Brussels dan Patung Pipis

BrusselsPerjalanan #EuroTrip masih berlanjut. Tak terasa sudah 4 hari saya berada di Belanda. Setelah berkunjung ke Madurodam, keesokannya saya kembali diajak oleh rombongan tante-tante untuk ke Brussels.

“Chika mau ikut tante ke Brussels? Tante mau cari sarung bantal untuk rumah yang mau tante kontrakin,” terdengar suara di seberang telpon.

Tanpa berpikir panjang saya meng-iya-kan ajakan dari sang tante. Dari pada bingung mau ngapain di Amsterdam (karena Mama saya sedang mengikuti conference), maka saya memutuskan ikut jalan-jalan ke Brussels. Lumayan buat menambah list negara yang sudah saya kunjungi.😛

Perjalanan dari Amsterdam ke Brussels memakan waktu sekitar 2 jam. Sebelum berangkat sempat mampir ke pom bensin yang kamar mandinya lucu banget.😆

Di perjalanan kali ini lagi-lagi saya ditemani oleh 2 tante dan Pak Johan dari KBRI.

Sesampai di Brussels, mobil parkir di sebuah tempat perbelanjaan. Namun begitu keluar tempat parkir, terlihat lapangan kecil yang kosong dengan patung ini.

patung

Tak jauh dari sana, ada patung lagi yang menjadi sasaran foto. Di sekitarnya terdapat pasar kecil yang menjual barang-barang lucu. Harganya lumayan murah (menurut si tante), tapi tidak murah untuk saya. -___-

pasar kecil

Lalu saya masuk ke dalam suatu toko yang menjual aneka barang-barang mulai dari syal, tas, hingga sepatu DocMart! AAAAAAKKKKKH SEPATU DOCTOR MARTENS!! Ngiler melihat sepatunya dan sepatu yang saya pengen banget ada di sana. T_____T

Docmart

Harganya € 180 aja gitu T___T

Harga sepatunya € 180, yang berarti sekitar 2 juta. Duh mahal! *nangis bombay* Sambil melangkah gontai, akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari tempat belanja tersebut. Lalu ketika berbelok, saya dihadapkan dengan pemandangan ini.

bangunan1

Cantik ya bangunannya!

Whoaaaaaa bangunannya indaaaaah! Lalu ketika melihat keseluruhan bangunan di lapangan ini, semuanya cantik-cantik! Sayangnya karena mau ada festival apa gitu, beberapa bangunan tertutup tenda pasar dan panggung. Padahal kata Pak Johan, ini bangunan cantik banget.

bangunan2

bangunan3

Lalu di sini ada patung Monument à Everard ‘t Serclaes yang katanya kalau dipegang, niscaya kita akan kembali lagi ke sini. Oh ya? *grepe-grepe patung*

Monument à Everard 't Serclaes

Pose di depan Monument à Everard ‘t Serclaes

Lalu di sepanjang jalan ini banyak toko-toko yang menjual aneka barang. Mulai dari tas, sepatu, cokelat, hingga lukisan. Sementara para tante berbelanja kebutuhan mereka, saya dan Pak Johan berkeliling dan foto-foto. Saya pun dibawa ke patung pipis yang tersohor itu, namanya Manneken Pis. Bahkan Eunhyuk Super Junior pernah berfoto di patung ini!

patung pipis

Ini gak foto bareng sih, tapi tempatnya sama🙄

Patung pipis ini entah kenapa terkenal banget. Bahkan banyak patung tiruannya yang dijual di jalan. Dan katanya patung pipis ini sering didandanin pakai baju apa gitu, dan kadang tergantung dari event yang lagi ngetrend.

Selain itu Belgia adalah tempat lahir komikus tersohor Peyo, yang membuat Smurf, dan Georges Remi, si pembuat Tintin. Di sepanjang jalan ini saya melihat mural Tintin dan toko yang menjual aneka Smurf. Selain itu Belgia yang khas dengan cokelatnya yang enak juga menjual cokelat berbentuk Smurf.

Cokelat dan Peyo

Aneka cokelat, Smurf, dan Tintin

Dan yang paling penting adalah beli waffle woohooooo! Sebagai negara yang terkenal dengan waffle, maka suatu kewajiban untuk mencoba waffle Belgia. Waffle ini biasa dijual seharga € 1 di pinggiran. Lalu untuk tambah topping kira-kira totalnya € 3 gitu. Lumayan mahal sih kalau dipikir-pikir, tapi porsinya maaak, ini mah gak usah makan lagi.😆

Waffle

Krim wafflenya buanyaaaaak! *O*

patung pipis makan waffle

Bahkan Manneken Pis juga makan waffle

Namun ternyata nasib berkata lain. Setelah para tante belanja, mereka mengajak saya makan di Leon. Leon ini terkenal banget enaknya. Restaurant ini cuma ada di tiga negara yaitu Belgia, Perancis, dan Inggris.

Leon ini ada yang indoor maupun outdoor. Begitu duduk, kita langsung disuguhkan roti yang enak banget. Keras, tapi begitu digigit lembut gitu. Bikin ketagihan!

Leon

Leon dari luar

Lalu saya memesan sup ikan yang ENAK BANGET. Lalu sisanya saya dipesankan oleh si tante jadi nurut aja. YANG PENTING MAKANANNYA ENAK!

makan di Leon

Makan di sini lumayan mahal. Jadi yah siapin duit sekitar € 40 per orang. Bahkan bisa lebih. :roll: Selesai makan, akhirnya kami memutuskan kembali ke Amsterdam. Tak lupa foto-foto dulu di daerah sekitar Brussels.

bangunan4

Brussels ini merupakan ibukota Belgia. Kebanyakan orang di Brussels berbicara dengan bahasa Prancis. Namun di Antwerpen kebanyakan penduduknya menggunakan bahasa Belanda. Antwerpen ini konon juga banyak orang Indonesia yang bermukim di sana. Saya sendiri ada 2 teman di sana, sayangnya saya gak mampir ke Antwerpen.😦

Udara di sini adem-adem dingin kayak AC di kamar. Plus pemandangannya menarik karena banyak orang-orang yang berjalan membawa peliharaannya sambil berbelanja. Lucu!

Pengen ke sini lagi! Semoga bisa ke sini lagi, kan udah grepe-grepe patungnya.😛

23 thoughts on “Brussels dan Patung Pipis

  1. niee berkata:

    Itu patung mannekin pis nya bener bener kecil banget yak. gak paham juga kenapa terkenal. tapi kalau aku sampe disana harus foto didepan juga sik rasanya.. hihihi

  2. ivanprakasa berkata:

    Ngiler deh ama wafflenya… >.<
    Btw kak chika difoto2 ini kok keliatan cantik dari biasanya yah?!
    lebih manis dari waktu ketemu di FX dulu…
    mungkin karna jalan2 kali yah jadi mukanya sumringah..:D.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s