Saya dan Gigi

Gigi siapaBukan, ini bukan bahas Gigi istrinya Raffi Ahmad, tapi ini membahas soal gigi, anggota tubuh yang berada di dalam mulut.

Saya jarang banget ke dokter gigi. Karena merasa gak memiliki masalah dengan gigi dari SMP, saya udah gak pernah ke dokter gigi lagi. Bahkan saat kuliah pun saya tak pernah sekalipun ke dokter gigi. Saya hanya merawat gigi saya dengan sesuai yang diajarkan Mama, yaitu sikat gigi minimal 2x sehari.

Sekalinya ke dokter gigi lagi itu pas tahun 2009, yaitu ketika gigi saya yang bolong patah akibat makan kripik apel. Saat itu saya panik luar biasa karena langsung berpikir saya pasti akan terlihat ompong dan aneh. Awalnya saya mau ke tempat Om saya yang dokter gigi, namun ternyata si Om lagi gak di Indonesia. Akhirnya saya pun dilarikan ke dokter gigi kenalan Mama saya.

kripik

Kripik apel pembawa bencana (Gambar dari sini)

Setelah diperiksa, kondisi gigi saya patah setengah, namun bisa diperbaiki dengan cara gigi-nya dilapisi. Dan ternyata biaya untuk memperbaiki gigi sebesar Rp 600ribu. YA ALLAH MAHAL BANGET! Ingat, ini di tahun 2009 ya! Mana kata dokternya saya harus balik 2x lagi untuk ditambal dan finishing. *nangis dayak*

Akhirnya saya memutuskan menunggu Om saya pulang ke Indonesia biar berobatnya gratis. Alhamdulillah, gigi saya bisa diperbaiki setelah 2x berobat. Nah, ketika berobat itu saya baru menyadari dari hasil rontgen kalau ternyata gigi saya hanya berjumlah 28 buah. Saya sendiri tidak pernah menyadarinya karena memang gak pernah ke dokter gigi lagi. *tutup muka*

Memang sepengetahuan saya jumlah gigi pada umumnya adalah 32. Kemudian saya mencoba cari tahu soal jumlah gigi dan nyasar ke blog Dita. Jumlah gigi permanen yang normal adalah 32 gigi, dengan penjelasan jenis-jenis gigi yang disarikan dari sini.

gigi

Gambar diambil dari blog Dita.

1. Gigi Seri (Incisor)

Gigi seri letaknya berada di depan dan berfungsi untuk memotong makanan. Jumlahnya ada 8, dengan pembagian 4 gigi berada di rahang atas dan 4 gigi berada di rahang bawah.

2. Gigi Taring (Canine)

Posisi gigi ini terletak pada persis di sebelah gigi seri dan merupakan gigi yang paling panjang dalam rongga mulut. Fungsinya adalah untuk mengoyak makanan. Jumlahnya ada 4, dengan pembagian 2 di tiap rahang, 1 di kiri dan 1 di kanan. Kalau kamu merupakan ras vampire, maka gigi taring kamu bisa memanjang. *dilempar sikat gigi*

3. Gigi Geraham Kecil (Premolar)

Gigi geraham kecil jumlahnya 8, dengan pembagian 4 di tiap rahang, 2 di kiri dan 2 di kanan. Gigi ini hanya ada pada gigi dewasa dan letaknya berada di belakang canine. Gigi geraham kecil berfungsi untuk melumatkan makanan.

4. Gigi Geraham Belakang (Molar)

Gigi molar permanen tumbuh di belakang gigi premolar. Jumlah dari gigi molar permanen adalah 12, dengan pembagian 6 di tiap rahang, 3 di tiap sisi kanan dan kiri. Fungsi gigi molar sama dengan premolar. Nah, gigi molar permanen ini yang paling sering berlubang dan menyebabkan keluhan.

Dari keterangan di atas, ternyata gigi premolar saya hanya berjumlah 4. Entah ke mana sisanya, copot atau malah gak pernah tumbuh. Maklum gak pernah ke dokter gigi, jadi gak tau juga. ಠ_ಠ

Kalau kata Om saya, ada kemungkinan saya ini termasuk manusia evolusi baru yang hanya memiliki 28 gigi. Oleh karena itu saya harus benar-benar menjaga gigi saya karena jumlahnya lebih sedikit dari orang kebanyakan. *nasib*

Pasca gigi patah inilah saya jadi harus sering bolak-balik ke dokter gigi, minimal 2x setahun, karena tambalan di gigi sering menipis dan copot. Beruntung punya Om dokter gigi jadi beban saya untuk hal pergigian lumayan teratasi.

Namun tidak sampai di situ aja, saya harus rajin merawat gigi dengan rajin gosok gigi minimal 2x sehari. Setelah mencoba mencari cara merawat gigi di website www.rawatgigiku.co.id, saya baru menyadari bahwa durasi mengosok gigi saya salah. Menurut kamus gigi di website Ciptadent, dibutuhkan waktu 2-3 menit untuk menyikat dan membersihkan semua permukaan gigi, tetapi kebanyakan orang hanya menyikat gigi selama kurang dari 1 menit. Waiya, saya sendiri sikat gigi palingan cuma semenit. :))

Beruntung saya dikirimkan hampers kece dari berisi produk Ciptadent yang lengkap mulai dari pasta gigi hingga sikat gigi. Ada Ciptadent Maxi White yang membuat gigi putih berkilau, Ciptadent Maxi 12 yg merawat gigi & gusi selama 12 jam dengan 3 varian yaitu Fresh Spring Mint, Cool Spring Mint, dan Spearmint, serta Ciptadent Maxi Herbal untuk anti bakteri.

Selain memberikan tips untuk #rawatgigiku, website Ciptadent juga menyediakan halaman konsultasi yang akan dijawab oleh dokter gigi cantik. :3

Di Jepang sendiri, Ciptadent telah hadir selama 120 tahun di Jepang dan dipakai oleh keluarga Jepang dari generasi ke generasi. Sedangkan di Indonesia, Ciptadent sudah hadir lebih dari 25 tahun. Ulang tahun perak bok! Buat yang mau tanya-tanya lebih langsung soal Ciptadent, bisa follow Twitter mereka di @CiptadentID atau likes Facebook Fanpage Ciptadent.

Oh iya, ada yang bisa menebak gigi siapa yang ada di foto kiri paling atas? Yang jawabannya benar nanti saya kasih senyum manis saya hihihi~

19 thoughts on “Saya dan Gigi

  1. ndop berkata:

    aku selama hidup gak pernah ke dokter gigi.😦

    Wah. aku belum pernah ngitung jumlah gigiku nih.. jangan2 aku juga manusia evolusi? Jreng jreng jreng…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s