Mewujudkan Mimpi Pergi Ke Jepang

di depan rumah jepangWaktu menunjukkan pukul tujuh malam waktu Jepang. Suasana sudah gelap dan stasiun Shin-Yokohama tampak agak sepi. Saya dan Clara a.k.a Epoy menunggu kereta Shinkansen yang akan membawa kami ke Ajina, Hiroshima.

Sembari menunggu, kami memutuskan untuk berkeliling stasiun. Di stasiun terdapat gerai-gerai makanan dan kue. Rasanya tergiur ingin membeli semua jajanan yang ada. Aneka kue dengan kemasan manis seperti memanggil-manggil untuk dibeli. Namun mengingat ini adalah hari kedua saya di Jepang dan saya masih memiliki waktu 12 hari, maka saya memutuskan untuk menahan diri dan tidak membeli makanan tersebut. Hemat bok!

Lihatlah kue-kue yang dijual, mulai dari coklat berbentuk not musik, Hello Kitty, hingga Tokyo Banana yang tersohor itu (sayangnya beberapa produk Tokyo Banana tidak halal. Hiks). Namun karena kami merasa lapar dan perlu mengisi perut dengan sesuatu yang mengenyangkan, kami memutuskan membeli onigiri. Onigiri di Jepang memang sungguh enak, berbeda dengan yang biasa saya beli di 7-Eleven di Jakarta.

snack di jepang

Aneka snack di stasiun Shin-Yokohama

epoy dan onigiri

Epoy dan Onigiri

Sekitar pukul setengah delapan, akhirnya kereta Shinkansen yang ditunggu-tunggu datang juga. Perlu diketahui, apabila ingin naik kereta ini jangan sampai telat karena beresiko ketinggalan kereta. Selain itu tiketnya sungguh mahal. Harga tiketnya bisa sejutaan gitu. Sayangnya kami tidak memakai JR Pass saat datang ke sini karena semuanya biaya di sini dibayarin sih waktu persiapannya cukup sempit.

Perjalanan dari Shin-Yokohama menuju Hiroshima memakan waktu sekitar 4 jam. Rupanya Ajina ini lumayan jauh dari Hiroshima City. Tiba di rumah host Airbnb sekitar jam 12 malam. Beruntung kami masih dibukakan pintu dan diberi sedikit penjelasan mengenai letak kamar mandi, toilet, dan dapur. Rumahnya sungguh besar! Mengenai host Airbnb ini akan saya bikin postingan blog tersendiri, jadi nantikan saja.😛

di ajina

Di Ajina

AJINA

Di Ajina, kami mengunjungi salah satu tempat yang menjadi tujuan para turis, yaitu Pulau Miyajima. Dari stasiun Ajina ke stasiun Miyajimaguchi hanya memakan waktu dua menit saja. Dari Miyajimaguchi ke Pulau Miyajima dapat diraih dengan kapal Ferry atau berenang. Ya kali mau berenang gitu hahahaha. *dibuang ke laut*

kapal

Cuacanya bagus yaaa~

Untuk menyeberang ke Pulau Miyajima saya menggunakan kapal ferry dan hanya membayar 180 yen. Oh iya bagi pemegang JR Pass berbahagialah karena di sini ada JR Ferries yang berarti naik kapal feri GRATIS. Hanya butuh 10 menit untuk menyeberangi Pulau Miyajima. Yang menjadi highlight di Pulau Miyajima adalah Kuil Itsukushima dan Pegunungan Misen. Karena sampai di sana sekitar jam 2, maka kami berkeliling di sekitar Kuil Itsukushima saja.

Kuil Itsukushima ini besar sekali. Bahkan dari rumah host Airbnb kami bisa terlihat dari kejauhan. Karena kuli ini terletak di dekat laut, kalau air laut sedang pasang, maka kaki kuil ini terbenam air laut. Saya menyaksikan sendiri bagaimana air mulai naik dan membenam kaki kuil.

Itsukushima

Yang di belakang itu Kuil Itsukushima

Di Pulau Miyajima, rusa-rusa dilepas begitu saja dan mereka jinak-jinak! Saking gemesnya sama salah satu rusa di sana, Epoy sampai memberi susu untuk sang rusa, dan saya pun tak melewatkan momen tersebut dan bersama sang rusa, kami melakukan foto selfie!

selfie bersama rusa

Group selfie bersama rusa~

seafood

Seafood panggang!

