Rogue One: A Star Wars Story

poster-rogue-oneSetelah tahun lalu film Hollywood diramaikan dengan kembalinya franchise Star Wars yang berjudul Star Wars: The Force Awaken, tahun ini kembali hadir Rogue One: A Star Wars Story. Film kali ini bisa dibilang spin-off dari kisah Star Wars 1-6 namun masih dalam universe yang sama.

Ceritanya diawali dengan seorang ahli senjata Galen Erso (Mad Mikkelsen), yang dipaksa untuk kembali ke Imperial Military agar dapat membuat Death Star, senjata mahadahsyat yang dapat menghancurkan planet. Jyn Erso, anak perempuan dari Galen harus bersembunyi demi keselamatannya. Kemudian Jyn dibesarkan oleh Saw Gerrera (Forest Whitaker) teman dari Galen Erso. Jyn tumbuh menjadi anggota Rebellion.

Jyn (diperankan oleh Felicity Jones) tumbuh menjadi gadis yang tangguh, berani, dan kuat. Ia bertemu dengan anggota Rebel Alliance yang bernama Cassian (Diego Luna). Cassian memberitahu Jyn bahwa ada seorang pilot Empire yaitu Bodhi Rook (Riz Ahmed) yang diutus oleh Galen untuk memberikan informasi mengenai senjata Death Star yang telah selesai. Namun ada cara untuk menghentikan senjata tersebut yang disimpan di sebuah bank data. Oleh karena itu Rebel Alliance meminta bantuan Jyn untuk menemukan Galen agar dapat menghentikan Death Star tersebut.

jyn-dan-cassian

Jyn dan Cassian

Bersama Cassian dan K-2SO (droid milik Empire yang memory-nya telah dihapus dan sekarang berada di pihak Rebel), Jyn mencari keberadaan ayahnya. Di tengah pencarian tersebut Jyn bertemu dengan Chirrut (Donnie Yen), mas-mas buta yang percaya dengan force dan Baze (Wen Jiang) yang setia bersama Chirrut.

Yang makin bikin penasaran dalam film ini adalah adanya kehadiran Lord Vader. Yap, Anakin yang sudah berpindah hati ke sisi kegelapan. Yang kangen dengan Darth Vader pasti bakal happy lihat beberapa adegan di sini.

lord-vader

Jreeeeeeng, Papa Vader is back!

Dua hal yang sangat menghibur di film ini adalah kelakuan K-2SO dan Chirrut. Entah itu dialognya yang lucu atau tingkah laku mereka yang menurut saya jenaka. Memang penonton butuh yang lucu-lucu di tengah-tengah adegan serius.

Sepanjang film saya bertanya-tanya, berada di timeline mana film Rogue One: A Star Wars Story ini. Pertanyaan terjawab saat di akhir film. Bagi pecinta Star Wars, film ini wajib ditonton. Selain memberikan nostalgic Star Wars lama, namun juga memberikan sisi lain cerita pemberontakan melawan Empire.

squad

Rogue One Squad

Tonton Rogue One: A Star Wars Story mumpung masih hangat-hangatnya di bioskop. Gak perlu nonton credit title sampai habis ya karena ini bukan film Marvel yang memberikan kejutan-kejutan di akhir credit title.

Untuk film ini saya beri skor 8/10 karena sukses membuat saya melek di kala menonton jam 10 malam, padahal itu jam saya lagi lucu-lucunya mau bobok. Durasi film 132 menit memang lama namun saya bisa bertahan nonton film ini sampai habis tanpa ketiduran. Alur cerita cukup lambat dan bagi mereka yang bukan pecinta Star Wars mungkin dapat mengalami kebosanan. Untungnya saya suka Star Wars, bukan tipikal yang bosenan, dan setia menonton hingga akhir. Jadi film ini wajib tonton!

Cuss ke bioskop sekarang!

Iklan

21 thoughts on “Rogue One: A Star Wars Story

  1. oreocheesecake berkata:

    (((itu jam saya lagi lucu-lucunya mau bobok)))

    aku juga kemarin punya episode tersendiri dengan kisah “Pertama kali menimbang berat badan sendiri”, kak. langsung syogue. Star Wars: Syogue One.

    • cK berkata:

      Soalnya ada temen yang nonton ini dia juga bilang bosen sih di tengah-tengah. Aku sendiri sih gak bosen, cuma emang agak ngantuk aja karena udah malem. :))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s