Jalan-jalan ke The Dessert Museum di Manila

Di suatu weekend, saya memutuskan pergi ke Manila untuk mengunjungi rekan kerja saya yang sedang dikirim ke sana sekaligus menginjak kaki untuk pertama kalinya di Filipina. Sudah lama saya tidak menginjakkan kaki di negara baru. Maka Filipina ini menjadi negara ke-21 yang saya kunjungi.

Salah satu tempat yang ingin dikunjungi di Manila adalah ke The Dessert Museum karena melihat beberapa postingan Instagramer yang ngepost foto-foto di sini. Alasan lainnya adalah karena saya suka dessert! Tentunya pergi ke tempat seperti ini menjadi salah satu tujuan hidup saya. *lebay*

Saya membeli tiket untuk jam paling pagi yaitu jam 10. Saya pikir kalau pergi pagi-pagi tidak akan ramai karena masih pagi, namun ternyata saya salah. Pagi itu menurut saya cukup ramai sih hahahaha. Untungnya saya membeli tiketnya melalui Klook yang harganya jadi lebih murah dan saya bisa memotong antrian bagi yang belum membeli tiket. Cihuy!

Tempat pembelian tiket

Di The Dessert Museum ini, terdapat delapan ruangan dengan tema yang berbeda. Dari kedelapan ruangan, pengunjung akan diberikan 6 dessert sesuai dengan tema ruangan. Di setiap ruangan, pengunjung diberikan waktu sekitar 15 menit untuk foto-foto dan mengagumi ruangan. Jadi gunakan waktunya sebijak mungkin. Tema dessert apa aja yang ada di sini? Mari dibahas satu persatu.

1. Donat

Tema ruangan pertama adalah Donat. Ini adalah ruangan pertama di The Dessert Museum. Untuk memasuki ruangan ini bisa dengan menuruni tangga atau meluncur di perosotan. Berhubung saya pakai rok, saya lewat tangga aja hahahaha.

Di sini terdapat aneka donat warna-warni, ada yang menggantung dan ada yang ditempel di dinding. Mau foto di donat yang menggantung atau yang menempel di dinding, dua-duanya instagramable.

2. Marshmallow

Tema ruangan kedua adalah Marshmallow. Banyak marshmallow bergantungan yang membuat ruangan ini menjadi cantik. Ruangannya berwarna biru dengan marshmallow yang bergantungan di mana-mana. Duh kalau ini marshmallow beneran rasanya pengen saya kunyah semua. Bhahak.

Marshmallow di mana-manaaa~

Di sinilah dessert pertama diberikan, yaitu marshmallow yang dicelupkan ke coklat atau coklat rasa strawberry. Saya pilih yang strawberry karena warnanya pink. *dangkal*

Makan marshmallow di bawah pelangi

Di sini juga ada pelangi cantik yang bisa buat background foto. Duh, emang kalau mau memperbanyak stock foto-foto, pergi ke sini adalah pilihan yang tepat. Gak nyesel datang ke sini hahahaha~

3. Candy Cane

Saat akan memasuki ruangan ketiga ini, pengunjung dihadapkan antara dua pilihan, pintu Naughty atau pintu Nice. Dua-duanya warna kesukaan saya yaitu pink dan biru. Tapi akhirnya saya memilih pintu Naughty karena warnanya pink hahahaha~

Yang ada di dalam ruangan yang versi biru adalah tali-tali untuk menggantung ala-ala Miley Cyrus. Sedangkan di ruangan versi pink terdapat botol berisi permen warna-warni yang cantik banget sehingga rasanya terlalu sayang untuk tidak foto-foto di sini.

Ruangan versi pink yang penuh gula-gulaaaaaa~

Tak hanya itu, ada juga ayunan warna kuning yang matching dengan sepatu saya. Suka deh dengan instalasi di ruangan ini. Cantik banget buat difoto dan jadi background foto.

Ruangan versi biru, matching yak sepatunya!

Di sini saya mendapatkan dessert kedua yaitu macaron! Diberikan dua pilihan warna sesuai dengan warna ruangan yaitu biru dan pink. Saya memilih warna pink yang rasanya strawberry, sedangkan yang biru rasanya blueberry. Duh pengen nyobain keduanya tapi gak mungkin hahahaha~

Macaron enak~

Oh iya, di sini juga ada ruangan kecil yang berisi love-love merah ini. Agak nyempil sih, tapi untung saya nyadar jadi bisa foto-foto di sini.

Spot foto yang nyempil

4. Ice Cream

Ruangan keempat adalah ruangan dengan tema es krim. Di sini ada cone es krim gede dengan balon-balon di atasnya. Sedikit mengingatkan saya pada film Up. Tentunya wajib foto-foto di sini.

Dessert ketiga yang diberikan di sini adalah es krim dengan 3 rasa, yaitu alpukat, mangga, dan taro (talas). Saya pun memilih mangga. Es krimnya lumayan nih, gak terlalu manis tapi rasanya enak.

5. Gumball

Setelah dari ruangan es krim, dilanjutkan dengan ruangan berisi toples gumball berukuran besar. Di dalamnya ada balon warna-warni menyerupai gumball. Selain itu ada bubbles gede juga yang bagus buat foto-foto.

Antrian yang panjang justru untuk foto-foto di bubbles, sedangkan foto-foto di toples tidak begitu ramai, maka saya pun tak mau melewatkan foto-foto. Di tempat ini tidak ada dessert yang dibagikan karena emang buat foto-foto aja.

6. Gummy Bear

Sampai di ruangan keenam, pengunjung dimanjakan dengan warna pink dan gummy bear berukuran besar. Di sini juga ada trampolin kecil yang bisa buat loncat-loncat. Tapi hati-hati ya kalau mau loncat-loncat di sini karena salah loncat ntar malah jatuh.

