Melewati Hari Kemerdekaan di Istana Negara

Pada suatu yang cerah tiba-tiba saya dihubungi Al yang menanyakan apakah saya punya waktu kosong di tanggal 17 Agustus. Berhubung saya hanya punya 1 jadwal yaitu menjemput Lisa Depe, maka Al memberikan saya undangan istimewa yaitu undangan upacara penurunan bendera. Yap, upacara yang diadakan di Istana Negara.

Sebagai rakyat jelata, tentunya saya tidak menolak kesempatan ini. Saya masih agak menyesal karena bulan puasa kemarin tidak bisa menghadiri buka puasa bersama Jokowi. Oleh karena itu di kesempatan kali ini tidak boleh saya lewatkan. Saya diberikan undangan dan sedikit brief mengenai ketentuan saat menghadiri upacara.

Saat upacara penurunan nanti dilarang untuk menggunakan handphone sama sekali agar prosesinya menjadi lebih khidmat. Saya setuju dengan hal ini karena menurut saya upacara penaikkan benderan maupun penurunan adalah suatu yang sakral. Sedangkan selain proses tersebut, hadirin diperbolehkan untuk memotret maupun merekam video. Sungguh kekininan ya!

Di undangan tertulis pintu gerbang dibuka pukul 14:15 dan undangan diminta untuk hadir pada pukul 15:00. Saya sendiri sebenarnya datang tepat jam 15:00, hanya saja karena tidak menemukan tempat parkir, saya akhirnya parkir di D’Cost VIP yang letaknya sekitar 100 meter dari Istana Negara. Gak gitu jauh memang, cuma karena berjalan kaki jadinya memakan waktu sekitar 5-10 menit.

Sesampai di sana, para undangan diminta melewati x-ray, kemudian bisa meminta makanan dan goodiee bagi. Makanan yang diberikan adalah roti Holland Bakery 2 buah dan 4 botol minuman dari berbagai merek. Dua air mineral, satu kopi, dan satu teh. Lengkap ya! Sedangkan di dalam goodie bag ada kalender dengan bolpen, kipas untuk kipas-kipas kalau kepanasan (ya iyalah), topi, dan kaos. Sungguh goodiebag yang lengkap!

Ketika mencari tempat duduk, rupanya sudah penuh dan sulit menemukan tempat duduk yang strategis. Akhirnya saya duduk di bagian belakang yang dekat AC dan memiliki layar TV. Walau terhalang pohon, namun saya bisa tetap menikmati suasana di lapangan. Ketika sedang berkeliling memotret, tiba-tiba saya ketemu dengan Mimit. Yay! Ternyata sebelah Mimit kosong dan saya bisa pindah ke sana. Tempat duduk Mimit sangat strategis karena 4 baris dari depan. Alhamdulillah! Maka saya pun pindah ke lebih depan dan bisa menikmati suasana upacara lebih dekat.

Aneka hiburan disajikan, mulai dari tarian, baris-berbaris, hingga marching band. Selain itu pak Jokowi juga membagikan sepeda kepada 5 orang dengan kostum daerah terbaik! Lucu sekali konsep upacara bendera kali ini. Sayangnya undangan datang cukup mepet sehingga saya tidak sempat mempersiapkan baju daerah untuk dikenakan. 😛

Saat hiburan disajikan, banyak hadirin yang foto-foto merekam, namun ketika tiba saatnya penurunan bendera, semua hadirin diminta mematikan suara handphone, dan diminta tidak memotret maupun merekam. Ada beberapa orang sih yang bandel nyuri-nyuri motret, namun petugas dengan sigap menegur mereka yang tidak mengikuti aturan.

Ketika bendera diturunkan, hadirin kompak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Entah kenapa saya merasa bahagia dan haru berbarengan. Sudah lama sekali saya tidak mengikuti upacara seperti ini. Ada perasaan bahagia yang membuncah. Di sinilah saya bersyukur telah diundang ke acara penurunan bendera ini.

Usai upacara penurunan bendera, maka saatnya berfoto-foto. Tak terasa sudah gelap dan saya tetap berusaha untuk mendapatkan foto terbaik. Oh iya, ada beberapa blogger lainnya yang diundang ke upacara penurunan bendera ini. Yang saya kenal sih mbak Indah Juli dan mbak Terry.

Berhubung ini adalah moment yang langka, maka saya pun mengabadikannya dalam video. Ada sedikit video pendek mengenai kegiatan upaara penurunan bendera di Istana Negara. Silakan ditonton!

Terima kasih Pak Jokowi sudah mengundang saya ke upacara ini. Semoga ke depannya saya bisa diundang kembali apabila ada acara-acara menarik lainnya di Istana Negara. 😛

DIRGAHAYU INDONESIA!

Iklan

21 thoughts on “Melewati Hari Kemerdekaan di Istana Negara

  1. delinarahayu berkata:

    Asik banget diundang 😍 tapi alhamdulillah aku kemarin sempet lihat upacara penurunan bendera se provinsi di tempat serupa di Surabaya (namanya Grahadi), walaupun nggak diundang sih hahaha. Soalnya seru banyak pertunjukan2 yg bagus dan kece 👌🙌

  2. Puputs berkata:

    Wew kirain udah dapet nomor tempat duduk ternyata dulu2an toh 😀

    Tapi gak apa lah, yg penting gak rebutan tempat duduk pas lagu selesai, #MainanJamanDulu

  3. ikazurria berkata:

    wowww… you have green hair 😀 Okey. kelihatan banget aku jarang baca blog nih. Dan.. aku emang tidak follow di socmed manapun. Maafken baru tahu hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s