Film Bioskop Yang Ditonton Selama Juli 2017

Bulan Juli tahun ini saya traveling ke Rusia selama 10 hari, yang berarti kesempatan saya nonton di bioskop tidak banyak, apalagi ditambah dengan pekerjaan yang saat ini sedang lucu-lucunya.

Namun sebelum berangkat ke Rusia, saya masih menyempatkan diri nonton di bioskop dan setelah pulang juga menonton di bioskop dan mencoba untuk nonton marathon demi mengejar film-film yang tertinggal selama saya ke Rusia. Film apa saja yang saya tonton selama bulan Juli kemarin?

Ponyo

Ponyo merupakan film Ghibli yang sudah dirilis pada tahun 2008. Dalam rangka menyambut pameran World of Ghibli di Jakarta, maka setiap bulan selama seminggu lebih diputar kembali film-film Ghibli yang hits pada masanya. Saya sudah nonton Spirited Away dan My Neighbor Totoro. Oleh karena itu ketika Ponyo masuk bioskop, sebelum traveling ke Rusia saya bela-belain ke bioskop dan menonton film Ponyo yang menggemaskan.

Filmnya sendiri bercerita mengenai ikan (mirip koi) yang kabur dari bapaknya yang merupakan penyihir. Ikan kecil ini ditemukan oleh anak kecil berumur 5 tahun bernama Sousuke dan diberi nama Ponyo. Sang ayah yang menyadari Ponyo kabur, berusaha untuk mendapatkan Ponyo kembali hingga akhirnya tercipta banjir besar. Ponyo pun berubah dari awalnya sebagai ikan, kemudian berkembang menjadi sesuatu yang lebih lucu. Berubah menjadi apa? Tonton aja sendiri filmnya! Buat saya, film ini saya beri skor 8/10.

Spiderman: Homecoming

Tadinya sempet pengen nonton Spiderman pas di Rusia, tapi ternyata di Rusia kalau ada film Hollywood itu bakal disulihsuarakan jadi bahasa lokal dan pastinya gak ada subtitle. Nasib. Akhirnya saya menunggu nonton Spiderman ketika sudah kembali ke tanah air.

Spiderman kali ini diperankan oleh Tom Holland, bocah yang main di film The Impossible, film tentang tsunami Aceh yang berlokasi di Thailand. Sebagai orang Inggris tentunya Tom Holland harus menyembunyikan logatnya dan berusaha menjadi orang Amerika senatural mungkin.

Saya pribadi suka banget dengan Spiderman yang sekarang karena memberikan warna baru dan karakternya sungguh tengil. Film ini saya beri skor 8.5/10 because it was that good~

Despicable Me 3

Berhubung saya sudah nonton Despicable Me 1 dan 2 serta film Minions, menonton Despicable Me 3 bisa dibilang sebuah kewajiban demi mengikuti jalan ceritanya. Despicable Me 3 bercerita tentang Gru yang memiliki seorang kakak kembar bernama Dru. Dru mencari Gru untuk bisa bekerja sama melakukan kejahatan.

Gru yang sudah bertobat dan beristrikan seorang agen rahasia tentunya tidak ingin kembali melakukan kejahatan. Namun di satu sisi Gru membutuhkan Dru untuk dapat mengambil kembali permata yang dicuri oleh musuh bebuyutan Gru yaitu Balthazar Bratt.

Filmnya sendiri entah kenapa menurut saya kurang lucu aja. Setelah nonton film ini dan keluar dari bioskop, saya merasa biasa saja. Gak merasa yang bahagia karena banyak tertawa, justru saya lebih bahagia setelah kelar nonton film yang akan saya review di bawah ini. Skor film Despicable Me 3 cukup 7/10 aja.

Baywatch

Ketika memutuskan nonton Baywatch, saya gak berharap apa-apa mengingat film model gini biasanya berupa action bumbu komedi. Ternyata saya salah, film ini lucu banget bahkan bisa dibilang dalam setengah film saya capek ketawa hahahahahaha!

