Indonesia Miskin Lagu Anak-Anak?

Bermula dari keterkejutan saya ketika mendengar murid saya yang berumur 5 tahun tiba-tiba hafal menyanyikan lagu Gigi “11 Januari”. Berikut lirik lagu yang ia nyanyikan.

kau bawa, diri ku, ke dalam hidup mu
kau basuh, diri ku, dengan rasa sayang
senyum mu juga sedih mu, adalah hidup ku
kau sentuh, cinta ku,
dengan lembut
dengan sejuta warna

Saya kaget. Terkejut. Shock. (hiperbol! :lol: ) Bukannya apa-apa, namun menurut saya kurang pantas anak seumur itu menyanyikan lagu tersebut. (Lha, isinya itu cinta-cintaan gitu). Dan lagi, jujur, saya sendiri tidak hafal dengan lagu itu. :lol: *merasa tersaingi dengan anak berumur 5 tahun*

Selesai les, saya coba tanyakan lagu-lagu yang biasa ia dengarkan. Kemudian ia menyebutkan Dewa, Ungu, Mulan Jameela dan masih banyak lagi. Ebuset! Anak seumur itu sudah terkontaminasi dengan lagu-lagu orang dewasa yang notabene liriknya cinta, cinta dan sekseh! (pasti dari kata terakhir bisa tahu lagu apa yang saya maksud) :mrgreen:

Saya tidak bisa sepenuhnya menyalahkan orangtuanya kenapa si anak mendengarkan lagu-lagu semacam itu. Yang saya tahu, kedua orangtuanya bekerja. Sepulang sekolah, anak ini beserta adiknya diurus oleh pengasuh, sehingga tidak ada yang memonitor kira-kira apa film, acara tv atau lagu yang mereka nikmati.

Yang sangat disayangkan, anak-anak jaman sekarang tidak mempunyai pegangan dalam dunia musik. Tengoklah lagu anak-anak jaman dulu. Beranekaragam! Mulai dari lagu Nyamuk-nyamuk Nakal, Abang Tukang Bakso, Ayo Nabung, Anak Gembala dan masih banyak lagi yang menurut saya liriknya pantas untuk anak-anak. Belum lagi di kurikulum musik diajarkan lagu macam potong bebek angsa, pohon cemara, naik puncak gunung dan lain-lain.

Tapi untuk jaman sekarang? Hanya sedikit penyanyi cilik yang beredar. kalau melihat channel tv spacetoon, ada beberapa penyanyi cilik, namun tidak seterkenal penyanyi-penyanyi cilik jaman dulu seperti Trio Kwek-Kwek, Chikita Meidy, Maissy, Agnes Monica, Enno Lerian dan lain lain.

Menurut saya, anak-anak jaman sekarang tidak kurang diperhatikan kebutuhan musik mereka. Begitupun dengan orangtua yang notabene memainkan lagu top 40 Indonesia di depan anak-anak mereka sehingga secara tak langsung ‘mencuci otak’ sang anak dengan lagu-lagu yang sedang ngetren™. Major label musik pun rasanya kurang berminat memproduksi lagu anak-anak. Apa karena sedikitnya pasar yang menyukai lagu anak-anak atau kurang komersil? Entahlah… :roll:

Memang ada beberapa lagu anak-anak seperti yang dinyanyikan penyanyi cilik dari AFI junior dan sejenisnya, namun apakah bisa mem-booming seperti lagu anak-anak jaman dulu? Menurut pandangan saya, tidak! Pemasarannya sendiri tampaknya kurang bergaung. Bahkan sangat jarang diputar video-klipnya di televisi-televisi.

Dari semua itu saya menyimpulkan Indonesia saat ini miskin lagu anak-anak. MUNGKIN karena pasar yang kurang tertarik dengan hal tersebut atau karena keuntungan yang didapat dari lagu anak-anak tidaklah banyak. Mungkin…

Pesan saya yang sok tahu ini, ajarilah anak anda dengan lagu anak-anak yang sudah mendarah daging di Indonesia seperti Bintang Kecil, Balonku, Pelangi, Aku Seorang Kapiten, hingga Potong Bebek Angsa.

Apakah anak anda tahu dengan lagu tersebut? :-?

