Extra Large, Ketika Ukuran Menjadi Permasalahan

Weekend kemarin saya memutuskan untuk menonton film Indonesia berhubung beberapa film di bioskop tampaknya kurang menarik dan sisanya sudah saya tonton di internet hohoho~ maka saya dan teman saya memutuskan untuk nonton film Indonesia yang berjudul Extra Large, Antara Aku, Kau dan Mak Erot. Film ini bercerita tentang Deni (Jamie Aditya), seorang pria biasa-biasa saja yang berpikiran lurus.

Orangtua Deni yang bekerja sebagai PNS tiba-tiba ditawarkan naik jabatan dan pindah ke Jakarta dengan syarat menikahi Vicky (Dewi Sandra), anak dari boss orangtua Deni yang tengah hamil 2,5 bulan akibat “kecelakaan”. Vicky yang ternyata seorang hypersex menuntut Deni agar menjadi suami yang mampu memuaskan dirinya.

Deni merasa tertekan dirinya tidak dapat menjadi suami idaman bagi Vicky yang cantik naudjubillah karena ia mempunyai 2 masalah. Masalah pertama adalah dirinya tidak mempunyai pengalaman dalam bidang berhubungan intim karena dirinya masih perjaka. Yang kedua, ukuran alat vital Deni terbilang kecil. Kedua hal itulah yang membuat Deni tertekan menghadapi pernikahannya akan berlangsung sebulan lagi.

Deni pun curhat ke dua sahabatnya, yaitu Stefan, pria playboy cap kodok dan Juno, pria tajir yang hobi judi. Stefan yang mendengar masalah Deni menyarankan Deni untuk pasrah dengan keadaan yang ada. Sedangkan Juno melihat ada kesempatan untuk gambling. Maka Juno mencoba bertaruh 1 milyar dengan Stefan bahwa dirinya dapat mengubah Deni menjadi pria playboy pemuas wanita melebihi Stefan. Stefan pun setuju dengan taruhan tersebut. Maka dimulailah permainan.

Pertama, dengan dimodalkan oleh Juno, Deni dibawa ke Mak Erot untuk diperbesar alat vitalnya. Disini banyak kejadian lucu karena ternyata mereka pergi ke Mak Siat (Sarah Sechan), yang mengaku cucu kedelapan Mak Erot. Di adegan ini, dijamin penonton akan tertawa. Minimal tersenyum nungging sungging.:mrgreen:

Setelah mendapat pengobatan tersebut, Juno pun melancarkan rencana ke-duanya. Juno membawa Deni ke rumah bordil dan menyewa Intan (Francine Roosenda), seorang PSK cantik untuk menemani Deni selama sebulan. Hitung-hitung test drive sebelum pernikahan sekaligus mempelajari gaya-gaya berhubungan intim. Ckckck.. *geleng-geleng*

Sejak itulah, bermacam-macam hal gila menimpa Deni, hingga akhirnya Deni menyadari bahwa kebahagiaan dalam cinta bukan pada kesempurnaan fisik, tapi pada kesempurnaan hati.

Terus terang, film ini cukup lucu. Banyak jayuznya pula. Namun dari segi agama, dijamin ada yang protes karena film ini sangat menonjolkan sensualitas. Banyak cewek-cewek aduhai seliweran dengan mengenakan pakaian seksi. Jika anda pria dan menonton film ini, saya tidak menjamin anda pulang dengan kering wakakakakkk… *saru*

Selain itu di film ini banyak kata-kata kotor! OMG~ inilah yang membuat moral masyarakat Indonesia menurun karena film selaku media massa memberikan konsumsi yang tidak baik bagi penontonnya.

Dari segi artistik, dalam beberapa adegan saya menemukan kamera out of focus dan nge-blur. Entah itu unsur kesengajaan atau tidak sengaja. Namun saya pribadi merasa kurang nyaman dengan ketidakfokusan tersebut. Film ini saya beri \bigstar\bigstar\bigstar (3 bintang). Sebenarnya filmnya tidak jelek. Namun unsur-unsur dalam filmnya ada yang kurang saya suka.

