Review Film Minions

The MinionsAnak jaman sekarang pasti tahu Minions, kaki tangan dari tokoh Gru di film Despicable Me. Kemunculan mereka begitu menggemaskan sehingga banyak orang menyukainya. Bahkan ketika Mc Donald’s mengeluarkan paket Happy Meal dengan bonus figure Minions, paket tersebut laku keras.

Karena karakter Minions di film Despicable Me dan Despicable Me 2 sangat digemari, maka dibikinlah film spin off Minions yang menceritakan kisah Minions sebelum bertemu dengan Gru. Film Minions hadir bertepatan dengan liburan anak sekolah sehingga cukup mendominasi layar bioskop bersama dengan Jurassic World. Saya pun tidak mau ketinggalan dan segera menonton Minions begitu dirilis di Indonesia.

Berawal dari sekumpulan Minions yang tujuan hidupnya menjadi kaki tangan dan melayani bos yang jahat. Mereka melayani bos-bos jahat mereka mulai dari jaman Dinosaurus, Firaun hingga jaman Napoleon. Tua juga yah Minions ini…

Dari sekumpulan Minions tersebut ada tiga Minions yang memutuskan pergi dari kelompok untuk mencoba berpetualang dan mencari bos baru yang super jahat. Mereka adalah Kevin, Stuart, dan Bob. Dalam misi mencari bos baru, mereka mencoba pergi ke sebuah event terbesar untuk orang-orang jahat yaitu Villain-Con.

Stuart Kevin & Bob

Di sana mereka bertemu dengan Scarlett Overkill, the world’s first female supervillain. Kebetulan Scarlett Overkill ini sedang mencari assisten untuk membantunya melakukan kejahatan. Dengan kekonyolan dan kecerobohan ala Minions, mereka berhasil menjadi assisten Scarlett. Misi kejahatan Scarlett kali ini adalah mencuri mahkota milik Ratu Elizabeth. Maka dengan bantuan Minions, misi ini dijalankan dengan serangkaian kejadian-kejadian lucu.

Film Minions cukup lucu, tapi gak lucu-lucu banget menurut saya. Jangan menaruh ekspektasi yang tinggi ketika nonton film ini karena sesungguhnya film Minions tidak selucu yang saya bayangkan. Namun film ini boleh dikatakan cukup menghibur apalagi ketika disejajarkan dengan film Poltergeist yang sama sekali tidak menakutkan.

banana

Banana!

Lupakan juga soal Minions adalah sebuah film propaganda Illuminati karena sesungguhnya kamu gak akan menikmati film ini kalau memikirkan tiap adegan adalah propaganda. Just enjoy the movie and laugh. Belilah pop corn untuk menemani kamu menonton film ini jika kamu lagi gak puasa.

Film ini sangat cocok ditonton untuk anak-anak, namun beberapa joke di dalam film kayaknya gak gitu dimengerti oleh anak-anak kecil. Jadi tolong ajak mereka ketawa kalau ada adegan lucu menurut kamu, kali aja mereka gak ngerti.

Oh iya, ada beberapa bahasa Indonesia yang terselip dalam film ini. Berhubung sutradara Pierre Coffin di film Minions merupakan keturunan Indonesia, ia menyelipkan beberapa bahasa Indonesia sebagai bahasa para Minions. Jadi telitilah dalam mendengar apa yang diucapkan oleh mahluk-mahluk kuning ini.

Skor untuk film ini adalah 7/10. Gak lucu-lucu banget tapi juga gak jelek kok. Masih layak ditonton dan cocok untuk ngabuburit pas puasa. Eh jangan deng, ntar haus karena banyak ketawa…🙄

19 thoughts on “Review Film Minions

  1. Yuliafitria berkata:

    saya juga udah nonton filmnya, yang penting buat saya film itu menghibur sudah cukup ga kepikiran sampe propaganda Illuminati sgala, gmn2nya itu urusan yang buat film deh saya ga mau terlalu mikirin walaupun serem juga sih pas baca propaganda Illuminati itu😛
    btw salam kenal yaa mba chika

    • cK berkata:

      Salam kenal Yulia! Iya saya juga baca itu artikel tapi ya udahlah saya gak merasa ada efek apa-apa setelah menonton itu. Dinikmati aja filmnya. :”))

  2. ndop berkata:

    Reviewnya sama persis dengan yg saya rasakan pas nonton. Aku ketawa sih, cumaaaan yg ketawanya tuluus banget ya cuma 1-2-3 kali. Sisanya ikut2an tertawa biar jamaah gitu.. Hahhahaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s