Bersenang-senang di Museum Ghibli

Pergi ke Museum Ghibli merupakan salah satu cita-cita saya kalau ke Jepang. Maka ketika ada kesempatan ke Jepang, saya wajib mengunjungi tempat ini karena saya tidak tahu kapan saya akan kembali lagi ke Jepang.

Untuk bisa masuk ke Museum Ghibli, tiketnya dapat dibeli di Lawson sebulan sebelumnya. Yang pasti harus cepat karena tiket Museum Ghibli sangat cepat habis. Saat saya ingin membeli tiket Museum Ghibli, ternyata sudah habis terjual di Lawson. Tiket Museum Ghibli memang cepat habis. Akhirnya saya berhasil menemukan website yang menjual tiket Museum Ghibli namun harga tiket masuk yang aslinya Β₯1000 (sekitar 120 ribu rupiah) dijual dengan harga 5x lipat. GILA YA NYARI UNTUNGNYA GEDE BANGET! Demi bisa masuk ke Museum Ghibli, terpaksa dibeli itu tiket mahal. Untungnya pengalaman yang saya dapatkan saat mengunjungi Museum Ghibli sungguh menyenangkan, jadi gak nyesel keluar duit segitu.

Ada apa aja di Museum Ghibli? πŸ˜€

Tips & Trik Traveling ke Rusia

Akhirnya tercapai juga cita-cita saya untuk bisa menginjak Rusia. Cita-cita untuk bisa jalan-jalan ke Rusia sudah ada sejak lama. Namun ketika mendengar sulitnya mengajukan visa Rusia membuat saya harus mengubur dalam-dalam keinginan ini.

Namun seiring waktu, peraturan mengenai pembuatan visa berubah, dan kini bisa siapa saja mengajukan visa Rusia. Oleh karena itu saya ingin berbagi sedikit tips berdasarkan apa yang saya hadapi dan alami selama di Rusia. Namun bisa dibilang tips ini sebenarnya hanya berlaku di Moscow dan St. Petersburg, karena saya hanya mengunjungi kedua kota ini.

Yang berencana ke Rusia, wajib baca ini!

Cara Bikin Visa Rusia

Pergi ke Rusia sudah menjadi cita-cita saya sejak rajin nonton film. Kenapa karena nonton film? Soalnya banyak banget film-film yang memperlihatkan indahnya Rusia, apalagi film-film Hollywood. Oleh karena itu pergi ke Rusia merupakan salah satu cita-cita saya.

Cita-cita tersebut sempat pupus dikarenakan tiket Rusia yang cukup mahal dan konon membuat Visa Rusia cukup sulit, apalagi mewajibkan rekening koran minimal 75 juta. Namun siapa yang menyangka, akhirnya bisa mewujudkan cita-cita tersebut dan mengunjungi negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin.

Sebagai orang yang berhasil apply Visa Rusia sendirian tanpa meminta bantuan travel agent, maka saya akan menjabarkan secara detail apa saja yang diperlukan untuk membuat Visa Rusia. Selamat menyimak!

Penting nih buat yang mau bikin visa Rusia!

Kebetulan Yang Unik

Bulan April kemarin saya jalan-jalan ke Jepang sebagai solo traveler. Ini kedua kalinya saya traveling di Jepang sendirian. Traveling kali ini saya juga gak banyak ngasih tahu teman, tahu-tahu udah di Jepang aja. Begitu pun ketika sampai ke Korea, bahkan sebagian keluarga saya tidak tahu kalau saya juga mampir ke Korea.

Saya memilih solo traveling karena saya merasa nyaman traveling tanpa banyak orang. Selain itu saya kembali menantang diri saya untuk bisa menghadapi segala sesuatu sendirian. Saya percaya, solo traveling adalah sebagai pembelajaran untuk bisa mengenal diri sendiri. Lagipula saya gak sendirian banget karena di beberapa tempat saya bertemu dengan teman-teman saya.

Salah satu cerita unik saat traveling nih~

Review Hotel Kapsul di Jepang

Ketika kembali mengunjungi Jepang, saya sudah mengungkapkan wacana saya ke Pricil untuk mencoba menginap di capsule hotel, hotel super minimalis yang muat untuk 1 orang tidur selonjoran (ada yang buat 2 orang juga sih). Di Jepang sendiri, hotel kapsul ada di mana-mana, walau kebanyakan buat laki-laki.

Hotel kapsul ini diperuntukkan buat orang-orang yang pulang malam dan tidak sempat pulang ke rumah, sehingga bisa tidur dengan murah dan nyaman di hotel kapsul. Bayangkan kalau pulang kemalaman dan tidak ada kereta lagi yang lewat, masa tidur di taman? Karena itulah kehadiran hotel kapsul ini sangat berguna bagi pejuang lembur.

Berminat menginap di hotel kapsul? Baca ini dulu!

Cerita Tentang Airbnb di Hiroshima

Pertama kali traveling ke Jepang, saya dan Clara Devi memilih menggunakan Airbnb untuk menginap ketimbang hotel, hostel, atau ryokan. Setelah menginap di tempat Yuka-san yang rumahnya memiliki kamar yang Jepang banget, di Hiroshima kami memilih penginapan Airbnb berupa apartemen yang memiliki hostΒ pasangan suami istri Toyo dan Taso.

Perjalanan dari Ajina menuju Hiroshima memakan waktu sekitar setengah jam saja menggunakan kereta. Dari stasiun, kami naik taksi mencari apartemen milik Toyo dan Taso karena sudah malam dan ternyata tidak sulit untuk ditemukan. Sesampai di sana, kami disambut oleh Toyo dan Taso serta teman-temannya yang sedang berkumpul dan makan-makan.

Kali ini cerita bab Hiroshima. Yuk dibaca~

Kenapa Memilih Pergi Ke Jepang?

Tahun ini saya kembali lagi ke Jepang. Ini adalah keempat kalinya saya mengunjungi negeri matahari terbit. Pertama kali ke Jepang bersama Clara Devi karena sedang mengerjakan suatu project. Kunjungan kedua yaitu pada musim gugur bersama sepupu saya. Kunjungan ketiga adalah tahun 2016 dan saat itu saya solo traveling. Dan terakhir adalah tahun ini dengan alasan ingin melihat sakura.

Karena sudah empat kali ke Jepang dalam kurun waktu tiga tahun, maka banyak banget yang nanyain, kenapa sih seneng banget ke Jepang? Oke, mari saya jabarkan satu-satu. Inilah alasan kenapa saya memilih pergi ke Jepang.

Buat yang sering nanya, kenapa Jepang…