Serupa Tapi Tak Sama, LOVE dan Love Actually

Melihat dari poster film LOVE, saya menyimpulkan poster film ini nyaris sama dengan salah satu film Hollywood, Love Actually. Posternya serupa tapi tak sama. Tidak mungkin saya bilang film Love Actually yang mengikuti film LOVE karena film Love Actually sendiri telah dirilis pada tahun 2003. Entah apa yang ada dibenak pembuat film ini, namun ini jelas sekali terlihat bahwa posternya meniru terinspirasi dari film Love Actually.

Akhirnya saya memutuskan menonton film LOVE untuk sekedar membuat perbandingan.

Saya akan memberikan resensinya, tapi tidak memberikan spoiler. Jadi yang membaca postingan ini bisa tenang. Di film LOVE tokoh utamanya bisa dibilang banyak, dan masing-masing artis mendapat porsi yang rata. Urutan cerita mungkin akan berbeda karena terus terang kebanyakan tokoh membuat saya lupa jalan cerita awalnya. Begitupun yang terjadi ketika saya menonton Love Actually.:mrgreen:

Film dimulai dengan kisah sepasang anak kecil yang sedang bermain. Si anak laki-laki memberikan gelang buatan tangan ke si perempuan dan si anak laki-laki tersebut memberitahukan bahwa jika gelang tersebut rusak, hanya dialah yang bisa membetulkannya.

Dilanjutkan dengan adegan dimana Restu (Irwansyah) jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Dinda (Laudya Cynthia Bella). Ceritanya pertemuan mereka cukup bikin greget.

Kemudian ada Iin, yang diperankan oleh Acha Septriasa. Akting Acha di film ini boleh saya acungkan jempol. Menurut saya, Acha-lah yang mendominasi dari film ini. Dari peran-peran sebelumnya sebagai gadis mellow, kini berubah total menjadi gadis desa yang datang ke kota demi mencari seseorang.

Iin yang lugu bertemu dengan Rama (Fauzi Baadila), seorang pegawai percetakan. Iin memutuskan untuk membuat iklan orang hilang di tempat percetakan Rama, dengan harapan bisa ditemukannya orang yang ia cari-cari.

Ada juga cerita dari pasangan suami-istri yang rumah tangganya bermasalah, yaitu Miranda (Wulan Guritno) dan Gilang (Surya Saputra).

Lalu ada cerita mengenai penulis cantik, Tere Wijaya (Luna Maya) yang bertemu dengan petugas toko buku yang hobby menulis dan ganteng, yaitu Awin (Darius Sinathrya).

Dan terakhir cerita dari Nugroho, seorang guru bahasa Indonesia yang diperankan Sophan Sophiaan dan ibu Lestari (Widyawati), pemilik gerai Soto Ayam.

Ceritanya cukup banyak, sama seperti film Love Actually. Namun semua itu berujung pada satu titik, yaitu Cinta. Film ini juga bertaburan bintang-bintang. Selain 10 peran utama diatas, ada juga penampilan dari Gading Marten, Ariyo Wahab (Penyanyi dan pemain film Biarkan Bintang Menari), dan idola si antojalanggirang yaitu Marsha Timothy.

Setelah menonton film ini, saya bisa menyimpulkan bahwa konsep film ini terinspirasi dari film Love Actually, yaitu film tentang satu kota dengan kisah cinta yang berbeda-beda. Mungkin ada beberapa adegan yang membuat dejavu dengan film-film hollywood, tapi kembali lagi, ini bukan plagiat, melainkan terinspirasi.

Film ini bisa ditonton untuk kalangan remaja hingga orang tua. LOVE merupakan film yang mengajarkan apa arti cinta yang sesungguhnya. Saya beri untuk film ini. Mungkin akan ada yang berpendapat bahwa film ini sama seperti tipikal film-film Indonesia yang lain, saya bisa bilang IYA. Karena saya sendiri sudah bisa menebak beberapa endingnya. Namun ada yang berbeda dalam film ini.

