Iseng nulis di CuriPandang.com, kenapa gak sekalian aja saya tuangkan di blog ini. Hitung-hitung update hehehe… Membaca judul tersebut pasti akan bertanya-tanya, masa iya pembajakan dilegalkan? Oh…ini sebenarnya wacana yang keluar dari seorang Armand Maulana, vokalis band Gigi. Ia berpikir saat ini pembajakan sudah sangat meluas. Kenapa tidak sekalian dilegalkan saja?
Bisa kita lihat kalau pembajakan sudah sangat meluas. Bahkan berkat kecanggihan internet, dengan menunggu beberapa menit, kita sudah bisa menikmati lagu sealbum tanpa perlu bersusah payah ke toko musik. Gratis pula. Seperti dalam lirik lagu Saykoji
Bajakan gratis gak pake ragu
Saykoji satu album setengah jam bisa rampung
Lirik ini menggambarkan bahwa pembajakan seperti ini sudah sangat umum. Tidak perlu repot-repot ke toko kaset, cari saja emperan penjual dvd dan cd di pinggir jalan, langsung dapat apa yang diinginkan. Secara tidak langsung, bajakan memberikan promosi gratis bagi sang artis, karena mempermudah distribusi, walaupun itu berarti yang membeli tidak membayar pajak negara.
Di luar negeri sendiri, beberapa musisi memutuskan untuk membagi lagu mereka secara gratis. Ada pula yang menjual via internet, dengan mendownload, maka akan dikenakan beberapa dollar saja. Lebih mudah ketimbang mesti ke toko musik.
Seperti Radiohead yang membagi-bagi lagu di situs resminya, walaupun dikenakan biaya, namun ternyata banyak yang lolos download tanpa membayar. Kok bisa? Dengar-dengar sih bayarnya sesuka hati. Tidak membayar pun tidak apa-apa. Wow!
Contoh lain adalah Muse. Band asal Inggris ini membebaskan penggemarnya untuk mengunduh single terbaru di situs mereka. Tidak perlu bersusah payah menunggu album keluar dan membelinya di toko musik. Hanya dalam 5 menit, voila… lagu sudah bisa dinikmati.
Kira-kira apakah di Indonesia akan melegalkan pembajakan? Toh musisi kita akhir-akhir ini mendapatkan pendapatan lain yakni dari Ring Back Tone (RBT). RBT ini terbilang laku keras. Almarhum Mbah Surip saja mendapat 4 Milyar 120 Juta dari royalti RBT. Sayangnya beliau keburu dipanggil yang Maha Kuasa sebelum menikmati hasil jerih payahnya.
Kenyataannya sekarang lebih banyak orang membeli bajakan yang murah, walaupun kualitasnya belum tentu bersih, ketimbang membeli asli yang harganya bisa mencapai sepuluh kali lipat.
Yang pasti wacana ini tentunya memutar otak para pemberantas bajakan. Akankah mereka terus melawan, atau membiarkan para pembajak itu beredar.
(Foto diambil dari Zazzle.com)
Agustus 18, 2009 pukul 11:14 am
mungkin gak sih dilegalkan?
Agustus 18, 2009 pukul 11:20 am
Pembajagan,,,hmmm
semua itu tergantung dari sisi mana dilihatnya,,,,,
dari sisi popularitas artis, atau dari sisi keuntungan?
tapi di era internet ini semua dapat terjadi
¤ cK ¤
kalau popularitas, karena pembajakan ini menurutku mereka malah lebih meluas. hingga kota-kota kecil bisa menikmati lagu mereka tanpa perlu susah payah ke kota yang agak ramai untuk membeli album. cmiiw…
Agustus 18, 2009 pukul 11:27 am
sebenernya balik lagi ke pemilik karya tersebut, kalau memang mereka melegalkan, yah kenapa gak…
¤ cK ¤
betul.
Agustus 18, 2009 pukul 11:29 am
pertanyaannya bukan mungkinkah di legalkan chik.
tapi yang bener ini.
“Mungkinkah digratiskan?” aku rasa itu lebih cocok. kalo pembajakan legal dan dia dapet duit ya pasti mungkin mau dilegalkan. tapi kalo GRATISkan apakah mereka mau? merelakan salah satu sumber pendapatan mereka?
¤ cK ¤
Bener juga sih. Tapi mengutip dari sini, if you cannot beat ‘em, join ‘em.
Agustus 18, 2009 pukul 12:14 pm
kadang dalam praktek, bos besar di belakang pembajakan (produk audio visual) malah si produser produk asli sendiri *saving tax payment*
¤ cK ¤
*purapuralugu*
wogh! masa iya?
Agustus 18, 2009 pukul 12:42 pm
IMHO, pembajakan marak karena harga yg asli terlalu mahal. Coba kalo harga yg asli gak gitu mahal, misal Rp. 2500 per keping CD, kayaknya banyak yg mau beli yg asli.
