Review Hotel Kapsul di Jepang

Ketika kembali mengunjungi Jepang, saya sudah mengungkapkan wacana saya ke Pricil untuk mencoba menginap di capsule hotel, hotel super minimalis yang muat untuk 1 orang tidur selonjoran (ada yang buat 2 orang juga sih). Di Jepang sendiri, hotel kapsul ada di mana-mana, walau kebanyakan buat laki-laki.

Hotel kapsul ini diperuntukkan buat orang-orang yang pulang malam dan tidak sempat pulang ke rumah, sehingga bisa tidur dengan murah dan nyaman di hotel kapsul. Bayangkan kalau pulang kemalaman dan tidak ada kereta lagi yang lewat, masa tidur di taman? Karena itulah kehadiran hotel kapsul ini sangat berguna bagi pejuang lembur.

Berminat menginap di hotel kapsul? Baca ini dulu!

Cerita Tentang Airbnb di Hiroshima

Pertama kali traveling ke Jepang, saya dan Clara Devi memilih menggunakan Airbnb untuk menginap ketimbang hotel, hostel, atau ryokan. Setelah menginap di tempat Yuka-san yang rumahnya memiliki kamar yang Jepang banget, di Hiroshima kami memilih penginapan Airbnb berupa apartemen yang memiliki host pasangan suami istri Toyo dan Taso.

Perjalanan dari Ajina menuju Hiroshima memakan waktu sekitar setengah jam saja menggunakan kereta. Dari stasiun, kami naik taksi mencari apartemen milik Toyo dan Taso karena sudah malam dan ternyata tidak sulit untuk ditemukan. Sesampai di sana, kami disambut oleh Toyo dan Taso serta teman-temannya yang sedang berkumpul dan makan-makan.

Kali ini cerita bab Hiroshima. Yuk dibaca~

Kenapa Memilih Pergi Ke Jepang?

Tahun ini saya kembali lagi ke Jepang. Ini adalah keempat kalinya saya mengunjungi negeri matahari terbit. Pertama kali ke Jepang bersama Clara Devi karena sedang mengerjakan suatu project. Kunjungan kedua yaitu pada musim gugur bersama sepupu saya. Kunjungan ketiga adalah tahun 2016 dan saat itu saya solo traveling. Dan terakhir adalah tahun ini dengan alasan ingin melihat sakura.

Karena sudah empat kali ke Jepang dalam kurun waktu tiga tahun, maka banyak banget yang nanyain, kenapa sih seneng banget ke Jepang? Oke, mari saya jabarkan satu-satu. Inilah alasan kenapa saya memilih pergi ke Jepang.

Buat yang sering nanya, kenapa Jepang…

Hong Kong Sebagai Pilihan Untuk Liburan

Sudah lama saya tidak ke Hong Kong. Rencananya tahun depan saya ingin kembali ke sana, tapi masih ngumpulin duit dulu. Menurut saya Hong Kong merupakan destinasi yang cukup mudah untuk dikunjungi mengingat tidak perlu ada visa jika ingin pergi ke sana.

Saya sendiri baru dua kali ke Hong Kong yaitu waktu masih kecil bersama keluarga dan ketika diajak berkunjung ke Hong Kong Disneyland bersama Mama.

Selain Disneyland, sebenarnya banyak sekali tempat-tempat di Hong Kong yang bisa didatangi. Ini nih 10 tempat yang wajib dikunjungi di Hong Kong menurut Discover Hongkong.

Di mana aja tuh?

I Left My Heart in Budapest

Perjalanan ke Eropa tahun 2014, saya hanya mengunjungi 3 negara aja, tidak seperti trip ke Eropa sebelumnya pada tahun 2012 di mana saya mengunjungi 5 negara Eropa sekaligus. Perjalanan ke Eropa kali ini masih sama seperti misi sebelumnya, yaitu membantu kerjaan Mama.

Saya beruntung karena Mama memiliki pekerjaan yang mengharuskannya ikut seminar ke luar negeri. Berdasarkan alasan itulah saya bisa ikut nebeng perjalanan ini karena terlalu sayang itu kamar hotel-nya Mama cuma diisi sendirian.

Apa aja yang bikin kepincut di Budapest?

Tips Naik Kereta Shinkansen di Jepang

naik-shinkansenJepang terdiri dari 4 pulau, yaitu Honsyu (pulau terbesar yang ada Tokyo, Osaka, Kyoto, dan lain-lain), Kyushu, Shikoku, dan Hokkaido. Selama jalan-jalan ke Jepang, saya baru mampir ke pulau Honshu dan Shikoku. Sedangkan dua pulau lainnya belum pernah didatangi.

Ketika jalan-jalan ke Jepang, saya hampir selalu menggunakan Shinkansen daripada pesawat terbang untuk menjangkau kota-kota Jepang lainnya yang berjarak cukup jauh seperti Osaka, Kyoto, Sendai, dan Hiroshima. Naik Shinkansen bisa dibilang tidak murah mengingat harga tiketnya jika dirupiahkan kira-kira sekitar 1 juta lebih, namun pengalaman naik Shinkansen itulah yang menyenangkan.

Yang mau naik Shinkansen, baca dulu yaaa~

Sarapan Mewah di Dominique Ansel Bakery

dabMasih ingatkah kalian dengan fenomenal Cronut? Cronut adalah croissant donut yang diciptakan oleh chef Dominique Ansel di toko roti miliknya yang bernama Dominique Ansel Bakery di New York. Dalam sekejap, Cronut ini menjadi terkenal. Awal-awal dirilis setiap pagi orang-orang pada antri untuk membeli Cronut yang hanya dijual terbatas.

Sebagai orang yang tinggal di Jakarta, bisa merasakan Cronut milik Dominique Ansel Bakery hanyalah mimpi. Namun ternyata mimpi itu bisa diwujudkan karena Dominique Ansel Bakery membuka cabang di Tokyo. Yay!

Review Dominique Ansel Bakery di Tokyo