Saya merekomendasikan film ini bagi mereka yang suka nonton film drama percintaan. Akan banyak kisah-kisah romantis dalam film ini. Film ini mengajarkan bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini walaupun lagu Sempurnya-nya Gita Gutawa terus menjadi gaung dalam film ini.

114 thoughts on “Serupa Tapi Tak Sama, LOVE dan Love Actually

  1. cK berkata:

    Reff:
    Kau adalah darahku
    Kau adalah jantungku
    Kau adalah hidupku
    Lengkapi diriku
    Oh sayangku, kau begitu
    Sempurna.. Sempurna..

    Sempurna~ by Gita Gutawa, from OST – LOVE

  2. funkshit berkata:

    kau adalah darahku, bukan darahmu atau darah mereka
    kau adalah jantungku bukan jantungmu atau jantung mereka
    kau adalah hidupku bukan jantungmu atau jantung mereka
    lengkapi diriku bukan dirimu atau dirinya

  3. cK berkata:

    *ngakak baca komen pertama pangsit*๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    iya tuh. pasangan itu lagi yang main.:mrgreen:
    yang pasti film ini cewek banget.๐Ÿ˜›

    aarrggghh!!! pangsit nyentrik!! *getok-getok pake CD-nya gita gutawa*

  4. cK berkata:

    @ suprie1983
    ayat-ayat cinta udah ada tuh di PS. tapi jam 9 malem.๐Ÿ˜€

    @ abeeayangโ„ข
    om rowan di pilm itu mainnya serius.๐Ÿ˜†

    @ edy
    iya..๐Ÿ˜† *tertawa satir*

    @ abeeayangโ„ข
    saya lagi senang nonton. potonya lagi mandek..๐Ÿ˜†

    @ ridu
    iya tuh…film cinta…๐Ÿ˜›

    @ maxbreaker
    mau trailernya? takut bikin berat sih..๐Ÿ™„

    ntar saya cek FS. saya jarang buka frenrikwes soalnya udah numpuk dan banyak yang ga saya kenal..๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ stey
    wakakakk…eer…masing-masing lagu menurut saya punya citarasa tersendiri.. ^^

  5. Sawali Tuhusetya berkata:

    review mbak chika ttg film2 yang sedang ngetrend mantab-mantab tuh. ndak nyoba dikirim ke media cetak, mbak. kayaknya banyak tuh tabloit, koran, atau majalah yang memuat rubrik resensi film. tulisan mbak chika kan bisa dibaca juga oleh mereka yang kebetulan ndak biasa ngakses net.

  6. realylife berkata:

    iya, aku juga udah nonton, meski aku tau itu mungkin mirip sama love actualy, tapi ya sudahlah daripada ntar bikin heboh dengan pendapat ngga penting, akhirnya saya putuskan untuk menghargai film ini, karena ada beberapa scene yang di luar dugaan kita, ngga ketebak, seperti keadaannya Laudya Cintia Bella, tapi emang butuh konsentrasi penuh untuk nonton film sejenis love Actually dan LOVE
    Tapi cerita cintanya ngga kompleks . padahal khan kenyataannya cinta jaman sekarang kompleks banget khan ?
    bener ngga ya opini pribadi ini ?

  7. p4ndu_454kura berkata:

    Pilem™ Endonesia™, entah kenapa, sering ngambil inspirasi dari pilem luar.

