-nya, saya punya kartu sakti untuk menonton filem apa aja untuk satu kali tapi masih bingung mau nonton apa, bagus juga reccommend-nya…

  25. Pyrrho berkata:

    Nggak suka film musikal…๐Ÿ˜‰

    Ah, masa sih buat musisi yg pengen anaknya jenius musik harus menikah dengan yang musisi juga ? Ini Hoax nih….:mrgreen:

    Betul kata Joe, salah satu film musikal yg paling bagus itu Moulin Rouge, apalagi waktu Nicole Kidman dan Ewan McGregor nyanyi lagu Come What May. Huuuhhh… serasa dunia milik sendiri, yang lain ngontrak (waktu nonton film itu masih jomblo sih…).

    *tetap nggak tertarik*
    *promosi cK gagal*๐Ÿ˜›

  26. cK berkata:

    @ hoek soegirang
    mau donk dengerin hoek nyanyi..:mrgreen:

    @ mrs. fortynine
    hihihi..nanti kalau punya anak, mending anak kamu di les-in musik ke saya. 8)

    @ raffaell
    rock apa? rock sutera? rock jeans?:mrgreen: ๐Ÿ˜†

    @ andrew anandhika wijaya
    hihihi…itu artinya si cowok dan si cewek subur wakakakk…๐Ÿ˜†

    normal ama awake pilm apaan tu?๐Ÿ˜•
    *gugling*

    @ lahapasi
    *ikutan joged*

    @ wazeen
    mudah-mudahan suka filmnya..๐Ÿ˜€

    @ dekisugi
    setuju.๐Ÿ˜€
    saya juga suka moulin rouge.. ^^

    @ ekowanz
    ke jakarta donk, ko.. 8)

    @ cempluk
    stardust? saya belum nonton sih.๐Ÿ™„
    *cari di inet*

    @ pyrrho
    ini bukan film musikal kok.๐Ÿ˜•
    ini kayak semacam film drama, tapi penuh dengan musik-musik. yang saya suka dari film ini karena banyak lagu classic dan saya suka classic! ^^

    @ sarah
    nonton sama siapa sar?:mrgreen:

    @ antobilang
    afa itu makfudnya?๐Ÿ˜•

    @ suandana
    siiiip!๐Ÿ˜‰

    @ baliazura

    klo blogger nikah ama blogger anaknya jadi juragan blogger:mrgreen:

    hihihi…jadi inget pandu yang ibunya juga blogger. hampir sekeluarga blogger semua tuh.. ^^

    hihihi…profesi apalagi nih?:mrgreen:

    @ adesnugros
    gitar cinta lagu apaan tu?๐Ÿ˜•

  27. extremusmilitis berkata:

    wueeeh, keren…udah ada bajakan-nya belon yaks๐Ÿ™„
    tapi nggak ada bajakan juga nggak pa-pa kok, kan lebih enak nonton bareng my angel apalagi kita emang sama-sama seneng all about music 8)

  28. Andrew Anandhika Wijaya berkata:

    awake pelemnya jesica alba… normal pelemnya๐Ÿ˜ณ cekakakakakakak…

    *barusan nonton meet the parrents disambung dengan meet the fockers*

    IMHO, sekali make-out belum bisa bikin anak ahh… pasti itu udah make-out untuk yang kesekian kali… pelemnya nggak palid… sesubur apapun mereka…. coba kalo dipelemnya diliatin make-outnya 7 kali gitu… pasti keliatan sama sekali bukan pelem keluarga wajar…๐Ÿ™„

  29. cK berkata:

    @ siska
    itu moral lessonnya versi saya lho..:mrgreen:

    @ nazieb
    gimana kalau kamu yang bikin?๐Ÿ˜›

    @ andrias ekoyuono
    lho, bukannya kesimpulan saya begitu?๐Ÿ˜• karena sama-sama musisi, anaknya pun mewarisi bakat kedua orangtuanya..๐Ÿ™„

    @ extremusmilitis
    bukannya kamu nonton sama para bayut?:mrgreen:

    *ngibrit*

    @ andrew anandhika wijaya
    wakakakk..makanya saya bilang non sense.:mrgreen: tapi ada juga kok yang sekali tancep langsung jadi…๐Ÿ˜

    @ zazi
    tunggu aja.:mrgreen:

    @ aditya rendy wijaya
    kok nama kalian sama? homokannya yah?๐Ÿ˜•

    *kabrruuuuurrr*

    @ ayaelectro
    betul. endingnya memang ketebak. sayangnya kurang dijelaskan secara detail…๐Ÿ˜

  30. Edward berkata:

    waduhhhh..

    jadi pengen nonton..
    sebenarnya udah baca sinopsisnya di cinemags…, begitu baca review disini jadi pengen nonton..

    thx 4 d review

    NB : tp jd banyak spoilernya nih……

  31. ika berkata:

    kalo prinsipna pelajaran biologi, tidak selalu begitu chik. ada yang ortunya bakat something semua ternyata anaknya ada yang dapat bakat itu dan ada yang sama sekali ga berbakat dalam hal itu. duh lupa nih apa namanya ya pokoknya pelajaran biologi gitu deh,,

    tapi maju terus chik dengan pencarian nya,,semoga dapat musisi berbakat en kalo isa yang blogger juga,,hehe

  32. sandymc berkata:

    bukannya di amrik hubungan intim itu biasa aja kan… kalo nonton film nya american pie yang setiap party pasti hubungan intim sama siapa aja yang didapet ~.~

  33. cK berkata:

    @ fiksirealita
    iya, saya sudah tau.. ^^

    @ edward
    hehehe…maap. tapi endingnya nggak saya kasih tau kok..๐Ÿ˜‰

    @ ika
    ahahaha…bisa aja doamu..:mrgreen:

    @ sandymc
    masalahnya ini menyangkut prinsip saya. ini aneeeh!๐Ÿ˜ˆ

  34. ardy berkata:

    kl punxa jiwa seni(musisi) pasti dia percaya bahwa misuk ada disekitar kita,kita hanya perlu mendengarkan dan mneghayati arti dari musik,…ak percaya karna akuy jg seorang musisi.ardy..081340286917

  35. mery berkata:

    filmnya emang bagus banget………….rugi kalo gak nonton..gue jd tertarik belajar maen gitar…kan keren cewe jago gitarrrrrrr

  36. ramtay berkata:

    gw lupa pernah nonton film ini sampe selesai atau malah belum pernah sama sekali, namun ada emosi trsendiri ketika melihat awal film yang seperti de javu dan akhir film yang seperti mimpi.

    gw googling stelahnya dan gw trsasar dsini,
    yang pasti film ini secara ‘kebetulan’ gw tonton sambil menemani malam download melengkapi album the beatles. what a perfect night isn’t it?

    nice review, nice share, nice blog.

  37. Yuni berkata:

    Good film, say..
    Suka ngeliat anak kecil itu nulis balok2 not dgn bgtu trampilx,pdhl dy blm prnh sm skli belajar.
    Trs salut dy bs msk Julliard n bs jd komposer pd usia sekecil itu..
    Andai ada yg beneran…
    Yg plg penting suka bgt ngeliat wajah ganteng bapaknya (Teteup genit)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s