Jenis-jenis Tempat Untuk Menginap Saat Traveling

kamarSebagai mahluk yang hobi traveling, saya ingin membagi jenis-jenis tempat untuk menginap yang saya ketahui. Dari jenis-jenis yang saya akan sebutkan, hampir semuanya sudah saya coba.

Saat akan melakukan traveling, tentunya penginapan merupakan hal utama yang harus dicari terlebih dahulu. Letak penginapan yang strategis sangat penting karena memudahkan untuk menjangkau tempat-tempat yang diinginkan, dekat dengan area perbelanjaan atau supermarket, serta tidak jauh dari halte atau stasiun. Kalau dekat dengan tourist attraction, biasanya memiliki harga yang lebih mahal. Biasanya.

Sejauh ini saya sudah mencoba beberapa jenis penginapan, mulai dari hotel, hostel, apartemen, sampai rumah orang lokal. Semuanya memiliki plus dan minus tersendiri. Oleh karena itu saya akan membahas jenis-jenis penginapan saat traveling.

Hotel

Jika menginginkan layanan yang lengkap, hotel menjadi pilihan banyak orang. Rata-rata yang dipilih adalah hotel bintang 3 sampai hotel bintang 5. Jarang sekali ada yang memilih hotel bintang 1 atau 2. Kayaknya kalau ada, orang lebih memilih hostel. Kayaknya sih, saya juga belum survey.😆

kamr hotel

Kamar hotel di Wyndham Grand Frankfurt

Soal fasilitas, hotel memang tidak diragukan. Rata-rata hotel menyediakan sarapan, mesin kopi, mini bar, dan amenities disertai handuk. Hair dryer, brankas, sampai sendal hotel juga biasanya tersedia di hotel bintang 3 ke atas. Kolam renang, tempat olah raga, hingga tempat bermain juga tersedia di hotel-hotel yang memiliki fasilitas lengkap. Pokoknya emang hotel paling nyaman sih, apalagi kalau pengen benar-benar liburan tanpa terganggu oleh kehadiran orang lain.

Plus:

Letak hotel biasanya strategis dan mudah dijangkau, dekat dengan area perbelanjaan, ATM, sampai supermarket kecil. Fasilitas lengkap, apalagi yang ada kolam renang. *berbinar-binar*

Minus:

Buat yang pengen traveling dengan budget terbatas, memilih hotel sebagai penginapan tidak direkomendasikan, kecuali memilih hotel menggunakan website-website yang banyak promo seperti Agoda, Travelio, atau Hotel Quickly.

Oh iya buat yang pengen promo code Hotel Quickly bisa masukin kode CNADYA ya!

Hostel

Walau namanya mirip hotel, namun hostel memiliki pelayanan yang berbeda. Tipikal hostel biasanya berupa bunk bed dengan jumlah banyak dalam 1 kamar seperti asrama. Ada juga private room tapi biasanya lebih mahal. Jenis kamar yang disewakan juga banyak macam, mulai dari 2 bed, 3 bed, 4 bed, 6 bed, 8 bed, sampai 10 bed. Selain itu ada yang dibedakan sesuai jenis kelamin, misalnya yang campur dan yang jenis kelamin sama. Pemilihan tergantung dari penyewa nyaman di kamar yang mana.

hostel

Tipikal hostel tampilannya kayak gini

Plus:

Harga lebih murah, bisa interaksi dengan orang-orang baru, tersedia alat-alat elektronik rumah tangga seperti microwave dan mesin cuci. Banyak yang menyediakan paket sarapan berupa roti atau telor.

Minus:

Kalau yang kamar ramai-ramai berarti gak boleh berisik. Berhati-hatilah kalau pakai minyak kayu putih atau salep yang berbau tajam, biasanya sering dikomplain sama roommate. Gak boleh bawa durian. Gak ada amenities. Cocok buat backpacker atau light traveler.

Kamar mandi dapat digunakan bersama, eh tapi bukan mandi bareng ya. Maksudnya bisa dipakai bergantian. Gitu. Kalau yang ada kamar mandi dalam biasanya lebih mahal.