Menurut teman saya yang nonton bersama saya, film ini bagus. Namun menurut saya biasa saja apa sense of movie saya terlalu tinggi ya?๐Ÿ™„ . Film ini lucu, tetapi tidak membuat saya tepuk tangan untuk film ini. Lain dengan film August Rush yang saya rekomendasikan sebagai film yang bagus untuk menjadi tontonan. Tertarik untuk nonton film XL? Siapkan pacar anda disamping…๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

132 thoughts on “Extra Large, Ketika Ukuran Menjadi Permasalahan

  1. Pyrrho berkata:

    Ada tulisan A (adult) nggak ? Saya kan masih kecil, tapi sudah bisa bikin anak kecil, nanti dilarang pemerintah lagi.:mrgreen:

    Ukuran memang sering jadi masalah. Itu mungkin karena hubungan seks antara laki-laki dan perempuan sering diartikan berbeda. Bagi laki-laki, lebih sering diartikan sebagai panggung kejantanan, sementara perempuan berbeda lagi.

    Dan menurut teori….

    STOP…STOP…fer, jangan mulai lagi…:mrgreen:

    *kuliah selesai*

    Chik, nggak ada rekomendasi film perang atau film action ya ? Atau film yang punya jalan cerita dan homo yang kuat spt Brokeback Mountain ?๐Ÿ˜‰

  2. dhez-si-ranger-kuning berkata:

    Aduh. Baca paragraf awal review ajah sayah udah ndak niat..

    Masih setia menunggu Ayat-ayat Cinta..

    Eh, itu tumben banget yah si Jamie Aditya mw maen pelem?! Biasanya kagak..
    *teringat iklan Coca cola: “Haii.. How a yu?:mrgreen:

  3. Sawali Tuhusetya berkata:

    Sebenarnya filmnya tidak jelek. Namun unsur-unsur dalam filmnya ada yang kurang saya suka.

    unsur2 apa saja itu mbak chika, kok ndak disebutin. Pemeran, ploot, setting, properti, blocking antarpemain, atau jangan2 para pemerannya bukan idola mbak chika, yak! Hayo, ketahuan deh!

  4. Luthfi berkata:

    1. kagak ada skrinsut : basbang
    2. tokoh2nya cuman satu yang jelas — chika …. sementara teman chika gak diketahui rimbanya
    qiqiiqiqiqiqiiqiqiqi
    *siap2 pulang*

  5. marumpa berkata:

    itulah fim buatan Indonesia. cermin diri kita juga. mari tertawa. menertawakan diri sendiri. kala pengin film bagus. jadilah warga yang berkualitas. Gitu aja kok repot kata Gus dur.

  6. mrsyusuf berkata:

    sepakat mbak chik..
    film-film indonesia sekarang menurut saya sudah terlalu banyak mengekspose hal-hal seperti ini….
    jadi sekarang sih saya gak terlalu minat nontonnya…

  7. ades berkata:

    weleh, baru semalem saia mau nonton tu pelem bareng pacar temen yang lagi gak akur trus akhirnya memilih untuk nonton bareng saia. begitu nyampe loket, ternyata tiketnya tinggal atu euy!!
    yoweslah, saia tawari nonton yang laen, doi milih “Radit & Jani”

    wah.. mengecewakan. belom slese tu pelem ampe ending, udah saia tinggal cabut.
    mending dinner ajah.. hehe lumayan sekali2 jadi evil di antara hubungan orang

  8. ika berkata:

    walah chik, kok dibandinginnya ama august rush sih??? ya jelas jelas JELAS jauuuuh dong,,,hihihiihih..kalo ngebandingin yang sama2 produk dalam negeri dong chik,,,hihi

  9. Abeeayangโ„ข berkata:

    Selain itu di film ini banyak kata-kata kotor! OMG~ inilah yang membuat moral masyarakat Indonesia menurun karena film selaku media massa memberikan konsumsi yang tidak baik bagi penontonnya.

    biasanyah ada yang kebakaran jenggot nich…. ๐Ÿ™„

  10. cK berkata:

    @ pengki
    hihihi…nggak apa-apa sih. waktu saya nonton malah penuh dengan abege-abege pria…๐Ÿ™„

