Paris. Macarons. Cruise. Latte.

parisSetiap orang punya keinginan. Cita-cita. Obsesi. Ya apapunlah itu, tapi keinginan ini mungkin gak seperti yang diinginkan orang kebanyakan.

Salah satu obsesi saya yang (lumayan) ngaco adalah menendang hingga jatuh orang yang berpakaian boneka-boneka kayak di dufan. Sampai sekarang obsesi tersebut sulit terpenuhi. *ya iyalah*

Tapi saya tidak membahas obsesi ngaco itu. Yang ingin saya bahas adalah obsesi pergi ke Paris terus naik cruise melewati sungai Seine sambil makan macarons dan minum coffee latte.

Kebanyakan nonton film tentang Paris (apalagi film Midnite in Paris) dan sering melihat foto-foto Paris membuat saya ingin sekali pergi ke kota cinta tersebut. September tahun lalu cita-cita saya tercapai. Bagai pucuk dicinta ulam, tiba-tiba Mama mengajak saya untuk menemaninya bekerja. GAK MUNGKIN SAYA TOLAK!

Bersama 40 rombongan yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu, saya pun ikut ke Eropa. Selama 4 hari di Belanda (setengah hari di Belgia), kemudian sempat mampir ke Köln untuk makan siang dan bobok di Luxembourg. Gaya banget pokoknya. Pinter nih travelnya bikin rutenya, setidaknya menclok-menclok dikit biar kesannya melewati berbagai negara.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Setelah itu rombongan pergi ke Perancis. Mampir sebentar ke Reims untuk makan siang dan melihat pabrik pembuatan anggur, dan akhirnyaaaaaa, PARIS!

Agak berharap anggota Super Junior liburan ke Paris tapi ternyata mereka lagi di Yunani. Hiks.

Kebetulan dalam itinerary ada kegiatan naik cruise dan menelusuri sungai Seine. HOREEEEE! Ketika mampir ke Montmartre, saya menyempatkan diri membeli macarons. Demi pencapaian cita-cita!

macarons dan latte

Macarons dan cafe au lait 

Tak lupa membeli latte (cafe au lait) di vending machine terdekat dengan harga cukup murah, €1 saja.

Saat di atas cruise, ketika orang-orang sibuk berfoto ria, saya malah makan macarons dan minum latte. SALAH SATU CITA-CITA SAYA TERCAPAI! ALHAMDULILLAAAAAH!

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pemandangan dari atas cruise

Nikmat banget mengunyah macarons dan menyeruput latte seharga €1 di tengah udara yang sejuk dan melihat pemandangan Notre Dame dan burung-burung berterbangan. Life is good!

Duh dangkal banget ya cita-cita saya tapi ya namanya juga obsesi. Keinginan. Satu wish list tercapai dan masih ada ratusan wish list lainnya yang belum terpenuhi.

Kalau kamu, apa salah satu keinginan tergila kamu?😀

33 thoughts on “Paris. Macarons. Cruise. Latte.

  1. sabaiX berkata:

    Obsesiku dr kecil adl ke UK gara2 baca buku2 Enid Blyton. Klo skrg salah satu yg belum tercapai adalah ke Kathmandu, gara2 dulu pas mahasiswa terobsesi sm buku Video Night In Kathmandu-nya Pico Iyer. Untungnya gak baca yg macam Expedition to Mars gitu sih😉

  2. Natalia berkata:

    Aku masih taruh UK, khususnya London, dan Paris di bucket list ku Chik.. Eh iya pengen ke Jepang juga, tapi kok lagi mainstream ya? *dicubit* hahaha.. Semoga bisa kesampaian >.<

  3. gita berkata:

    keinginanku terbesar dr dulu adaah pergi ke Yerusalem, tapi ga cuma sendiri sik, sama kakak sama ibuku, tapi mpe sekarang budgetnya belum nyampe huhuhuh

  4. ndop berkata:

    kak chika wajahnya kayak bule deh. Pantes berada di luar negeri. Makanya gampang ke luar negerinya. Mungkin faktor face.

    *ini kesimpulan ngaco banget*

    obsesiku ke Iceland. Pingin tahu mbak Bjork itu tinggal di lingkungan kayak apa kok bisa sejenius ituh. #bjorkholic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s