Soal Pertanyaan ‘Kapan’ dan Cara Menjawab

kapanMenjelang hari libur nasional raya atau hari besar agama, biasanya banyak orang yang resah dan gelisah.

Bukannya menyambut hari yang dinanti-nanti dengan hati ceria, namun mulai was-was karena berarti sebentar lagi hari berkumpul dengan keluarga-yang-mungkin-sudah-setahun-tidak-bertemu.

Bukan bertemu dengan keluarganya yang menjadi momok, namun kekhawatiran akan pertanyaan-pertanyaan yang menjadi basa basi pembuka percakapan itu yang paling ingin dihindari.

Padahal keluarga tersebut sebenarnya bertanya hanya untuk basa-basi, tak semuanya benar-benar peduli dengan keadaan kita (ya ada beberapa sih).

Beraneka jawaban untuk pertanyaan “kapan” ini banyak bertebaran di social media, misalnya pertanyaan “kapan nikah?” dapat dijawab dengan kalimat ini:”

  • Nanti kalau sudah ada jodoh (lalu nyanyi lagu Wali “Cari Jodoh”)
  • Aduh saya gak demen laki/perempuan (coret sesuai kebutuhan)
  • Kenapa nanya-nanya siiiik. Situ pengen nyariin jodoooh?
  • Udah kemaren.
  • Jangan nanya, baru putus.
  • Pede banget sih bakal diundang?
  • … (isi sendiri)

Daaan masih banyak pertanyaan-pertanyaan serupa yang bisa dijawab dengan jenaka, galau, maupun sinis.

Dari seluruh jawaban di atas, menurut saya cara yang paling ampuh adalah dengan menjawab “doain aja yaaa.”

doain aja

Iyaaa neng, iyaaaa…

Kalimat ini dapat menangkis beberapa pertanyaan “kapan” dan seterusnya. Selain tidak perlu sinis dalam menjawab, siapa tahu dengan jawaban ini benar-benar didoakan oleh keluarga. Lumayan kan, bisa jawab dengan positif, gak pake sinis, plus didoakan oleh keluarga.

Contohnya seperti ini:

“Kapan nikah?”
“Doain aja yaaa”
“Udah ada calonnya?”
“Doain aja yaaa”
“Ya udah, jangan lupa kirim undangan ya ntar”
“Doain aja yaaa”

Bosen gak tuh yang nanya?

Hal ini berlaku untuk pertanyaan sejenis seperti kapan punya anak, kapan nambah anak, kapan nikah lagi, atau kapan punya rumah/mobil/tanah/bisnis dll.

kapan

Kalau “kapan” yang ini kayaknya bisa segera dijawab deh…

Nah, kalau kalian biasanya paling sering ditanyain apa nih sama keluarga? Dan bagaimana menghadapi pertanyaan “kapan” ini?😛

43 thoughts on “Soal Pertanyaan ‘Kapan’ dan Cara Menjawab

    • Goiq berkata:

      eeh ini sama loh sama aku.. sejak kurus pertanyaannya beralih jadi gimana sik biar kurusan ?? secara keluargaku keluarga berbadan jumbo.. wakakakaka

  1. aftrie berkata:

    Pertanyaan buatku sekarang: “kapan diselesein tugas2nya?”
    *tidur di perpus*

    Kalo dulu sering ditanya, kapan mau punya pacar/pacarnya mana? (zoom in zoom out)

    dijawab: ada kok.. tapi dia lagi jalan-jalan keliling dunia.. nyariin aku.. *aww*😳

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s