Kapan Suburnya?

Saya punya teman, sebutlah Bunga (bukan nama sebenarnya) yang telah menikah beberapa tahun, namun sampai saat ini belum dikaruniai anak. Di kala ada pasangan yang ingin menunda kehamilan, Tuhan berkehendak lain, pasangan itu dititipkan anak oleh-Nya.

Bunga yang menginginkan anak bertanya pada seorang dokter, “Dok, bagaimana supaya saya bisa segera memiliki anak?

Sang dokter pun menjawab, “Caranya dengan melakukan pembuahan ketika Anda dalam masa subur. Kalau melakukan hubungan intim saat masa tidak subur, maka kecil kemungkinan untuk hamil.

Untuk mengetahui masa-masa subur, biasanya dokter memberitahu mengenai siklus haid dan masa subur. Apabila siklus tidak teratur, maka bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Bagaimana cara untuk mengetahui kapan subur dan kapan tidak subur?

Biasanya wanita atau pria melakukan tes masa subur. Nah, untuk mempermudah, sekarang sudah ada alat khusus bagi wanita yang ingin tahu kapan masa subur dan tidak subur, namanya Fertitest.

Fertitest? Apaan tuh?

Fertitest adalah alat untuk menguji masa subur wanita dengan cara mendeteksi adanya hormon LH (Luteinizing Hormon) pada urine wanita. Caranya mirip seperti mencoba tespack (alat tes kehamilan). Celupkan strip Fertitest ke dalam wadah yang sudah berisi urine selama 5 detik. Kemudian dalam 3 menit, voila… hasilnya sudah bisa didapatkan.

Tingkat keakuratan alat ini 99,99%, jadi tidak ada salahnya mencoba. Bagi yang memiliki program KB juga bisa mencoba alat ini.

Cara membaca hasilnya bagaimana?

Mudah saja, jika muncul dua garis warna atau jika garis test band atau daerah Tes (T) lebih gelap atau sama dengan garis control band atau daerah Control (C) makan dinyatakan positif dan memasuki masa subur. Sedangkan jika hanya muncul satu garis warna atau jika garis daerah Tes (T) lebih muda dari garis warna daerah Control (C) maka dinyatakan negatif yang berarti sedang dalam masa tidak subur. (Lihat pada gambar di bawah)

Setelah itu?

Bagi yang ingin hamil:

24-48 jam setelah tes dengan hasil Positif, lakukan segera hubungan dengan pasangan, karena sel telur yang baik dapat bertahan selama 2 hari (48 jam).

Bagi yang ingin menunda kehamilan:

Hindari hubungan intim 1 hingga 6 hari setelah hasil Positif. Jika hasilnya Negatif, makan dapat melakukan hubungan intim tanpa resiko kehamilan.

Pada intinya, pemberian anak itu diatur oleh yang di-Atas. Banyak yang telah berusaha dengan giat, namun ternyata belum diberikan anak. Yang pasti banyak-banyaklah berdoa apabila ingin dikaruniai anak dan cobalah untuk hidup sehat.🙂

Untuk yang ingin menunda anak, semoga berhasil.😉

43 thoughts on “Kapan Suburnya?

  1. Fany berkata:

    itu kalo pas lagi punya fertitest, chik..
    katanya kalo pas lagi masa subur biasanya cewek pas bangun pagi itu badan berasa agak gerah, agak haus habis bangun pagi, dibanding biasanya gitu deh..:mrgreen:

  2. Brokenjava berkata:

    Mungkin ini kurang berhubungan, tp coba konsumsi vitamin E(bs pakai natur e kalau nggak dpt yg alami) selama 1 s/d 2 bulan.. saya sering sarankan ini ke teman2 yg susah punya anak. semuanya (100%)berhasil..

  3. qoiyum berkata:

    Mau tny jika tes positif kpn wkt yg tepat utk hubungan jika ingin hmil,wkt psitif tu kah pa nunggu smp negatif.Saya prnh konsul k dr ktany stelah dtes hsl psitif nunggu ampe negatif bru hubungn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s