    @ adit-nya niez
    hooo…kamu masih kecil ya? masih kecil kok udah pacaran?๐Ÿ˜ˆ

    *kikik-kikik*

    @ arul
    heh? apa itu maksudnya?๐Ÿ˜•

    @ yud1
    yay! ada yudiii!! ^^
    mending nonton CJ7 aja yud. lucu lho..๐Ÿ˜€

    @ diki
    didalam bioskop dilarang memotret. 8)

    @ indrio
    katanya sih tanggal 28 februari..๐Ÿ˜€

    @ pyrrho
    ini komedi dewasa sih… 8)

    film action? rambo IV tuh lumayan tegang. tapi sadis.. darah berceceran dimana-mana…๐Ÿ™„

    @ rwinciyin๐Ÿ˜†

    @ dhez-si-ranger-kuning
    saya juga nunggu ayat-ayat cinta..:mrgreen:

    @ sawali tuhusetya
    hihihi…secara tidak langsung sudah saya tulis di postingan ini kok.:mrgreen:

    @ leksa
    huuuu… *sorakin leksa*

    @ goyangan
    coba gugling aja.. 8)

    @ luthfi
    yeee… *timpukin lutpi pake salep mak erot*

    @ mbelgedez
    hihihi…saya ndak ada duit satu em..๐Ÿ˜†

    @ eriek
    boleh juga tuh..๐Ÿ˜†

    @ qnewt
    tunggu aja di tipi. paling 6 bulan lahi ada..:mrgreen:

    @ marumpa
    setuju.. 8)

    @ suprie
    suprie mau jadi EO kopdarnya?:mrgreen:

    @ stey
    nonton XL.:mrgreen: udah saya edit biar jelas.. ^^

    @ itikkecil
    hoho~ mbak ira khan doyannya nonton joged-joged, iya khan? 8)

    *pitenah*

    @ mrsyusuf
    saya nonton emang karena nggak ada yang bisa ditonton lagi. jadi nonton ini deh..๐Ÿ˜†

    @ ades
    wah, hati-hati tuh. jangan jadi orang ketiga. nggak baik..:mrgreen:

    @ rio
    nonton DVD aja. nggak disensor..๐Ÿ˜†

    @ hendrawan
    hihi…kenikmatan film tergantung orang masing-masing sih. bisa jadi tuh dari kehidupan nyata. ada yang mau share cerita seperti ini?๐Ÿ˜€

    @ erander
    baru dibaca setengah..:mrgreen:

    @ rumahkayubekas
    semakin nggak jelas..๐Ÿ˜†

    @ tando-wi yahya
    CJ 7 bagus. cuma mungkin saya review di blog satu lagi. soalnya kalau isinya review melulu, bisa-bisa blog saya kayak 21cineplex..๐Ÿ˜†

    @ endjivanhouten
    begitulah..:mrgreen:

    @ ika
    betul sekali..๐Ÿ˜† dibandingin sama apa ya? mungkin quickie express..๐Ÿ™„ menurut saya sih sama aja..๐Ÿ˜†

    @ abeeayangโ„ข
    siapa yang kebakaran jenggot?๐Ÿ˜•

    *elus elus jenggot*

    @ nana
    yang pasti kalau nonton di bioskop, ketawanya bareng-bareng sih. itu aja..๐Ÿ™„

    @ mrs. fortynine
    hohohohoho~ 8)

    @ funkshit
    bukannya kamu doyan?:mrgreen:

    *pitenah*๐Ÿ˜ˆ

  11. calonorangtenarsedunia berkata:

    Siapkan pacar di samping?? Buat apa?? Biar bisa langsung “melampiaskan”?

    Ini blog halom!!menganjurkan Zina!!

    *ditabok cK*

    Jadi sebaiknya pilem ini ditonton ga?

