Film Bioskop Yang Ditonton Selama Agustus 2017

Bulan Agustus ini kesibukan cukup padat. Film-film yang masuk juga cukup banyak, apalagi banyak film yang dirilis untuk musim panas. Beberapa film yang saya tunggu-tunggu di bulan ini antara lain Annabelle: Creation, walaupun terus terang saya tidak melihat trailer film tersebut supaya tidak menghilangkan keseruan dalam menonton.

Namun di tengah kesibukan, saya menyempatkan diri untuk menonton film. Karena terbatasnya waktu yang saya miliki, seringnya sih saya nonton marathon dalam satu hari demi mengejar film-film yang menjadi target nonton saya. Untungnya di bulan Agustus ini ternyata tidak banyak film yang bagus, jadi saya pun tidak terlalu banyak nonton film. Memang ada beberapa film yang saya lewatkan tapi tak apa. Karena setidaknya film yang ingin ditonton sudah terpenuhi. Inilah film-film bioskop yang saya tonton selama bulan Agustus 2017.

Princess Mononoke

FIlm keluaran Studio Ghibli ini merupakan salah satu dari deretan film-film Ghibli dalam rangka menyambut pameran World of Ghibli yang diselenggarakan selama bulan Agustus sampai dengan September 2017.

Bercerita mengenai sebuah desa yang tiba-tiba diserang oleh iblis berbentuk babi hutan bernama Nago. Pemimpin desa yang bernama Ashitaka mencoba mengalahkan Nago namun walaupun berhasil, ia mendapati tangan kanannya mendapat kutukan. Ashitaka pun harus berusaha menemukan orang yang mampu mematahkan kutukan tersebut.

Film Princess Mononoke ini menurut saya bukanlah film anak-anak, karena ada beberapa adegan sadis seperti manusia yang terpotong sampai dengan penyakit yang mengerikan. Bahkan cerita ini terlalu berat untuk anak-anak. Jadi saya berkesimpulan, Princess Mononoke adalah film animasi untuk orang dewasa walau dengan konten aman dan tidak vulgar.

Studio Ghibli memang suka mengangkat tema yang tidak biasa. Dari film ini terselip soal sejarah Jepang dan film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton. Skor film ini: 8/10.

Annabelle: Creation

Entah kenapa saya lebih suka Annabelle yang sekarang ketimbang yang sebelumnya. Di sini diceritakan bagaimana awalnya boneka Annabelle bisa memiliki roh. Bermula dari anak kecil bernama Annabelle “Bee” dari pasangan suami istri Mullins yang meninggal karena tertabrak mobil.

Merasa arwah anaknya berada di sekitar mereka, sang ayah yang merupakan pengrajin boneka porselen mencoba supaya arwah tersebut memasuki salah satu boneka. Kehadiran arwah Bee semakin terasa oleh pasangan Mullins, namun ternyata itu bukanlah arwah Bee, melainkan iblis lain. Sebelum terlambat, Mullins mengurung boneka porselen ‘Annabelle’ dengan dibantu pendeta di dalam suatu ruangan yang penuh dengan ayat-ayat.

Beberapa tahun kemudian setelah kematian Annabelle, pasangan ini menerima rombongan yatim piatu untuk tinggal di rumah mereka. Katanya biar ada suara anak-anak. Namun ternyata dengan kehadiran mereka, spirit di dalam rumah tersebut kembali bangkit. Lalu bagaimanakah boneka Annabelle bisa keluar dari kurungannya? Tonton aja sendiri. Filmnya sungguh menegangkan! Skor film ini saya beri 7.5/10 deh.

THE Battleship Island

Sudah lama gak nonton film Korea yang bagus. Lalu muncul Battleship Island yang dibintangi oleh Song Jong Ki dan Hwang Jung-Min yang aktingnya oke banget di Ode To My Father. Film ini tentang orang-orang Korea yang terpaksa hijrah ke Jepang karena saat itu Jepang masih menjajah Korea. Mereka diasingkan ke Pulau Hashima, yang berada tak jauh dari Nagasaki, Jepang.

