Perempuan dan Pekerjaan

Di era sekarang, perempuan sudah dapat menjadi apa yang mereka inginkan. Saya masih ingat ketika menonton film Kartini, dari film ini terlihat banget bagaimana perjuangan Kartini saat itu di mana perempuan dilarang untuk menuntut ilmu lebih tinggi dikarenakan kodratnya untuk menjadi istri dan merawat anak di rumah. Namun setelah Kartini memperjuangkan apa yang dia inginkan, hal tersebut mengubah pandangan terhadap perempuan dan kini perempuan bisa belajar dan menuntut ilmu demi mencapai cita-cita.

Saya sendiri kalau ditanya pengen jadi apa, rasanya ada banyak sekali yang bisa saya listing seperti semacam bucketlist. Saya ingin menjadi blogger yang aktif, saya ingin memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang berkecukupan, saya ingin memiliki pekerjaan yang bisa membantu orang lain, saya ingin tetap mengajar piano sampai tua, dan masih banyak list-list lainnya. Memang saya banyak maunya. Makanya saya percaya saya bisa jadi apa aja.

Selain itu saya suka menciptakan sesuatu, dari kecil saya suka merakit barang, membuat gambar, memotret sesuatu, dan di era video ini saya suka membuat video yang saya upload di Youtube atau stop motion yang saya olah menggunakan Flipagram dan diupload di Instagram.

Stop motion di atas saya buat khusus untuk Lactacyd, produk pembersih khusus untuk kewanitaan yang bisa bikin perempuan merasa bersih dan percaya diri. Lactacyd baru saja mengeluarkan produk terbaru yaitu Lactacyd Herbal yang memiliki kandungan alami yaitu ekstrak sirih, ekstrak susu, dan ekstrak mawar yang dapat membersihkan, melembut, dan merawat area V. Itu tuh, area feminim wanita.

Lactacyd Herbal telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari. Dengan menggunakan Lactacyd Herbal jadi merasa lebih percaya diri tentunya dan dengan percaya diri maka kita bisa menjadi apa yang kita mau!

Sebelumnya, terus terang saya tidak pernah menggunakan produk-produk serupa untuk kebersihan bagian feminim tersebut. Namun setelah menggunakan Lactacyd Herbal memang berasa lebih bersih dan nyaman. Jadi setelah menggunakan ini, saya akan terus menggunakannya karena merasa lebih terjamin kebersihannya. Produk ini saya rekomendasikan bagi perempuan yang ingin tampil bersih dan percaya diri. Dengan kepercayaan diri yang tinggi tentu dapat membuat bekerja jadi lebih baik. Coba follow Twitter @lactacyd_id atau Facebook Lactacyd untuk tahu infonya lebih lengkap.

Balik lagi soal pekerjaan, saat ini pekerjaan yang sayaΒ jalani kurang lebih menghadapi banyak orang. Sehari-hari juga harus berkomunikasi dengan banyak orang, negoisasi, sampai dengan menjaga hubungan baik. Namun bisa dibilang inilah yang menjadi passion saya, bisa berkenalan dengan orang banyak dari berbagai background.

Entah sampai kapan saya akan menjalani pekerjaan ini, namun tampaknya saya akan bertahan cukup lama mengingat banyaknya pengalaman dan teman-teman yang saya dapatkan selama ini. Mengenai jenjang karir, saya sendiri bukan tipe yang ambisius harus berada di tingkat atas. Yang terpenting buat saya adalah saya bekerja sesuai dengan passion, senang dengan apa yang saya lakukan, dan bisa menghasilkan dari passion saya tersebut. Walaupun pekerjaan yang saya jalanin ini bukan cita-cita saya, namun karena saya menyukai apa yang saya lakukan sekarang, maka saya akan meneruskan sampai waktu yang tidak ditentukan.

Kalau kamu, pekerjaan apa sih yang palingΒ kamu suka?

***

Postingan ini diikutsertakan untuk blog competition Lactacyd. Info detailnya bisa dibaca di Facebook Lactacyd.

Iklan

36 thoughts on “Perempuan dan Pekerjaan

  1. delinarahayu berkata:

    Aamiin kak semoga dapet Macbook nya πŸ˜€ btw setuju dan salut sih sama orang yg ngga terlalu ambisius dg jenjang karir dan lebih memilih bekerja sesuai passion. Krn menurutku dgn bekerja sesuai passion kita bakal bisa do our best jd hasilnya insya Allah memuaskan. Soal nanti karirnya dinaikkan ke level yg lebih tinggi, itu bonus aja krn kita uda kerja dgn hati. Mantap kak tulisannya ❀

    • cK berkata:

      Soal karir aku percaya kalau emang dikerjaan dengan benar, nanti level dan penghasilannya akan mengikuti sendiri. πŸ˜€
      Makasih doanya Delinaaaa ❀️

  2. Jalan-Jalan KeNai berkata:

    Dulu, sebelum resign pekerjaan saya juga menyenangkan meskipun bukan yang pernah dicita-citakan. Bekerja di salah satu dept store, kerjanya gak selalu di belakang meja. Ketemu supplier atau keliling toko di seluruh Indonesia. Asik lah pokoknya.