    Sayah maunya nonton pilem bintang 5.. jendral kali

  12. baliazura berkata:

    wah jadi inget acara di radio yang di utan kayu nam lapan klo ga salah (lupa dah lama tergusur dari JKT)yang membahas tentang movie.

    nonton ga enak klo ajak pacar enaknya ajak sxxxxxxn:mrgreen:

  13. qizinklaziva berkata:

    lagi suka nonton pilem-pilem lawas kayak seri Zaitoichi…. rambo (Rambo IV juga dong)….. jadi males nonton pilem yang baru….

  14. Sayap KU berkata:

    Ehm… cK mulai nonton film dewasa๐Ÿ™‚ sampai saat ini Ade belum memutuskan apakah akan nonton atau tidak. Mau ajak pacar nonton takut “tersinggung”๐Ÿ™‚ *……*

    -Ade-

  15. cK berkata:

    @ abeeayangโ„ข
    hihihi…mungkin mereka juga ikut nonton..:mrgreen:

    @ niez-nya adit
    *ikutan nunggu bareng niez*

    @ pnsgila
    halah..๐Ÿ˜†

    @ calonorangtenarsedunia
    saran saya, tunggu di tipi ajah..๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†
    kalau nonton di tipi berduaan khan lebih in de hoy wakakakk..๐Ÿ˜†

    @ sarah
    suka horor juga ya? hhmm…kayaknya one missed call bagus tuh. tapi saya belum tonton hehe~:mrgreen:

    @ baliazura
    itu yang disensor apaan?๐Ÿ˜•

    @ sandymc
    halah…kamu khan bisa nonton di internet..๐Ÿ™„
    kalau film barat gimana? pasti mau?:mrgreen:

    @ edy

    SPOILER!!๐Ÿ˜ˆ

    hohoho~ 8)

    ukuran emang ga jadi masalah
    yg penting bisa ngacak-ngacak

    ngacak apa? kamar?๐Ÿ˜•

    @ tukangkopi
    hooo~ ngapain aja tuh di bioskop?:mrgreen:

    @ abeeayangโ„ข
    kamu juga mau diacak caplang?:mrgreen:

    @ p4ndu_454kura
    waduh…saya nggak menyarankan anak seumur kamu untuk nonton film ini…๐Ÿ˜†

    *iket pandu di kamar*

    @ qizinklaziva
    saya terus terang lebih suka film action atau horor. 8)

    @ sayap ku
    khan cK udah gede, De..๐Ÿ˜ณ

    Bingung baca comment mas edy caplang โ€ฆ โ€œdiacak acakโ€ emang bisa ngacak ngacak yah?

    nggak usah didengerin, De. wong gendeng ituh…๐Ÿ˜†

    *celingak celinguk, takut ketahuan edy*

    @ ridu
    film ini bisa disebut komedi dewasa. kamu udah dewasa belom?:mrgreen:

  16. olangbiaca berkata:

    Asl….ehe…pilem indonesia pd nggak ada bobotnya skarang……….ntar saya ajah yg bikin pilem…………..ha,…………ha……….

    *oi ya mas anto bilang teman mbak ya ?

  17. Andrew Anandhika Wijaya berkata:

    #fertob…
    brokeback mountain menurut ane kurang homok ahh… kesan cinta pertamanya lebih kuat daripada cinta sesamanya… tonton aja dead silence… lumayan berdarah-darah…

    #sarah & cK…
    kalo mau nonton one missed call… jangan yang amerika… nggak bagus2amat… cari yang asli jepang… one missed call 1 ama 2… nonton dead silence juga lumayan horror…

    btw, sis, kalo homok nonton ini kering nggak…???๐Ÿ™„ tumbe sista nonton pelem indo… lagian sis masa dirating 3 bintang…??? dirating dewasa dunks…!!!๐Ÿ‘ฟ

    *bakar ban bekas*

  18. cK berkata:

    @ ina
    dirimu khan sudah tua na. pasti sudah sering nonton film macam begini.:mrgreen:

    *disembelih*

    @ anakrimba
    saya juga nunggu film itu.. ^^

    @ irdix
    saya M. 8)

    @ olangbiaca
    mau bikin pilm apa?๐Ÿ˜•
    anto bukan teman saya, tapi piaraan wakakakk…๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    *nunggu dirajam anto*

    @ angelndutz
    hooo~ nonton bedua yah?:mrgreen:

