#KomendiBlog, Penting atau Tidak?

laptopMinggu lalu saya mencoba kultweet (gileee berat banget ya ngasih kuliah via Twitter) mengenai penting gak sih ninggalin komen di blog orang lain? Kultweet tersebut saya bahas dengan menggunakan hashtag #KomenDiBlog dan telah saya rangkum di Chirpstory.

Menurut saya sih penting untuk meninggalkan komen di blog orang lain, karena orang nulis blog itu sudah berusaha menyempatkan waktu untuk menulis, terlepas dari tulisan tersebut berguna atau gak. 😂😂😂

Bayangkan ketika kamu menulis blog, terus gak ada yang komen. Bagaimana perasaan kamu? Sebagian orang biasa aja sih. Tapi ada juga yang kalau blognya sepi dan gak ada komen, terus jadi sedih dan gak pengen nulis lagi. Wong gak ada yang baca, ngapain nulis?

Sebenarnya bisa dikembalikan lagi sih ke penulisnya, kamu nulis blog buat apa? Ada yang emang suka nulis, ada yang pengen cari duit dari blog, ada yang ingin mengekspresikan diri. Bebas! Tapi kalau blognya gak ada yang komen, kamu masih mau tetap nulis ga?

Saya sih tetep nulis ya. Soalnya emang suka nulis dan sekarang malah makin rajin ngeblog. Selain itu buat saya bahan nulis untuk ngeblog semakin banyak. Bahkan ini banyak sekali draft blog yang belum selesai karena saya procrastinator tidak sempat menyelesaikannya.

Namun sebagian orang ada yang berpikir gak ada komen di blog = gak ada yang baca = males nulis. Jadi menurut saya gak ada salahnya sih meninggalkan komen di blog orang yang habis kamu baca. Eh itu kalau ngerti ama isi tulisan blognya ya. :))

Saya sendiri jaraaaang banget komen di blog yang tulisannya teknis banget. Karena suka bingung mau nanya apa, wong bacanya aja bingung. Tapi kalau baca blog yang menuliskan tentang curhat, resep, travel, review, makanan, dan lain-lain, saya suka meninggalkan komen. Yah, hitung-hitung silaturahmi juga toh. Saya aja banyak banget dapet temen dari ngeblog karena saling berkunjung dan tukar komen.

baca komen

Serius mantengin komen di blog…

Masih teringat dulu tiap posting di blog, yang komen bisa 100an, entah itu komen OOT atau one liner. Tapi seru! Bahkan komen pertamax aja yang dulu ngeselin, sekarang kok kangen ya? Kayaknya yang ngeblog sekarang pada malu-malu ngasih komen.

Pernah juga ada yang bilang males nulis blog karena percuma gak ada yang baca. Nah kalau ini ya balik lagi, tujuan kamu ngeblog apa? Kalau pengen meramaikan blogosphere atau nuangin isi kepala, ya lanjutin ngeblognya. Anggap aja nulis diari.

Yang pasti sebisa mungkin jangan ngeblog cuma kalau ada tawaran tulisan berbayar. Ya masa blog kamu isinya advertorial semua? Nanti yang ada pada malas berkunjung atau komen. Saya perhatikan, apabila tulisan blog tersebut berbau iklan, biasanya pada malas komen. Padahal info yang diberikan cukup berguna bagi pembaca.

Banyak juga yang bertanya bagaimana caranya menghasilkan uang dari ngeblog? Ya saya cuma bisa menjawab: rajin ngeblog. Klien suka blogger aktif, bukan blogger pasif yang jarang ngeblog. Apalagi kalau terakhir ngeblognya beberapa bulan yang lalu.

Tapi kalau orangnya udah terkenal, mau jarang ngeblog kayak apa pasti bakal ada yang baca dan komen. Kecuali kolom komennya ditutup yaaaa~

Lalu kalau ada yang bertanya seperti ini.

“Kamu gak pernah komen di blogku”

Coba tanya balik:

“Kamu udah komen di blogku belom?”

