Hajime Ramen, Steak Ramen Pertama di Indonesia

hajime ramenMakan mie ramen rasanya sudah sering dilakukan banyak orang, begitu pun dengan mengkonsumsi steak. Namun ketika mie ramen disajikan bersama steak, seperti apa ya?

Konsep itulah yang ditawarkan oleh restaurant Jepang Hajime Ramen House, the first steak ramen in Indonesia. Sebagai orang yang sangat menyukai makanan, mencicipi makanan baru tentunya menjadi daya tarik buat saya. Mendaratlah saya di Hajime Ramen House yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk. Lumayan jauh ya bok kalau dari rumah

Hajime Ramen ini berasal dari Tokyo dan didirikan oleh Chef Uchida Gen pada tahun 2009. Ia merupakan orang pertama yang menciptakan steak ramen di Tokyo. Hajime Ramen di Tokyo sukses mendulang penghargaan bergengsi dunia ramen yaitu “Tokyo Ramen of The Year” pada tahun 2010 dan 2011.

chef

Uchida Gen dan chef Hajime Ramen Jakarta

hajime

Hajime Ramen House

smoking area

Smoking area

resto

Dengan membawa konsep steak ramen dari Tokyo, maka didirikan Hajime Ramen House di Jakarta, tepatnya di Pantai Indah Kapuk. Hajime Ramen House terkenal dengan kuah shio-nya yang ringan dan menggunakan garam Mongolia sebagai bahan dasar yang penting dalam pembuatan soup ramen.

Kalau kuah ramen biasanya kental, Hajime Ramen House menyajikan kuah ramen yang lebih ringan dan gak bikin eneg. Karena itulah Hajime Ramen patut untuk dicoba bagi para penggemar ramen.

mesin ramen

Alat pembuat ramen

Salah satu yang special dari dari Hajime Ramen House adalah mie yang disajikan dibuat sendiri dengan menggunakan alat khusus pembuat ramen. Untuk membuat 8 kg mie ramen dibutuhkan waktu sekitar 45 menit. Bikinnya lama tapi ngehabisinnya cepat.😆

Inilah penampakan steak ramen Hajime Ramen House. Saya sendiri mencoba memesan Hot Plate Chicken, sementara Iphan memesan Beef Ramen Hajime.

Beef Ramen Hajime

Beef Ramen Hajime

Untuk rasanya sendiri, mie ramen-nya pas untuk saya. Kuahnya tidak terlalu kental dan gak bikin eneg. Khusus hidangan Hot Plate, mie ramen dicelupkan di wadah kuah yang telah disediakan, baru deh dimakan.

chicken steak

Hot Plate Chicken Hajime

Saya lumayan sering makan mie ramen. Sayangnya pas ke Jepang kemarin saya malah gak berani makan ramen karena biasanya ramen di Jepang mengandung babi. Hiks.

Untungnya Hajime Ramen House ini tidak mengandung babi. Di Jepang sendiri dijualnya juga hanya kaldu sapi dan ayam saja. Tetapi di Tokyo ada pilihan topping babi, sedangkan di Indonesia, tidak ada. Cukup steak sapi dan ayam saja.

Menu Hajime (1)

Harga ramen di sini sekitar 68K-88K

Menu Hajime (2)

Donburi dan Curry

Menu Hajime (3)

Side dish

Menu Hajime (4)

Aneka minuman dan dessert

Menu yang ditawarkan di sini gak cuma ramen aja, ada gyoza (pangsit Jepang), Beef Salad, Beef Garlic, sampai dengan dessert manis yaitu mochi ice cream. Selain itu ada menu lainnya yang belum saya coba seperti Beef Curry, Chicken Curry, sampai dengan Beef Teriyaki Don.

gyoza

Gyoza

Beef Garlic Steak

Beef Garlic Steak

Beberapa minggu setelah launching, saya kembali makan di sini dan tetap merasakan sensasi nikmatnya ramen dengan topping steak di atasnya. Tampaknya saya memang akan terus kembali ke sini dan memperkenalkan tempat ini ke orang-orang terdekat saya.😀

Hot Plate Beef

Hot Plate Beef Hajime

Walau saya pergi ke sini pada hari biasa, pengunjung Hajime Ramen House cukup ramai. Tampaknya memang rasa yang membuat orang-orang kembali ke sini. Dengan adanya Hajime Ramen House, gak perlu lagi deh jauh-jauh ke Jepang.😀

Aneka ramen

Beef Shoyu Ramen, Hot Plate Beef, dan Hot Plate Chicken

Saya amat merekomendasikan Hajime Ramen Steak bagi kamu yang ingin mencicipi ramen dengan rasa yang berbeda. Mau mencicipi ramen dengan topping steak? Cuma di Hajime Ramen House.

Hajime Ramen House
Website | Twitter | Facebook | Instagram
Ruko Elang Laut Blok C 19-20
Jalan Pantai Indah Selatan 1, Pantai Indah Kapuk
Jakarta Utara

Opening Hours: 10.00 – 15.00  dan 17.00 – 22.00
Istirahat: 15.00 – 17.00

25 thoughts on “Hajime Ramen, Steak Ramen Pertama di Indonesia

  1. alrisblog berkata:

    Sangat menggoda sekali. Pasti lezaaat pisan nih.
    Saya suka mie yang diolah sendiri. Kalo mie diolah pabrik biasanya mengandung formalin sebagai pengawet, serem…

  2. Atabelle berkata:

    Aku belom pernah nemu ramen yang pas di lidah sebelumnya, mungkin karena kuahnya terlalu kental ya. Nanti kapan2 kalo ke Jkt mau coba ini ah, thanks infonyaa Chika :9

  3. Si Ochoy berkata:

    Salah buka postingan ini jam segini. Seharusnya tadi malem😦 sekarang jadi pengen. Hahahahaha

    Utara banget ya :)))

    Nunggu buka daerah selatan aja deh :))

  4. Goen berkata:

    Pengen… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi jauh. Tapi pengen… Tapi jauh… Tapi pengen… Tapi jauh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s