Onomichi, Kota Pelabuhan di Prefektur Hiroshima

Onomichi adalah salah satu kota yang saya tuju saat melakukan perjalanan ke Jepang bersama Claradevi. Kota ini merupakan kota pelabuhan di Jepang yang terletak di bagian tenggara prefektur Hiroshima.

Perjalanan ke Onomichi dimulai setelah saya menginap di tempat Toyo di Hiroshima. Kami menggunakan kereta dan sampai di Onomichi sekitar jam 8 malam. Saat itu suhu di Onomichi ternyata sudah mencapai 2 derajat dengan angin yang cukup dingin. Apalagi Onomichi ini menghadap ke laut, jadi semakin berasa itu angin dinginnya. Dari stasiun, kami jalan kaki menuju tempat penginapan.

Yay, cerita lagi nih soal Jepang~

Cerita Tentang Airbnb di Hiroshima

Pertama kali traveling ke Jepang, saya dan Clara Devi memilih menggunakan Airbnb untuk menginap ketimbang hotel, hostel, atau ryokan. Setelah menginap di tempat Yuka-san yang rumahnya memiliki kamar yang Jepang banget, di Hiroshima kami memilih penginapan Airbnb berupa apartemen yang memiliki host pasangan suami istri Toyo dan Taso.

Perjalanan dari Ajina menuju Hiroshima memakan waktu sekitar setengah jam saja menggunakan kereta. Dari stasiun, kami naik taksi mencari apartemen milik Toyo dan Taso karena sudah malam dan ternyata tidak sulit untuk ditemukan. Sesampai di sana, kami disambut oleh Toyo dan Taso serta teman-temannya yang sedang berkumpul dan makan-makan.

Kali ini cerita bab Hiroshima. Yuk dibaca~

Merasakan Kehangatan Keluarga Jepang

sarapanBulan Maret tahun kemarin saya bersama Clara Devi melakukan perjalanan ke Jepang dalam rangka mengerjakan suatu project. Selama berada di Jepang, kami memilih menginap menggunakan jasa Airbnb.

Airbnb sendiri merupakan website yang memberikan layanan untuk menyewa tempat menginap, bisa berupa kamar tidur saja, kamar sharing bersama, apartemen, atau rumah. Tergantung kebutuhan yang diinginkan.

Sekitar jam 6 sore kami pergi menuju Hiroshima tepatnya di Ajina menggunakan Shinkansen dari Tokyo. Dengan bermodalkan onigiri beli di convenience store, saya dan Epoy menuju Ajina. Perjalanan dari Tokyo ke Hiroshima menggunakan Shinkansen memakan waktu sekitar 4 jam 30 menit. Jauh yaaaa~

Sedikit cerita mengenai perjalanan ke Jepang

Mewujudkan Mimpi Pergi Ke Jepang

di depan rumah jepangWaktu menunjukkan pukul tujuh malam waktu Jepang. Suasana sudah gelap dan stasiun Shin-Yokohama tampak agak sepi. Saya dan Clara a.k.a Epoy menunggu kereta Shinkansen yang akan membawa kami ke Ajina, Hiroshima.

Sembari menunggu, kami memutuskan untuk berkeliling stasiun. Di stasiun terdapat gerai-gerai makanan dan kue. Rasanya tergiur ingin membeli semua jajanan yang ada. Aneka kue dengan kemasan manis seperti memanggil-manggil untuk dibeli. Namun mengingat ini adalah hari kedua saya di Jepang dan saya masih memiliki waktu 12 hari, maka saya memutuskan untuk menahan diri dan tidak membeli makanan tersebut. Hemat bok!

Mau jalan-jalan ke Jepang GRATIS? Baca sampai habis ya. 😀

Merayakan Ulang Tahun di Jepang

bday cakeUlang tahun biasanya menjadi hari yang spesial untuk banyak orang. Bahkan seringkali ada yang dengan senang hati mengumumkan hari ulang tahunnya.

Buat saya sendiri, hari ulang tahun merupakan hari bertambah umur yang entah kenapa makin ke depannya saya malah biasa saja dalam menyambut ulang tahun mungkin karena tambah tua. Namun dalam tradisi di keluarga saya, biasanya selalu ada acara potong kue di pagi hari.

Kalau tahun kemarin saya merayakan ulang tahun bersama teman-teman kantor yang mengikuti workshop, ulang tahun kali ini dirayakan dengan cara yang berbeda, yaitu dirayakan di Jepang.

Cerita dikit yaaaa~