Tips Naik Kereta Shinkansen di Jepang

naik-shinkansenJepang terdiri dari 4 pulau, yaitu Honsyu (pulau terbesar yang ada Tokyo, Osaka, Kyoto, dan lain-lain), Kyushu, Shikoku, dan Hokkaido. Selama jalan-jalan ke Jepang, saya baru mampir ke pulau Honshu dan Shikoku. Sedangkan dua pulau lainnya belum pernah didatangi.

Ketika jalan-jalan ke Jepang, saya hampir selalu menggunakan Shinkansen daripada pesawat terbang untuk menjangkau kota-kota Jepang lainnya yang berjarak cukup jauh seperti Osaka, Kyoto, Sendai, dan Hiroshima. Naik Shinkansen bisa dibilang tidak murah mengingat harga tiketnya jika dirupiahkan kira-kira sekitar 1 juta lebih, namun pengalaman naik Shinkansen itulah yang menyenangkan.

Jalur Shinkansen hampir mencakup seluruh pulau di Jepang kecuali Shikoku. Kalau mau ke pulau Shikoku bisa menggunakan kereta biasa. Kecepatan kereta Shinkansen bisa mencapai 320km/jam. Sangat cepat ya!  Inilah jalur kota-kota yang dilewati oleh Shinkansen.

Sumber: Nippon.com

Setelah beberapa kali ke sini dan selalu menggunakan kereta cepat ini, saya ingin memberikan beberapa tips bagi yang ingin naik Shinkansen.

1. BELI JR (JAPAN-RAIL) PASS

JR Pass adalah kartu sakti yang dapat ditunjukkan sebagai pengganti tiket. Apabila memiliki JR Pass, maka dapat digunakan sebagai pengganti tiket JR Line sampai dengan Shinkansen. JR Pass ini bisa ditemukan di travel agent di luar Jepang. Belilah sebelum sampai di Jepang karena JR Pass ini TIDAK DIJUAL di area Jepang.

japanrailpass

Biasanya saya beli JR Pass di H.I.S. Travel. Keunggulan memiliki JR Pass adalah dengan menunjukkan fisik kartu, kita dapat menukar dengan tiket Shinkansen rute mana aja KECUALI kereta NOZOMI (のぞみ) dan MIZUHO (みずほ). Jangan sampai salah kereta ya, karena kalau kamu naik dari dua kereta tersebut  nantinya malah harus membayar tiket.

Enaknya punya JR Pass, kalau terburu-buru gak memesan tiket, kamu tinggal duduk di gerbong non-reserved dan menunjukkan JR Pass ke petugas. Aman.

2. Cek jadwal Shinkansen

Sebelum berpergian ke tempat tujuan, sebaiknya cek dulu jadwal kereta Shinkansen agar tidak salah beli tiket. Berangkatlah sesuai jadwal, karena kalau salah jadwal, bisa-bisa malah ke tempat tujuan yang lain. Perhatikan juga durasi perjalanan. Kereta paling cepat sih Nozomi, tapi sayangnya gak dicover sama JR Pass.

jadwal-shinkansen

Ada yang bahasa Inggris juga, ini kepotret yang bahasa Jepang

Shinkansen memiliki banyak rute, jadi jangan salah naik ya. Durasi perjalanan Shinkansen berbeda-beda tergantung kereta dan rutenya. Selengkapnya bisa dilihat di bawah ini.

rute-shinkansen

Sumber: Nippon.com

Tiket bisa dibeli di vending machine (tersedia dalam bahasa Jepang dan Inggris) maupun loket tiket Shinkansen. Tinggal pilih aja mau beli tiketnya di mana.

3. Berangkat dari stasiun yang benar

Hanya stasiun-stasiun khusus yang memiliki jalur Shinkansen. Di Tokyo ada dua stasiun yang memiliki jalur Shinkansen, yaitu Tokyo Station dan Shinagawa Station. Oh iya, kebanyakan stasiun yang dilewati Shinkansen memiliki nama Shin di depannya, seperti Shin-Osaka, Shin-Yokohama, Shin Tosu, Shin Aomori, dan lain-lain.

