Perokok Budiman

Pada suatu hari saya memberhentikan bajaj untuk melakukan perjalanan pendek. Setelah menawar dengan sang supir, saya pun segera masuk ke dalam bajaj. Tiba-tiba sang supir bertanya, “Ngerokok gak, non?“. Saya menjawab, “Enggak”. Dan sang supir berkata, “Oooh, kalau begitu rokok ini saya matikan saja,” katanya sambil mematikan rokok yang tadi dihisapnya.

Asli, saya trenyuh melihat hal itu. Ternyata sang sopir bajaj pun menghormati saya yang tidak merokok. Saya sangat menghargai mereka-mereka yang mau merokok menjauhi orang-orang yang tidak merokok / tak tahan dengan bau rokok walau saya tahu kadang terasa berat untuk pindah posisi duduk, keluar ruangan, atau pergi mencari smoking room.

Contohnya Edy yang rela ngudud jauh dari para peserta kopdar, atau Ichan yang sengaja pindah duduk ketika hendak menghisap rokok. Saya menghargai usaha mereka. Thanks bro.😀

Saya berharap banyak dari para smoker yang mau mencontoh si perokok yang menurut saya perokok budiman. Supir bajaj yang peduli terhadap kesehatan orang lain, sehingga memilih untuk mematikan rokoknya daripada orang yang tidak merokok tersebut terkontaminasi oleh asap rokok. Terima kasih pak supir. Saya sangat menghargai usaha anda.😀

.

Kembali ke menu awal… >>>

92 thoughts on “Perokok Budiman

  1. adit-nya niez berkata:

    Pertama2 usahanya menghindari orang lain ketika akan merokok, berikut2nya berusaha untuk mulai berhenti merokok…:mrgreen:

    Untung saya ndak ngerokok…

    ¤ cK ¤
    bagus nak. teruskan usahamu. 8)

  2. kai berkata:

    wow, jarang bisa nemu yang kayak gitu..
    gw sendiri termasuk yg ga tahan ama asap rokok..

    ¤ cK ¤
    kalau saya tergantung kondisi. kadang bisa tahan, kadang bisa bikin asma kambuh…🙄

  3. Catshade berkata:

    Impossible! Supir bajaj yang seringkali gak punya tata krama dalam berlalu lintas itu ternyata bisa punya sopan santun dalam merokok?!😯

    *disonansi kognitif*

    ¤ cK ¤
    wakakakakak…saya juga kaget ternyata ada juga yang seperti ini.😉

  4. rama berkata:

    baek bener tuh supir! Jarang2 tuh.. jadiin langganan buat jemput kalo chika kopdar malem aja chik..

    ¤ cK ¤
    kalau buat kopdar malem, pakai supir yang lain doms. 8)

  5. iphan berkata:

    ortuku ngerokok, dan aku punya sedikit kuasa untuk ngusir mereka, kalo masuk kamarku sambil ngerokok. hehe..

    ¤ cK ¤
    kalau di rumah saya ada peraturan. dilarang merokok di dalam rumah. 8)

  6. BLOGIE berkata:

    Teladan yang *lumayan* bagus nih! Layak dicontoh!

    Tapi, yang lebih baik mah brenti ngerokok ya…

    ¤ cK ¤
    tapi rasanya sulit membuat seseorang berhenti merokok.🙄

  7. emyou berkata:

    hak seseorang untuk merokok, dibatasi oleh hak orang lain untuk menghirup udara yang bebas dari asap rokok😀

    ¤ cK ¤
    oleh karena itu mari kita mencoba untuk bisa menghirup udara bersih dari sekarang.😀

  8. yogie berkata:

    untung saia bukan perokok…tapiii sodara2 saia bnyk yg jd perokok.. gmn ngatasinnya ya?

    ¤ cK ¤
    waduh, saya kurang tahu juga. itu harus dari kesadaran individu…😕

  9. zam berkata:

    tukang bajaj = budiman
    budiman = gak ngerokok

    tukang bajaj = gak ngerokok
    gak ngrokok = tukang bajaj

    orang yg gak ngerokok = tukang bajaj?

    *gak lulus ujian logika*

    ¤ cK ¤
    *puyeng*

  10. restlessangel berkata:

    anang lagi2 kedetek berusaha utk flirting😆

    yayangku ngerokok, tp dia sll menjauhkan rokoknya dr aku.
    dia sendiri sbg perokok, juga terganggu kl ada orang bebal yg ngerokok di ruang berAC.