    Lalu ada cerita mengenai penulis cantik, Tere Wijaya (Luna Maya)

    Oh, kirain tante Chikah yang jadi penulisnya.๐Ÿ˜†

  8. cK berkata:

    @ deethalsya
    tunggu samapi masuk tipi aja.:mrgreen:

    @ fajar
    coba donk tonton…๐Ÿ˜›

    @ sawali tuhusetya
    enakan bikin di blog, bahasanya bisa sesuka hati.:mrgreen:
    tapi saya biasanya bikin 2 versi. satu untuk blog, satu lagi untuk majalah tempat saya bekerja.๐Ÿ˜€

    @ nazieb
    *laporin ke pacarnya nazieb*๐Ÿ˜ˆ

    @ -=ยซgoenrockยฎยป=-
    wakakakk…terinspirasi…sounds familier, eh?๐Ÿ˜†

    @ si air minum datang kembali
    saya juga punya dvdnya. 8)

    @ danalingga
    belom tuh..๐Ÿ™„

    @ almascatie
    ntar kalau ada, saya kasih..:mrgreen:

    @ yetty

    Lagi-lagi love actually.

    pasti akhir-akhir ini banyak yang bahas..๐Ÿ˜†

    @ realylife
    saya juga menghargainya. makanya saya tidak bilang menjiplak, tapi terinspirasi. 8)

    Tapi cerita cintanya ngga kompleks . padahal khan kenyataannya cinta jaman sekarang kompleks banget khan ?
    bener ngga ya opini pribadi ini ?

    hhhmmm…nggak semua kisah cinta kompleks sih..๐Ÿ™„
    ada juga kisah cinta yang berat. mungkin memang nggak pernah diangkat dalam cerita aja.

    @ almascatie
    halah…ini orang balik lagi..๐Ÿ™„

    @ yetty๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ p4ndu_454kura
    itu biasaโ„ข 8)

    *tertawa melecehkan pandu yang gagal hettrik*๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    ah ya sudah. enough hettrik fo today. 8)

  9. eMina berkata:

    o begitu ya.. *bengong*
    kebetulan saya blm nonton dua -duanya, jadi ga bisa berkomentar apapun mengenai film nya.

    tapi tetep saya ga terlalu suka film lokal.
    film hollywood jg cm beberapa.
    lebih suka nonton pelem kartun aja lah:mrgreen:

  10. cK berkata:

    @ emina
    walah…doyannya nonton film kartun… = =!

    mengingat umur mbak mina yang sudah ***๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    *kabuur sebelum ditimpuk*

    anoo…majalah tempat saya kerja nggak diedarkan secara bebas. 8)

  11. Chic berkata:

    *ngakak baca komen funkshit… hetric dimana-mana euy*

    looh katanya males nonton film Indonesia Mbak Chika? hihihihi.. anyway, pertama liat trailer pas lagi nonton salah satu film di bioskop saya sempet nyeletuk “love actually banget sih tuh film”, eh ternyata emang iya ya?๐Ÿ˜†

    belum nonton, banyak film lain soalnya…๐Ÿ˜›

  12. cK berkata:

    @ chic
    hehehe…ini sengaja nonton film love untuk bikin perbandingan biar bisa ditulis di blog.:mrgreen:

    *merelakan duit lima belas ribu demi review di blog*๐Ÿ˜

  13. nana berkata:

    *cincau lauwra mode: On*

    yeaahh.. mirriyp2 gitchuuu de. saya piykyir tjadinya cuma endingnya sawja yang locationnya a lil bit different, jadi kalau love actually at the airport and love di hospital… tjapi trnyata berbeza.. hehehehehhe

    *masih kepikiran sama abg2 itu*

  14. G berkata:

    Ah, pagenya berat banyak yang buang sampah…. Siyal…

    *bikin banner no-multiple post*

    Aku cuma nungguin film yang serupa sama film BABEL. Banyak ceritanya juga sih.๐Ÿ˜›

  15. calonorangtenarsedunia berkata:

    akhirnya lo nemu jg bintang yg setengah.๐Ÿ˜†

    katanya LOVE bagus banget ya??