Karakter di film ini cukup banyak, namun beberapa yang menonjol antara lain Lee Kang-Ok (Hwang Jung-Min) dan putrinya Lee So-Hee (Kim Su-An) yang bekerja dalam sebuah band musik. Lalu ada kepala preman Choi Chil-Sung (So Ji-Sub) dan Park Moo-Young (Song Joong-Ki), seorang tentara pendukung gerakan kemerdekan Korea yang menyamar sebagai pekerja demi membebaskan salah satu tokoh kemerdekaan yang juga bekerja di pulau ini.

Filmnya kurang lebih bercerita bagaimana mereka bisa bertahan hidup di Pulau Hashima, dan bagaimana mereka berencana untuk bisa terlepas dengan keluar dari pulau tersebut. Bagaimanakah cara 400 orang Korea ini kabur dari Pulau Hashima?

Battleship Island cukup seru, apalagi didukung para pemain yang ciamik. FIlm ini sungguh rekomendasi bagi mereka yang suka drama dan film perang. Skor untuk film ini saya berikan 7.5/10.

Banda: The Dark Forgotten Island

Berdasarkan rekomendasi banyak orang, film ini termasuk film wajib tonton. Banda adalah film dokumenter yang menjelaskan bagaimana pulau di Maluku ini dahulu menjadi salah satu pusat kunci perdagangan rempah-rempah. Buah pala yang kaya di Indonesia, menjadi incaran negara-negara lain.

Menonton film ini seperti dijejalkan sejarah dengan cara yang menarik. Belum pernah saya menikmati film dokumentari semenarik Banda yang mampu membuka mata, menceritakan sejarah, serta menumbuhkan rasa kecintaan pada Indonesia.

Saya beruntung sempat menonton film Banda di hari-hari terakhir film ini tayang. Benar-benar tontonan yang sangat berfaedah. Skor untuk film dokumenter ini adalah 8/10, karena saya suka sekali bagaimana film ini dikemas. Dan tentunya dengan suara Reza Rahadian yang mengisi sepanjang film. Karena memberikan pengetahuan dan membuka mata saya, saya berikan skor 8/10 untuk film dokumenter ini. Layak tonton banget!

The Dark Tower

Saya gak ada ekspektasi apa-apa saat menonton film ini, karena para pemainnya bukanlah artis favorit saya. Saya pun menonton ini karena Idris Elba yang merupakan aktor favorit Lisa Depe.

The Dark Tower bercerita tentang Jake Chambers (Tom Taylor), bocah 11 tahun yang memiliki penglihatan tentang Dark Tower, pria berbaju hitam, dan pria bersenjata. Ia menggambarkan mimpi-mimpi tersebut dan karena hal itu, ia dianggap memiliki penyakit kejiwaan. Ketika akan dibawa ke sebuah tempat untuk menyembuhkan penyakit tersebut, ternyata orang-orang yang menjemputnya bukanlah manusia biasa.

Jake akhirnya kabur dan pergi ke sebuah rumah yang ada dalam mimpinya. Di sana ia menemukan jalan masuk menuju tempat yang ia gambarkan. Jake bertemu dengan Roland (Idris Elba), seorang gunslinger yang bertugas melindungi Dark Tower dari orang-orang jahat seperti pria berbaju hitam yang bernama Walter (Matthew McConaughey). Ternyata orang-orang di dalam mimpinya adalah kenyataan.

Filmya sendiri menurut saya biasa aja. Tidak ada yang spesial. Jalan ceritanya kurang greget dan entah kenapa tidak membuat saya penasaran sepanjang nonton. Maka gak heran kalau film ini tidak banyak terdengar. Saya berikan skor 6.5/10 karena tidak ada sesuatu yang istimewa dari film ini. Sorry, Idris Elba.

Demikian film-film yang saya saksikan di bioskop pada bulan Agustus kemarin. Review-review di atas adalah berdasarkan selera saya dan perlu diketahui, selera film saya cukup unik ya, walau saya termasuk orang yang gampang hepi kalau nonton film.

Nantikan review-review film selanjutnya~

Iklan

15 thoughts on “Film Bioskop Yang Ditonton Selama Agustus 2017

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s