Tips Jenius Dalam Solo Traveling Ala Chika

Asyik, judulnya udah kayak pakar banget ya hahahaha. Sebagai solo traveler dari tahun 2016 (ternyata udah 3 tahun ya), rasanya saya perlu menuliskan tips berikut, karena hal-hal yang akan saya bahas kurang lebih memang sudah saya praktekan sendiri. Sebagai so-called solo traveler, ada plus minusnya seperti yang pernah saya tulis di sini. Entah kenapa, saya merasa betah plesiran sendirian. Banyak yang sering bertanya, apakah solo traveling akan merasa kesepian? Wah sama sekali enggak! Malah saya seringkali mendapatkan kedamaian saat jalan-jalan sendiri, entah itu ketika jalan kaki, atau saat bisa bangun siang tanpa ada yang protes. Kuncinya cuma satu, nabung pake Jenius BTPN hahahaha~

Sering juga ada yang bertanya kepada saya, tips-tips apa aja yang diperlukan apabila ingin solo traveling? Nah, saya kupas sekalian aja ya di sini.

MENGATUR BUDGET DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI JENIUS BTPN

Yang paling pertama tentunya adalah BUDGET! Yap, budget sangat penting untuk solo traveler, karena kamu gak bisa bergantung pada orang lain, jadi untuk soal ini memang harus disiapkan banget.

Jadi solo traveler bukan berarti harus banyak duit ya, tapi bisa menyiapkan budget dengan baik. Misalnya mau jalan-jalan hemat 2 juta, jangan hanya membawa uang 2 juta, tapi bawa yang lebih banyak, katakanlah dua kali lipatnya.

Saya pernah nyaris ketinggalan pesawat pas di Shanghai. Pas di taksi saya udah hitung-hitung budget kalau beli tiket langsung on the spot yang harganya justru lebih mahal dari tiket PP. Untungnya saya menyiapkan duit lebih, jadi gak terlalu khawatir gak bisa pulang walau lutut agak lemes mengingat biayanya cukup besar. Alhamdulillah saya gak terlambat dan gak perlu beli tiket baru horeeeee~

Selain itu waktu saya ke Jepang, itinerary saya agak berubah dikarenakan ada keinginan mendadak, yaitu makan steak di Kobe. Steak Kobe tidaklah murah, harganya bisa hampir satu juta. Kebayang kan kalau bawa duit pas-pasan, pasti mikir dua kali kalau mau makan itu. Karena prinsip hidup saya YOLO, jadi saya memang cenderung ingin mencoba sesuatu yang baru.

Untungnya saya selalu menyiapkan budget traveling menggunakan aplikasi Jenius. Saya gak pernah bosan ngasih tau orang-orang betapa kehidupan keuangan saya membaik setelah menggunakan Jenius. Saya bisa mengatur pengeluaran, pemasukan, sampai rencana tabungan untuk traveling.

Misalnya, saya memisahkan budget traveling dengan pengeluaran biasa. Untuk budget traveling biasanya saya setor ke x-Card (kartu debit tambahan Jenius) khusus traveling. Kalau mau bikin x-Card bisa request langsung di aplikasinya ya!

Pembagian x-Card Jenius

Sebagai Teman Jenius, saya membagi x-Card Jenius saya untuk kategori traveling dan entertainment (biaya nonton konser, bioskop, dll). Biasanya tiap habis gajian, saya selalu mengalokasikan sekian persen gaji untuk dimasukin ke x-Card.

Saya juga memaksimalkan fitur-fitur Jenius lainnya, seperti menggunakan Dream Saver untuk menabung biaya perjalanan. Contohnya saya bikin budget untuk biaya hidup di Jepang sekitar 5 juta untuk 5 hari, maka saya bikin di Dream Saver untuk mengumpulkan 5 juta itu.

Berikut contoh pembagian budget untuk jalan-jalan ke Jepang pas Juni kemaren selama 6 hari 5 malam.

Tiket pesawat full service: 5,2 juta
Limousine Bus Roundtrip: 580 ribu
Tiket Shinkansen Tokyo – Osaka: 1,9 juta
Penginapan di Osaka (Hostel 1 hari): 250 ribu
Willer Bus Osaka-Tokyo: 1 juta
Penginapan di Tokyo: gratis, karena numpang di tempat mbak Sofi dan Toni
Penginapan di bandara: 570 ribu
Biaya hidup selama di Jepang (perhitungan 1 hari 1 juta): 6 juta
Pake roaming XL Pass 7 hari: 350 ribu

Berarti total biaya yang harus disiapkan adalah sekitar 15 juta untuk bisa pergi ke Jepang.