    @ andrew anandhika wijaya

    btw, sis, kalo homok nonton ini kering nggakโ€ฆ???๐Ÿ™„

    tanyalah ke para homok. 8)

    tadinya mau saya rating 2 1/2, tapi nggak ada gambar bintang yang isinya setengah..๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ jumawa
    kalau gitu uangnya mending buat traktir saya.:mrgreen:

    @ maxbreaker
    nunggu di tipi ajah. 8)

    @ takochan
    kamu mau apa?๐Ÿ˜•

  19. Iwan Rystiono berkata:

    Jaelah…film ginian lagi…

    Emang nggak ada ya sutradara yang bikin fiksi ilmiah di Indonesia?

    ** belagak ilmuwan mode on **

    cK, ukuran jadi masalah nggak buat kamu? *ditimpuk cK*

  20. Rizki on benbego berkata:

    wah, baru liat extra nya doang uh ck. belum sampe large. gimana dong nih? dari komen cuma dapet 3*. berarti nontonnya dari internet aja ya. ato ke tetangga sebelah, sewa 2rebu dvdnya…๐Ÿ˜€
    Tar deh aku cari, bener ga cuma segitu *nya.

  21. cK berkata:

    @ shinobigatakutmati
    eh, ini bukan film tentang homok lho??:mrgreen:

    *ditabok*

    @ nazieb
    coba si nyonyah diberi kepuasan dituruti keinginannya..:mrgreen:

    @ mochisuri
    sama apa?๐Ÿ˜•

    @ iwan rystiono

    Emang nggak ada ya sutradara yang bikin fiksi ilmiah di Indonesia?

    mari kita tanya ke sutradara indonesia. 8)

    @ ekowanz
    *laporin ke ceweknya cowoknya eko*๐Ÿ˜ˆ

    @ cy
    yay! ada cy! ^^ kemana aja?๐Ÿ˜€

    size doesnt matter, but skill does ah hahahaโ€ฆ:mrgreen:

    pengalaman pribadi ya?:mrgreen:

    @ takochan
    *manggang desti*๐Ÿ˜ˆ

    @ fajar
    jadi mau ditonton nih? 8)

    @ yance arizona
    hihihi…tonton aja..:mrgreen:

    @ prediksi
    hehe..saran saya kalau nonton film ini: jangan ikuti ceritanya. tertawalah apa yang bisa ditertawakan. karena terus terang tipe film seperti ini sudah banyak. mungkin tema-nya aja sedikit berbeda.

    @ alfaroby
    naaaah!! kamu ketahuaan~๐Ÿ˜ˆ

    @ iman brotoseno
    iya tuh..๐Ÿ˜†

    @ rizki on benbego
    pendapat orang beda-beda sih. teman saya ada yang ngasih 5 bintang. tapi saya sendiri cuma bisa ngasih 3 bintang.๐Ÿ™„

    @ hair
    ini adalah salah satu komentator yang sudah menonton film XL. mungkin bisa dijadikan referensi bagi yang mau menonton. ^^

    @ ‘k,
    mau tau aja..๐Ÿ˜†

    @ pink
    sama-sama.. ^^

    @ falltara
    kalau ada EO-nya, saya ikutan deh..:mrgreen:

    @ dobelden
    wakakakak…yang natural aja deh..:mrgreen:

    @ zazi
    kamu belum cukup umur untuk nonton film ini, nak. 8)

    *ngasih zazi film barney & friends*๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ raffael
    film baru sih, jadi belum ada tuh di internet..๐Ÿ™„

  22. sibermedik berkata:

    stelah demam film HOROR,perfilman qta demen tema SEX..nggak ada yg mutu! film KAWIN KONTRAK aja banyak pola pikir yang ngawur.
    tentang XL jelas2 membodohi masyarakat..secara medis size doesnt matter..itu hanya sugesti..
    pesan buat penulis skenario: mbok buat film yang masuk akal! emang kalian gak pernah sekolah apa?

