Kota Layak Huni

Bagaimanakah kota layak huni versimu? Itu pertanyaan yang diberikan pada saat acara FreSh yang diadakan di Es Teler 77 sekitar bulan November lalu.

Yang terpikirkan oleh saya, kota layak huni itu selain berisikan fasilitas umum yang memadai seperti taman untuk tempat bermain, sekolahan, tempat berbelanja atau pasar, namun juga menyediakan perumahan yang memiliki kebun mini di setiap rumah. Selain menghijaukan lingkungan, memiliki kebun dan menanam tanaman sendiri menurut saya lebih hemat dan tentunya lebih sehat.

Lebih hemat karena bayangkan apabila sayur yang kita makan sehari-hari ditanam di kebun sendiri. Selain menghemat waktu karena tak perlu ke pasar atau menunggu tukang sayur lewat, tentunya lebih sehat karena kita merawat sendiri perkebunan ini. Nilai plusnya lagi, kita jadi tahu cara menanam.

Di rumah yang saya tempati, saya memiliki 2 kebun mini (seukuran sekitar 2×2 meter) di perkarangan depan rumah dan di samping rumah. Kebun mini di depan menanam bunga-bunga dan cabe (iya, cabe buat dimakan). Sementara yang di samping rumah ditanami pohon pisang, lidah buaya, dan tanaman yang sayangnya gak bisa dimakan. Dulu sih banyak sekali sayuran di kebun samping rumah. Namun semenjak memelihara kucing kita agak khawatir memelihara sayur-sayuran gitu. Takut dipipisin dan jadinya gak bersih.🙄

Berdasarkan pengalaman ini terbesit di pikiran saya, kenapa hal ini tidak diterapkan di semua rumah saja? Tentunya selain lebih hemat, hal ini menambah penghijauan di tiap rumah. Oksigen menjadi lebih banyak dan tentunya udara menjadi lebih sehat.

Berhubung saat di FreSh ide tersebut diminta dituliskan di twitter, maka ide ini saya tuangkan ke dalam 140 karakter yang berbunyi kira-kira begini (saya sudah lupa juga waktu itu nulis apa), “kota layak huni itu sebaiknya di tiap perumahan dibuat kebun mini untuk menanam tanaman dan sayuran.”

Tak disangka ide tersebut berhasil memenangkan produk Airfryer dari Philips. YAY! Gak nyangka pemikiran iseng saya menghasilkan alat masak. Mungkin ini #kode supaya di tahun 2012 ini saya lebih rajin memasak. *jeng jeng jeng*

Lalu saya pun akhirnya memasukan ide saya di sini: Kebun Mini di Perumahan. Bantu ikut pilih ya teman-teman, siapa tahu ide saya bisa jadi pemenang mingguan. ^^

Yang mau ikutan, coba submit idenya di sini: http://philips.co.id/plus. Masukan ide kamu selengkap-lengkapnya. Ada 3 kategori yang bisa diikuti, yaitu Kota Layak Huni, Akses Layanan Kesehatan dan Hidup Sehat. Kira-kira ide apa yang terpikirkan olehmu dari 3 kategori ini?

Gambar diambil dari inmagine.com

14 thoughts on “Kota Layak Huni

  1. jarwadi berkata:

    hehe, kalau yang dapat door prize panci berarti harus mulai belajar memasak dong

    pemikiran iseng tapi cerdas ya cK🙂

  2. fairyteeth berkata:

    ayo kita kopdar masak… #lospokus

    btw, kebun mini di rumah itu ide yg bagus chik… *soalnya dirumah emang udah ada kebun mini*😆

    tapi itu konsep sederhana yang emang bisa diterapkan semua orang😀

    semoga berhasil ya ide nyaaaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s