Seringkali orang ingin blognya di komen tapi lupa kalau mereka sendiri jarang berkunjung ke blog orang lain. Lantas kita tahu dari mana kalau dia ada update blog terbaru atau bahkan punya blog? Ini seriiiing banget terjadi. Saya juga beberapa kali mengunjungi blog teman, tapi ternyata tidak ada tulisan terbaru. Ya lama-lama blognya jadi terlupakan. Jadi kuncinya adalah, aktif ngeblog. *eaaa*

Oh iya, ada juga jenis silent reader, pembaca yang jarang memberikan komen. Bagi saya itu hak mereka kalau tidak ingin komen. Karena silent reader biasanya lebih suka membaca saja tapi tidak memberikan komen. Menurut saya silent reader biasanya juga tidak mengharapkan kunjungan balik atau mendapatkan komen balik ke blog mereka. Mereka silent karena memang tidak ingin diketahui kehadirannya saat berkunjung atau membaca blog. Atau bahkan gak punya blog. Jadi wajar saja kalau tidak meninggalkan jejak di blog.

Jadi kalau pengen blog kamu rame dan banyak komen, aktif aja berkunjung ke blog orang lain dan meninggalkan komen. Biasanya pemilik blog suka berkunjung balik kok. Kecuali kalau lagi sibuk banget. *ngaca*

Jangan lupa juga untuk aktif menulis di blog, supaya orang rutin kembali ke blog karena tahu karena kamu rajin menulis. Kalau blognya gak pernah diupdate, orang jadi malas mampir karena tahu bahwa tidak ada update terbaru di blog kamu.

Bagaimana, apakah ada pencerahan setelah membaca tulisan ini? Semoga berguna bagi yang ingin ngeblog ya. Terima kasih sudah membaca sampai habis! I wuff you all~

97 thoughts on “#KomendiBlog, Penting atau Tidak?

  1. Deani Apri Yanti berkata:

    Komentar bisa bikin semangat nulis lagi. Dan baru nyadar pentingnya dari kultwit Chika kemarin. Penting nggak penting sih, kita manusia butuh apresiasi.

    Walaupun menulis itu hobi dan dari hati. Mungkin memberikan komentar adalah salah satu bentuk apresiasi.🙂

  2. denaldd berkata:

    Wah kayak disentil baca tulisan ini haha! Aku dari dulu follow blog Chika, tapi memang belum pernah komentar. Pernah mau komentar sih pas nulis tentang sinusitis karena aku punya sinusitis dan pernah dioperasi, tapi ditunda akhirnya malah kelupaan komentar 😅 setelah ini rajin2 ah komentar di sini. Salam kenal ya Chika.
    -deny-

    • cK berkata:

      Hai Denyyyyyy, salam kenal yaaaa. Sebenernya postingan ini gak bermaksud nyentil siapa-siapa, tapi seperti memberi jawaban untuk yang bertanya-tanya kenapa komen di blog sepi sampai dengan bagaimana cara mendapatkan komen di blog. xD

      Makasih sudah follow blog akuuuu. :3

  3. Wulan berkata:

    Hallo Mbak, aku biasanya jadi silent reader. Jarang banget komen di blog orang *maafkan. Lebih seringnya baca aja, abis kadang bingung mau komen apa. Aku malu mau komen.:(
    Aku kepingin ngeblog juga tujuannya sih biar bisa dibaca lain waktu dan jadi pengingat, soalnya aku orangnya pelupa. Tapi ya kok ga jadi-jadi nulisnya, ga pandai berkata-kata dan gatau harus mulai darimana.:D

    • cK berkata:

      Hai Wulaaan. Makasih udah menyempatkan komen.😀

      Sebenarnya untuk ngeblog sih nulis aja dulu ya. Terserah mau mulai dari mana. Nanti setelah mengetik apa yang ada di kepala, coba baca ulang kembali, bagian mana yang mesti diedit supaya lebih enak dibaca. Yang pasti tuangkan dulu apa yang ada di kepala.😀

