Knock Knock, Film Tentang Menguji Kesetiaan Suami

poster knock knockSetelah film John Wick, akhirnya Keanu Reeves kembali ke layar lebar. Kali ini ia membintangi film thriller berbau misteri dan agak horor. Horornya bukan soal hantu atau setan, tapi yang lain.

Sebenarnya saya nonton film ini udah agak lama, cuma karena kemarin adalah Father’s Day, maka saya mencoba membahas film ini yang sengaja dirilis dekat dengan Hari Ayah.

Adalah sekeluarga Webber yang terdiri dari suami ganteng Evan (Keanu Reeves), istri seksi nan cantik Karen (Ignacia Allamand), dua anak lucu Jake (Dan Baily) dan Lisa (Megan Baily). Keempatnya hidup bahagia dalam suatu rumah yang cukup besar dan sejahtera. Mereka adalah potret keluarga bahagia. Ayah ganteng dan mapan, ibu seksi yang sukses sebagai seniman, dan anak-anak lucu yang penurut.

Di Hari Ayah, sekeluarga berencana melewatkan waktu bersama, namun ternyata Evan harus tinggal di rumah karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Evan ini adalah seorang arsitek yang pernah jadi DJ. Maka ditemani seekor anjing bernama Monkey, Evan bekerja di rumah. Bye bye liburan bersama keluarga~

Di malam hari saat cuaca sedang hujan, tiba-tiba pintunya diketuk. Terdengar di luar ada suara perempuan yang meminta tolong. Evan agak gak yakin sebenarnya, tapi karena Evan adalah orang baik, maka dia membukakan pintu.

Bel & Genesis

Maskara mbaknya pasti gak waterproof…

Dua orang perempuan yang tengah kehujanan meminta ijin untuk berteduh karena semua rumah yang mereka datangi ternyata pada kosong (maklum long weekend ceritanya). Akhirnya Evan mengijinkan mereka masuk dan menghubungi Uber untuk menjemput mereka dan mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Kedua perempuan itu bernama Genesis dan Bel.

Karena rumah Evan cukup jauh dari peradaban, butuh sekitar 45 menit untuk menjangkau rumah tersebut. Maka sambil menunggu mobil Uber datang, mereka ngobrol dan dipinjamkan bathrobe oleh Evan sembari menunggu pakaian mereka kering.

knock knock film

Pada mulus ye…

Ketika mobil sudah dekat, Evan meminta Bel untuk memanggil Genesis yang sedang di toilet. Evan pun membawakan pakaian Genesis dan Bel yang sudah kering. Tak disangka, ternyata keduanya malah mandi! Duh gak sopan ye, kagak bilang-bilang ama pemiliknya mau numpang mandi. Emang sabun murah po? *halah*

Sementara itu mobil Uber sudah sampai dan menunggu di depan rumah. Evan pun berusaha meminta mereka segera berpakaian dan keluar karena mobil sudah tiba. Namun kedua perempuan tersebut “memaksa” Evan untuk berbuat sesuatu. Sesuatu.

Apakah Evan dapat menahan diri dari godaan kedua perempuan tersebut? Kedua perempuan yang tak berpakaian itu? Di sinilah kesetiaan Evan diuji.

Film Knock Knock disutradarai oleh Eli Roth, yang membuat film Hostel. Tahu khan film Hostel yang sadis itu? (Kalau gak tahu ya gapapa sih). Sayangnya film Knock Knock gak booming di Indonesia. Itu pun orang mungkin males nonton di bioskop karena pasti disensor. Tapi di luar negeri ratingnya juga gak bagus sih.

Filmnya sendiri biasa aja menurut saya, namun melihat mas Nunu yang masih bugar di usia 51, film ini sayang untuk dilewatkan. Filmnya gak serem dan gak bikin tegang. Gak ngagetin juga. Yang bikin kaget sih mukanya Mas Nunu itu, masih kayak bujang berumur 30 tahun.

Skor film ini 7/10. Skor keangkat karena subjektif aja sih, ada Mas Nunu. Udah gitu aja. Trailer Knock Knock bisa dilihat di sini.

Bagi yang mau nonton film ini, baiknya nunggu turun dari bioskop ya. Soalnya di bioskop pasti disensor.:mrgreen:

Oh iya, di film ini emang aplikasi Uber dipakai untuk menjemput kedua perempuan di film. Entah ini pesan sponsor atau memang yang bikin cerita melihat kondisi masa kini yang menggunakan Uber sebagai opsi untuk memesan kendaraan.

Kalau kalian belum tahu apa itu Uber, tonton deh film Knock Knock, terus download aplikasinya. Kalau mau bonus free ride untuk penggunaan pertama, masukin referral code UBERAKUMAS supaya kamu dapat bonus. Asyik khan!?

Happy Father’s Day!

34 thoughts on “Knock Knock, Film Tentang Menguji Kesetiaan Suami

  1. ummuumar18 berkata:

    Mas nunu. Aku jadi teringat keyboardist yang suka muncul di acara anak-anak jaman dulu.

    Btw, ‘seorang arsitek’, mbak, bukan ‘seorang arsitektur’… *penting* *dibahas*

    Tadinya mau cari donlotannya, cuma kok kayaknya gak begitu menarik ya…

  2. Adiitoo berkata:

    aku selalu suka cara mereview kak Chika. Salah satunya ini, promo Uber diawali review film. *digaplok

    Kalau aku yang kehujanan, Mas Nu mau nggak ya bukaiin pintu. Atau malah nyuruh anjingnya menggigitku biar aku kabur? Tapi di sini Mas Nu kan orang baik, pasti menolongku

  3. assa berkata:

    Kirain awalnya akan bercerita tentang kisah “hantu” karena waktu itu lagi cari film horrroor Ternyata arahan horrornya bukan “hantu”nya. Tapi mbak2 yang berdua itu. Sayang endingnya gak diperlihatkn bagaimana ketika Evan ketemu istrinya dan anak-anaknya. Cerita horror sih😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s