Muse Drones World Tour di Singapore

muse bandSiapa yang ngefans dengan band Muse? Band asal Inggris ini berdiri sejak tahun 1994 dan masih eksis hingga saat ini. Gak terasa Muse sudah bermusik lebih dari dua dekade!Saya lupa kapan persisnya saya ngefans dengan Muse, namun ketika mendengarkan album mereka berjudul Absolution, saya mulai mendengarkan lagu-lagu di album Muse yang sebelum-sebelumnya.

Banyak sekali lagu Muse yang saya suka, seperti New Born, Plug In Baby, Unintended, Piano Thing, Time Is Running Out, Hyteria, Thoughts of a Dying Atheist, Knight of Cydonia, Starlight, Supermassive Black Hole, dan masih banyak lagi. Rasanya semua lagu Muse enak didengar dan sesuai dengan telinga saya.

Menurut saya Muse punya gaya sendiri yang tidak dimiliki oleh band-band lainnya. Seperti suara piano yang kental, lagu-lagu alternatif rock yang berbau orkestra, hingga suara khas Matt Bellamy yang mendayu-dayu membuat band ini terasa lengkap.

Menyaksikan konser Muse merupakan salah satu cita-cita saya, dan hal itu berhasil terwujudkan di tahun 2007. Namun setelahnya Muse tidak pernah konser di Indonesia walau mereka terus menelurkan album. Padahal fans Muse di Indonesia sangat banyak dan tentunya menanti-nantikan konser mereka. Maka ketika ada kabar Muse akan mengadakan world tour untuk album terbarunya yang berjudul Drones dan mengadakan konser di Singapore, saat itulah saya merasa harus nonton.

Demi Muse, saya rela menyeberang ke negara tetangga untuk bisa menonton mereka. Sekitar jam 6 sore, terlihat di depan Singapore Indoor Stadium sudah ramai dengan penggemar Muse. Di sana saya bertemu dengan Nuri dan sempat ngobrol-ngobrol sambil minjem powerbank Nuri menunggu pintu gate dibuka.

Jam 7 lewat, pintu masuk dibuka. Walaupun antriannya mengular seperti ular naga panjangnya bukan kepalang, namun alur antrian masuk cukup lancar dan tak perlu menunggu lama-lama. Oh iya, saya juga bertemu dengan Dita di antrian. Selain Nuri dan Dita, ada beberapa teman lainnya yang juga mau nonton Muse, tapi sayangnya gak ketemu.

penonton

Jam 8:08 waktu Singapore

Saat pintu baru dibuka, terlihat pengunjung yang mulai memasuki area konser. Ternyata masuk ke konser Muse boleh membawa minuman karena botol minum yang saya bawa tidak ditahan. HORE!

Selain itu pengunjung dapat membeli makanan di tempat konser. Satu hal yang bikin saya cukup terkejut adalah makanan yang dijual di sini terbuat dari bahan makanan halal. Jadi saya tidak pusing memilih makanan. Saya pun membeli sandwich sebagai menu makan malam.

sandwich

Isi perut sebelum kelaparan

Sekitar pukul 8:10, keluar The Ruse sebagai band pembuka konser ini. Penampilan mereka cukup menarik, hanya saja penonton tampaknya sudah tak sabar untuk menyaksikan penampilan Muse.

The Ruse

 The Ruse

Selesai penampilan The Ruse, para crew Muse dengan sigap mempersiapkan alat musik dan perlengkapan panggung lainnya. Persiapan ini memakan waktu lebih dari setengah jam. Dimaklumi mengingat Muse membawa alat musik dan perlengkapan lainnya sendiri sehingga semuanya harus terpasang dengan baik. Sembari menunggu, para penonton malah melakukan sorak ombak ini. Kompak banget.😆

Setelah crew selesai menyiapkan alat musik, sekitar pukul 9:30 keluarlah Muse yang langsung menggebrak Singapore Indoor Stadium dengan lagu Psycho yang dilanjutkan dengan lagu Reapers.

matt

Kang Mamaaaat!!

Penonton di daerah tribun masih terlihat jaim dan belum banyak bergoyang ya namanya juga nonton sambil duduk. Namun begitu intro Plug In Baby dimainkan, para penonton yang duduk termasuk saya mulai berdiri dan berjoged. Saat sing a long lagu Plug In Baby, perasaan bahagia membuncah dan membuat air mata bahagia tak terbendungi. Rasanya waktu nonton Super Junior saya tak pernah merasa sebahagia ini. Namun mengingat saya sudah mengagumi Muse lebih dari satu dekade, menonton kembali konser mereka membuat sisi fangirl saya bangkit. Apalagi setelah itu dimainkan lagu Resistance yang merupakan salah satu lagu favorit saya.

Satu demi satu lagu dimainkan dengan baik. The 2nd Law: UnsustainableDead InsideInterludeHysteriaCitizen ErasedFeeling GoodMunich Jam, dan Madness semua mengalir dengan lancar. Terlihat penonton lebih attractive ketika Muse memainkan lagu yang sudah familiar. Ketika intro Supermassive Black Hole dimainkan, serentak semua berloncatan mengikuti irama.

Sehabis memainkan Supermassive Black Hole, langsung dilanjutkan dengan lagu favorit saya lainnya yaitu Time Is Running Out. Pecaaaaaah!

Disambung dengan Starlight dan Uprising yang ditutup dengan balon-balon besar warna hitam yang berisi confetti. Asli bikin gemes! Setelah itu mereka masuk ke balik panggung. Biasa, persiapan untuk encore. Kalau di Indonesia biasanya penonton teriak “We want more,” kalau di Singapore penontonnya pada teriak “Encore.”

Tak lama kemudian mereka muncul dan segera menyelesaikan konser dengan dua lagu encore yaitu Mercy dan Knight in Cydonia. Berikut adalah track list yang dimainkan Muse di Singapore.

Drones World Tour Singapore 2015

Pyshco
Reapers
Plug In Baby
Resistance
The 2nd Law: Unsustainable
Dead Inside
Interlude
Hysteria
Citizen Erased
Feeling Good
Munich Jam
Madness
Supermassive Black Hole
Time Is Running OUt
Starlight
Uprising

Encore
Mercy
Knight of Cydonia

Puaaaas banget bisa nonton konser Muse lagi.  Terbayar sudah rasa rindu menunggu Muse selama 8 tahun lamanya. *nangis bahagia*

kaos drones

Sebagai kenang-kenangan, saya memutuskan untuk membeli kaos edisi konser Muse yang ternyata harganya sungguh mahal, yaitu S$50. Huft. T__T

Dan inilah suasana MRT di Stadium. Semua berebut kereta terakhir. Untungnya pada tertib dan gak dorong-dorongan. Semua kebagian.

ramai

Udah kayak stasiun Tanah Abang…

Semoga Muse terus berkarya dan saya bisa menonton konser Muse di Indonesia!😀

30 thoughts on “Muse Drones World Tour di Singapore

  1. iniDanoe berkata:

    Wih, asyik juga ya kalau makanan yang tersedia sudah ada jaminan halal. Jadi gak repot nyiapin makanan sendiri😀

    Etapi kok gak ada yang bawa-bawa bendera Slank atau OI ya? #eh

  2. ndop berkata:

    Aku gak begitu familiar sama lagu muse kecuali yg Time is runnin out itu.. Musti ngulik2 lagi di yutub, kali aja aku bisa ngefens juga. Wehehehe.. Duh kapan Bjork konser di Indonesia lagi yaaaaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s