Ketika Menghadapi Topan Trami di Jepang

September lalu saya kembali mengunjungi Jepang. Alasan saya ke Jepang kali itu adalah karena pengen ke Universal Studio Jepang untuk melihat wahana Sailor Moon. Saya pergi ke sana bersama Ivan yang kebetulan memang menetap di Osaka.

Untungnya saya pergi ke sana hari Sabtu (29/9), karena ternyata di hari Minggu-nya (30/9), Jepang kedatangan Topan Trami. Peringatan tersebut bisa terlihat ketika saya ke Universal Studio, pengunjungnya tidak terlalu ramai. Mungkin orang-orang sibuk berbelanja untuk stock makanan di rumah atau memilih di rumah untuk persiapan angin topan besok. Selain itu cuacanya jadi hujan terus, yang membuat saya ada alasan untuk beli jas hujan Minion hahaha~

Antrean di USJ surprisingly gak terlalu rame. Saya jadi bisa mencoba banyak wahana di sini sampai gak terasa semua wahana yang ingin dinaikin bisa terpenuhi di sore hari. Waw, jarang-jarang nih memenuhi KPI target sebelum waktu tutup hahahaha. Bahkan saya bisa naik wahana Harry Potter dan duduk sendirian!

Untung juga saya datangnya hari Sabtu, karena kabarnya hari Minggu tempat ini ditutup. Saat hari Minggu tiba, saya keluar dari hotel sekitar jam 12an. Saya bisa melihat jalanan lebih sepi walau masih banyak orang yang berjalan kaki. Cuaca mendung dan menurut berita, Topan Trami akan ‘mengunjungi’ Osaka mulai dari jam 3 siang.

Rute Topan Trami

Rute Topan Trami

Hitachi Tower

Maka saya mencoba berkeliling ke tempat-tempat yang tak jauh dari hotel. Saya mengunjungi Tower Hitachi (yang ternyata ditutup karena akan ada Topan Trami), museum (yang pas saya datang juga baru ditutup), dan banyak tempat lainnya tutup.

Osaka City Museum of Fine Arts 

Salah satu toko yang tutup

Bisa terlihat bagaimana Osaka begitu mempersiapkan kedatangan Topan Trami dengan mengurangi aktivitas pekerjaan sehingga orang-orang bisa pulang lebih cepat ke rumah. Toko-toko banyak yang tutup walaupun masih ada yang buka namun tutup sekitar jam 2-3 siang.

Saat melewati kebun binatang pun ternyata tutup seharian. Stasiun-stasiun juga ditutup. Bahkan Shinkansen sudah ditutup dari kemarin malam sehingga ada beberapa teman saya yang tidak bisa pergi menuju kota berikutnya.

Stasiun yang tutup

Akhirnya saya pun memutuskan untuk berbelanja dan nyetok makanan karena sudah pasti saya akan ngendon di hotel semalaman. Inilah persiapan saya dalam menghadapi Topan Trami. Untungnya masih banyak convenience store yang masih buka.

Jam tiga siang, saya sudah kembali ke hotel. Saya pun memutuskan untuk Netflix dan nonton Meteor Garden 2018 (karena kalau akses Netflix di Indonesia, ga bisa nonton Meteor Garden 2018). Gara-gara Topan Trami inilah saya akhirnya jadi nonton serial ini hahahaha~

Nonton Meteor Garden 2018 sambil ngemil Haagen Dazs

Sekitar jam 9 malam, saya mencoba membuka jendela hotel dan mengeluarkan tangan saya untuk merasakan anginnya. Wah, cukup kencang ya, padahal jendela hotel saya gak menghadap ke jalan dan ada bangunan di sebelahnya.

Lalu saya pun mencoba keluar kamar untuk melihat situasi. Saya mengintip dari jendela hotel yang menghadap jalan, ternyata anginnya cukup kencang. Saya bisa melihat daun-daun di pohon yang oleng, namun saya juga melihat masih ada orang-orang yang berada di luar. Waw sungguh penantang maut. Apa mungkin orang Jepang sudah terbiasa menghadapi bencana seperti ini? Ya sudahlah, saya kembali ke kamar aja untuk nonton Meteor Garden.

***

Keesokannya saya ada penerbangan ke Tokyo, yang untungnya bandara sudah dibuka dan aktivitas penerbangan beroperasi seperti biasa. Alhamdulillah ya. Walau semalam ada Topan Trami, namun penerbangan tetap berjalan seperti biasa keesokannya. Sungguh penanganan yang cukup baik dalam mempersiapkan bencana alam.

gunung fuji

Penampakan pasca Topan Trami dari atas pesawat

Terlihat dari atas pesawat, kondisi laut di sekitaran Jepang yang terlihat kotor karena terkena Topan Trami. Selain itu Gunung Fuji jadi terlihat kusam. Dari kejadian ini, saya bisa memberikan beberapa tips saat akan menghadapi bencana alam angin topan ketika sedang traveling.

  • Ikuti berita lokal mengenai perkembangan angin topan. Cari yang bahasa Inggris kalau gak ngerti bahasa Jepang. Ikuti juga beritanya di internet.
  • Belanja stock makanan yang cukup. Jangan sampai kelaparan saat bencana terjadi. Snack-snack juga penting untuk mengisi waktu kalau bosan gak ada yang bisa dikunyah kerjaan. 
  • Perhatikan tempat-tempat yang akan ditutup. Ini penting supaya gak kecele pas datang ke tempat tersebut.
  • Persiapkan emergency kit seperti senter, obat-obatan, kipas angin kecil untuk berjaga-jaga kalau mati listrik.
  • Charge semua alat elektronik dan powerbank untuk persiapan apabila terjadi mati listrik.
  • Langganan Netflix biar gak mati gaya kalau gak ada yang bisa ditonton pas di hotel atau tempat menginap.
  • Mandi. Biar kalau ketemu jodoh gak bau. Kita gak pernah tau kapan air akan mati kalau ada bencana angin topan.
  • Jangan terlalu banyak minum biar gak terlalu sering ke toilet. Jangan sampai pas lagi di toilet ada hal-hal yang tidak diinginkan (kejebak, mati listrik, mati air, atau amit-amit toiletnya roboh kena angin topan).

Demikian kisah dan tips dari saya dalam menghadapi Topan Trami. Gak ada drama, semua terkendali dan perut kenyang karena nyetok banyak makanan. Saya bersyukur antisipasi masyarakat dan pemerintahan di sini terhadap bencana cukup tinggi jadi tak ada hal-hal aneh selama perjalanan.

Semoga Indonesia bisa punya manajemen antisipasi bencana yang tertata dengan rapi serta masyarakat bisa sadar akan persiapan-persiapan menghadapi bencana. Ada amin-nya?

7 respons untuk ‘Ketika Menghadapi Topan Trami di Jepang

  1. oreocheesecake berkata:

    Wah jadi nostalgia mas taifun dan badai salju semasa SMA. Hepi banget akhirnya bisa ~resmi~ libur sekolah ekstra lantaran kereta diberhentikan, jadi goler-goler di rumah doang X”))))))))))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s