Pengalaman Konsumsi Maggo dan #12HariTuntasMaag

MaggoSaya memiliki penyakit maag entah dari kapan. Kayaknya sih sejak saya bekerja sebagai reporter. Sering begadang, telat makan, dan sering menghirup asap rokok rupanya memicu naiknya asam lambung. Dari asam lambung inilah terjadi peradangan pada lambung dan menyebabkan sakit maag.

Biasanya maag kambuh kalau saya telat makan atau menghirup asap rokok. Makanya saya paling gak bisa ke tempat yang banyak asap rokok, yang ada gak cuma sesak nafas, tapi juga asam lambung naik.

Selain itu saya juga punya problem lain yaitu memiliki tubuh yang berisi. Kalau di foto gak kelihatan karena saya bisa menyamarkan dengan pakaian, tapi kalau ketemu biasanya pada bilang, “beda ya sama di foto.”

Seperti yang pernah saya tweetkan beberapa waktu lalu.

Pedih yaaaa…

Saya pun mencoba memperbaiki gaya hidup supaya lebih sehat dengan diet. Diet yang saya jalankan bukan diet gak makan, tetapi mengurangi makanan sampah (baca: junk food), dan memperbanyak konsumsi makanan sehat. Namun walaupun saya mencoba hidup sehat, banyaknya pekerjaan dan minim tidur ternyata masih tetap memicu penyakit maag.

Ketika mengetahui ada obat maag bernama Maggo, saya memutuskan untuk mencoba. Awalnya mengira ini adalah obat berupa kapsul atau tablet, ternyata bukan. Maggo adalah jamu yang terbuat dari bahan-bahan herbal sehingga tentunya aman untuk badan.

Maka saya mencoba memesan Maggo di Eraherbs.com sekaligus 2 pack berdasarkan saran di website. Katanya dengan rutin mengkonsumsi Maggo maka dalam #12HariTuntasMaag. Oh iya?

eraherbs

Mulailah saya meminum Maggo setiap pagi. Karena Maggo adalah jamu, tentu rasanya pahit. Saya menyamarkan rasa pahit tersebut dengan mencampurkan madu dan mentutup hidung ketika minum Maggo. Problem solved! Minum jamu tak menjadi momok buat saya.😛

Enam hari pertama minum Maggo, saya merasa berkurang sakit maag. Bahkan ketika hari ke-9 minum Maggo dan saya mengkonsumsi kopi, tidak ada rasa nyeri di lambung. Padahal biasanya kalau saya minum kopi (apalagi kopi sachet), gak lama kemudian berasa nyeri di lambung. Sejak memiliki maag saya mulai meninggalkan kopi. Padahal sebelumnya saya suka sekali dengan kopi.

Maggo

Seperti ini bubuk jamu Maggo

Tak terasa 12 hari terlewati dan belum menunjukkan adanya penyakit maag yang kambuh. Namun setelah minum Maggo tentu saja gaya hidup harus tetap dijaga dengan mengkonsumsi makanan sehat dan tidak telah makan.

Perlu untuk diketahui, Maggo menyembuhkan maag secara permanen, jadi gak kambuh lagi setelah mengkonsumsi Maggo. Hasil akan berbeda-beda pada setiap orang.😀

Setelah mencoba Maggo setelah 12 hari, maka saatnya mengisi testimonial di mengenai #12HariTuntasMaag. Lumayan ada hadiah menginap di hotel berbintang 5 di Jakarta, Bali, dan Bandung. Siapa tahu saya menang, bisa bobok-bobok enak di hotel deh!

Kebetulan produk Eraherbs (termasuk Maggo) lagi diskon 25% nih selama 1 September 2014 sampai dengan 31 Desember 2014. Lumayan lhoooo!

diskon Maggo

Lumayan niiiiih!😀

Kamu sendiri punya penyakit maag gak? Berani mencoba tantangan #12HariTuntasMaag? Pesan segera Maggo di Eraherbs.com😀

.

Maggo

Twitter | Facebook | Website

5 thoughts on “Pengalaman Konsumsi Maggo dan #12HariTuntasMaag

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s