    Semoga menang lombanya, ya πŸ™‚

  3. Enny arifin berkata:

    Dulu waktu SMA pengen banget kerja jadi Psikolog, tp karna emang takdirnya beda, jadi disyukuri aja. Karna pas udah lulus SMA orientasinya udah nyari duit, jd kuliah dibidang yg bermanfaat utk kerja cepet, ambil management. Wlpn gak ssuai harapan,tp alhamdulillah bisa ngebantu orang2 yg aku sayang. Mgkin skr pekerjaan ini yg aku pengen, pekerjaan yg bermanfaat utk orang lain,ya stidaknya bisa ngebantu ortu utk nyekolahin adik2 sampe sarjana dan sisanya buat jalan-jalan haha 😊 @ennyarifin

  4. Dini berkata:

    Chikaaa~
    Ku pun, waktu nonton Kartini, gak berhenti2 mikir, gila, kalau sekarang gw (sbg perempuan) gak bisa sekolah, kuliah sampe kerja ini itu, enggak kebayang deh.
    Tapi ya, sekarang aja ku masih suka sedih sendiri soalnya masih banyak banget yg selalu beranggapan kalau perempuan kerja, apa lagi kalau nanti sudah berkeluarga dan punya anak gitu, pasti selalu dianggap sebelah mata. Terkadang sama sesama perempuan sendiri. I think, kita sesama perempuan harus belajar untuk support satu dengan lainnya. Apapun pilihan profesi atau pilihan hidup mereka yaa…
    (terus jadi panjang. Hehehe)

    • cK berkata:

      Iya banget sih, sesama perempuan harus saling support baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja. Sekarang udah jaman-nya perempuan bisa mandiri dan meraih cita-cita. πŸ˜€

  5. ypratiwi berkata:

    Bener banget tuh kak, kalo kerja di passion kita pasti kita nglakuinnya bakal enjoy banget. Aku nih dulu cita2nya jadi designer, e sama ortu disaranin masuk ke kesehatan aja, yaudah deh aku nyasar ke jurusan itu. Tapi lama lama stlah mulai enjoy sama jurusannya, jadi ada baiknya juga masuk ke jurusan ini, satu persatu mimpi aku juga jadi kewujud. Kayak tahun kemarin pergi ke jepang buat presentasi paper aku ttg kesehatan. Ya yang penting semua itu dilakukan dgn sungguh2. Kayak motto aku, nggak ada yang nggak mungkin kalo kkita mau usaha ~β€’~ paan sih aku jadi ngoceh, haha

    @ypratiwi107

  6. Ata berkata:

    Aku mungkin sama kaya Chika, punya banyak sekali cita-cita. Jaman kecil pengin jadi Koki, masuk SMK dan kuliah di NHI tapi mama papa ku ga setuju (yaiyalah wong pegang pisau aja takut πŸ˜“), pas SMA pengin juga jadi penulis, dancer, wanita karir, banyak amat pokonya. Walaupun ga kesampean jadi koki profesional,Β  alhamdulillah aku pernah punya usaha di bidang ini dan bersyukur banget sampe sekarang masih suka pada nanyain kapan open order lagi. Dari hobi jadi rejeki. 😁 juga jadi dancer pas sma-kuliah. Lalu karena papa pengin anaknya kerja ‘layaknya orang-orang kebanyakan’ sambil belajar kalo nantinya serius jadi entrepreneur, aku jg sambil apply di perusahaan yang skrg, alhamdulillah walopun agak terpaksa awalnya, aku bisa enjoy dan ranking pas diklat prajabatan. Mungkin krn aku ditempatin di bidang yang masih passionku juga sih ya, marketing. πŸ˜‚ terus sambil kerja juga aku sering nulis buat majalah kantorku, jadi semua cita-citaku sebenernya tercapai beriringan. Aamiin.. pokonya selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik di setiap kesempatan, in shaa Allah semesta mendukung dengan caranya.

    Btw, good luck for the blogging competition ya! ❀ kreatif banget itu bikin stop motion segala. Aku tau susah bikinnyaaa. Chika ketjeee~

    P.S: IGku @permatadewis. Colek aja kalo dapetin si Om Gong Yoo ya, Chik. *PD amat, Ta πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ *self toyor* *usaha teroooos setelah ga menang yang di twitter kemaren* πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜›

    • Ata berkata:

      Ya allah baru sadar komen sepanjang ini pas di post. πŸ˜“πŸ˜“πŸ˜“ maafin aku Chikaaaaa~ udah kaya buat blogpost sendiri ini mah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      • cK berkata:

        Ahahaha gapapaaa, aku seneng bacanya. Kalau dipikir-pikir kita mirip ya. Banyak maunya, tapi pelan-pelan tercapai juga. Aku sempet pengen jadi penyiar radio, terus kesampaen buat ngisi radio komunitas walaupun yang dengerin cuma 50 orang. :’)))

        Emang orang banyak maunya kayak kita kudu cobain satu-satu apa yang dipengen. xD

  7. Desfortin berkata:

    Oo..sambil endorse produk ya mbak.

    Perempuan jaman skrg sdh gak kyak dulu lg yg sllu dipingit, tp skrg sdh bisa bersaing sprti para pria, khususnya sjak isu emansipasi wanita bergaung, sungguh suatu pncapaian yg hbat.

    Tp nurutku ttp, wanita gak bleh lp kodratnya sbgai IRT, yg ngurusi suami dan anak2, hehe…klo udah nikah sih, tp klo blum…yach, nikmtin aja kebebasannya dlm artian yg positif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s