Ilmu Itu Harus Terus Dipelajari

Minggu ini, piano saya yang di-service akhirnya kembali juga. Yay, piano tercintah! *cium cium piano* Walaupun piano itu sudah butut dan dibuat sejak sebelum saya lahir, tapi bunyinya masih tetep nampol. Dan service piano kali ini besar-besaran. Kalau istilah dalam mobil, turun mesin kekekekek… 😆

sedikit curhatan… 😛

Kopdar Dadakan Bersama Itikkecil

Senin kemarin (24/3) Jakarta kedatangan tamu blogger dari Palembang yang tak lain tak bukan adalah itikgorengkecil alias Mbak Ira. Berhubung agak dadakan, jadi belum sempat menyebarluaskan berita ini. Harap maklum.

Kopdarnya dilaksanakan hari Senin di tempat biasa, yakni Senayan City. Mau gimana lagi, mall inilah yang berada di tengah kota selain Plaza Senayan dan Plaza Semanggi. Rencananya kumpul jam 6. Saya telat 15 menit karena macet!

kodpar sama mbak ira nih.. 😀

Saya Masih Anak-Anak?

Liburan kemarin saya berkumpul bersama sanak saudara dari Mama saya. Tiap 3-4 bulan sekali kami memang rutin mengadakan arisan keluarga sekalian berkumpul di suatu tempat di luar kota.

Seperti biasa, Papi (sebutan untuk Om saya, suami dari adik pertama Mama) membawa seperangkat home theatre + alat karaoke untuk mengisi waktu disana. Jadilah liburan kali ini yang merusak telinga penuh dengan lagu-lagu karaoke jadul (berhubung yang nyanyi kebanyakan bapak-bapak dan emak-emak). Para anak-anak hanya terdiam saja melihat polah dan tingkah laku para orang tua mereka. 😆

cerita pas liburan… ^^

Ketika Kenyang Menjadi Hal Yang Langka

Tentu sudah banyak yang mendengar berita mengenai seorang ibu yang hamil 7 bulan dan meninggal karena kelaparan. Belum lagi semakin banyaknya korban-korban kekurangan gizi akibat kelaparan akut. Sementara itu nun jauh disana masih banyak orang membuang-buang makanan karena rasanya yang kurang enak, berlebihan makanan, atau sekedar lapar mata− ketika makanan sudah dibeli, tetapi tidak dimakan.

kampanye anti kelaparan…

Kopdar Karaoke

Kedatangan saudara seper-OOT-an saya, yaitu Ina, disambut dengan sukacita oleh para blogger. Demi menyambut kedatangan cewek manis ini, akhirnya beberapa blogger sepakat untuk mengajak Ina kopdar. Buntut-buntutnya tempat kopdar jatuh di Senayan City, sesuai dengan request tamu dari Makassar ini.

Berangkat dari kantor sekitar pukul 17:30 dan sampai di Senayan City sekitar pukul 19:10. Jakarta memang macet! 👿 Tetapi akhirnya bisa kodpar juga. Yang sudah datang duluan adalah Caplang™, Ade ‘Jenderal Bayut™’, Yudis tukangkopi, Rara, Ina, dan Mbak Hanna Tak lama kemudian muncul Dana dan Nuri. Wah…kopdar kali ini tidak kering cewek, karena banyak cewek-cewek manis hoho. 8)

kopdar sambil karaoke. jarang-jarang nih..^^

Tepar

Disclaimer: Ini postingan curhat. Jika tidak berminat silakan tutup windowsnya atau tekan Ctrl +W.

Seminggu ini saya disibukkan dengan kerjaan. Tanggal 5 Maret kemarin ada konser Incubus dimana saya berkewajiban untuk meliput demi mengisi kolom entertainment di media tempat saya bekerja yang ujung-ujungnya pulang malam. Kemudian tanggal 7 – 9 Maret saya pun bekerja meliput event Java Jazz Festival yang acaranya notabene berlangsung selama kurang lebih 8 jam.

curhat mode ON. dilarang protes! 😈

Soal Satir dan Kopdar

Postingan kemaren soal blogger itu penipu, ternyata mengundang tanda tanya bagi beberapa orang. Ada yang mengira semua yang saya katakan adalah benar. Ada juga yang mengira saya mencoba menipu. Hmm…jujur, saya ngakak membaca beberapa komen. Ternyata tulisan itu bisa menghasilkan komen yang menghibur. :mrgreen:

Saya tidak akan memperjelas isi dari postingan kemarin itu. Saya yakin para blogger mampu menangkap isi dari postingan tersebut, terlepas dari isinya yang terlihat kurang meyakinkan. 8)

kali ini cK akan membahas soal satir…

Blogger Itu Penipu, Lalu Kenapa?

Om Roy™ bilang:

“Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu,”

Setelah membaca pernyataan tersebut, muncul-lah tulisantulisan mengenai dampak dari pernyataan Om Roy™. Hal ini cukup membuat saya berpikir, benarkah semua blogger itu penipu? Wah…saya adalah blogger, berarti saya penipu donk? 😕

jadi, apakah blogger itu penipu?