Antara Sepeda dan Renang

nyelemSaya dan kakak saya adalah dua bersaudara kompak yang saling melengkapi. Kalau saya bisa naik sepeda tapi gak bisa berenang, sebaliknya kakak saya tidak bisa naik sepeda tapi bisa berenang. Lucu ya…

Saya tidak bisa berenang dari kecil. Pas SD setiap pelajaran berenang, saya selalu gagal. Entah itu pas belajar ngatur nafas, ngambang, ataupun sekadar water trappen. Yang ada cuma cipak cibung di pinggir kolam.

Waktu SMP, beruntung gak ada kewajiban untuk bisa berenang. Sedangkan SMA, pelajaran olah raga mewajibkan untuk ikut berenang. Tapi kalau gak bisa berenang bisa diganti dengan mengikuti tes tertulis.

Di jaman belum bisa browsing di handphone, agak tersiksa ketika diharuskan mencari jawaban dari defisini gaya renang, istilah-istilah renang dll. Untungnya ada yang bawa buku tentang berenang, maka dari itu kami bergotong royong mengerjakan tugas ini.😆

Menurut kakak saya berenang lebih penting daripada sepeda karena kalau gak bisa sepeda, gak ada masalah. Tapi kalau gak bisa berenang, seandainya kecebur di laut, sulit untuk menolong diri sendiri.

Setelah dewasa (jieee dewasa), saya mencoba rajin berolah raga. Saya mendaftar di salah satu tempat fitnes yang ternyata memiliki banyak kelas menarik, mulai dari yoga, pilates, zumba, belly dance, hip hop, hingga RPM. Nah, saya rajin ikut RPM nih.

Awal mendaftar fitnes adalah demi muat memakai kebaya pas wisuda S2 tahun 2011. Namun apes, setelah 2 bulan mendaftar, kok ya saya gak kurus-kurus. Ternyata oh ternyata saya salah di pola makan yang berantakan. Namun saya tidak menyerah dan akhirnya menemukan pola makan yang cocok.

Setelah itu, saya tetap melanjutkan fitnes, walaupun sempat 3 bulan jadi donatur saja karena gak sempat fitnes. Lalu suatu hari saya melihat ada kelas menarik, yaitu Aquafit. Aquafit adalah kelas senam renang. Gak perlu bisa berenang untuk ikut kelas ini. Asyik!

kolam GI

Kolam di Fitness First Grand Indonesia

Gerakan dalam Aquafit sebenarnya simple, seperti jalan di tempat, menggerakan tangan, sampai melompat-lompat. Hanya saja semua dilakukan di dalam air.

Setelah beberapa kali ikut Aquafit, saya jadi pengen banget belajar berenang. Berhubung di sini kalau weekend bisa bawa 1 teman atau keluarga untuk mencoba fasilitas, setiap sekitar 2 minggu sekali saya membawa teman yang berbeda untuk mengajari saya berenang. Sebut saja Depe, Linda, Nath, dan kakak saya.

Dalam 1 bulan, tak disangka saya bisa berenang! Walaupun masih belum bisa menyelam dan mengatur nafas sih. Alhasil kalau saya berenang dengan gaya katak, kepala saya masih mendongak ke atas karena belum bisa menyelam.

Ya udah ya, yang penting bisa berenang. Entah kenapa selama 8 bulan saya belajar berenang, saya masih terus gagal mencoba menyelam. Ritme mengatur nafas saya masih kacau.

Di awal tahun 2014, saya mencoba berenang di Fitness First yang di Senayan City. Kalau biasanya saya berenang di Grand Indonesia, akhirnya saya mencoba yang di Senayan City.

Infinity pool #noedit @sonyxperiaID #XperiaZ1

A photo posted by Chika Nadya (@chikanadya) on

Kolam di Fitness First Senayan City

Kolam renangnya bagus dan bersih. Lalu di sini juga sepi sehingga saya bebas bolak-balik. Di sinilah saya mencoba berlatih mengatur nafas di dalam air.

Kali ini saya sendirian dan tidak ditemani teman (karena khusus di kolam Senayan City gak boleh bawa teman karena kolam diperuntukkan khusus member FF dan penghuni Senayan Residence). Saya suka kolam renang di Senayan City ini karena kolamnya tipe infinity pool dengan pemandangan kota Jakarta.

Suasana kolam renang di atas Senayan City

A video posted by Chika Nadya (@chikanadya) on

Selama sejam itu saya mencoba latihan tahan nafas, hembus dan ambil nafas. Begitu seterusnya hingga akhirnya saya capek BERHASIL! HOREEEEEE!!

Setelah satu tahun belajar renang, kali ini saya berhasil berenang dan menyelam. Achievement unlocked. Salah satu resolusi 2014 akhirnya tercapai, yaitu bisa berenang!

Sekarang saya bisa dengan bangga bilang, saya bisa naik sepeda dan berenang. YAY!

25 thoughts on “Antara Sepeda dan Renang

  1. ndop berkata:

    Aku takut air kak. Takut kelelep maksudnya. Otomatis gak bisa berenang. Tapi aku bisa bersepeda. Horeeee.. *menghibur diri*

    Tapi terbersit keinginan untuk belajar renang sih.. Hmm..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s