Trailer Fantastic Beasts and Where to Find Them

FBWTFTSiapa yang suka dengan film Harry Potter? Saya SUKA BANGET! Sejak filmnya muncul tahun 2001, saya selalu mengikuti dan tidak pernah melewatkan filmnya sekalipun. Bahkan saya selalu menonton film Harry Potter di hari pertama film tersebut ditayangkan.

Setelah film Harry Potter berakhir, rasanya sedih, sesedih berakhirnya film The Hunger Games. Tampaknya kesedihan yang saya rasakan sampai ke hati J.K. Rowling hingga akhirnya beliau memutuskan untuk membuat film khusus yang diambil dari buku Fantastic Beasts and Where To Find Them.

Kyaa kyaaa tonton trailernya deh!

The Hunger Games: Mockingjay Part 2

The Hunger GamesSaya bukan pembaca buku The Hunger Games, namun saya penonton setia film tersebut. The Hunger Games merupakan novel trilogi yang ditulis oleh Suzanne Collins. Saya sendiri saat ini baru membaca novel The Hunger Games seri pertama (dan belum kelar sampai sekarang. Memalukan!) *jedot-jedot kepala ke dinding*

The Hunger Games trilogi bertempatkan di sebuah negara dystopia pasca-apokaliptik yang bernama Panem. Negara ini terdiri dari Capitol sebagai pusat negara yang memerintah dua belas distrik. Sebelumnya telah terjadi pemberontakan dari ketiga belas distrik terhadap Capitol, namun semua distrik tersebut dapat dikalahkan dan distrik 13 dihancurkan. Saat itu Panem dipimpin oleh seorang Presiden yang licik dan jahat bernama Snow.

Tentang film The Hunger Games

Knock Knock, Film Tentang Menguji Kesetiaan Suami

poster knock knockSetelah film John Wick, akhirnya Keanu Reeves kembali ke layar lebar. Kali ini ia membintangi film thriller berbau misteri dan agak horor. Horornya bukan soal hantu atau setan, tapi yang lain.

Sebenarnya saya nonton film ini udah agak lama, cuma karena kemarin adalah Father’s Day, maka saya mencoba membahas film ini yang sengaja dirilis dekat dengan Hari Ayah.

Adalah sekeluarga Webber yang terdiri dari suami ganteng Evan (Keanu Reeves), istri seksi nan cantik Karen (Ignacia Allamand), dua anak lucu Jake (Dan Baily) dan Lisa (Megan Baily). Keempatnya hidup bahagia dalam suatu rumah yang cukup besar dan sejahtera. Mereka adalah potret keluarga bahagia. Ayah ganteng dan mapan, ibu seksi yang sukses sebagai seniman, dan anak-anak lucu yang penurut.

Review film Knock Knock. Penasaran?

image the walk

Tegang Nonton Film The Walk

poster the walkApakah kamu punya mimpi? Bukan, saya bukanlah agen yang akan menawarkan MLM, namun pertanyaan ini ada dalam film The Walk.

Philippe Petit, seorang seniman Perancis yang memiliki mimpi berjalan di atas tali di tempat-tempat yang tinggi. Bermula dari Philippe (Joseph Gordon-Levitt a.k.a JGL) menonton atraksi sebuah sirkus yaitu berjalan di atas tali. Sejak melihat aksi itulah dia mencoba belajar berjalan di atas tali.

Philippe kemudian menjadi ahli akrobat, dia dapat bermain lempar bola dengan lihai, naik sepeda roda satu, dan tentu saja, berjalan di atas tali yang diikat pada kedua tiang lampu. Ketika sudah dewasa, ia diusir dari rumah karena papa-nya menganggap pekerjaan tersebut tidak dapat menghidupinya di masa depan.

Filmnya menarik lho. Sungguh!

Maze Runner: The Scorch Trials

scorchSaya belum pernah membaca novel The Maze Runner. Namun tahun lalu saya memutuskan menonton film The Maze Runner karena ada embel-embel “Based on the best selling novel” saat melihat trailernya.

Maka ketika seri keduanya Maze Runner: The Scorch Trials keluar, saya pun langsung meluncur ke bioskop terdekat untuk menyaksikannya. Terus terang saya tidak begitu menunggu film ini, bahkan belum pernah melihat trailer terbarunya. Tapi karena saya anaknya suka nonton banget, jadi film yang satu ini tidak boleh dilewatkan.

Film dimulai dengan kondisi Thomas (Dylan O’Brien) dan teman-temannya ditolong oleh sebuah kelompok yang dipimpin oleh Janson (Aidan Gillen) setelah berhasil melarikan diri dari labirin aneh yang dikelola oleh WICKED (World In Catastrophe: Killzone Experiment Department).

Review film Maze Runner: The Scorch Trials nih…

Inside Out, Ketika Emosi Dijadikan Seorang Tokoh

inside outPertama kali mendengar Inside Out dibahas, katanya film ini bakal bagus banget dan menjadi pembicaraan banyak orang di Amerika. Sayangnya masuk ke Indonesia lumayan terlambat, katanya sih supaya gak bersaing dengan film Minions.

Maka ketika film ini dirilis di bioskop Indonesia, tentu saja Inside Out tidak boleh dilewatkan. Saya pun memutuskan untuk menonton film ini di studio IMAX.

Dimulai dengan kelahiran seorang anak perempuan bernama Riley. Di saat yang sama muncul tokoh bernama Joy (bahagia), yang mewakili emosi bahagia Riley ketika lahir. Tak lama kemudian Riley menangis yang disebabkan oleh emosi sedih yang diberikan oleh Sadness (sedih). Seiring bertumbuhnya Riley, maka muncul emosi-emosi lainnya yaitu Fear (takut), Disgust (jijik), dan Anger (marah). Kelima emosi ini bergantian mengisi perasaan yang dialami oleh Riley.

Review film Inside Out nih…

Review Film Minions

The MinionsAnak jaman sekarang pasti tahu Minions, kaki tangan dari tokoh Gru di film Despicable Me. Kemunculan mereka begitu menggemaskan sehingga banyak orang menyukainya. Bahkan ketika Mc Donald’s mengeluarkan paket Happy Meal dengan bonus figure Minions, paket tersebut laku keras.

Karena karakter Minions di film Despicable Me dan Despicable Me 2 sangat digemari, maka dibikinlah film spin off Minions yang menceritakan kisah Minions sebelum bertemu dengan Gru. Film Minions hadir bertepatan dengan liburan anak sekolah sehingga cukup mendominasi layar bioskop bersama dengan Jurassic World. Saya pun tidak mau ketinggalan dan segera menonton Minions begitu dirilis di Indonesia.

Gimana ceritanya?