Review Film Filosofi Kopi

poster filkopTanggal 7 April kemarin saya mendapat undangan untuk menghadiri gala premiere film Filosofi Kopi di Epicentrum Walk, Jakarta. Tentunya kesempatan ini tidak akan saya lewatkan hohoho~

Bersama teman-teman lainnya saya datang lebih awal demi mendapatkan posisi kursi yang enak. Seperti biasa, gala premiere sebuah film pastinya dipenuhi oleh para pemain dan artis-artis ibu kota. Lumayan, cuci mata… *gosok pake sabun*

Film Filosofi Kopi diangkat dari cerpen Dewi Lestari. Berkisah tentang dua sahabat Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) yang membangun kedai “Filosofi Kopi”, sebuah kedai kopi terkemuka di Jakarta yang hanya menyediakan kopi terbaik Indonesia. Ben bekerja sebagai barista sedangkan Jody yang mengelola kedai.

Kedai Filosofi Kopi cukup terkenal karena memiliki konsep unik dan rasa kopi yang nikmat. Tak jarang wartawan datang untuk meliput kedai ini. Pada suatu hari, mereka mendapat tantangan untuk membuat kopi paling enak dengan bayaran yang luar biasa dari seorang pengusaha. Di tengah usaha menghadapi tantangan tersebut, muncul El (Julia Estelle) yang mengubah situasi. Mampukah Ben dan Jody menyelesaikan tantangan tersebut? Lalu apakah peran El di sini? Tonton dong filmnya. Atau lihat dulu trailernya ini.

Film Filosofi Kopi gak melulu soal kopi, namun bercerita banyak soal persahabatan dan perjalanan untuk berdamai dengan masa lalu melalui kopi. Menurut saya chemistry antara Chicco dan Rio ini pas banget. Akting keduanya mengalir dengan mulus.

Gak berasa film yang berdurasi hampir dua jam ini bisa saya nikmati dengan baik. Dialog-dialog yang disajikan mengalir dengan natural. Salut buat Jenny Jusuf yang mampu mengemas skenario film ini dengan baik. Di tangan sutradara Angga Dwimas Sasongko, film ini menjadi sangat berkesan.

bersama jenny

Bersama @JennyJusuf, penulis skenario Filosofi Kopi😀

Selesai menonton, semua yang hadir diberikan goodie-bag kaos dan kopi. Quote inilah yang diucapkan Chicco di dalam film, dan kaos ini juga dipakai Chicco di dalam salah satu adegan. Saya suka bagaimana product placement dalam film ini dapat masuk dengan baik.

Goodie-bag premiere Filosofi Kopi

Satu lagi angin segar di perfilman Indonesia. Skor saya untuk film ini adalah 8/10. Sayangnya ada beberapa adegan yang agak goyang namun gak mengganggu kenikmatan film. Buat pecinta film dan penikmat kopi, ini film buat kalian.😀

bareng chicco

Permisiiiii…

Gara-gara film ini, saya langsung bikin kopi sachet yang ada di goodie bag deh. Lumayan bisa menikmati kopi gratis sehabis nonton film Filosofi Kopi. Selain puas dengan cerita film Filosofi Kopi, saya pun jadi belajar banyak tentang kopi walau hanya dengan menonton saja.😀

kopi

Sudahkah kamu minum kopi hari ini?🙂

21 thoughts on “Review Film Filosofi Kopi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s