Pekerjaan Impian dan Kenyataan

pekerjaan vs cita-citaWaktu kecil cita-cita saya ingin menjadi arsitektur atau penulis komik. Namun sekitar SMP saya ingin menjadi psikologi lantaran sering dicurhatin teman-teman.

Cita-cita kembali berubah saat SMA. Memang masa-masa tersebut adalah masa-masa labil di mana impian dan kenyataan bisa berbeda.

Salah satu cita-cita saya yang tetap dari kecil adalah ingin menjadi guru piano dan saya bersyukur hal tersebut terwujud. Saya kerap menyebut diri saya buruh weekend karena di hari Sabtu saya mengisi waktu dengan mengajar piano di suatu lembaga musik. Untuk menjadi guru piano juga tidaklah mudah. Saya harus menyelesaikan 13 tahun belajar piano.

ngajar piano

Foto pas ngajar…

Sementara itu sehari-hari saya bekerja sebagai orang yang aktif berkeliaran di internet dan mall. Bisa dibilang pekerjaan saat ini sangat berbeda dengan yang saya inginkan ketika kuliah.

Saat masih duduk di bangku kuliah, saya ingin menjadi produser televisi. Saya ingin membuat program acara televisi yang dapat memberikan manfaat untuk banyak orang. Namun mimpi tinggal mimpi. Orang tua saya tidak akan pernah mengijinkan saya bekerja di televisi karena jam waktu kerja yang tidak menentu (bisa pulang pagi) dan segelintir alasan yang membuat saya harus mengubur impian saya menjadi produser televisi.

Padahal, sewaktu kuliah saya sempat magang sebagai asisten produser di suatu production house milik dosen saya. Memang saat magang saya bisa pulang jam 12 atau bahkan jam 2. Dan orang tua saya tidak suka.

Maka setelah selesai magang, saya diminta untuk memilih pekerjaan yang lain. Saat sedang masa skripsi, saya iseng menemukan lowongan pekerjaan sebagai reporter di suatu production house. Bukan reporter yang tampil di televisi, tapi reporter yang kalau wawancara hanya terlihat tangannya saja.😆

Karena dekat dengan rumah, maka dibolehkan oleh orang tua saya. Selain itu saya biasa bersepeda ke kantor. Setelah menyelesaikan skripsi, saya pun tetap melanjutkan pekerjaan sebagai reporter.

jaman reporter

Jaman-jaman masih jadi reporter nih…

Pekerjaan tersebut saya geluti beberapa bulan saja karena setelah itu saya dipindahkan menjadi reporter untuk sebuah majalah. Di sinilah saya bekerja sebagai reporter (repot muter-muter) sekaligus penulis. Saya menyukai pekerjaan ini.

Menjadi reporter membuat saya bisa jalan-jalan dan menulis hal yang saya suka. Kebetulan saya banyak menulis untuk rubrik entertainment dan kuliner. CHIKA BANGET DEH!

Tiga tahun bekerja sebagai reporter, tiba-tiba ditawarkan pindah pekerjaan. Pekerjaan ini tidak berhubungan dengan pekerjaan saya yang lama namun dari sini saya banyak belajar hal baru, yaitu social media. Saya belajar bagaimana menggunakan social media untuk pribadi dan pekerjaan. Saya belajar bagaimana merealisasikan rencana, membuat strategi, hingga mengejar target. Saya suka dengan pekerjaan baru saya!

Lalu sekitar 2 tahun kemudian saya pindah pada pekerjaan yang sama namun ke lingkungan yang lumayan mirip dengan saat-saat saya masih menjadi jurnalis, dan saya suka lingkungan ini. Melakukan pekerjaan yang saya sukai dengan lingkungan yang pernah saya jalani.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ini beberapa kegiatan saya di kantor…

Bisa dibilang pekerjaan saya sekarang ini bukan pekerjaan impian saya, namun hal-hal yang saya sukai ada di sini dan lingkungannya fun. Berpikir, menulis, bebas berkreativitas, dan bertemu banyak orang. Saya senang dengan apa yang saya hadapi saat ini.

Gak semua orang bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Untuk mendapatkan pekerjaan yang disukai, kita kudu rajin research info lowongan kerja. Kalau jaman dulu kebanyakan orang nyari di koran, sekarang lebih praktis karena adanya situs lowongan pekerjaan.

Kalau dipikir-pikir saya ini gak pernah nganggur, karena sehabis lulus kuliah langsung melanjutkan pekerjaan sebelumnya. Menurut saya gak ada salahnya mencari pekerjaan sebelum lulus kuliah. Siapa tahu justru tempat bekerja kita dapat membantu melancarkan skripsi (walaupun ada juga yang malah skripsinya terdistraksi :lol:).

Yang patut saya syukuri adalah saya kuliah di bidang yang saya inginkan. Tidak semua orang bisa kuliah di tempat yang mereka inginkan meskipun setelah itu mereka bisa meraih cita-cita yang diinginkan.

Bagi yang baru lulus, coba cari pekerjaan di internet. Cari-cari deh di situs lowongan kerja Indonesia. Ada banyak kok. Siapa tahu dari sana bisa mendapatkan pekerjaan impian kamu. Kalau masih bingung mau cari pekerjaan di mana, coba ke JobsDB aja. Jangan nanya ke dukun, susah dapat jawabannya.

Bagaimana denganmu, apakah pekerjaan yang kamu jalani saat ini sesuai dengan cita-cita? Buat yang masih muda dan memiliki cita-cita, coba tanya pada diri sendiri, apa sih yang benar-benar kamu inginkan? Pekerjaan apa yang kamu inginkan di masa depan? Bagaimana cara mewujudkan cita-cita kamu? Dan apakah semua itu sesuai dengan passion kamu?

Temukan jawabannya di Hitam Putih dalam hati kamu.

32 thoughts on “Pekerjaan Impian dan Kenyataan

  1. Natalia berkata:

    Wah kalau aku curhat soal cita-cita dan pekerjaan (dan sekolah yang ditempuh) bakal lebih panjang dari tulisan Chika kayaknya *aku kalo nulis kok cenderung memanjang…

  2. gita berkata:

    dulu ketika kecil ditanya mau jadi apa? selalu jawabnya jadi dosen, dan sekarang….sesuai passion? ya! sudah puas? ergh saya puasnya itu kalau lanjut sekolah lagi hohohohohoho

  3. ndop berkata:

    Kak chika sudah baca blogku yg membahas aku DO kuliah dulu khan yaaa.. hihihi..

    iya alhamdulillaah aku sebelum DO sudah kerja duluan di garmen yg bikin baju2nya ledi gaga, rihanna, bjork, dll mereknya KTZ.

    Kerjaanku sesuai passion apalagi lingkungannya nyeni banget di Bali sana. 5 bulan pulang kabur resign trus kerja di rumah aja bisnis online nggambar vector wajah aja. Alhamdulillaah lancar selama 3 tahun terakhir ini..

  4. Brama Danuwinata (@bramadr) berkata:

    Dulu aku pingin jadi pilot.
    Tapi begitu kuliah pingin jadi fotografer kompas atau ng. begitu tau kalau jadi jurnalis itu susah kaya, aku langsung banting haluan ke advertising dan ranah digital + socmed yang belum banyak orangnya. #iyainicurhat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s