  23. nenyok berkata:

    film itu yang kayaknya ga jauh jauh jg dari realitas keseharian kalie, so kalau ga bisa beri nilai mending ga usah nonton he..he.. ya gga!!!, tapi secara gw jg lg nunggu ayat-ayat cinta, penasaran, sesuai engga tuh sama kayak di novel, moga-mpga tuh film bener2 ber-ruh alias ga asal bikin. Amin, deal kan he..he…๐Ÿ™‚

  24. aaqq berkata:

    ngomong2 soal ngomong kasar.. bukannya dalam keseharian.. banyak dari kita yang ngomong kaya gitu? yang kalo kata gue.. justru lebih mudah untuk meng-influence orang lain untuk ikut2an.. dan menjadikan orang indonesia (seperti dikutip di blog ini) turun moralnya..๐Ÿ˜€
    *halah.. malah jadi serius… *
    salam kenal neng chika..๐Ÿ™‚

  25. Mr. Fortynine berkata:

    1. Saya belum nonton. Karena bokek dan bioskopnya kejauhan

    2. kalaupun nonton, paling juga senyum senyum. bukan ereksi… ๐Ÿ˜›

    3. saya udah tau rasanya ngesex kok “pletak”

    4. apa lagi ya? Ya mungkin filmnya ‘tidak bermoral’. namun bukankah selalu ada kebaikan dan pesan yang tersimpan dari sebuah karya seni… tergantung penafsiran masing masing… “sok bijak”

  26. filleaimable berkata:

    hmmm dari informasi tersebut jadi tambah maless nih nonton film-film indonesia abisnya sedikit sih yang berkualitas malahan susah menemukan film-film berkualitas di Indonesia…bagaimana kita mau punya nasionalisme??hehehe….mungkin penulis skenario XL orangnya selalu berkutat dengan masalah fisik kaleeee yeee….makanya punya cerita kaya’ gitu hehehe….tapi mana nih peran sensor perfilman….udah disensor lom….film itu…..
    aku sih pengen nonton Ayat-ayat cinta hehehe…dari novelnya sih bagus…jangan ampe tuh filmnya mengecewakan…..:-)

  27. Hendrawan berkata:

    Btw ni, kapan hari itu di jawapos (Salah satu koran ternama di Surabaya) ada artikel tentang quickie express ala surabaya๐Ÿ˜€ ada nara sumbernya, dan menurut ceritanya si kehidupan gigolo surabaya gak jauh-jauh amat dari film quickie express (tp ya namanya pilm banyak bumbunya la ya. cuman katanya kalo di sby, pelanggannya cowo gay kebanyakan. Kalo mau dapet tante-tante, ke jkt aja, wkwkwk)

    Sapa tau xl juga ada nara sumbernya, ato bahkan mungkin lagi mantau disini ni๐Ÿ˜€

    ato bahkan mungkin yang nulis blog :p

  28. cK berkata:

    @ purmana
    betul. saya sudah nonton CJ7. bagus tuh..๐Ÿ˜€

    @ roffi
    mau coba nonton?:mrgreen:

    @ sibermedik
    wah…sabar.. memang sekarang film seperti itu yang kebanyakan diproduksi. mungkin mengikutin pasaran indonesia yang memang doyan hal-hal begitu..๐Ÿ™„

    @ iphan
    eh iya, katanya jumper bagus. saya juga mau tonton itu..๐Ÿ˜€

    *nunggu nomat*

    @ nenyok
    saya juga nunggu film itu.. ^^

    @ raddtuww tebbu
    wakakakak..bisa pingsan mereka..๐Ÿ˜†

    @ efrie
    hooo…film rambo gahar tuh..:mrgreen:

    @ rinia
    yup…dan lebih menarik..๐Ÿ˜€

    @ antobilang
    memangnya kenapa, nto?:mrgreen:

    @ moerz, anaknyachiwygdiadopsiadit&niez
    hohoho~ saya suka yang large 8) apalagi kopi starbaks

    @ aaqq
    masalahnya saya tidak terbiasa dengan kata-kata kasar.. ^^

    memang hal ini sering ada dalam keseharian, cuma pastinya ada sebab akibat kenapa mereka bisa ngomong seperti itu. dan menurut saya, salah satunya adalah media massa, IMO..