¤ cK ¤
betul hihihi…
Agustus 18, 2009 pukul 1:00 pm
sebenernya mengunduh untuk dinikmati sendiri tidak termasuk pembajakan.. yang jadi masalah kan sudah lah mengunduh gratis, eh diperjualbelikan pula ke orang.
sebenernya yang jadi konsumen harus pinter kalo mau mengurangi pembajakan. lah wong dia dapetnya gratis, kok sayah mesti mbayar? rugi doooongs!
pembajakan marak ya karena konsumennya banyak. coba kalo ga ada yang beli
¤ cK ¤
tapi kalau donlot untuk sendiri berarti gak membajak ya? hmm…
hiyahahaha bisa ajaaaa…
Agustus 18, 2009 pukul 1:21 pm
Wah, idenya radiohead mirip kaya software free open source ya..
bole pake sebebas2nya.. klo suka bole ngasih donasi
¤ cK ¤
tampaknya begitu.
Agustus 18, 2009 pukul 2:02 pm
ndak perduli mau dilegalkan atau ngga, yg penting selama masih ada gratisan ya kenapa ngga :d
¤ cK ¤
*tipikal niken banget*
Agustus 18, 2009 pukul 4:30 pm
kalo gak dibajak sawahnya gak bisa ditanami dunk chik..
¤ cK ¤
holoh opo ki?
Agustus 18, 2009 pukul 7:24 pm
opensors….opensors….
¤ cK ¤
mikocok mikocok…
Agustus 18, 2009 pukul 8:38 pm
.
2006 lalu jaman sayah belom nge blog, sayah pernah mbaca artikel mirip ginih. Intinya ya, mereka kan nyanyi udah dapet dari sumber laen. Jadi ndak perlu jualan dari keping CD nya….
Itulah sebabnya, soal pembajakan inih ndak terlalu ditanggepin sama artis generasi baru. Mereka tetep kaya raya dari sampingannya.
Yang selalu teriak masalah pembajakan kan artis jadul. Dimana mereka sekarang cuman bisa gigit jari….
**piss dong ah..**
¤ cK ¤
contohnya?
Agustus 18, 2009 pukul 9:34 pm
klo di indonesia dilegalkan, mungkin itu krn udh nyerah dgn keadaan
indonesia gitu lohhhh..
¤ cK ¤
iya tuh. karena memang sulit memberantas pembajakan…
Agustus 18, 2009 pukul 10:19 pm
bukannya semakin dibajak semakin mereka laris?!
semakin leluasa diunduh; kan semakin tenar..
saya sih nggratisin donlotan lagu karena gak mampu produksi album..
¤ cK ¤
betul. semakin dibajak semakin laris, karena orang malah lebih mudah mendapatkannya.
Agustus 18, 2009 pukul 10:41 pm
serba salah… gw anti pembajakan.. tapi rajin beli dvd bajakan (doh)
¤ cK ¤
yakin anti?
Agustus 18, 2009 pukul 11:18 pm
emang dilema ya…. di satu sisi pembajakan seperti nyolong (mencuri)…di sisi lain…masyarakat perlu barang murah (bajakan identik dgn barang murah)…trus gimana menyikapinya…????
¤ cK ¤
if you can’t beat’em, join’em.
Agustus 19, 2009 pukul 1:43 am
Sudah baca ebookna pandji chik ?.. yakin bisa membantu atasi pembajakan
sarana lain, ya ituh, marketing 2.0 . Puas dengan lagu bayar ( donasi ) tak puas ya sudah gratis…. mau gmn lagi .. memang sulit kan membatasi kekuatan social media..
¤ cK ¤
belum baca sih, sistem yang dipakai oleh musisi seperti radiohead dan muse boleh juga tuh.
Agustus 19, 2009 pukul 2:42 am
pengen semua musisi kayak om aditiya sofyan
¤ cK ¤
ngasih gratis lagu ya?
Agustus 19, 2009 pukul 7:03 am
ya pembajakan seperti nya susah dihentikan, jadi menurut saya perlu ada semacam kreatifitas dari industri hiburan dalam menjual kekayaan intelektualnya, cara baru misal dengan RBT atau live concert, RBT ngga bisa dibajak kan …
¤ cK ¤
betul, walaupun kasihan juga musisi yang namanya belum dikenal.
Agustus 19, 2009 pukul 8:06 am
jarang benget beli bajakan… kecuali kaos bola dan sepatu bola… hehehhee
¤ cK ¤
kalau saya biasanya donlot.
Agustus 19, 2009 pukul 10:09 am
Muse yang United States of Eurasia itu yah?
Saya sudah punya loh
¤ cK ¤
saya juga punya. ada lagu lainnya lho.
