Berkunjung ke Madurodam

Ke MadurodamPagi hari di Amsterdam saya terbangun dan mengecek handphone. Menurut prakiraan cuaca, suhu hari ini berkisar 11 derajat dengan curah hujan sedang. Tiba-tiba telpon di hotel tempat saya menginap berbunyi. “Chika, mau ke Madurodam gak bareng tante?”

Ajakan dateng dari salah satu istri peserta conference (saya  ke Eropa menemani Mama conference di Amsterdam dan Paris). Kemudian saya meminta ijin Mama untuk pergi menemani para tante tersebut.

Berhubung saya sendiri memang gak ada kerjaan, maka ikutlah saya dengan rombongan ini. Bersama mobil pinjaman dari KBRI dan ditemani Pak Johan yang tidak bosan-bosannya bercerita mengenai kehidupan di Belanda, perjalanan 1 jam menjadi tidak terasa.

Madurodam

Bagian depan Madurodam

Sesampai di Madurodam, suasananya agak sepi. Mungkin karena hari biasa jadinya tidak ramai. Persis seperti museum yang buka di hari kerja, pendatangnya sedikit.

pose sebelum masuk

Mejeng dulu sebelum masuk

Madurodam terletak di Den Haag, sekitar 1 jam dari Amsterdam. Untuk masuk, saya diharuskan membayar € 14,50 (sekitar Rp 180 ribu). Di sini akan dapat kartu yang kalau digesek, keluar suara-suara yang menjelaskan mengenai sejarah dari bangunan-bangunan di Madurodam dalam berbagai bahasa.

Maduro

Yang ditanda panah itu untuk menggesek kartu

Nama Madurodam diambil dari George Maduro, mahasiswa keturunan Yahudi dari Curaçao yang meninggal di kamp konsentrasi Dachau pada tahun 1945 dan orangtuanya menyumbangkan uang untuk memulai proyek Madurodam. Di sini banyak aneka bangunan penting di Belanda yang dijadikan miniatur.

peta madurodam

Peta Madurodam

Sekilas Madurodam ini seperti Taman Mini Indonesia Indah, hanya saja lebih kecil. Inilah foto-foto di dalam Madurodam. Btw banyak yang gerak-gerak di sini, seperti perahu kanal hingga pesawat terbangnya.

Di Madurodam

Lucu yaaa kecil-kecil gitu…😄

Yang pasti Madurodam ini pas banget kalau mau bikin film tentang raksasa atau macam King Kong. Habis isinya mini-mini gitu.🙄

godzilla

Serangan Chika!!

Setelah puas melihat bangunan-bangunan kecil, kita bisa berbelanja souvenir. Di sini harga souvenirnya masih masuk akal. Sayangnya saya gak belanja karena masih menghemat uang untuk membeli barang yang lebih penting. Dan saya gak sempat foto-foto soalnya lagi makan es krim.🙄

Tertarik untuk berkunjung ke sini?

22 thoughts on “Berkunjung ke Madurodam

  1. Chic berkata:

    hwaaaaa aku pengen! Kapan ya bisa ke sana…😐 Pas musim semi deh, bisa sekalian ke Keukenhof Gardens Park.
    *ngitung receh*
    *yang penting ngayal dulu aja*😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s