    *males mikir komen yg penting dikit*

  16. dobelden berkata:

    klo perbandingan dengan love for love gimana mbak yu???๐Ÿ˜€

    mbelgedez Berkata:
    Februari 22, 2008 di 6:54 pm

    Oh !!!
    Di Indon udah bisa mbikin pilem bioskop lagee, toohhโ€ฆ. ???

    hahaha.. kemana aja om mbell.๐Ÿ˜†

  17. aRuL berkata:

    wah kayaknya asyik nih…
    terinspirasi yah bukan plagiat berarti๐Ÿ˜€
    oia seperti obrolan kopdar kemaren, lagu romantis sempurnanya gita gutawa jadi ilfil dengarnya gara2 lagu sempurna yang dibuat2 untuk anangku itu๐Ÿ˜€
    hehehe๐Ÿ˜†

  18. yud1 berkata:

    sempat ngeliat sekilas promo-nya beberapa waktu kemaren…

    …sekilas kayaknya memang agak mendingan dibanding film Indonesia seangkatannya (baca: yang baru-baru belakangan ini), tapi nggak tahu juga juga deh.

    belum nonton sih, tapi nggak keberatan kalau ada yang mau bayarin saya nonton. setidaknya, kesan dari review-nya nggak bikin saya langsung menyerah di tempat kayak kemaren dulu.:mrgreen:

    btw, gile bener posternya. gak orisinil banget…

  19. Ina berkata:

    aku nonton pilem ini krn katanya bagus dan banyak warna2 ungunya.
    sampe2 poster buat nyari si Herry,Iin milihnya kertas warna ungu.
    ๐Ÿ˜€ *Koment OOT*

  20. citra berkata:

    untung bukang spoiler, hehehe
    resensinya bagus, saya jadi berminat nonton.
    awalnya juga saya udah nyangka klo film ini terinspirasi dari love actually, ternyata ada juga yang satu pemikiran. gak hanya film indonesia, ada juga beberapa film korea yang punya konsep multiplot kayak love actually, seperti sad movie dan love for all.

  21. cK berkata:

    @ cempluk
    bayarin tiket saya ke surabaya!:mrgreen:

    @ nana
    masih gondok ya sama pilm bioskop?๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ sora9n
    setuju!:mrgreen:

    @ zazi
    walah…saya malah ngakak nonton film ini..๐Ÿ˜†

    @ gun
    berat kenapa??

    babel kapan ditiru ya?๐Ÿ™„

    @ binchoutan
    betuuull!๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ calonorangtenarsedunia
    lumayanlah buat ditonton apalagi kalo nonton sama cowok๐Ÿ˜†

    @ mbelgedez
    kemana aja mas..๐Ÿ˜†

    @ dobelden
    love for love film apaan tuh?๐Ÿ˜•

    @ regsa
    iya tuh..:mrgreen:

    @ arul
    tapi saya sih suka lagunya…๐Ÿ˜•

    @ yud1
    mau nonton sama siapa yud?:mrgreen:

    btw, gile bener posternya. gak orisinil bangetโ€ฆ

    ini terinspirasi! 8)

    *satir*

    @ goes ga login
    kapan nembaknya?:mrgreen:

    *nunggu konfirmasi*

    @ ina
    iya tuh. pantes kamu nonton, banyak ungunya..๐Ÿ˜†

    @ hanggadamai
    kurang lebih begitu. 8)

    @ eriek
    hehehe…kebetulan saya bidangnya bikin resensi film..๐Ÿ˜€

    @ citra
    coba aja nonton. karena menurut saya love ini agak berbeda dari film-film indonesia sebelumnya. setidaknya untuk saat ini..๐Ÿ˜†

    *masih nunggu ayat-ayat cinta*

    @ rystiono
    mungkin karena ide dari luar itu huebadโ„ข.:mrgreen:

    @ alle
    saya sih cuma merekomendasikan..๐Ÿ˜€

    Oia..yg nungguin Ayat2 Cinta the movie,. Donlot aja tuh! Dah bocor duluan

    saya tetap nunggu di bioskop. karena kalau donlot rasanya gimana gitu..๐Ÿ˜ rasanya nggak seenak nonton di bioskop.:mrgreen:

    ps: baca disclaimer di sidebar. ^^

  22. Pyrrho berkata:

    Sepertinya moment-nya udah lewat deh Chik.๐Ÿ˜• Kan Fu*kValentinan udah beberapa hari yang lalu…:mrgreen:

    Ah, film romantis lagi. Film romantis yang kusuka cuma 2 : City of Angel dan Notting Hill dengan quote-nya yang terkenal : I’m a just a girl, standing in front of a boy, asking him to love her

    rekomendasi film perang-nya mana, Chik ?๐Ÿ˜‰

  23. -tikabanget- berkata:

    ah, cinta…
    bosen chik..
    cinta ituh kan deritanya tiada akhirr.. **huks**
    coba sayah bisa berganti orientasi.
    biyarlah kita berdua menjadi pasangan tak tergantikan abad inih..

    **howek**

  24. deking berkata:

    Eh kemiripan juga ada di film “I am Legend” yang dibintangi oleh Will Smith dan “I am Omega” yang dibintangi oleh Mark Dacascoss (benar atau tidak cara menulisnya ya?) ya?
    Dari segi cerita (tentang virus) maupun dari segi gaya film yang sama-sama sangat didominasi oleh satu tokoh. Tetapi sama dengan “Love” dan “Love Actually”, antara “I am Legend” dan “I am Omega” juga sepertinya susah untuk disebut adanya saling meniru karena waktu pemutaran (dan mungkin juga pembuatan) kedua film tersebut hampir bersamaan.

  25. zam berkata:

    hoho..

    kenapa cinta hanya bercerita soal hubungan laki-perempuan?

    kenapa ya, ndak ada film yg menceritakan gambaran cinta guru kepada murid di desa2 terpencil, cinta dokter yg hidup di daerah terpencil, aktivis pendidikan yg mengajar anak2 jalanan?

    walau film kek gitu sering dipake untuk film dokumenter, andai dikemas dengan bagus, pasti keren itu..

    ah.. tapi itu kan ndak menjual, zam!! bangoonn!!

    para produser itu kan kebanyakan dari INDIA!!

  26. zam berkata:

    oiya, satu lagi..

    kenapa ya kalo misal film-film hollywood, meski ceritanya mirip, terinspirasi, njiplak, atau apalah, kita cenderung permisif..

    sedangkan kalo film indo yg melakukannya, kita rame2 menghujat..

    ada apa ini.. ada apa ini.. yukk, mari.. *gaya Beno Boloe*

  27. Kiki Ahmadi berkata:

    wah

    iya mbak..
    dari resensi nya saya kok ngerasa rada rada mirip ama love actually…

    jadi males nonton..

    hehehehhe

    g seberapa suka film romance indonesia

    : )

  28. niez-nya adit berkata:

    jadi apa benang merah kelima cerita2 itu ?? saya cuma penasaran sama benang merahnya itu…klo cuma cinta mah semuamua juga bisa dikait2in sama cinta…

  29. Mihael "D.B." Ellinsworth berkata:

    Entah kenapa, saya nggak ngeh waktu kamu memberikan kata “terinspirasi” tadi. Meniru sendiri kayaknya nggak klop dipakai buat mendeskripsikan film ini…

    Apakah ini ciri khas Indonesia, ya ? Terinspirasi sampai kebablasan ?๐Ÿ˜‰

  30. arda86 berkata:

    @ Gyl
    yaa tapi kalo nodanya dibiarin aja ya ngga belajar – belajar namanya

    tapi gapapa lah biasanya proses belajar itu dimulai dari plagiat yang ngga keterusan

    dari plagiat trus berpikir membuat yang lebih dan terjadilah yang namanya film bermutu. tapi kalo pilemnya horor mulu horor mulu ya ngga tau lagi๐Ÿ˜€

    kalo soal pilem percintaan AADC kayanya masih nomor satu (menurutku)

  31. tante angga berkata:

    duhhh
    tante lupaaa… kapan terakhir nonton pelem endonesiaa….

    kalo udah dikasih tau gini ma mbak cK, apalagi….
    tante jadi tambah males…..