Gummy bear di mana-mana

Di sini ada kolam berisi bola warna-warni, ada balon-balon juga, yang pastinya emang tiap sudut di sini bisa buat foto-foto.

Model majalah Bobo

Dessert keempat yang dibagikan di sini tentu saja gummy bear! Sesuai dengan tema ruangan ya~

7. Cotton Candy

Ruangan ketujuh menjadi ruangan favorit saya karena semuanya serba piiiink! Begitu memasuki ruangan penuh cotton candy ini, saya merasa bahagia hingga langit ketujuh. Foto sana, foto sini, mana saya suka banget dengan cotton candy!

Lalu dessert kelima yang diberikan adalah cotton candy alias gulali berwarna pink yang ditaburi susu bubuk. Asli ini enak banget hahahaha kalau boleh nambah, saya mau deh hohoho~

8. Cake Pops

Akhirnya tiba di ruangan terakhir. Ruangan kedelapan bertemakan cake pops yang lucu dan bisa dinaiki. Awalnya saya agak ragu untuk naik ke sini karena takut patah akibat menahan berat badan saya, namun ternyata cukup kuat yaaaa.

Di sini juga ada ring basket yang bisa dipakai untuk melempar-lempar bola. Berasa imut banget main-main ke sini karena cake popsnya berukuran besar.

Sedikit sejarah tentang penemu Cake Pops

Dessert keenam alias terakhir yang dibagikan di sini tentunya cake pops. Ada yang bolu coklat berbalut white chocolate dan ada bolu vanilla berbalut milk chocolate. Silakan pilih yang paling disuka.

Pas dua jam, selesai juga tour ke Dessert Museum. Dengan total 8 ruangan dan masing-masing diberikan waktu 15 menit, maka untuk keliling tempat ini memang membutuhkan waktu 2 jam. Jadi bagi yang mau berkunjung ke sini, silakan alokasikan waktu dua jam dan pilih jam yang paling nyaman buat kalian. Mulai dari jam 10 pagi, 12 siang, berlanjut tiap dua jam hingga tutup jam 10 malam (sesuai dengan jam buka mall).

Keluar dari ruangan bertema, saya dihadapkan dengan toko souvenir yang menjual aneka hiasan berbentuk dessert. Bentuknya lucu-lucu sekali sampai saya bingung mau beli yang mana hahahahaha. Mulai dari bolpen ice cream, notes lucu, tempelan kulkas berbentuk dessert, sampai dengan duplikat dessert. Saya juga beli kipas angin berbentuk es krim. Souvenirnya sungguh menggemaskan!

Aneka souvenir

Bikin laper ya~

Beberapa tips dari saya bagi yang ingin ke tempat ini:

  • Beli tiket via online terlebih dahulu, biar ga ngantri beli di tempat. Saya beli di Klook dan dapat harga lebih murah.
  • Datang tepat waktu. Kalau telat, nantinya dialihkan untuk kloter berikutnya (di sini kayaknya toleransi waktu telat kira-kira 15 menit, sesuai dengan durasi tiap ruangan). Btw ini asumsi aja sih, soalnya saya gak telat hahahaha~
  • WAJIB BAWA KAMERA! Tentunya untuk foto-foto di sini sebaiknya bawa kamera sih. Tapi kalau mau motret pakai handphone aja juga gapapa kok.
  • Pakai baju warna neon kalau mau berbaur dengan tempat ini, sebaiknya jangan pakai pink karena background di sini banyak warna pink.
  • Pakai baju warna netral kalau yang ingin ditonjolkan adalah background tempatnya.
  • Jangan berisik, jangan norak, jangan foto kelamaan, hargai orang lain yang ingin foto-foto juga.
  • Saat berpencar mencari lokasi foto biasanya rebutan sudut foto, nah pilih tempat yang sepi dulu aja, karena ntar pas orang udah mulai bosen di sudut tersebut, akhirnya bakal sepi juga.
  • Kalau gak suka manis, dessertnya gak usah diambil. Atau ambil aja terus kasih ke teman.

Sekian tips dari saya, semoga bisa berguna. Oh iya, saya ada videonya juga lho pas ke sini. Ditonton yah biar kebayang kayak apa di sana. Jangan lupa kasih likes, komen, atau kalau perlu subscribe channel YouTube saya! Biar semakin termotivasi bikin konten hahahaha~

Bagi yang berencana ke Filipina, cobain deh mampir ke sini. Kalian yang suka foto-foto atau makanan manis pasti tidak ingin melewatkannya. πŸ˜€

***

The Dessert Museum

Website | Instagram | Twitter
Opening hours: 10am – 10 pm
HTM: 699 PHP (buy online) | 799 PHP (on the spot)
Unit 124, 126, 127a, S Maison, Coral Way, Conrad Hotel Manila, Mall of Asia Complex, Barangay 76, Pasay, 1300 Metro Manila, Philippines
Phone: (+63) 2838 7927

Iklan

24 respons untuk β€˜Jalan-jalan ke The Dessert Museum di Manila’

  1. Nindya berkata:

    Ngomong-ngomong dessert, penasaran banget sama rice pudding-nya Filipina deh, hahaha. Kapan hari liat resepnya di Tastemade, jadi penasaran. Sempet nyobain ga Chik? Aku jadi pengen ke Filipina πŸ˜€

  2. Warm berkata:

    Setumu sama jensen #lah

    Btw, saya selalu seneng kalo dirimu ada typo dlm postingannya, lha habisnya tiap posting jarang2 ada kejadian gitu hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s