4. Bawa bekal

Bawa air minum dan bekal makanan sebelum berangkat. Kalau gak bawa bisa beli di supermarket terdekat. Hal ini supaya gak lapar dan haus di jalan aja sih. Namun di dalam kereta Shinkansen ada yang jual makanan dan minuman, jadi tidak perlu khawatir kelaparan.

bekal-di-shinkansen

Bekal beli di stasiun

5. Pilih kursi saat membeli tiket

Jenis tempat duduk di shinkansen terdiri dari dua tempat duduk yaitu non-reserved dan reserved. Ada gerbang khusus untuk non-reserved, biasanya di sekitar nomor-nomor awal sama nomor akhir.

di-dalam-shinkansen

Di dalam Shinkansen

Jika gak mau kehabisan tempat duduk, sebaiknya melakukan pemesan seat terlebih dahulu di Midori no Madoguchi (みどりの窓口) atau Ticket Office. Jika sudah punya tiket dengan nomor kursi, jangan sampai salah duduk ya.

Oh iya, kursi di Shinkansen bisa diputar 180 derajat jadi bagi yang duduk dengan group bisa duduk hadap-hadapan satu sama lain.

6. Antre di nomor gerbong yang benar

Bagi yang sudah memiliki tiket, antrelah di nomor gerbong kereta yang tertulis di tiket. Misalnya di tiket tertulis gerbong nomor 8, maka antrelah di garis khusus gerbong 8. Hal ini supaya memudahkan kamu menuju kursi yang sudah dipesan. Kalau belum punya tiket, mengantrelah di gerbong khusus non-reserved seat. Beres.

7. Datang lebih cepat

Kelebihan di Jepang ini adalah serba tepat waktu. Mereka gak akan menunggu orang yang terlambat. Jadi sebaiknya datang lebih cepat kalau mau naik Shinkansen, karena kereta super cepat ini hanya berhenti sebentar. Kayaknya sekitar 1-2 menit gitu deh. Gak pernah ngitungin euy…

peron shinkansen

Wajib tepat waktu, kalau gak ntar ditinggal…

Jangan lupa mengantre ya saat mau masuk. Budaya nyelak kayak antre makanan di kondangan jangan dibawa ke sini. 😛

8. Duduk sesuai nomer kursi di tiket

Kalau punya tiket kelas ekonomi, jangan halu duduk di kelas eksekutif alias green car. Yang ada kamu disuruh pindah atau nambah bayar. Gak mau khan?! Oh iya, ada colokan di bawah jendela. Kalau pengen nge-charge baterai handphone atau laptop, mendingan pilih kursi dekat jendela ya! Oh iya, gak semua kereta ada colokan.

no-seat

9. Taruh koper besar di atas atau di belakang

Apabila membawa koper yang besar, taruh koper di kursi paling belakang karena ada sedikit tempat yang dikhususkan untuk menaruh barang besar. Kalau ternyata penuh, koper bisa ditaruh di depan kaki kita (karena ruang untuk kaki cukup besar). Jangan menaruh koper di lorong karena dapat menghalangi orang yang lewat.

rak-koper

Rak di atas bisa untuk menaruh coat, koper, atau tas

taruh-koper

Taruh koper di kursi paling belakang

ruang-kaki

Ruang kaki cukup besar

coat-hanger

Bisa gantung coat di sini

Di Shinkansen juga ada cantelan, jadi kalau bawa coat bisa digantung di sini. Bisa taruh syal, tas kecil, dan lain-lain.

10. Jangan berisik

Di Jepang, apabila naik kendaraan umum diharuskan mematikan suara ponsel agar tidak mengganggu penumpang lainnya. Kalau pun mengobrol tidak boleh berisik atau teriak-teriak. Banyak orang yang akan tidur di Shinkansen karena perjalanannya cukup panjang, jadi sebaiknya habiskan waktu dengan main games, baca buku, mendengarkan musik, atau menulis blog seperti yang biasa saya lakukan.

ngeblog-di-shinkansen

Ngeblog selama perjalanan naik Shinkansen

Di gerbong Shinkansen fasilitasnya cukup banyak. Ada toilet, tempat sampah, ruang untuk merokok, ruang serbaguna (bisa untuk menyusui atau ganti baju), sampai dengan telepon umum. Kebanyakan orang kalau menerima telpon biasanya ke gerbong-gerbong ini agar tidak mengganggu orang lain.