    (sambil teriakteriakkk ke anak batagor: HOOOYYY KAPAN NONTON AYATAYAT CINTAAA????)

    apakah ini prodak-nya Punjabhi besodara mbak?
    huuu mayless…

  32. cK berkata:

    @ ekowanz
    halah…ngaku-ngaku…๐Ÿ˜†

    @ pyrrho
    saya cuma memberikan perbandingan film kok.:mrgreen:

    film perang? paling rambo iv tuh.๐Ÿ™„

    @ -tikabanget-
    *pingsan*

    @ ardho
    terinspirasi!:mrgreen:

    *satir*

    @ mathematicse
    ayo pulang ke indonesia. nanti kita nonton.:mrgreen:

    @ deniar
    itu ada di postingannya kok. saya sudah kasih resensi dan berapa bintang yang saya kasih.

    @ deking
    kalau film yang ini (love dan love actually) jarak waktunya cukup lama. jadi bisa dibilang meniru..:mrgreen:

    @ manusiasuper
    bukannya situ doyannya nonton layar tancep?๐Ÿ˜•

    @ joesatch yang bukan legendaris
    betul..๐Ÿ˜†

    @ sarah
    nonton sama siapa, sar?:mrgreen:

    @ atmi dwisusanti
    sabar…

    @ deteksi
    gitanya nggak nongol di film itu. cuma suaranya ada..:mrgreen:

    @ reedler๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

    @ tukangkopi
    pilmnya pasti nggak seru. 8)

    @ zam

    kenapa cinta hanya bercerita soal hubungan laki-perempuan?

    ada juga lho cerita hubungan laki-laki dan laki-laki..:mrgreen:

    kenapa ya, ndak ada film yg menceritakan gambaran cinta guru kepada murid di desa2 terpencil, cinta dokter yg hidup di daerah terpencil, aktivis pendidikan yg mengajar anak2 jalanan?

    mungkin zam bisa mencob membuatnya. saya bersedia menjadi bintangnya kok. 8)

    *ditabok*

    kenapa ya kalo misal film-film hollywood, meski ceritanya mirip, terinspirasi, njiplak, atau apalah, kita cenderung permisif..

    sedangkan kalo film indo yg melakukannya, kita rame2 menghujat..

    errr…mungkin bisa tanya om royโ„ข๐Ÿ˜€

    @ kiki ahmadi
    coba tonton film yang lain. misalnya jumper, atau CJ7.๐Ÿ˜€

    @ niez-nya adit
    benang merahnya itu ya cinta..๐Ÿ˜†

    @ mihael “d.b.” ellinsworth
    did you sense satir?:mrgreen:

    @ na2
    saya sih nggak ada film indo favorit. 8)

    @ mrs. fortynine
    kayaknya nggak ada spoiler deh..๐Ÿ˜•

    saya nggak pernah ngebayangin tuh..๐Ÿ˜† bisa capek..๐Ÿ˜†

    @ dodot
    bisa dibaca di resensinya.. ^^

    @ gyl
    amien!:mrgreen:

    @ ale
    ntar aja le…kalau udah di tipi..๐Ÿ˜†

    @ antobilang
    sana protes!๐Ÿ˜ˆ

    @ abeeayangโ„ข
    kok nggak jelas?๐Ÿ˜•

    @ arda86
    AADC lumayan bagus menurut saya..