Di Pulau Miyajima banyak jajanan menarik. Mulai dari seafood bakar, kerang-kerangan, sampai daging babi.  Yang pasti kalau mampir ke kota Hiroshima, masukan Pulau Miyajima dalam itinerary kamu.😀

HIROSHIMA CITY

Dari Ajina, perjalanan kami dilanjutkan ke pusat kota Hiroshima. Di sini kembali menginap di sebuah apartemen yang didapat dari Airbnb. Saya senang dengan host Airbnb di sini! Tentunya nanti akan saya ceritakan dalam blogpost terpisah karena host yang ini sangat berkesan.😀

Letak apartemen di Hiroshima dekat dengan Hiroshima Peace Memorial Museum dan Kubah Bom Atom. Kami hanya perlu berjalan kaki sekitar 15 menit. Sayangnya saat itu ditutup karena sedang dalam renovasi.

Atomic Bomb Dome

Atomic Bomb Dome

Hiroshima Peace Memorial Park

Hiroshima Peace Memorial Park

Karena suasana hujan dan kami kedinginan, akhirnya memutuskan mampir ke sebuah restaurant Italia yang sungguh enak. Katanya yang terkenal di sini adalah kerang, maka kami memilih menu yang semuanya mengandung kerang. :))

oyster

Oyster pizza, fried oyster, sampai boiled oyster

Di Hiroshima pula untuk pertama kalinya saya merasakan salju! Kalau menurut Toyo, host Airbnb kami, ini merupakan salju terakhir di Hiroshima karena sebentar lagi memasuki musim semi.

Walau udaranya dingin, tapi saya senang karena akhirnya bisa merasakan salju, walaupun cuma dikit dan gak bertumpuk-tumpuk seperti di film. Kayaknya harus coba balik ke sini pas winter deh hahahaha…

ONOMICHI

Karena hanya menginap sehari di Onomichi, tidak banyak tempat yang kami kunjungi, selain toko roti dekat stasiun, restaurant di samping hotel (masih di dekat stasiun) dan café dari guest house yang kami inapi. Di daerah Onomichi ini dekat laut dan ada pelabuhan. Tak heran udara di sini dingin sekali. Bahkan untuk pertama kalinya dalam hidup, saya merasakah suhu udara -4. Benar-benar dingin.

di onomichi

Yang saya ingat dari Onomichi adalah orang-orangnya yang saling mengenal satu sama lain. Ketika menginap di guest house Yado, saya bertemu dengan Keiki yang merupakan produser musik. Lalu ketika makan pizza di suatu restaurant pizza, ternyata chef-nya mengenal Keiki.

with keiki

Bersama Keiki

Tampaknya orang-orang di sini saling mengenal satu sama lain. Walau udara di sini dingin, namun penduduknya ramah dan hangat. Kami bahkan dikasih souvenir Onomichi dari Hiro, host guest house kami.

souvenir onomichi

Souveniiir. Hore!

Itulah kota-kota yang saya kunjungi di Hiroshima. Selama di Jepang, saya tidak memakai jasa travel sama sekali karena Epoy sudah beberapa kali ke Jepang. Namun bagi yang pertama kali pergi ke Jepang atau tidak ingin repot membuat itinerary, saya menyarankan untuk memanfaatkan jasa travel agent.

Selain itu saya agak menyesal tidak membeli JR Pass pada perjalanan ini. Maka ketika pergi ke Jepang untuk kedua kalinya, saya memutuskan untuk memakai jasa H.I.S. Travel untuk memperoleh JR Pass. Terus terang saya puas sekali dengan layanan H.I.S. Travel ini karena pelayanannya ramah, cepat, dan harganya lebih murah.

shinkansen

Di depan Shinkansen

JR Pass sangat berguna karena apabila memiliki passport ini, kamu bisa naik dengan gratis kereta-kereta yang terdapat pada JR Line. Namun JR Pass ini tidak bisa digunakan untuk subway, bus, atau tram. Oh iya, JR Pass tidak dapat dibeli di dalam Jepang, jadi hanya bisa didapat di negara-negara di luar Jepang.

JR Pass

Saya sendiri membeli JR Pass di H.I.S. Travel yang berlokasi di MidPlaza karena kebetulan waktu masih berkantor di dekat sana, saya sering melewati H.I.S. Travel. Gak hanya menjual JR Pass atau tiket theme park, H.I.S Travel juga menyediakan layanan individual maupun group tour. Jadi mau jalan-jalan sendirian atau rame-rame, bisa pakai jasa H.I.S. Travel.