Bagi yang ingin membeli tiket Shinkansen via online, bisa coba beli di sini. Kalau saya sih selama ini beli dengan memesan tiket yang ada nomor kursinya di loket khusus Shinkansen atau naik langsung ke kereta apabila sedang terburu-buru. Saya kemarin beberapa kali langsung naik ke gerbong non-reserved seat karena waktunya sangat mepet.

Simak juga tips naik Shinkansen yang sudah saya rangkum dalam bentuk video. Mohon kritik dan sarannya untuk video ini biar saya makin rajin bikin video. 😛

Bagaimana, sudah siap naik kereta Shinkansen? Semoga tips di atas berguna ya. 😀

Iklan

31 thoughts on “Tips Naik Kereta Shinkansen di Jepang

  1. claraBerkelana berkata:

    Kalo di stasiun aku hobi beli bento box nya 🍱. Lucu2 dan presentasinya bagus. Jadi kadang sayang dimakan. Wkt itu ada yg beli lidah sapi trus pake ngepul2 asapnya di kereta. Jd penasaran. Nanti kl kesana lg mau coba ahhh 😋😋

  2. shiq4 berkata:

    Lha klo sejuta aja tiketnya dengan kondisi dan teknologi kereta yg sudah maju rasanya itu termasuk murah mbak. Kapan ya indonesia bisa meniru jepang dengan membuat fasilitas publik mejadi lebih nyaman lagi.

  3. Puputs berkata:

    Ajib kakak satu ini.. Ulasannya kumplit plit plit.. Minta ulas kereta jabodetabek dong kak, saya suka grogi kalo naek krl disini.. Sering dipepet,

  4. oreocheesecake berkata:

    Yapan emang paling laknat itu makanannya… (dan juga perintilan pernak-perniknya tapi itu beda urusan.)

    Ke sana setahun kayaknya berat nambah 9 kilo padahal itu sudah pakai aktif ngikut agenda olahraga mereka di sekolah yang niat banget (pas musim dingin, dalam satu jam disuruh lari 8km -_-). Kayaknya emang semua pengin kita makan kalau di Yapan…

  5. gea berkata:

    haiiii kak! lama ya aku ga cuap-cuap. heheee…
    btw makasih buat tipsnya. nanti aku print deh. Agustus tahun ini rencana aku juga mau ke Jepang kak. semoga terlaksana yaa. :’)

  6. chintia leo berkata:

    Hi, mau tanya itu kamu beli JR Pass atau hanya beli tiket 1x perjalanan naik Shinkansen ya? Kalau pake JR Pass itu gimana detil cara pakenya pas uda di sana? Apakah mesti ditunjukkin JR Pass nya supaya dikasih tiket shinkansennya pas di tokyo station? Masih kurang ngerti kalo misalnya beli JR Pass itu. hehehe Makasih ya sebelumnya.:)

    • cK berkata:

      Hai Chintia, aku beli JR Pass kok, jadi bisa dipake naik Shinkansen berkali-kali. Ntar kalau udah sampai di Jepang, voucher yang diberikan dari travel agent ditukar di stasiun (salah satunya di Shinjuku) untuk mendapatkan JR Pass yang asli.

      Pas mau pake, tinggal tunjukkan aja itu JR Pass, mau reserve seat juga bisa tinggal ke bagian konter tiket tapi ntar gak bayar tiketnya.

  7. Dian Andayani berkata:

    Kak, minta advice nya dong
    Kami tiba sore di narita lalu jadwal esok harinya adalah ke nagoya by shinkansen.
    Yg lbh praktis, naik shinkansennya dari stasiun mana ya? Stasiun yg mudah utk wisatawan, apalagi baru landing, masih lelah.
    Spy dari narita kita gak repot, cari hotel juga gak repot spy pagi2 bisa segera berangkat lagi ke nagoya.
    Trims sebelumnya.

    • cK berkata:

      Untuk naik Shinkansen ada 2 station yaitu Tokyo Station sama Shinagawa Station. Dua-duanya bisa dijangkau dengan naik Narita Express. Dua-duanya juga mudah dijangkau oleh wisatawan yang baru landing. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s