    @ leksa
    ntar kamu sutradaranya…:mrgreen:

    @ raffaell:mrgreen:

    @ tante angga
    katanya males nonton film indo…๐Ÿ˜†

    @ neorhazes
    mending nonton film hollywood..๐Ÿ˜†

    @ ravelt
    eh the water horse bagus ga?๐Ÿ˜€

    @ takochan
    wah…makasih sudah muji saya, des. 8)

    *makan coklat*

  33. carra berkata:

    waaa… aku ga tau deh klo pelemnya.. bukan penggemar pelem indo yg terlalu panatik… tapiiiii…. sempurna-nya gita gutawa bikin aku nangis darah.. huihuihui…

  34. sillystupidlife berkata:

    Yeeee…. kalian2 kok pada nggak nghargain karya anak bangsa sendiri… kalo bukan kita sapa lagi???….๐Ÿ˜‰

    Saya udah nonton… dan menurut saya yang memang pencinta sejati, Film ini layak tonton… terlepas dari kontroversi apakah film ini PLAGIAT atau hanya TERINSPIRASI dari Love Actually… film ini entertaining a lot kok buat saya… (nggak tahu yach kalo buat yang lain…)

    It’s okay to be different, right???… (ahhh, semoga comment saya ini dibaca oleh pak SBY, supaya saya dapat penghargaan karena sudah menghasut orang untuk mencintai produk dalam negri๐Ÿ™‚ )

    Ahakhakhakhakhakahkahkahak… tiba2 nyadar, NTT alias Noraks Tingkat Tinggi banget gak sich gue, hahahaha…

  35. Sayap KU berkata:

    Ade sungguh tidak minat nonton “LOVE” tapi karena tadi malam ada yang maksa minta ditemenin, maka nontonlah.

    cK ini ada oleh-oleh bagus dari film itu “JIKA kita berhenti sekarang (hari ini) MAKA kita tidak akan bisa melihat apa yang terjadi esok”.. inspiratif yah. Oh iya ada 1 lagi pesan si gadis sebelum meninggal karena kanker “bahwa semua yang ada bisa pergi, namun selalu ada yang tertinggal yaitu CINTA”.

    -Ade-

  36. och4 berkata:

    ntar ditonton ah, emang lumyn byk film yg ktanya terinspirasi dr luar, tapi kalo emang pesannya bagus wajib ditonton nih ma hubby. OST nya keren sih dinyanyiin GG, Love actually udh pernah quw tonton jg. liat deh LOVE nya kyk gmn jg. tetep nulis resensi film yah…

  37. zulfaisalputera berkata:

    Jeli juga Kamu dengan kehadiran film Indonesia yang satu itu. Baguslah kalau kita mengadakan perbandingan agar lebih mencerdaskan!

    Aku saran nih, coba bikin perbandingan juga untuk Ayat-Ayat Cinta, antara teks (novelnya) dengan film (visualnya). Ntar postingin ke blog aku, ya!

    Tabik!

  38. cK berkata:

    @ carra
    lagunya serem. soalnya suaranya tinggi banget..๐Ÿ˜†

    @ sillystupidlife
    saya menghargai setiap karya Indonesia. kecuali sinetron! soalnya banyak yang niru mentah-mentah hehehehe..๐Ÿ˜†

    @ sayap ku
    iya De. pesan moralnya cukup bagus tuh. cuma cK lupa nulisnya..๐Ÿ˜†

    @ och4
    tonton aja. bagus kok filmnya.๐Ÿ˜€
    soal resensi film, saya biasanya nulis kalau lagi pengen aja.. ^^

    @ hutriest
    ntar coba cari deh.๐Ÿ˜€

    @ zulfaisalputera
    wah…rasanya saya tidak bisa merealisasikan saran tersebut karena saya sendiri belum baca novelnya. maaf…๐Ÿ˜ฆ

    kalau ada waktu, nanti saya coba baca novelnya…

  39. cK berkata:

    @ carra
    hyahahahaha…ah tapi saya nyampe nuh nyanyi gaya gita gutawa. 8)

    *pongah*

    @ ihduy
    yup yup.. ^^

    @ ikatkata
    iya tuh. ada di salah satu berita…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s