  4. Pink Traveler berkata:

    dari sejak tahun 2013 ngeblog tapi kalo baca blog gak pernah komen jadinya blog ku sepi akhirnya gak semnagat nulis nah pas awal tahun 2016 mulai serius ngeblog pas BW sekalian komen akhirnya dapet banyak temen, komen di blog orang penting kok banyak manfaatnya apalagi buat jomblo #dibahas

  5. assa berkata:

    Aku ninggalin koment lo Chika😀

    Kadang aku ketemu juga sih dengan blog yang ga ngasih kolom komentar, terkadang aku unfollow, soal orangnya gak mau bersosialisasi gitu. lol

    btw, nice share dah Chika

  6. totoryan berkata:

    penting, kalau lg dalam mode sosial di dunia maya ahahahaha… yah spt layaknya dalam dunia ngga maya, kadang dalam obrolan, ada yg seneng cerita cuap2, ada yg seneng nanggepin, ada yg ngedengerin aja manggut2 sambil senyum… hehehe…
    salam kenal, Chika! Aku Yanti. kufollow yaa…

  7. cumilebay.com berkata:

    Kalo menurut gw penting banget, karena mengapresiasi penulis nya
    Dalam kamus gw, kalo gw dah buka blog orang maka haram hukum nya gw pergi tanpa meninggalkan jejak. Istilah nya buang2 tenaga dan ngabisin quota gw aja tapi gw ngak dapat apa2.
    dengan kita meninggalkan jejak, setidak nya kita menaruh link blog kita

  8. Cahya berkata:

    Mungkin dibuat kajian apakah fitur ‘like’ itu mematikan komentar?

    Misalnya saja pengguna Tumblr, blognya sejak dulu tidak punya sistem komentar (kecuali dipasang milik pihak ketiga), jadinya ya mereka memang tidak pernah pusing mau ada komentar atau tidak🙂.

    • cK berkata:

      Hahaha siapa yang mau bikin kajian tersebut? :)))

      Pengguna Tumblr memang gak mau pusing soal komentar sih, karena kebanyakan yang nulis di Tumblr lebih ke curhat. Tapi akhir-akhir ini banyak juga blog Tumblr yang menyediakan kolom komentar.

  9. ikhyarsetya berkata:

    Waini. Baru belakangan ini mulai nulis lagi di blog. Tbh, tujuannya emang jadi tempat diskusi sih (walaupun harus diakui isinya hal-hal absurd). Saking semangatnya pengen diskusi, sempet kepikiran bikin kempen biar pada semangat komen. 😂

  10. jarwadi berkata:

    nah, saya juga komen di tulisan kece ini kan, hihi

    berkomentar adalah salah satu cara mengapresiasi kebaikan orang dalam berbagi informasi. sudah mendapatkan informasi secara gratis mosok ninggalin komentar saja ogah, hehe

  11. mrs muhandoko berkata:

    Apa yaa…kalo yg blognya isi curhat2 ga jelas gitu malah kukomenin. Hehehehe. Tapi kdg udah ngetik komen panjang2 lah kok wifi nya pas trouble. Walaah jd males ngetik lagi 😆😆

  12. ummuumar18 berkata:

    Aku termasuk yang kadang-kadang komen tapi gak berharap kunjungan balik, karena gak nulis apa-apa juga sih di blog ini… :))))))))))) aku lebih seneng kalo komentarku dibales…

  13. devieriana berkata:

    aku juga udah lama follow blog Chika. Sering baca, tapi jarang komen, hahaha…
    Aku nulis ya nulis aja, terserah mau ada yang komen apa enggak. Masa kalau nggak ada yang komen trus nggak nulis? Wong dikomen aja udah jarang nulis, bhahahahak…

    • cK berkata:

      Hai mbak Deviiiii! Ini sebenernya jawaban buat beberapa temen yang nanya kenapa blognya sepi komen (sekalian ngasih sedikit tips biar blognya dikunjungi). Dan emang ada yang males nulis blog karena komen di blognya dikit. Jadi memang kadar harapan orang beda-beda. Ada yang ngeblog tanpa ngarepin dikasih komen, ada yang ngeblog pengen banget dikomen, ada yang ngeblog suka-suka aja mau dikomen atau gak bakal tetep ngeblog.