    ¤ cK ¤
    what a sweet guy… ^^

  11. arya berkata:

    gw retire jd perokok (semoga terus)
    tapi kemaren gw ngelanggar janji gw. saking bosennya di kamar, gw ngudud sebatang, dr setengah bungkus rokok yg blm abis dr kpn.

    ¤ cK ¤
    semoga terus begitu, al… 8) *mengamini*

  12. Raffaell berkata:

    Yang meroko harus di Edukasi dulu harusnya Cik… harus ada training khusus dulu mengenai Filosofi meroko… kurang lebih nya seperti ini:

    Ketika kita meroko, kita telah mengambil hak orang lain untuk menghirup udara segar….

    Just my 50’s cent.

    ¤ cK ¤
    good point.😀

  13. Frenavit Putra berkata:

    Asli Saya Salut sama tu pak Sopir bajaj dan temen-temen sampeyan yang bersedia pindah saat ngrokok. Semoga harapan sampeyan terwujud, semakin banyak perokok yang sadar untuk bisa menghormati orang lain yang tidak merokok… Amien….

    ¤ cK ¤
    *mengamini*

  14. deordinaryone berkata:

    Dua jempol buat sopir bajaj-nya. Dia jauh lebih menghormati non-smoker drpd banyak orang yang di halte-halte ntu yang kadang malah ga menghargai kita yang ga ngerokok. Kayakna, sopir bajaj nya dijadikan iklan ttg menghormati non-smoker, lebih ngena🙂

    ¤ cK ¤
    wah bisa juga tuh idenya. kira-kira ada yang mau pakai gak ya?😕

  15. coinachance berkata:

    ih, gila. itu sopir bajaj-nya meski mengendarai bajaj–di mata saya ia nampak seperti pengemudi Mercedes! jarang-jarang memang ada perokok budiman seperti itu… mengharukan deh, ceritamu, chik *secara aku selalu dijadikan tempat pembuangan nikotin*

    ¤ cK ¤
    iya, makanya saya bahas di sini. ternyata masih ada yang seperti itu.😀

  16. Eru berkata:

    Weh salut jarang ada supir bajaj kayak begitu! TOP TOP😀

    Yep… kalo habbit merokok itu susah dihilangkan,
    ya minimal habbit menghargai orang lain lah🙂

    be a good smoker, not a selfish smoker

    ¤ cK ¤
    hihihi… iya, ru…😛

  17. dobelden berkata:

    gak disaranin sekalian brenti? daripada untuk ngrokok khan mending buat nabung tuh biar bajajnya berubah jadi angkot😀

    ¤ cK ¤
    hihihihi…saya nggak enak kalau meminta orang yang nggak saya kenal untuk berhenti merokok.:mrgreen:

  18. ndop berkata:

    salut buat mereka semua!!

    aku bukan perokok, tapi kadang justru saya yang toleransi dengan tetep bergumul dengan mereka walaupun resikonya harus banyak mbuang nafasnya dari pada menghirup nafas…

    ¤ cK ¤
    hihihi…saya juga begitu. cuma karena saya memiliki penyakit asma, rasanya saya harus menjauh dari mereka.😐

  19. falltara berkata:

    Kok mnrutqu itu biasa aja ya..?
    Krn p0sisi spt itu pasti sudah sering ia hadapi.
    Pasti punya pengalaman dikomplen penumpangnya..
    Jadi..
    Ya wajar sja..

    Sudah seharusnya..
    Kl saya mgkn akan lebih salut ama tukang bajaj yg sante nger0kok..
    Salut,k0k dia ga takut dimarahi penumpangnya..

    ¤ cK ¤
    wahahahahah…biasanya penumpang juga diam saja. saya sering begitu kok.:mrgreen:

  20. garudatp berkata:

    Setuju……aku juga merokok kok tapi aku jg nggak mau mengganggu orang lain yang nggak ngerokok.
    trims…..

    ¤ cK ¤
    terima kasih. i appreciate that.😀

  21. Gyl berkata:

    Wah.. seringkali orang-orang “terpelajar” justru tidak bisa bertindak gitu mbak. Ironis.

    Salut buat orang-orang yang seperti itu😀

    ¤ cK ¤
    iya, saya juga salut dengan mereka.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s