Selain itu bagi yang ingin mengunjungi kota-kota di Jepang yang tidak mainstream seperti Okinawa, Fukuoka, Nagasaki, Toyama, atau Nagoya, bisa menggunakan HAnavi.

Apa itu HAnavi?

HAnavi merupakan kolaborasi antara H.I.S. Travel dengan ANA (All Nippon Airways), salah satu pioneer maskapai penerbangan Jepang. HAnavi ini dirancang khusus untuk wisatawan asing yang mengunjungi Jepang dan menawarkan kepada paket Tiket Penerbangan Domestik + Hotel dengan harga yang MURAH MERIAH. Perjalanannya dapat dipilih mau berangkat dari Tokyo atau dari Osaka.

Misalnya mau ke Hiroshima dari Tokyo atau Osaka, apabila tidak menggunakan Shinkansen (karena mahal atau gak punya JR Pass), mau gak mau harus naik kereta biasa yang memakan waktu lebih lama. Namun apabila memakai HAnavi maka bisa memangkas waktu lebih cepat. Waktu kemarin saya naik Shinkansen dari Yokohama ke Ajina di Hiroshima memakan waktu sampai 4 jam lebih. Namun dengan pesawat HAnavi, durasinya cuma 1 jam 50 menit dengan keberangkatan dari Tokyo.

jadwal hiroshima

Selain itu dengan menggunakan HAnavi berarti sepaket dengan hotelnya. Kamu bisa memilih ingin menginap di hotel yang mana dari gambar-gambar di bawah ini.

Keuntungan yang didapat dengan menggunakan HAnavi antara lain:

  1. HEMAT WAKTU perjalanan dengan naik pesawat yang jadwal penerbangannya dapat dipilih sesuka hati.
  2. Paket Tiket + Hotel yang SUPER MURAH dengan diskon besar-besaran!
  3. Beragam pilihan Tiket & Hotel yang dapat dipilih sesuai rencana. Total ada 800 penerbangan dan 3500 hotel yang terdaftar. Banyak pilihan!

Dengan HAnavi, kamu mendapatkan kesempatan mengunjungi sampai ke 51 kota di Jepang dengan ANA. Asyik banget kan!?

BERITA GEMBIRA UNTUK YANG INGIN JALAN-JALAN GRATIS KE JEPANG!

Siapa yang ingin mewujudkan cita-cita pergi ke Jepang? Pas banget nih, Kawaii Beauty Japan bekerja sama dengan H.I.S. Travel mengadakan kompetisi blog berhadiah Japan Winter Tour GRATIS! Woohooooo~

Kalau pengen ikutan, kamu hanya perlu menulis blog dengan tema memperkenalkan kota di Jepang yang masih belum diketahui oleh wisatawan. Kota-kota yang dapat dibahas di blog antara lain:

  • Toyama
  • Hokkaido
  • Okinawa
  • Fuji-san
  • Nikko
  • Fukuoka
  • Hiroshima
  • Nagoya

Tuh, ada banyak kota di Jepang bisa dibahas untuk ikutan kompetisi blog, seperti pembahasan saya mengenai Hiroshima yang sudah dikunjungi. Kalau belum pernah berkunjung ke kota-kota yang disebutkan di atas, kamu bisa menulis mengenai tempat-tempat apa aja yang ingin kamu datangi di kota tujuan kamu. Bisa juga menulis mengenai makanan khas atau adat istiadat di kota tersebut.

depan resto

Mau kayak gini juga di Jepang? Ikutan kompetisi blognya!

Ingat, pemenang bisa jalan-jalan ke Hokkaido selama 5 hari lho. Tiket dan akomodasi ditanggung oleh HAnavi. Buruan ngeblog sekarang untuk mewujudkan mimpi jalan-jalan ke Jepang! Untuk detail selengkapnya bisa dilihat DI SINI. Ayo dibuka linknya. Kalau mau jalan-jalan gratis, kudu usaha!

Ingat, kalau mau ikutan kompetisi blognya, klik gambar di bawah ini. Yuk yuk pada ikutan, seru lho ke Jepang, apalagi kalau dibayarin!😛

banner

Kalau kamu, kota mana di Jepang yang pengeeeen banget dikunjungi?😀

39 thoughts on “Mewujudkan Mimpi Pergi Ke Jepang

    • cK berkata:

      Enggak kok. Di Jepang kalau mau nyari makanan halal ke resto sushi aja. Beli yang serba ikan. Atau resto vegetarian juga ada. Di mini market juga jual makanan yang aman dimakain buat Muslim. Kalau belum nyobain gak bakal tau kan.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s