Agustus 19, 2009 pukul 12:14 pm
ahh sekarang cari duit harus sedikit creative apalagi diindustri kreatip. kemaren ini saya baru aja liat ada sebuah grup musik yang membiarkan para penggemarnya mendownload secara gratis lagunya hanya saja pada lagu ada yang ditimpah dengan iklan “membeli secara resmi”. Hebatnya walaupun terjadi pembajakan saya cukup kesulitan bahkan belom mendapatkan versi tanpa iklannya.
*menulis tanpa konsistensi
¤ cK ¤
wah…band apa tuh?
Agustus 19, 2009 pukul 12:15 pm
hahah kebanyakan login imel sekarang jadi kacau pas nulis komen
)
*gantiin donk chik puleeezzz
¤ cK ¤
udah kok… ^^
Agustus 19, 2009 pukul 11:10 pm
tergantung artisnya kayaknya…
kalo menurut sepupuku… mereka dapet duit dari RBT sama konser… jadi jaman sekarang emang udah gak ngarep untung dari album…
¤ cK ¤
pasti sepupumu si makki itu.
Agustus 20, 2009 pukul 1:15 pm
Ndutz gak mau kebanyakan cingcong ah…karena ndutz sendiri pengguna jasa sedot alias donglot gratis lewat inet
¤ cK ¤
*tooos*
Agustus 20, 2009 pukul 2:11 pm
disini apanya yang ga legal ? tanya… knapa ?
¤ cK ¤
di sini apa?
Agustus 20, 2009 pukul 8:11 pm
RBT bisa dibajak gak ya ?? kalo emang sekarang lebih sukses di RBT ngapain pake album2 lagi ?? :p
¤ cK ¤
sayang gak semua artis sukses lagunya dijadiin RBT…
Agustus 21, 2009 pukul 12:14 am
ya mungkin gini
mau gmn lagi
yg asli mahal
beli yg bajakan aja
¤ cK ¤
mungkin seharusnya dimurahin aja biar orang gak berat beli yang original.
Agustus 21, 2009 pukul 6:49 am
Perlu adanya acuan hukum yang baku dan penerapannya tidak tebang pilih.. kalau dilarang ya dilarang dengan segala konsekuensinya.. terlepas dari permintaan dan response pasar atas barang-barang bajakan selalu cenderung meningkat, perlu ada pendekatan tersendiri bagi regulator (pemerintah) merancang mekanisme pemberantasan pembajakan dan insentivenya bagi produser karya cipta/artis dllsb..
¤ cK ¤
betul. tampaknya mesti dibenahi permasalahan soal pembajakan ini. tapi memang kenyataannya sulit, karena banyak dari masyarakat yang melestarikan pembajakan.
Agustus 21, 2009 pukul 11:02 pm
Industri, bea cukai, pajak, mana mau mereka melegalkannya Chik?
At the end of the day, yang ada hanya kepentingan…
¤ cK ¤
susah jugaya.
Agustus 22, 2009 pukul 9:54 am
mbah suriip bukannya cuma dapet 100 jutaan ya, ga sampe 4 m,
mo dilegalkan ato tidak yg gretong tetep ada ya
¤ cK ¤
iya, ternyata gak sampai 4M…
Agustus 22, 2009 pukul 2:49 pm
bagus neh, berpikir alternatif.
kalo kenyataannya memang udah terlalu sulit memberantas pembajakan, kenapa tidak diambil manfaatnya saja ?
¤ cK ¤
cari alternatif lain agar hal ini tidak menghalangi kreativitas anak bangsa.
Agustus 23, 2009 pukul 7:02 am
Tp lagu yg dbajak malah kbnyakanya nguntungin mrk low, lha jelas, walo dbajak,yg penting kan lagu2 hasil karya mrk bs dnikmati siapa aja, nah, lama-kelamaan kan populer lagunya, laku terus deh mrka (band2), manggung ksana dan kmari,hehe ..dan lagu2 mrk dihapal oleh bnyk org, itu yg terpenting..
..hehe
¤ cK ¤
itu salah satu hal positif dari pembajakan.
Agustus 23, 2009 pukul 7:43 am
Wah bisa-bisa besok tema terbaru saya dibajak juga. Tapi ya gapapa lah. Semua yang dariku gratis-gratis kok. Yang penting gak melanggar copyright.
¤ cK ¤
keren.
Agustus 23, 2009 pukul 7:23 pm
Bagusan idenya Muse yang pake sistem donasi itu.
Atau gini aja, MP3/Video clip nya gratis, tapi di bagian akhir ada iklannya gitu, beberapa detik lah. Nah, si pengiklan ntu deh yang bayarin artis nya. Hehehehehe….
Itu solusi bukan ya?
¤ cK ¤
yup. kadang justru karena lagunya bagus, orang-orang jadi ngasih donasi. *eh bener gak sih*
btw idenya boleh juga.
