Film Bioskop Yang Ditonton Selama September 2016

bioskopSetelah bulan Agustus kemarin ada sekitar 10 film bioskop yang saya tonton, di bulan September ini agak menyusut karena banyak kegiatan yang saya kerjakan. Mulai dari datang ke AFAID 2016 dan melihat penampilan 10神actor sampai dengan acara #BrightspotXJeniusLIVE di Senayan City.

Beberapa film yang saya tunggu-tunggu juga akhirnya hadir di bulan September. Karena bulan ini cukup sibuk dengan kerjaan, saya pun sampai dua kali nonton marathon di bioskop demi kejar setoran film yang ditonton. Film apa aja yang saya tonton pada bulan September ini?

Train To Busan

Film Train To Busan sungguh memberikan hiburan buat saya. Tema film, akting pemain, aksi dalam film, sampai dengan jarang ceritanya membuat saya puas setelah nonton. Rasanya seperti kembali merasakan ketegangan ketika menonton film World War Z.

Walau cukup banyak drama di film ini, namun mengingat ini adalah film Korea jadinya terbilang wajar. Korea Selatan gitu lho, negara yang terkenal dengan drama Korea serta K-Pop.

Buat saya pribadi, saya cukup puas dengan film ini. Saya sudah review filmnya di postingan ini.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1

Tadinya mau nonton film Me Before You, tapi karena jamnya gak cocok akhirnya nonton ini aja deh. Filmnya lumayan lucu, tapi gak lucu banget menurut saya. Amat disayangkan ketika Warkop Reborn ini justru mengulang beberapa adegan kocak di film Warkop DKI.

Akan lebih baik apabila film ini berdiri sendiri dengan suasana yang baru tanpa perlu memasukkan adegan-adegan lama. Oh iya, menurut saya yang lucu dari film ini adalah bloopers alias adegan-adegan yang dibuang sayang yang ditayangkan pada akhir film.

Me Before You

Saya menunggu film ini sejak bulan Juli, namun baru masuk sekitar bulan Agustus dan baru bisa menonton justru pas bulan September. Agak telat tapi yang penting sempat nonton.

Filmnya sendiri bercerita mengenai Lou Clark (Emilia Clarke) yang mendadak bekerja menjadi pengasuh seorang pria dewasa ganteng, Will Trainor (Sam Claflin) yang lumpuh karena kecelakaan. Walau minim adegan romantis, namun saya suka film ini karena memberikan kesan hangat dalam hati.

Will merupakan keturunan keluarga bangsawan yang kaya raya. Namun kecelakaan merenggut kebebasannnya karena ia menjadi lumpuh satu badan. Kehadiran Lou membuat Will yang dingin menjadi berubah. Mungkinkah Will bisa sembuh dan berjalan kembali?

Tonton aja filmnya. Yang saya suka di film ini adalah aneka pakaian norak yang dikenakan Lou. Sayangnya film ini agak antiklimaks sih. Tapi cukup lumayan apalagi kalau pengen melihat pemandangan-pemandangan cantik Inggris.

BFG

BFG adalah kepanjangan dari Big Friendly Giant. Sayangnya keterangan tersebut justru tidak dicantumkan di poster sehingga saya cukup bertanya-tanya sebenarnya ini film apaan.

Tanpa menonton trailer film ini, saya nonton di bioskop random seperti biasa. Ya, saya suka menonton film tanpa mengetahui film apakah ini untuk memberikan kesan surprise saat menonton.

BFG merupakan cerita tentang seorang bocah perempuan bernama Sophie yang tidak sengaja memergok BFG, raksasa yang berasal dari sebuah tempat yang berisi para raksasa. Film ini sedikit mengingatkan pada film Jack and the Giant Slayer, namun buat saya special effect dalam film ini sangat bagus. Saya suka warna-warni yang ada pada film.

Sully

Film yang dibintangi oleh Tom Hanks jarang mengecewakan. Apalagi mengingat akting Tom Hanks yang jempolan, maka Sully masuk dalam list film yang wajib ditonton. Saat menonton film ini, saya merasa digiring dalam suatu permasalahan yang cukup berat.

Walau film ini tergolong drama, namun saya sama sekali tidak merasa bosan. Selain itu durasi film ternyata tidak terlalu panjang untuk ukuran film drama menjadikan film ini sangat pas untuk ditonton. Cerita menarik, durasi cukup, akting bagus, dan endingnya pun saya suka. Salah satu film drama yang saya rekomendasikan.

The Magnificent Seven

Melihat deretan para pemain The Magnificent Seven cukup menjadi alasan kenapa saya harus nonton film ini. Ada Chris Pratt dan tentunya Denzel Washington yang aktingnya tidak pernah mengecewakan. Selain itu ada Ethan Hawke juga.

Kalau kata Ariev, film ini mirip Django Unchained, tapi buat saya film ini lebih mirip The Hateful Eight. Saya malah curiga jangan-jangan ini adalah prekuelnya karena judulnya mengandung Seven.

Bagi pecinta film koboi, tontonlah film ini. Worth to watch.

Pete’s Dragon

Melihat trailer Pete’s Dragon, saya sedikit membayangkan campuran How To Train a Dragon dan naga di Game of Thrones. Namun ternyata naga yang disajikan di film ini sungguh berbeda. Filmnya cukup bagus, namun tidak meninggalkan kesan yang mendalam ketika selesai nonton. Tapi untuk anak-anak ini masih bisa ditonton.

Bulan ini total film yang ditonton adalah 7 film. Jumlah yang lumayan mengingat kegiatan di bulan ini cukup banyak (padahal gak jalan-jalan juga sih). Dari ketujuh film yang saya tonton, yang menurut saya bagus dan saya rekomendasikan ke teman-teman adalah Train To Busan, Sully, dan The Magnificent Seven. Me Before You cukup bagus, tapi sayangnya antiklimaks aja.

Semoga di bulan depan banyak film bagus yang bisa saya tonton.

28 thoughts on “Film Bioskop Yang Ditonton Selama September 2016

  1. oreocheesecake berkata:

    LHO SAYA KETINGGALAN PETE’S DRAGON??? HUWA???
    Ya ampun belakangan ini sama sekali nggak ke bioskop (terakhir nonton Train to Besan, eh, Busan). Kayaknya saya ketinggalan banyak film bagus T___T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s