Cerita Baywatch masih menggunakan nama-nama tokoh yang sama yaitu Mitch Buchannon. Hanya saja kali ini tidak diperankan oleh David Hasselhoff, melainkan Dwayne Johnson alias The Rock. Sebenarnya yang bikin saya pengen nonton ini karena kehadiran Zac Efron yang saya rindu-rindukan. *lebay*

Untungnya film Baywatch sangat menghibur. Berasa enteng banget bisa ketawa-ketiwi karena joke receh. Yang paling saya suka di film ini adalah bagaimana Mitch (Dwayne Johnson) memanggil Matt (Zac Efron) dengan panggilan yang beda-beda. Skor film ini saya kasih 7.5/10 deh.

Dunkirk

Banyak sekali teman-teman yang merekomendasikan film ini. Menurut saya penonton Dunkirk bisa terbagi dua. Yang suka banget, sama yang gak suka. Saya sendiri termasuk yang suka hahaha~

Film ini memang memiliki slow pace, namun justru itulah yang memberikan nyawa dalam cerita film. Walau banyak hening dan minim dialog, justru akting-akting para pemain yang membuat film ini hidup. Selain itu film yang diangkat dari kisah nyata ini cukup memberikan saya pelajaran Sejarah.

Saya suka sekali dengan alurnya walau kadang mundur maju. Akting para pemain juga pada jempolan. Karena film ini cukup bagus menurut saya, maka saya berikan skor 7.5/10. Namun banyak juga yang gak suka film ini karena dianggap membosankan. Kamu termasuk yang tipe mana?

Filosofi Kopi 2

Saya nonton film ini karena tak lain dan tak bukan adalaaaaah Chicco Jericho hahahaha. Enggak deng, karena yang pertama undah nonton, jadinya penasaran sama yang kedua. Ternyata film Filosofi Kopi 2 jauh lebih emosional ketimbang yang pertama. Akting yang dilakukan oleh duo peran utama Rio Dewanto dan Chicco bisa dibilang chemistry-nya dapet banget.

Filosofi Kopi bercerita tentang Ben (Chicco Jericho) & Jody (Rio Dewanto) yang akhirnya memutuskan kembali ke Jakarta untuk membuka kembali Filosofi Cafe. Sayangnya sekembali ke Jakarta, ternyata cafe tersebut disewakan dengan harga yang cukup fantastis. Oleh karena itu mereka berdua harus mencarin investor yang ingin bekerja sama dengan Filosofi Kopi. Bagaimana lanjutannya? Tonton sendiri ya! Skor film ini ksaya kasih 8/10 karena bikin emosi tergonjang-ganjing.

War for the Planet of the Apes

Akhirnya final chapter dari kisah kera bernama Caesar yang awalnya merupakan binatang percobaan milik pemerintah yang akhirnya lepas dan memimpin suatu kawanan kera di hutan.

Sialnya, Caesar mendapatkan musibah di mana anak dan istrinya meninggal karena dibunuh oleh manusia yang jahat banget. Sungguh sedih melihat ekspresinya Ceaser. Selain itu ada tokoh-tokoh baru yang tentunya masih dalam bentuk kera gyahahaha.~

Karena filmnya cukup bagus dan mengaduk-aduk emosi, maka saya berikan skor 7.5/10.

***

Huwooo ternyata saya berhasil menonton tujuh film dalam sebulan! Terbukti traveling tidak menyurutkan niat saya untuk menonton. Horeeee!

Iklan

21 thoughts on “Film Bioskop Yang Ditonton Selama Juli 2017

  1. jensen99 berkata:

    Ponyo belum nonton. Masih belum mampu ngumpulin ulang semua film Ghibli yang lenyap waktu HDD external rusak 2013 silam. 😦

    Spiderman: Homecoming iya bagus. Ada hal2 yang rasanya hilang dibanding film2 sebelumnya, tapi saya terhibur banget nonton ini. Mobilitas Spidey terhalang ketiadaan gedung tinggi itu orisinil lucunya. 😆

    Despicable Me 3 dan Baywatch belum download. Dunkirk, saya termasuk yang suka banget, justru karena plot dan penceritaannya gak seperti film perang kebanyakan. 😉

    FilKop 2 plotnya masih banyak anehnya, kek buka cabang di Jogja cuma tuk dapet review baru dari food blogger, tapi gak ngurangi kesenangan melihat interaksi Ben dan Jody. 🙂

    Apes War, ngg… Ini dari seri pertama pun kok saya gak tertarik nonton ya? 🙄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s