Jeans Jaman SMA

Sewaktu duduk di bangku SMA, saya membeli jeans merk cukup ternama yang menurut saya cukup mahal, yaitu 250ribu (10 tahun yang lalu gitu lho). Saya sangat menyukai jeans tersebut karena pas dan enak dipakai. Selain itu entah kenapa memberi efek tampak kurus hihihi…

Saking sukanya dengan jeans tersebut, saya menggunakannya hampir tiap hari (kalau keluar rumah). Bahkan kadang sampai gak dicuci 3 minggu karena jeans itu semakin lama dipakai semakin enak.😆

Sialnya, setelah menginjak bangku kuliah saya melebar dan harus mengucapkan bye-bye ke jeans jaman SMA itu. Karena berharap bisa memakainya lagi, saya terus menyimpannya hingga sekitar 3 tahun kemudian akhirnya saya kembali mengkerut *eh* dan jeans tersebut muat kembali. Hooraay!!

Namun dengan bentuk badan yang melebar di bagian bawah, agak susah bagi saya untuk memilih jeans. Dari 6 jeans yang saya punya, saya hanya bisa memakai 2 saja soalnya jeans sisanya membuat saya tampak bulat jika dipakai.😈

Terus terang saya agak gondok kalau beli jeans. Muat di pinggul, longgar di pinggang. Muat di pinggang, gak muat di pinggul. Atau kalau beli yang nyangkut di pinggul, pas duduk bisa-bisa celengan kelihatan. Amal sih amal, tapi rugi bandar ngasih lihat yang begituan.🙄

Celaka tiga belas, sekarang saya gemukan sehingga jeans jaman SMA itu kembali tidak muat. *nangis guling-guling*😥 Padahal itu jeans andalan untuk terlihat kurus. Sekarang terpikirkan untuk beli jeans, tapi lagi-lagi kebentur soal model dan ukuran. Punya onderdil yang cukup besar di bagian bawah membuat saya kesulitan mendapatkan jeans yang pas.

Sempat baca di twitter @LevisID kalau 54% wanita biasanya mencoba lebih dari 10 jeans untuk mendapatkan 1 jeans yang cocok untuk bentuk tubuh mereka. Hmmm… ada benarnya menurut saya. Karena buktinya saya sudah beberapa kali mencoba jeans di sana sini, tapi tetap juga tidak ada yang berhasil dibeli. Alasannya banyak: bahannya ternyata gak asik, gak muat entah itu di pinggang atau pinggul, modelnya terlalu hipster, dan lain-lain.

Paling juga sekitar dua bulan yang lalu beli legging jeans (yang sama dengan @alderina *dadah dadah*) karena emang pas di pinggang (tapi belakangan baru sadar ini legging suka kedodoran). Sampai sekarang saya masih mengalami kesulitan mendapatkan jeans yang cocok untuk pinggul saya. Hiks…

Punya pengalaman yang sama?

Note: foto di samping diambil sekitar 7 bulan yang lalu. Saat masih kuyus. T_T

42 thoughts on “Jeans Jaman SMA

  1. icit berkata:

    jeans ku jaman kuliah aja ndak muat apalagi SMA chik ^_^
    dengan bodi bantet dan paha bahenol ini *halah* aku sekarag sering ke tukang jahit aja. di bandung lagi jahitnya, jauh bgt, jadi kalo ke bandung udah aja sekalian jahit 2 – 3 jeans😀

  2. Fenty berkata:

    sama banget cik, dengan pinggul sebesar aku butuh ukuran ekstra untuk pinggangnya, tapi dengan kaki sependek aku akhirnya tuh jeans mesti dipotong dengan ukuran kakiku … kadang modelnya jadi aneh … makanya, sekarang jadi seneng hunting2 rok xD

  3. Ceritaeka berkata:

    Hiks… sama Cik…
    Muat di pinggul tapi kedodoran pinggangnya.
    Nasib gue sbg si pinggul besar.
    Tp kmrn baca twitternya @levisID ada yg curve jeans gt?😛
    Mauuu

  4. dilla berkata:

    udah nemu jins super pewe dari likuper. cukup beli satu untuk seumur idup. warna tua,m bawahnya lurus tp ga terlalu ketat, pinggangnya tinggi jadi celengan ga keliatan😛 model cowok tapinya, kalo model cewek mah sempit2 smuaaa..😆

  5. devieriana berkata:

    dulu pas belum menikah sih aman-aman aja mau milih jeans, soalnya masih langsing😆
    bareng udah melahirkan & badan segede gaban mulai deh bingung milihnya. Sekarang udah balik normal lagi sih alhamdulillah..
    setelah..

    3 tahun lamanya..😥 –> kelamaan ngurusinnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s