Ingatan Yang Tertinggal Tentang Paris

Pertama kali menginjakkan kaki di Paris, entah kenapa saya merasa dejavu. Saya merasa saya sudah pernah ke Paris. Saya merasa jauh sebelumnya saya pernah ada di sini. Padahal ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di kota cinta. Cuaca yang sejuk di bulan September membuat saya harus memakai coat dan menutup leher dengan syal. Memang tidak terlalu dingin, tapi demi tampil kece saat difoto, kenapa tidak?

Saat memasuki kota Paris, saya merasa seperti ingatan terdalam saya terkuak. Rasa rindu membuncah seakan-akan potongan demi potongan ingatan menyeruak dari memori. Seperti video flashback yang terus berulang memenuhi kepala.

Apa sih pengalaman yang ada di Paris?

Iklan

Toko Buku Mungil di Seoul

Tahun ini saya melakukan perjalanan ke Jepang dan Korea. Keduanya adalah negara yang sudah pernah saya kunjungi, namun saya memutuskan untuk kembali datang ke sini karena banyak tempat yang belum saya explore. Di postingan ini, saya ingin sedikit membahas mengenai apa yang saya temukan di Korea Selatan saat traveling selama 6 hari.

Ketika mendatangi Gyeongbokgung Palace di Seoul, tak sengaja lewat depan rumahmu saya menemukan palang yang bertuliskan “Traveler’s Bookshop“. Melihat keunikannya, saya pun tertarik untuk berkunjung.

Membahas sedikit soal di Korea nih…

Me and My Bucketlist

Saya memiliki banyak sekali cita-cita, cita-cita yang mungkin menurut orang lain biasa aja, aneh, atau lebay. Biasanya cita-cita itu adalah sebuah keinginan untuk menjadi sesuatu, namun untuk saya cita-cita itu lebih ke hal-hal yang ingin saya raih. Saya memasukkan cita-cita tersebut ke dalam bucketlist. Dengan memiliki keinginan dalam bucketlist, di sinilah saya mewarnai kehidupan saya. Karena dengan adanya bucketlist ini, saya memiliki banyak tujuan hidup.

List-list yang ada di bucketlist beraneka ragam, mulai dari yang normal, biasa, cenderung aneh, sampai hal-hal yang agak mustahil. Namun menurut saya tidak ada yang mustahil. Impossible is nothing, itu menurut Adidas.

Apa aja sih isi bucketlistnya?

Film Bioskop Yang Ditonton Selama September 2017

Bulan September adalah bulan yang padat dengan pekerjaan, sehingga tidak bisa sering-sering ke bioskop. Namun saya tetap menyempatkan diri ke bioskop dan akhirnya bela-belain nonton marathon demi mengejari KPI nonton bulan ini.

Saya sendiri menargetkan kira-kira ada 5 film yang harus ditonton di bioskop setiap bulannya. Semua itu demi menyalurkan hobby nonton saya sekaligus supaya ada bahan buat ditulis aja di blog hahahaha~

Ini nih film yang ditonton bulan September kemarin~

Tentang Fashion Swedia di Jakarta Fashion Week

Setelah tahun lalu absen Jakarta Fashion Week (JFW), tahun ini berkesempatan untuk nonton JFW yay! JFW kali ini kembali diselenggarakan di Senayan City. Sebagai orang yang mengaku suka fashion tapi sayangnya gak fashionable saya wajib hadir di sini demi mengikuti perkembangan fashion terkini.

Di JFW, saya menghadiri fashion show dari merk ternama di Swedia, yaitu Uniforms for the Dedicated, House of Dagmar, dan Hope Stockholm. Terus terang saya tidak begitu mengikuti perkembangan fashion di Swedia, namun tentunya saya ingin tahu apa yang lagi trend di sana.

Bahas soal fashion yuk!

Cara Bikin Visa Korea Selatan

Semenjak suka solo traveling, hal ini membuat saya mau gak mau mengurus semuanya sendirian, mulai dari pembelian tiket, pemesanan hotel atau airbnb, sampai dengan mengurus pembuatan visa. Kalau dulu jalan-jalan biasanya keperluannya diurusin orang lain, sekarang lebih suka mengurus semuanya sendirian, walau perginya kadang gak sendirian. Kalau dulu jalan-jalan biasanya ke negara yang gak perlu visa, sekarang lebih banyak ke negara-negara yang membutuhkan visa.

Beruntung saya punya visa Jepang yang berlaku selama 3 tahun, hal inilah yang menjadi alasan kenapa saya rajin mengunjungi Jepang. Namun demi variasi traveling ke negara yang berbeda, dalam kunjungan trip ke Jepang kali ini diwarnai dengan trip ke Korea Selatan.

Yang mau bikin visa Korea, semoga tulisan ini bisa membantu. 😀

Slice of Heaven di Grand Indonesia

Sebagai orang yang mengaku kuncen GI, saya merasa harus mencoba mendatangi tempat makan yang ada di Grand Indonesia. Salah satunya adalah Slice of Heaven, sebuah restaurant gabungan masakan Jepang dan Italia.

Resto ini terletak dekat eskalator menuju tempat parkir di West Mall. Rupanya Slice of Heaven ini seperti menyatu dengan Q Billiard, tempat untuk bermain Billiard yang bayarnya agak mahal. Maka dengan gagah berani saya mencoba makan di tempat ini.

Review restaurant yang enak buat makan dan kerja