Pengalaman Kena Sinusitis

chris evansSebulan yang lalu, untuk pertama kalinya dalam hidup ini saya terkena penyakit sinusitis. Penyakit yang merupakan infeksi pada saluran rongga hidung tersebut hinggap dalam tubuh saya.

Bermula dari batuk dan tenggorokan yang tidak enak saat berangkat ke Singapore demi mengejar Captain America Chris Evans. Dari sini sudah tanda-tanda kalau saya akan terkena flu. Lupa bawa obat-obatan (karena perginya cukup terburu-buru), maka saya hanya membeli obat batuk yang dijual di 7-Eleven Singapore.

Obat tersebut cukup membantu, sayangnya saya tidak beli obat batuk yang bisa untuk pilek juga. Maka ketika melanjutkan perjalanan ke Jogja, flu mulai meradang. Saat itu hidung saya sudah mulai mampet dan entah kenapa cairan (maaf) ingus saya cukup kental, kayak bubur bayi.

Saya yang biasanya buang ingus langsung di wastafel, akhirnya memaksa mengeluarkan semua lendir yang ada sampai saya bisa bernafas lega. Hal itu saya lakukan kira-kira tiap 2 jam sekali saking mampetnya hidung ini. Sepulang dari Jogja, flu saya semakin parah. Wajar sih mengingat saya habis dari Singapore langsung lanjut ke Jogja tanpa beristirahat. Maka di Minggu malam (hari kelima) saya mulai demam.

Di hari keenam, saya memutuskan di rumah aja untuk beristirahat. Namun pekerjaan tidak berhenti-henti dan membuat saya terus terjaga tanpa sempat tidur siang. Begitu pula di hari ketujuh.

Pada hari kedelapan, yaitu hari Rabu, saya yang masih merasa pilek memutuskan untuk mampir ke bioskop menonton Captain America: Civil War. Terus terang saat itu saya merasa sehat walaupun sedang pilek. Sehabis nonton Captain America: Civil War, rasanya saya sembuh! *lebay*

Namun siapa yang sangka, dalam perjalanan pulang saya merasa tidak enak badan dan ternyata demam. Maka saya membatalkan semua acara yang ada di hari Rabu. Sedih rasanya gak bisa hadir di acara anniversary Travelio.😦

Saya memutuskan untuk istirahat di rumah karena keesokannya adalah hari dirilis Ada Apa Dengan Cinta 2. Saya mau ikut #NontonRame2AADC2! Lalu di hari Kamis, 28 April 2016, saya masih merasa kurang sehat namun tetap hadir di acara #NontonRame2AADC2 karena banyak teman-teman saya yang akan hadir di sana ada Nicholas Saputra juga lho.

Di hari kesepuluh, saya memutuskan untuk pijat wajah karena kepala saya pusing di sekitar alis dan batang hidung, saya merasa demam, sakit gigi, serta batuk dan pilek ini tak kunjung sembuh. Dari mbak tukang pijat inilah saya baru tahu ternyata saya terkena sinusitis karena gejala-gejala yang saya alami sama persis dengan gejala sinusitis, yaitu:

  • Hidung mampet
  • Pilek dan batuk
  • Indera penciuman mendadak hilang
  • Kepala pusing di sekitar dahi dan batang higung
  • Demam
  • Nyeri gigi
  • Nyeri di seputaran wajah
  • Hidung mengeluarkan darah
  • Gangguan pada mata (belekan gak berhenti-henti)

Semua gejala ini saya alami bertahap. Setelah mengetahui sakit sinusitis, kakak saya langsung membelikan saya obat-obatan untuk mengurangi semua penderitaan saya. Berikut obat-obat yang saya pakai dalam pengobatan sinusitis.

  • Antibiotik Cefadroxil. Karena saya alergi Amoxicillin, jadi kakak saya memberikan ini. Diminum 2x sehari.
  • Dexamethasone. Ini jenis obat kortikosteroid. Diminum 2x sehari.
  • Iliadin, obat semprot hidung yang berguna untuk melegakan hidung. Bisa mampet. Ini kalau abis disemprot kayak ada rasa pahit-pahit gitu. Bisa dipakai kapan saja.
  • Obat batuk Ventolin Expectorant. Saya kurang suka rasanya, gak manis huhuhu. Obat ini diminum 3x sehari.
  • Imboost, untuk vitamin tubuh. Diminum 1x sehari.
  • Rhinos, untuk obat flu. Diminum 3x sehari.
  • Bodrex atau Panadol, diminum kalau lagi sakit kepala aja.

Lumayan banyak ya obat yang saya konsumsi. Mengingat penyakit yang saya alami sudah lebih dari 10 hari, bisa dibilang saya agak terlambat ditangani. Saya pun awalnya berpikir ini hanya flu biasa, namun ternyata meradang hingga akhirnya terkena sinusitis.

