Nyaris Ketinggalan Kereta Karena GoPro

jeniusDi hari Kamis yang cerah, saya bersiap-siap untuk berangkat ke Pekalongan dengan menenteng koper. Namun sebelum berangkat ke stasiun, saya mampir ke acara launching aplikasi terbaru Bank BTPN, kantor Dimas yang baru.

Bank BTPN yang dikenal sebagai Bank Tabungan Pensiunan Nasional saat ini tengah rebranding dengan meluaskan target market dengan meluncurkan aplikasi Jenius yang merupakan rekening tabungan dalam bentuk digital.

Untuk mendaftar menjadi pelanggan, tidak perlu susah-susah datang ke bank. Cukup install aplikasi, registrasi dan memasukan data lengkap yang diminta. Untuk lebih jelasnya mengenai aplikasi ini tampaknya akan saya buat dalam blog terpisah karena saat ini saya ingin bercerita mengenai pengalaman menegangkan yang saya hadapi di hari itu.

Sampai di acara BTPN yaitu di Hotel Four Season, saya menitipkan koper saya di concierge dan bergabung dengan pengunjung lainnya untuk menikmati hidangan yang diberikan, bersenda gurau dengan teman-teman yang lama tidak saya temui, serta mendengarkan presentasi yang diberikan oleh tim BTPN. Saya suka sekali dengan konsep launching aplikasi Jenius ini. Dessert-nya enak-enak! *lho*

presentasi

Presentasi oleh Febri

Presentasi yang diberikan menjelaskan fitur-fitur apa saja yang bisa ditemukan di aplikasi Jenius, selain itu ada pemutaran video teman-teman yang sudah menggunakan Jenius. Di Jenius ini kita tidak perlu menghafal nomer rekening, cukup dengan menghafal cashtag ($), semacam username akun yang nantinya bisa digunakan untuk mengirim uang. Kalau kalian sudah punya akun Jenius, cashtag saya adalah $chika. Kalian bisa kirim duit ke sana ya! *eh*

Selesai presentasi, pengunjung dibawa menuju ‘terowongan’ yang berisi aneka activity. Ada pembagian tote bag yang bertuliskan cashtag akun Jenius dengan mengirimkan Rp 1 (ini bagus untuk melatih mengirim uang dengan cashtag), memilih barang impian di Dream Saver yang nantinya diundi seperti doorprize, mencoba fitur split bill berhadiah bantal pizza, sampai dengan ngemil-ngemil enak. Para pengunjung sungguh dimanjakan!

food

Makanan enak!

split bill

Dapat bantal pizzaaaaa~

Terus terang saya menunggu doorprize dream saver tersebut dan mengulur waktu untuk pergi dari sini walau sudah mepet dengan jadwal keberangkatan ke Pekalongan. Namun melihat belum ada tanda-tanda MC naik ke panggung untuk mengumumkan doorprize, saya memutuskan pamit agar tidak ketinggalan kereta.

Ketika sudah sampai di concierge untuk mengambil koper dan memesan taksi, Dimas tiba-tiba memberitahu bahwa saya menang GoPro Hero 4! APAAAAAAAHHH? *zoom in zoom out ala sinetron India*

kucing kaget

WHAAAAATTTT???

Tanpa berpikir panjang saya langsung menitipkan kembali koper saya dan lari ke atas. Untung belum giliran saya dipanggil ke atas panggung sehingga belum terjadi pengulangan undian. Tiba giliran saya dipanggil ke panggung dan menerima hadiah berupa GoPro Hero 4. Alhamdulillaaaaaaah! Ternyata masih rezeki!

Saat menerima hadiah, saya deg-degan. Bukan deg-degan karena gembira menerima hadiah, melainkan sudah berubah menjadi ketakutan akan ketinggalan kereta. Saya pun tahu prosedur memenangkan doorprize berarti harus melaporkan data dan lain-lain, maka sehabis menerima hadiah saya harus memberikan data baru bisa pulang. Selesai mengurus data, saya langsung pamit dan lari ke concierge untuk mengambil koper. Ketika akan memesan taksi, ternyata masih mengantri. Graaaaah! *jambak-jambak rambut*