Selain itu usahakan dalam membeli tiket pesawat, akomodasi dll secara cash (bayar langsung) dan gak ngutang. Karena gak enak banget kalau kelar traveling malah dihadapkan dengan tagihan menumpuk. Paling enak pas liburan kelar, ya udah stop pengeluaran liburan. Beres. Makanya saya makasih banget buat Jenius yang bikin saya bisa mengatur keuangan dengan baik. Sejak menggunakan Jenius, bisa dilihat kan saya bisa jalan-jalan mulu. Alhamdulillah~

Fitur Jenius lainnya yang terpakai buat saya adalah fitur Saldo Mata Uang Asing. Jenius kini bisa melakukan transaksi jual dan beli mata uang asing di aplikasi, yang nantinya bisa digunakan apabila berada di negara tersebut dengan menghubungkan ke m-Card (kartu debit utama Jenius). Beberapa pilihan mata uangnya adalah SGD, JPY, USD dan GBP. Saya sendiri sudah mencoba menggunakan yang SGD saat ke Singapore nonton NCT 127. Yang saya suka adalah nilai tukarnya cukup bersaing dengan money changer.

Buat yang belum punya Jenius, coba deh bikin buruan. Download di sini (Android | iOS) dan langsung registrasi. Sekarang udah praktis karena bisa verifikasi pakai video call. Canggih kan!

MEMBAWA PERALATAN LENGKAP

Sebagai solo traveler, saya termasuk yang membawa peralatan lengkap saat bepergian. Peralatan lengkap ini bukan bawa rice cooker, panci, atau alat masak ya, tapi perintilan-perintilan traveling yang menurut saya cukup penting.

1. Membawa universal adaptor dan colokan listrik

Ini salah satu yang paling penting. Tiap negara memiliki soket listrik yang berbeda-beda. Jangan sampai gak bisa ngecharge handphone karena gak punya steker yang cocok di negara tujuan.

2. Membawa peralatan mandi dan baju 1 stel di backpack

Kalau akan bepergian yang cukup jauh, saya biasa membawa 1 stel pakaian plus alat mandi. Tujuannya kalau ternyata koper datang gak berbarengan (misal salah pesawat, koper nyasar dll, duh amit-amit), saya tetap bisa mandi dan ganti baju setidaknya survive untuk 1 hari. Peralatan mandi juga sangat penting kalau traveling karena belum tentu semua penginapan menyiapkan amenities yang lengkap (ini kalau menginap di Airbnb atau Hostel ya). Jadi sebaiknya selalu membawa peralatan mandi sendiri saat traveling.

3. Obat-obatan

Saya termasuk yang membawa obat-obatan lengkap kalau traveling, seperti tolak angin, panadol, diatab, decolsin, hansaplast, obat maag, sampai dengan obat batuk. Penting banget, karena belum tentu bisa cocok dengan obat di luar negeri. Belum lagi kalau ada kendala komunikasi dalam membeli obat.

4. Timbangan

Saya biasa membawa timbangan koper dan timbangan berat badan HAHAHAHA. Ini penting buat saya yang hobby diet! Supaya jadi tahu apakah selama traveling badan saya berkembang atau ternyata malah turun fufufu~

Timbangan koper menurut saya sangat penting, supaya tahu berat koper saat akan pulang, sehingga gak perlu lagi nimbang koper di bandara dan repot buka-buka koper kalau ternyata overweight.

5. Tas lipat

Terlihat sepele, tapi tas lipat ini berguna banget buat saya, apalagi kalau mau berbelanja. Saya juga bawa backpack lipat. Biasanya kalau traveling, backpack lipat ini yang saya bawa ke mana-mana karena ringan dan praktis.

Backpack yang bisa dilipat, selalu bawa ini kalau pergi~

6. Botol Minum

Ini juga terlihat sepele, tapi berkat rajin bawa botol minum, saya jarang beli minuman. Biasanya kalau di luar negeri, air mineral seringnya gratis (terutama di Jepang dan Korea ya). Nah saya tinggal minta deh air mineral, abis itu masukin ke botol untuk perjalanan berikutnya. Hemat kan!