    @ mr. fortynine

    1. Saya belum nonton. Karena bokek dan bioskopnya kejauhan

    bioskop yang di surabaya ya? makanya kejauhan..๐Ÿ˜†

    2. kalaupun nonton, paling juga senyum senyum. bukan ereksiโ€ฆ๐Ÿ˜›

    euh..๐Ÿ˜

    3. saya udah tau rasanya ngesex kok โ€œpletakโ€

    duh! nambah lagi keyword mesum di blog ini…๐Ÿ‘ฟ

    4. apa lagi ya? Ya mungkin filmnya โ€˜tidak bermoralโ€™. namun bukankah selalu ada kebaikan dan pesan yang tersimpan dari sebuah karya seniโ€ฆ tergantung penafsiran masing masingโ€ฆ โ€œsok bijakโ€

    yayaya…pesan moralnya cukup banyak sih. mulai dari jangan lihat fisik atau ukuran, hingga jangan nge-judge orang dari pekerjaannya..๐Ÿ™„

    @ filleaimable
    katanya sih filmnya sudah disensor. memang sih nggak ada adegan-adegan mesum. cuma gimana ya?๐Ÿ™„ susah bilangnya…๐Ÿ˜†

    @ hendrawan
    wah…jangan-jangan kamu nara sumbernya?๐Ÿ˜ฏ

  29. det berkata:

    ya ya ya… mak erot sudah menjadi bagian dari gaya hidup laki-laki metropolis!

    betapa dahsyatnya strategi pemasaran yang dibuat oleh “mak erot” ini sehingga namanya menjadi amat sangat terkenal. ck… ck… ck…

    *cek availability makerot.com*

    oalah… sudah gak available!

  30. cK berkata:

    @ det
    memangnya kamu mau buat situsnya?๐Ÿ˜•

    *ngakak*

    @ vinzsmille
    hihihi…begitulah…๐Ÿ˜†

    @ manusiasuper
    memangnya sebelum-sebelumnya nggak pernah nonton tipi pilem indonesia?๐Ÿ˜•

    *menyadari fadil hidup di pulau terisolir*

  31. cK berkata:

    @ warmorning
    memang umurmu berapa, nak?๐Ÿ˜•

    @ goes
    eit! anyak-anyak nggak boleh nonton!๐Ÿ˜ˆ

    @ kaitoukid
    salam kenal..๐Ÿ˜€

  32. RETORIKA-1000DS berkata:

    Berhubung di bungkus selera Humor, meski banyak menonjolkan kesan sensualitas film tersbut nggak ada yang protes. trutama FPI๐Ÿ‘ฟ

    terus terang itu film seperti nostalgia MTV-ANTV era 1997an masi ada Alex Abbad Sarah Sechan sama Jamie Aditya๐Ÿ˜€

    Lucu:mrgreen:
    two thumbs up lah!

  33. bla berkata:

    tdNya mw nonton A2C…cez antrianNya puanjAnk bget…b’alih ke XL,
    ya nih chik…ni film parNo abiz…
    masa sih jd masalah…klo si *** kecil?!
    hahaha…

    ada-ada aj…
    mana dKasihNya nama pula…

    sapa y…au’ah lupa,

    heg”

  34. YoHang 07 berkata:

    Cukup bagi kita semua dengan uraian Anda yang: “…Selain itu di film ini banyak kata-kata kotor! OMG~ inilah yang membuat moral masyarakat Indonesia menurun karena film selaku media massa memberikan konsumsi yang tidak baik bagi penontonnya.”

  35. cK berkata:

    @ yohang 07
    yah…sayangnya film-film indonesia sekarang sering menggunakan kata-kata kotor. katanya sih biar dekat dengan realita yang ada..๐Ÿ˜

  36. Slamet berkata:

    Dari dulu saya nggak suka nonton film indonesia, jelek, gak ada yang mutu
    sama sekali. sama kayak sinetron. Jangan menjadi orang tolol dengan menonton film indon. Sama sekali nggak tertarik. Tetep jelek, buruk, busuk, Walaupun udah dibagus bagusin, namanya filem indon ya tetep aja indon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s