Sepeda dan Apple Pie di Rotterdam

RotterdamRotterdam, terletak 1 jam dari pusat kota Amsterdam. Di sinilah tempat almarhum om saya dan keluarganya menetap.

Berbeda dengan Amsterdam, di Rotterdam masih banyak kincir angin yang tersohor itu. Di sinilah baru terasa suasana Belanda yang sesungguhnya, Belanda yang dikenal dengan negeri kincir angin.

Saya mampir ke suatu tempat (gak tahu namanya) yang dipandu oleh Pak Johan dari KBRI. Namun saya tidak sendiri karena saya bersama 3 tante-tante gaul yang semuanya bisa berbahasa Belanda.

Mereka mengaku kemampuan berbahasa Belanda ini mereka dapat dari sekolah mereka. Sejak Indonesia merdeka, pelajaran bahasa Belanda dihapuskan. Namun memori mereka akan bahasa ini tidak hilang.

Ketiga tante ini minta diantar ke tempat yang ada kincir anginnya. Maka ke sinilah kami dibawa. Di tempat ini ada toko yang menjual snack dan meminjamkan sepeda.

Terlihat berderet-deret kincir angin yang masih aktif digunakan hingga sekarang. Untuk masuk dan naik ke dalam bangunan kincir angin, para pengunjung diminta membayar € 6. Entah kenapa saya lebih tertarik berkeliling naik sepeda dengan membayar € 2,5. Kapan lagi naik sepeda di Belanda?

bersepeda

Motret ini sambil naik sepeda😛

Udara di sini 11 derajat celcius. Saya pikir saya tidak akan berkeringat jika bermain sepeda di sini. Ternyata bersepeda di udara dingin membuat saya memakai jaket tebal dan tentu saja akhirnya berkeringat juga.😆

Saya mencoba menyusuri jalan dan entah kenapa saya merasa tidak menemukan ujungnya. Hamparan rumput di mana-mana dan rasanya jalanan ini tidak terbatas! Sampai akhirnya saya merasa telah bersepeda terlalu jauh, maka saya memutuskan untuk kembali ke tempat awal. Kalau ditinggalin khan ntar bingung pulangnya.🙄

di rotterdam

Selesai bersepeda, saya menikmati apple pie hangat yang enak banget! Harganya € 2,5. Tidak hanya apple pie, toko ini juga menjual kue-kue kering dan kopi. Sayangnya saya lupa nama tokonya apa dan gak tahu ini di jalan apa.😆

apple pie

Apple pie enak!

Saya merasakan nikmatnya tinggal di Belanda. Udara bersih, suasana yang nyaman, makanan yang enak, kemudahan transportasi, rasanya saya dapat beradaptasi jika tinggal di sini.

suasana di rotterdam

Hamparan rumput yang tak terbatas

Entah kenapa saat bersepeda di Rotterdam saya merasa dejavu, rasanya seperti pernah ke sini. Entah dalam mimpi, atau karena saya merindukan tempat seperti ini di ibukota?

20 thoughts on “Sepeda dan Apple Pie di Rotterdam

  1. Ndop berkata:

    Di Nganjuk masih enak dibuat sepedahan kak chik. Main deh ke Nganjuk. Kota kecil sepi yg banyak gunungnya. Ntar kalo ke air terjun bisa banget. Ada air terjun sedudo yg tinginya 105 meter. Konon kalo mandi di air terjun isa awet muda kayak saya #eh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s