APLIKASI YANG BERGUNA SAAT TRAVELING

Google Maps

Ini adalah aplikasi wajib di handphone kalau mau traveling. Di Google Maps menyajikan data lengkap mulai dari rute, kendaraan yang bisa dipilih (bus, kereta, atau taksi dll), sampai dengan durasi perjalanan. Nah kalau di Korea, sebaiknya pakai Naver aja, karena Google Maps di Korea sering aneh.

Accu Weather

Ini aplikasi yang terlihat sepele, namun cukup penting. Biasanya saat membuat itinerary, saya selalu ngecek suhu dan prakiraan cuaca saat saya traveling untuk mengatur pakaian apa yang akan saya pakai hari itu. Ini juga untuk menghitung berapa banyak pakaian yang akan saya bawa. Apalagi kalau pas musim dingin, baju yang dibawa akan lebih banyak karena diperlukan heattech, baju lapis, dan coat. Belum lagi sepatu yang digunakan serta kaos kaki. Makanya penting untuk mengetahui hal ini.

Jenius

Tentu saja aplikasi keuangan kesayangan! Karena kalau di luar negeri seringnya tap atau gesek pakai Kartu Debit Jenius atau x-Card Jenius, bisa langsung muncul notifikasi kalau melakukan transaksi. Jadi langsung tahu deh belanjaannya abis berapa. With Simpler Life, Happier You.

Processed with VSCO with c8 preset

Safe Travel

Nah, kalau ini aplikasi yang dibuat oleh Kementrian Luar Negeri (Kemlu) untuk orang Indonesia yang berpergian ke luar negeri agar merasa aman. Saya sendiri sudah mendaftar di aplikasi ini. Yang keren dari aplikasi ini adalah banyak informasi-informasi penting yang perlu diketahui kalau sedang traveling, seperti informasi kondisi keadaan negara, tempat ibadah, kuliner halal, fasilitas kesehatan, sampai dengan jenis colokan listrik di negara tujuan. SANGAT MENARIK. Rasanya berbagai info berkumpul dalam satu aplikasi.

Selain itu ada tombol emergency, di mana saat di luar negeri dan dalam kondisi darurat, saya bisa menekan tombol itu dan terhubung langsung ke KBRI di negara tersebut untuk mendapatkan bantuan. Bagus ya pemerintah kita kepikiran bikin aplikasi seperti ini. Semoga penggunanya semakin banyak dan terbantu dengan kehadiran aplikasi Safe Travel ini. Aplikasi Safe Travel bisa didownload di sini (Android | iOS)

Google Translate

Terus terang aplikasi ini terpakai banget apalagi kalau lagi pilih-pilih makanan. Saya cenderung melihat ingredients saat akan membeli makanan supaya menghindari membeli makanan yang gak halal. Selain itu waktu di China dan mau pergi ke suatu tempat, saya cenderung menggunakan ini untuk memberitahu pengemudi ke mana tujuan saya.

Trip Advisor

Aplikasi ini jadi favorit saya untuk melihat tempat-tempat mana yang ingin dikunjungi. Infonya cukup lengkap dan ada review orang-orang yang udah pergi ke tempat tersebut. Biasanya saya suka baca-baca review mereka karena banyak mengandung informasi. Kalau punya aplikasi ini, gak perlu bingung mau pergi ke mana.

Itulah beberapa tips dari saya. Sebagai solo traveler, harus mempersiapkan semuanya sendiri, sehingga saya merasa selain bikin saya lebih mandiri, solo traveling ini membuat saya makin mengenal diri saya sendiri. Saya juga belajar bagaimana menghadapi sesuatu sendirian tanpa mengandalkan orang lain.

Buat yang hobby traveling, coba deh datang ke Safe Travel Fest di Food Society Kota Kasablanka. Acaranya dari 27 November – 1 Desember 2019. Selain memperkenalkan aplikasi Safe Travel, juga ada pembicara-pembicara menarik dari para travel influencer seperti Kadek Arini, Windy Ariestanty, Febrian, dan Takdos. Kemaren saya udah datang dan mendengarkan cerita Alexander Thian mengenai traveling ke negara yang belum populer. Lumayan nambah insight soal negara-negara lain.

Gimana, berani mencoba untuk solo traveling kayak saya? 😀

8 respons untuk ‘Tips Jenius Dalam Solo Traveling Ala Chika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s