Berdasarkan baca-baca artikel, penyakit ini bisa menjangkit pasien hingga dua minggu. Sedangkan sinusitis parah bisa hingga 3 bulan. Setelah mencoba cek ke spesialis THT, saya positif sinusitis. Saya pun disarankan untuk menjalankan operasi. Namun sebagai orang yang pertama kali kena sinus, tentu saja saya menolak. Baru pertama sakit kok langsung operasi?

rontgen

Itu sinusnya…

Bukannya saya gak percaya saran dokter, tapi saya pribadi selalu mencoba mencari second opinion. Ketika berkunjung ke rumah tetangga yang lagi tahlilan karena suaminya meninggal, saya mengobrol dengan si tante dan bercerita bagaimana saya akhirnya harus mengenakan masker ke mana-mana. Si tante bercerita ia menjalani pengobatan akupunktur untuk menghilangkan sinus sampai akhirnya saya pun memutuskan untuk mencobanya.

Pertama kali menjalankan akupunktur, saya cukup pusing melihat jarum-jarum kecil tersebut berada di muka saya. Iya, di muka. Saya ditusuk di hidung, di pipi, di dagu, di alis, bahkan di kepala. Mungkin total jarum yang digunakan lebih dari 20 jarum.

Namun selesai pengobatan akunpunktur, saya merasa pusingnya berkurang, ngilu di gigi juga berkurang, dan kepala rasanya lebih ringan. Percaya gak percaya ya. Bahkan di pengobatan akupunktur kedua saya tertidur sampai 40 menit ketika sedang ditusuk-tusuk. Luar biasa. :)))

akupunktur

Gak percaya muka saya ditusuk-tusuk? Ini buktinya.

Saat ini keadaan saya alhamdulillah sudah jauh lebih baik. Pilek sudah hilang, tinggal batuknya aja. Rasa pusing di kepala juga jauh berkurang, biasanya tiap bangun pagi saya merasa hidung saya penuh dan kepala pusing. Sekarang rasanya sudah jauh membaik. Namun ketika saya mencoba makan es krim, besoknya langsung kumat. Hidung penuh, kepala agak pusing. Kayaknya sementara ini memang harus menghindari yang dingin-dingin. T____T

Setelah dirunut dari awal, sinusitis ini diawali dari perjalanan ke Singapore. Karena sedang batuk dan naik pesawat beberapa kali, tampaknya terjadi infeksi di rongga hidung hingga akhirnya sinusitis. Namun badai pasti berlalu, saya percaya penyakit ini pasti akan segera hilang dalam diri saya. Amin. Mohon doanya ya teman-teman.😀

19 thoughts on “Pengalaman Kena Sinusitis

  1. Nandra berkata:

    Baca ini jadi ikutan senut senut di daerah hidung padahal ngga pilek. Kirain sinus itu cuma hidung mampet, ternyata bisa sampai berdarah-darah gitu. Get well soon mbak 😄

    • cK berkata:

      Sinus itu kalau parah bisa membahayakan, makanya ini harus segera ditangani sebelum menjalar ke tempat lain. >.<

      Makasih doanya Nandra. ^^

  2. ummuumar18 berkata:

    Baruuuu aja mau nanya kenapa muka chris evans yang dipajang di situ… 😂😂😂
    Cepet sembuh, mbak, laa ba’sa thohuuruun, insyaa Allah…
    Adit juga sering kambuh sinusitisnya, cuma kalo dia karena alergi debu seringnya.

    • cK berkata:

      Aku anaknya emang absurd dan suka majang foto-foto yang gak ada hubungannya ama postingan. :)))

      Makasih ya Nieeeez. :*

  3. ndop berkata:

    Punya pengalaman buruk sama sinusitis sih, bukan aku, tapi almarhum bapakku. Bahaya kalau gak ditangani sejak dini itu beneran.

    Sip.

    Semoga dirimu segera sembuh lebih cepat dari yg dikatakan dokter. Aamiiin..

  4. karinajojo berkata:

    wah saya juga kena sinusitis, yg paling sebel adalah umbelan tiap hari. but i tried to put some hot towel around my nose just in case ‘that thing’ stuck in ur nose – sedikit melegakan. kalo menurut pakde saya yang tht, memang harus di terapi kaya ditempelin alat penghangat disekitaran wajah:)) get well soon, love to read what you write.

    • cK berkata:

      Waaaah terima kasih atas sarannya. Biasanya aku olesin minyak telon gitu sih di sekitar pelipis dan batang hidung supaya gak pusing. Tampaknya bisa dicoba dengan handuk anget.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s