Review Film Searching

Melihat posternya film ini, mungkin membuat orang kurang tertarik untuk menonton filmnya. Namun siapa yang menyangka ternyata film ini SANGAT MENARIK. Saya tidak mengada-ngada, tapi memang film ini bagus dan wajib ditonton banget, apalagi di era social media seperti sekarang ini.

Film yang dibintangi oleh John Cho (si Sulu di film Stark Trek) ini memiliki jalan cerita yang sungguh menarik. Menit-menit awal, disuguhkan dengan cerita tentang keluarga kecilnya. Seperti film Up di mana ada cerita-cerita perjalanan dari keluarga ini mulai dari David dan Pam (Sarah Sohn) membesarkan anaknya Margot di era internet.

Baca lebih lanjut

Iklan

Terjadi Lagi, Sebulan Gak Ngeblog

Yap, lagi-lagi terjadi yaitu sebulan tidak menulis blog. Bukan, bukannya saya bosan menulis atau tidak punya ide tuilsan, namun saya terlalu sibuk dengan pekerjaan dan waktu untuk diri sendiri.

Ketika hari kerja saya sibuk berkutat dengan pekerjaan, di waktu akhir pekan saya menikmati hidup dengan pergi ke bioskop, jalan-jalan ke mall, main ke rumah teman, atau sekadar makan dan pergi random ke IKEA. Mumpung lagi ada waktunya, karena kalau lagi banyak pekerjaan di kantor, biasanya weekend diisi dengan bekerja.

Baca lebih lanjut

Jalan-jalan ke The Dessert Museum di Manila

Di suatu weekend, saya memutuskan pergi ke Manila untuk mengunjungi rekan kerja saya yang sedang dikirim ke sana sekaligus menginjak kaki untuk pertama kalinya di Filipina. Sudah lama saya tidak menginjakkan kaki di negara baru. Maka Filipina ini menjadi negara ke-21 yang saya kunjungi.

Salah satu tempat yang ingin dikunjungi di Manila adalah ke The Dessert Museum karena melihat beberapa postingan Instagramer yang ngepost foto-foto di sini. Alasan lainnya adalah karena saya suka dessert! Tentunya pergi ke tempat seperti ini menjadi salah satu tujuan hidup saya. *lebay*

Demen yang manis-manis? Wajib ke sini nih~

Ke Museum MACAN Melihat Karya Yayoi Kusama

Yayoi Kusama adalah salah satu seniman ternama di dunia asal Jepang yang masih hidup hingga sekarang. Pameran ini memperlihatkan karya-karya mulai dari tahun 1950an yang kemudian pindah ke New York di tahun 1960an, dan kembali ke Jepang pada tahun 1973, di mana ia terus berkarya hingga saat ini.

Saya tahu Yayoi Kusama dari Claradevi alias Epoy. Ketika ke Naoshima Island, saya melihat salah satu karyanya yaitu labu polkadot yang juga bisa dilihat di Gandaria City (tapi kayaknya sekarang udah ga ada lagi ya). Di Naoshima sendiri banyak instalasi dari Yayoi Kusama yang saya ingat dari karyanya adalah warna-warni dan polkadot.

Yang suka seni, coba deh mampir ke sini. 😀

Berlibur di Dash Hotel Seminyak, Bali

Ketika ada waktu singkat untuk liburan, biasanya tempat mana yang akan dipilih untuk melakukan short trip tersebut? Saat melayangkan pertanyaan ini di Twitter (masih main Twitter dong!), banyak orang menjawab liburan ke Jogja atau Bali. Berhubung saya beberapa bulan yang lalu sudah ke Jogja, rasanya Bali yang menjadi pilihan liburan saya.

Perjalanan saya ke Bali ditemani oleh Hanny yang baru saja berulang tahun. Maka bisa dibilang ini adalah #HannyBirthdayTrip! Saya sendiri sudah lama tidak bertemu dengan Hanny dan tentunya perjalanan ini menjadi quality time untuk saya dan Hanny. Maka berangkatlah kami berdua ke Bali. Yeay!

Awalnya saya mengira Bali pasti akan panas, namun ketika saya berkunjung ke sini di bulan Juni ternyata Bali tidak terlalu panas. Kalau kata Hanny, sejuknya Bali merupakan kiriman angin musim dingin dari Australia. Wah saya baru tahu!

Yuk baca selengkapnya tentang review Dash Hotel ini

Bermain Bersama Kucing-Kucing

Saya punya kucing di rumah, namanya Lorenza. Panggilannya Oyeng. Oyeng ini lahir pada tanggal 25 Mei 2006, tepatnya saat Piala Dunia. Oyeng adalah kucing keempat dari empat bersaudara. Sebelumnya ada Ricardo Izecson (Kaka), Michael, Putih, dan terakhir Lorenza.

Dinamakan Lorenza karena bulunya loreng-loreng gitu sih. Cuma karena nyebut Lorenza kepanjangan, jadinya kami panggil Oyeng aja biar lebih singkat. Walau sudah berumur 12 tahun, Oyeng masih sehat. Namun kata dokter hewan, makanannya harus diawasi karena fungsi ginjal Oyeng semakin menurun. Setiap hari saya selalu berusaha bermain bersama Oyeng, entah itu pagi hari, atau malam hari.

Udah lama nih gak cerita soal kucing~

Review Incredibles 2

The Incredibles is back! Setelah 14 tahun film ini dirilis, akhirnya keluar lanjutannya. Film Incredibles 2 benar-benar lanjutan persis dari film pertama. Kalau di film The Incredibles yang pertama ditutup dengan kemunculan The Underminer, maka Incredibles 2 benar-benar melanjutkan apa yang ditinggalkan terakhir di film pertama. Tanpa jeda. Tanpa ada jarak beberapa purnama seperti di film AADC 2.

Ada baiknya menonton film Incredibles yang pertama sebelum menonton yang kedua walau menurut saya tidak begitu berpengaruh sih, karena yang kedua ini bisa ditonton tanpa mengikuti yang pertama.

Yeay! Udah lama gak review film…