      Beberapa temen yang aku kenal jadi jarang ngeblog karena dianggap sepi komen = gak ada yang baca. Padahal menurutku bisa jadi pada males komen tapi tetap dibaca. :)))

  14. Kori berkata:

    Baca postingan ini jadi inget klo seumur-umur ngeblog (yang ga pernah jelas dan jarang update sampe lupa password mulu makanya ga pernah dishare) baru pertama kali ngerasain dibaca orang lain dan dikomen karena pernah ikut project nulis bareng di twitter, yang itu pun bikin blog baru. Ternyata menyenangkan dan memotivasi nulis lagi (yang seringnya mentok di niat)..😀

  15. ndop berkata:

    Ada feedly kak. AKu pakai itu. jadi gak mungkin bisa kecelek mengunjungi blog orang eh belum ada postingan baru.

    Ini tadi ada 7 postingan di blog kak chika yg belum aku baca. Aku baca 3 aja ya. maklum sibuk. HAHAHAH

      • ndop berkata:

        Iya feedly. Appnya juga bagus. Sayangnya blogwalking pakai hape tuh susahnya kalau mengunjungi blogspot. Done! Gabisa komen! Kolom komennya di Safari iOS ga berfungsi hahaha

        • cK berkata:

          Aku biasanya pake wordpress reader, cuma jadinya blog wordpress aja yang aku datengin. Yang blogspot malesnya kudu masukin data, terus abis itu contreng supaya gak dianggap robot. Abis itu eh suka gagal komen. *tebalikin meja*

  16. hokyaa berkata:

    Hehe..komen itu sebenerna nyenengin. kadang pemilik blog nanggepi biasa2 aja,, kadang gak ditanggepin, tapi banyak juga yang nanggepin serius. berawal dari sana, lama kelamaan malah jadi sharing info…kan asik tuh hihihiii😀

  17. even garden berkata:

    ngasih komen di blog orang lain sebenarnya bermanfaat bagi komentator itu sendiri, yaitu ninggalin jejak trackback. bisa buat promosi blognya sendiri.
    ngasih komentar menunjukkan perhatian. siapa tahu nanti ikut jadi teman.

  18. Paskalis Damar AK berkata:

    Blog-walking dan komentar itu udah bagaikan 2 hal tak terpisahkan :)) gegara komen2an di blog, udah berapa sendiri blogger yang akhirnya jadi temenan di kehidupan nyata, at least buat gw.

    Tapiiii… anehnya sekarang banyak juga blogger yang ngga suka balesin komen. I mean, sekuens mereka itu: nulis, post, yaudah. Kan bangke ya :))

  19. gea berkata:

    Aku sadar sih, isi blogku banyakan gak pentingnya soalnya isinya paling curhat doang, atau pengamalan yg terjadi. Jadi yaaa kalo karena gak ada yang baca atau coment aku berhenti nulis, yaa gak juga. Kalo aku, akan tetap berusaha aktif ngebog paling gak minimal sebulan sekali. Dan ada yang mau baca atau enggak balik lagi, kontennya bermanfaat atau enggak buat orang lain. Hehee, tulisan ku yang viewer yang nyampe ratusan aja cuma bisa dihitung jari.
    *panjang amat yaa comentku* hahahaa. btw ini pertama kalinya aku baca blog kakak ^_^. Semoga aku sempat baca cerita yang lainnya…

    • cK berkata:

      Hai Geaaaa, makasih sudah mampir.😀

      Memang ngeblog itu menuangkan apa yang ada di pikiran yang pengen kita ceritain. Soal ntar ada yang baca atau enggak itu belakangan. xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s