Petugas hotel sempat menawarkan taksi Silver Bird, namun sebagai orang Padang yang perhitungan kelas menengah maka saya memutuskan untuk keluar dari hotel dan menyetop taksi. Pas banget ketika keluar, ada taksi Bluebird yang tampaknya sudah mengincar saya dari kejauhan. Taksi tersebut langsung melambat dan berhenti. Alhamdulillah, langsung dapat taksi! Saya pun langsung memberitahu tujuan saya yaitu Stasiun Gambir dan bilang kalau kereta saya berangkat jam 16:15. Saat itu jam menunjukkan pukul 15:38. Apakah kira-kira saya bisa sampai tempat tepat waktu?

gopro

Deg-degan karena macet sambil memandangi GoPro Hero 4

Sang supir taksi pun melesat dengan cepat. Atas ijin saya, dia boleh ngebut. Sayangnya lalu lintas Jakarta yang unpredictable membuat saya stuck beberapa kali yaitu di daerah Semanggi, Patung Sudirman, dan Bundaran HI.

Pukul 16:08, posisi saya di daerah puter balik depan Monas. YA AMPUN 7 MENIT LAGI KERETA BERANGKAT! Saya lumayan panik saat itu, walau sudah pasrah apabila ketinggalan kereta maka saya akan menyusul pada jam kereta selanjutnya soalnya udah dapet GoPro jadi gapapalah ketinggalan kereta *eh*. Saya pun mengirimkan WhatsApp ke Hanny untuk tidak menunggu saya agar yang lainnya tidak ketinggalan kereta.

supir bluebird

Supir taksi penyelamat

Beruntung supir taksi yang saya tumpangi hafal pintu masuk mana di Stasiun Gambir yang memiliki akses lebih cepat. Maka pukul 16:12, saya sampai di stasiun. Tanpa babibu saya langsung memberikan uang ke pak supir dan menuju Starbucks, tempat janjian tadi. Namun tidak ada tanda-tanda Hanny dan rombongan.

Lalu saya pun menoleh ke arah pintu pemeriksaan tiket, ternyata rombongan yang akan ke Pekalongan baru akan masuk! YAAAAY SAYA GAK TELAAAT! Mereka pun segera menyambut saya dan segera memberikan tiket. Dengan terburu-buru saya langsung mengeluarkan KTP sambil tergopoh-gopoh membawa koper. Naik ke eskalator pun saya sambil menenteng koper supaya lebih cepat. Saat mau masuk ke dalam kereta, tiket kembali diperiksa, barulah setelah itu rombongan boleh masuk. Persis setelah saya menaruh koper saya ke rak di atas kepala, keretanya jalan. Paaaaasssss bangeeeet!

Ya ampuuuuun, gak nyangka saya masih diberikan rezeki berupa keberangkatan tepat waktu. Pacarnya Hanny sampai bilang bahwa saya punya manajemen waktu yang baik sehingga bisa sampai sini tepat waktu. Saya anggap aja itu sebagai pujian hahahaha~

di kereta

Bersama @claradevi

Alhamdulillah hari ini saya dapat dua rezeki. Saya mendapatkan GoPro Hero 4 Black sebagai hadiah doorprize, dan saya masih sempat untuk berangkat ke Pekalongan tepat waktu. Eh ada rezeki ketiga, yaitu saya dibelikan KFC 1 bucket gede untuk dimakan selama perjalanan. Kalau kata Depe, Tuhan sayang dengan saya, oleh karena itu diberikan rezeki tak terduga dan kesempatan sehingga tidak ketinggalan kereta.

Kalau kata Dita yang juga menang doorprize berupa iPad Mini, ini adalah rezeki anak sholeh. Alhamdulillah. Terima kasih Mama dan Papa yang selalu mendoakan Chika. Terima kasih untuk seluruh keluarga dan teman-teman yang menyayangi saya. I love you all!

*dadah-dadah ala Miss World*

29 thoughts on “Nyaris Ketinggalan Kereta Karena GoPro

  1. Jumaway berkata:

    Ah wow pekalongan. Jangan lupa cobain tauto. Jadi kangen rumah hahaha.

    Blessed life banget mba chika. Tandanya banyak yang mendoakan😀

  2. Dita berkata:

    huwaaa aku diundang ke acara ini tp ga bisa dateng karena lagi di Lampung…harusnya aku dapet GoPro juga yaaa…atau ipon6 kayak mas Ifan hihihi *ngarep* anyway selamat buat hadiahnya

    ditunggu cerita jalan jalan di Pekalongannya ya kak, mau nyontek itinerary😀

  3. dirga berkata:

    go pro nya dijual nggak mbak? hahahaha
    wah dapat kfc juga, kulitnya buat aku aja mbak, ntar kebanyakan makan kulit jadi gendut. .

    halo mbak @claradevi😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s