Steller, Social Media Untuk Para Story Teller

stellerKamu suka memotret? Apa suka bercerita? Kalau suka salah satu atau bahkan keduanya, ada aplikasi social media yang pas buat kamu, yaitu Steller. Steller merupakan aplikasi yang bisa menaruh foto atau video ke dalam sebuah e-album dan bisa ditambahkan teks berupa cerita. Aplikasi ini cocok bagi para story teller, apalagi yang memiliki gambar bagus.

Saya tahu Steller dari Mamin @ditut dan Papin @pinot. Keduanya dengan getol mempromosikan Steller karena menurut mereka Steller merupakan aplikasi yang menarik, terutama untuk orang Indonesia yang suka bercerita. Gak lama Mamin dan Papin mempromosikan aplikasi tersebut, saya pun memutuskan untuk membuka akun di sana.

Awalnya saya cuma lihat-lihat dulu karena belum tahu mau membuat apa di Steller. Setelah melihat dan membaca cerita-cerita yang ditulis orang lain, barulah saya memutuskan membuat Steller pertama saya, yaitu mengenai cara membuat Lip Scrub.

DIY Lip Scrub

Tampilan Steller dari website

Cara membuat Lip Scrub ini sebenarnya sudah saya tulis di blog. Jadi tinggal pindahin aja ke Steller. Setelah itu saya mulai memasukkan resep Chocolate Chip Cookies, foto-foto perjalanan ke Belitung, sampai dengan perjalanan ke Batu Caves di Malaysia. Walaupun semua itu sudah saya tulis di blog ini, namun menuangkan ke dalam Steller ternyata menyenangkan.

Mendadak Steller menjadi trend dan netizen Indonesia pun membuat akun satu per satu. Banyak sekali bermunculan cerita-cerita dari Indonesia. Saya akui Steller bisa menarik hati para netizen Indonesia. Mereka kerap mengupdate berapa total view postingan yang kita upload, dan memasukkan cerita-cerita ke dalam highlight yang membuat orang menjadi semakin rutin bermain Steller.

steller collection

Masuk dalam Steller Collection category DIY (Do It Yourself)

Siapa yang gak bangga ketika ceritanya masuk dalam collection yang kemudian dishare di newsletter Steller? Karena salah satu cerita Steller saya sempat masuk DIY collection, maka views dan likes-nya melonjak tajam. Saya gak menyangka cerita tentang cara membuat Lip Scrub bisa masuk dalam gallery collection Steller.

Sampai sekarang saya masih tetap menggunakan Steller walau agak jarang karena saya memilih untuk aktif di blog, berbeda dengan Ndorokakung yang justru aktif di Steller. Ndor, ngeblog lagi dooong. :)))

Kamu sudah coba Steller? Coba sharing akun kamu di kolom komen ya.😀

24 thoughts on “Steller, Social Media Untuk Para Story Teller

  1. puputs berkata:

    belum bikin, terlalu banyak gambar2 atau video yg harus di upload, masih stuck di teks macam blog aja nie..

    kayaknya emang jamannya multimedia sekarang ini… (berusaha berubah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s