Guest House

Guest house ini menurut saya pribadi mirip hostel, tapi biasanya kayak kos-kosan atau wisma gitu. Bentuknya kayak rumah biasa tapi banyak kamarnya. Sejauh ini saya baru menginap di guest house di daerah-daerah puncak. Tapi pas ke Jepang kemarin sempat menginap di guest house juga dan entah kenapa lebih mirip hostel ketimbang guest house.😛

guest house

Bagus nih guest house-nya

Plus:

Harga cukup murah dan bisa disewa untuk jangka waktu lama. Kebanyakan guest house punya kamar mandi dalam, namun hal itu tidak berlaku di Jepang. =))

Minus:

Biasanya tampilan kurang kece. Biasanya. Jadi gak photo-able. *halah*

Airbnb

Airbnb adalah layanan sewa dan menyewakan kamar, apartemen, bahkan rumah. Di sini kamu bisa menjadi penyewa alias tamu, atau jadi yang menyewakan (host). Selama ke Jepang pada bulan Maret kemarin, saya menginap di Airbnb. Banyak sekali pengalaman menarik yang saya temukan selama memakai jasa Airbnb. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan jasa ini apabila tertarik berinteraksi langsung dengan orang lokal.

airbnb

Kamar host Airbnb di Kamiyama, Jepang

Kalau mau menyewakan ruangan atau kamar yang tidak dihuni, bisa daftar ke Airbnb. Atau kalau mau coba menginap menggunakan jasa ini, daftar dengan menggunakan link ini karena nanti kamu akan dapat diskon senilai $15 saat pemesanan pertama. Lumayan khan.😀

Plus:

Harga lebih murah, bisa sewa apartemen lengkap dengan perabotannya. Mirip hostel tapi menurut saya Airbnb lebih bagus karena di kamar mandi sudah tersedia sabun, shampo pasta gigi, hingga handuk. Sering juga biaya menginap termasuk sarapan. Bahkan saya pernah dimasakin makan malam yang super enak waktu menginap bersama keluarga yang memiliki 2 anak. Senang sekali!

Minus:

Lokasinya mungkin kurang strategis terutama di perumahan yang agak dalam. Saya pernah menginap di rumah orang Jepang yang letaknya 1,4 km dari stasiun. Pas jalan kaki ke sana lumayan juga. Tapi banyak juga yang letaknya beberapa menit dari stasiun. Tinggal pintar-pintar memilih lokasi aja sih.

Kadang apa yang terlihat di foto berbeda dengan yang aslinya. Bisa jadi itu foto keadaan tempat tinggal yang dulu jadi masih bersih, mengkilat, dll.

Couchsurfing

Couchsurfing sebenarnya mirip Airbnb, bedanya yang menginap di sini gak usah bayar. Jadi kalau kamu ada kamar gak terpakai atau memperbolehkan orang lain menginap sekamar dengan kamu, kamu bisa menjadi host untuk Couchsurfing. Di sini sistemnya kamu bisa jadi tamu atau jadi tuan rumah.

couchsurfing

Jasa ini cocok yang ingin traveling dengan budget terbatas karena dengan menginap di rumah orang lain, tentunya budget akomodasi dapat terpangkas dengan banyak. Saya sendiri belum pernah mencoba Couchsurfing, tapi sering menemani tamu-tamu Couchsurfing-nya Fickry. Ada orang Jepang, Amerika, sampai Perancis.

Plus:

Ketemu banyak orang dari berbagai negara. Enaknya jadi host, kamu bisa punya banyak teman dan mendengarkan cerita dari berbagai lapisan negara. Pengalamanmu akan banyak walaupun misalnya kamu gak ke mana-mana (cuma jadi host aja).

Sedangkan yang jadi tamu, kamu lebih hemat karena gak perlu bayar penginapan. Walau fasilitas yang diberikan rata-rata cuma sebatas tempat tidur, AC atau kipas angin, kamar mandi (dan kalau host baik, boleh minta sabun atau shampoo mereka). Kadang ditraktir host (kalau host lagi baik).