Agustus 24, 2009 pukul 4:19 am
kmaren baca kompas, kalo rupanya 4 milliar nya mbah surip cuman isu.. faktanya cuman dapet kurang lebih 900 juta an dari RBT (dan production house nya masih tekor katanya :p )
eh keren tuh idenya iwan ^. jadi di akhir lagu dikasih iklan 5-10 detik
¤ cK ¤
yup, idenya iwan bisa jadi bisnis juga.
udah diapdet.
Agustus 24, 2009 pukul 2:46 pm
numpang ngmg..eh nulis!!
ah klo artis mah mau dibajak ato kagak (mgkin) seneng aja cz lagunya jd terkenal dmn2..ntr bisa jd RBT ato apalah..
trus jadi top hits.. dan semakin dikenal ntr permintaan manggung nya juga laris!!
hehe…mgkin itu yg ga disadari..pdhl bisa saja pembajakan itu media promosi!!
hehehe…
¤ cK ¤
yup, banyak yang bilang pembajakan itu salah satu media promosi. makanya (kadang) ada artis yang sengaja agar lagunya dibajak biar semakin dikenal. ;roll:
Agustus 25, 2009 pukul 11:17 am
boleh aja mas, tapi cd bajakannya musti dilegalisir sama yang punya lagu, kayak ijasah gitu, kopi abis itu di stempel…. hehehe…. ga nyambung ya….
¤ cK ¤
huahahaha…saya perempuan lho mas…
Agustus 25, 2009 pukul 12:28 pm
ada yang legal kok mbak chik..
membajak sawah
*lari sebelom ditimpukin mbak chika gr2 gak nyambung*
¤ cK ¤
*gigit-gigit sari*
Agustus 25, 2009 pukul 1:40 pm
dulu diriku pernah nulis tentang pembajakan.
pembajakan musik itu, merugikan industri musik.
artisnya?
oh, mereka lebih dapet banyak duit dari performance manggung.
bukan royalti kaset. atau CD.
percayalah.
¤ cK ¤
saya percaya tiiiikkk…
Agustus 25, 2009 pukul 5:16 pm
Hmmm… Ribet dah
¤ cK ¤
begitulah…
Agustus 26, 2009 pukul 11:18 am
hidup ndonlot lagu….
¤ cK ¤
*siul siul*
Agustus 26, 2009 pukul 4:52 pm
kalo pembajakan legal artinya istilahnya bukan lagi ‘pembajakan’
tapi download lagu gratisan atau memperbanyak CD gratisan
sebenernya yang paling rugi dari pembajakan itu adalah major label
band sih semakin dibajak semakin terkenal. makin banyak dapet order manggung, tawaran RBT, dll. yang paling untung dari bajak membajak justru band kecil atau indie, karena bisa punya kesempatan didengar audiens tanpa perlu masuk dulu ke major label.
Internet tuh, bikin David dan Goliath punya kekuatan yang sama buat bisa didengar
Udah saatnya semua pelaku industri musik melihat MUSIC 2.0
¤ cK ¤
tampaknya memang major label mesti berpikir keras untuk hal ini.
yup, kalau sudah dilegalkan jadi gak ngebajak lagi deh.
Agustus 26, 2009 pukul 5:43 pm
Kasian juga Musisi klo karya mereka di bajak, makan dari mana !
Moso Open Source jga si !
¤ cK ¤
mesti cari ide lain yang lebih kreatif agar mereka tidak dibajak. contohnya slank yang menjual kaos berhadiah CD. para penggemarnya jadi milih beli yang original.
Agustus 27, 2009 pukul 5:17 pm
Ongkos produksi CD Audio itu kecil kok, di bawah Rp3000, tapi CD Audio dijual selalu lebih dari 40-50rb oleh label rekaman.
Overprice.
¤ cK ¤
betul banget. saya juga sering merasa berat kalau beli CD.
Agustus 31, 2009 pukul 1:19 pm
Kalau ada gratisan buat apa bayar…bener nggak…!!!
mending dilegalkan aja deh, kan dengan demikian dia semakin terkenal
¤ cK ¤
dududududu…
September 1, 2009 pukul 4:35 am
gimana ya? kamu gimana chika?
¤ cK ¤
#gaknyambung
ya saya? saya sehat.
Oktober 16, 2009 pukul 8:00 pm
S E J U T U BGT.. ini juga baik untuk prekonomian secara mikro maupun makro, kecuali perush rekaman aj yg mesti sdikit mbanting stir, hehe
Oktober 23, 2009 pukul 8:28 pm
asik nih kalo gitu….
November 20, 2009 pukul 11:09 am
Pembajakan terjadi karena kita memang pintar dan berani coba kalau gak berani pasti tidak akan terjaadi. Coba kalau tidak pintar tidak mungkin timbul ide yang ane2