Minus:

Gak bisa komplain karena semuanya gratis, jadi kudu terima aja apa adanya. Terus hati-hati dalam memilih tempat (atau tepatnya host), karena sempat ada yang kehilangan barang ketika menginap di tempat yang salah. Pernah ada berita tentang host di Jakarta yang mencuri barang-barang tamu yang menginap di tempatnya. Rese ya, jadi bikin jelek nama Indonesia.😦

***

Sejauh ini tempat menginap ketika traveling favorit saya adalah hotel dan Airbnb. Kalau hotel tentu saja fasilitasnya gak ada duanya. Kolam renang, tempat olah raga, ruang yang luas, dan amenities yang lengkap.

Sedangkan Airbnb saya suka banget karena saya bisa berinteraksi dengan orang-orang lokal. Selain itu saya beberapa kali mendapatkan host yang jago masak dan masakannya enak-enak! Senang sekali bisa merasakan masakan lokal langsung bukan dari restaurant.

Kalau kalian, sudah mencoba jenis penginapan apa aja dan mana yang menjadi favorit?😀

30 thoughts on “Jenis-jenis Tempat Untuk Menginap Saat Traveling

  1. Natalia berkata:

    Paling sering jadi andalanku tuh hotel. Pernah nyoba AirBnB baru sekali aja, dan itu stay di room dan ketemu2 dengan apartment ownernya. Agak awkward tapi service/sambutannya oke sih.😀 Pengen nyoba AirBnB lagi tapi lagi gak ada rencana jalan-jalan dulu huhu.. Kalo di Jepang itu kok kayaknya AirBnBnya lucu-lucu yaaa

  2. Hanna Christina Uranus berkata:

    Wah, aku jadi tertarik sama AirBnb nih. Kalo di Indonesia, belum terlalu kedengaran ya tentang layanan tersebut. Tapi menarik sekali!

    Ngomong-ngomong, guest house yang kakak foto di Jepang cantik sekali ya! Hehehehe warnanya bikin gemes banget :p

    nice post, Kak Chika. Salam kenal dari Hanna🙂

    • cK berkata:

      Hai Hanna, salam kenal!😀

      Di Indonesia memang belum terlalu terdengar, tapi yang pakai layanan ini lumayan banyak. Ntar kalau traveling lagi cobain deh. Gak di luar negeri aja, di dalam negeri juga ada lho. ^^

  3. mr jahe berkata:

    Kalo di hotel, apa saja fasilitas standar dan fasilitas yang harus bayar?
    Contohnya begini kak, ada handuk, sabun, dan minuman. Bagaimana saya tahu ini bayar atau gratis?

    • cK berkata:

      Setahu saya kalau hotel sih handuk sama sabun (amenities) dan welcome drink (biasanya air mineral 2 botol) gak bayar, tapi minuman lainnya yang ada di mini bar (kulkas) biasanya bayar sih. Snack-snack juga bayar sih. Ada kertas harga mengenai makanan-makanan yang ada.

      Tapi kalau handuknya kamu ambil otomatis kudu bayar sih…

  4. Itsnahm berkata:

    Wah jadi pengen travelling. Biasanya sih saya pilih hotel murah-murah yang penting ada kamar mandi + deket dengan pusat perbelanjaan. Maklum masalah dana wkwkwkw

  5. Adiitoo berkata:

    sama kayak Kak Dita, belum nyoba airbnb sama couch surfing. Takutnya kalau AirBnB dapat yang punya cakep akunya malas pulang. Atau kalau dia tiba-tiba khilaf ke kamarku, piye? Astaghfirullah. *ambil wudhu

  6. Yahya Kurniawan berkata:

    Wah, menambah wawasan, makasih Chika.
    Soal lokasi, memang penting untuk diselidiki. Bukan cuma masalah dekat ke berbagai lokasi wisata saja tapi perhatikan juga apakah daerah tersebut rawan atau aman. Pengalaman pribadi soalnya, pernah di hotel dekat area “lampu merah”, hehehe. Untung tidak terjadi apa2 :p

  7. Herrommy Dimas Alamsyah berkata:

    Kalau gue sih tidur di mana aja gak masalah. Hostel boleh, hotel bintang 5 ya gapapa (asal dibayarin).
    Karena kenyamanan ketika datang atau tinggal di mana pun itu datangnya dari hati sendiri. #halah #sokbijak

    Eh, yang baru download Hotel Quickly, masukin kode promo HDIMAS1 aja dong.
    *lalu dimusuhin Kak Chika* :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s