About these ads

149 Tanggapan to “Indonesia Miskin Lagu Anak-Anak?”

  1. cK Says:

    *prihatin*

  2. aRuL Says:

    prihatin juga cK, apalagi tampilan di Tipi tentang show tampilin anak2 nyanyi orang dewasa… aduh… ngak banget…

    eh itu anak mu kah chika? :P

  3. chrisibiastika Says:

    Prihatin juga. Pas saya KKN dulu ya, ada lomba gerak lagu buat 17an dan waktu sore hari mereka latian saya liat sebentar di rumah salah satu anak ternyata bukannya nyanyi lagu perjuangan atau lagu anak-anak malah nyanyi lagu Dewi Persik lengkap sak goyang-goyangannya. Wong latiannya sambil ngadep VCD DePe kok. Gimana gak prihatin coba.

    Jadi anakmu nanti dah disiapin playlist, chik? :mrgreen:

  4. cK Says:

    @ arul
    saya sih sekarang sudah jarang nonton tv. tapi masih mengamati perkembangan siaran televisi.

    @ chrisibiastika
    waduh, dewi persik? :shock:
    ajegile! anak kecil kok malah nyanyi lagunya dia sih?? :roll:

    *bener-bener prihatin*

  5. alex Says:

    Lho?

    Kenapa rupanya, Chik?

    Trend hari ini bahkan mewajibkan anak-anak hapal lagu Makhluk Tuhan Paling Seksi-nya Mulan Jameela :lol:

    *ikutan terduduk sama prihatin* :(

  6. NdaruAlqaz Says:

    *lho kok*

    beneran nih, ada anak kecil apal lagunya gigi *mode lugu : on*

    aku kok kalo di depan komputer kok malah senengnya dengerin lagunya sherina *pas sherina masih kecil dan imut*

    *dia pikir, dia yang paling hebat
    merasa paling jago dan paling kuat…..*

    *langsung situl-siyul lagu sherina*

  7. indovesion Says:

    wah prihatin banget g…
    sebaik untuk para orang tua pasang indovesion & siapkan chanel khusus anak2 baik di bidang game,music,pengetahuan,carton,dll.untuk chanel yg lain di tutup aja.biar sih anak tidak gampang terpengaruh oleh dunia TV yg banyak sekali hal2 negatif,yg tdk pantas di tonton anak2.
    pokoknya bagus deh buat anak,gak nyesel pasang indovesion,ayo cepet pasang. :mrgreen:

  8. wennyaulia Says:

    masalahnya acara macamm AFI junior gitu juga nyanyiinnya beberapa laguorang gedhe juga je
    beberapa penyanyi cilik macam Natasha (dulu) diorbitkan dalam rangka memenuhi kebutuhan ini. Tapi, di perjalanannya, tenggelam sudah.
    jangan-jangan ini akibat gombal warming
    *gak fokus

  9. Silly Says:

    Chika pernah nonton acara IDOLA CILIK gak??… Saya sering nonton karena si Anya MEWAJIBKAN saya menonton acara tsb, supaya kalo dia butuh sparing partner untuk ngenyek2 orang, saya gak bengong2 amat, hehehe :D

    Anyway, diacara itu saya pernah guling2 dilantai karena melihat ada anak kecil sekitar 6 thn, kepala botak, kulit hitam, gigi rada ompong menyanyi lagu MAKLUK TUHAN PALING SEKSI… LAhhh, ngomong aja belon lancar…

    *terbelalak takjub*

    Yang bikin saya dan Anya guling2 dengan gerakan seragam adalah ketika sampe di reff… dengan gaya tangan kiri dipinggang kiri (ya iyalahh, masak dikanan tolol), badan menghadap kekiri, tangan kanan menunjuk2 kearah penonton dan juri, menyanyikan bait ini,

    “Kamulah makluk Tuhan yang telcipta… yang paling syeksyi”, sambil menggoyang2kan pinggul laksana belly dance (OMiGod)

    Habis itu ganti gaya, ngadap ke kanan, tangan kanan di pinggang (kanan, hihihi), kepala ngadap kedepan dengan wajah disyeksyi2in (6 thn gitu lohhh, anak cowok pulak)

    “Hanya kamu yang bisa, membuatku, terus menjerit, auhh… auhh… auhh… ihhh… ihhh… ihhh…” Tentu saja dengan tetap menunjuk2 kearah penonton dan pinggul digoyang2…

    MASYAOLOHHHHHHHHHHHH… dek… dek… sini belajar lagu anak2 deh ama TANTE CHIKA…

    Dahh, MBAK SILLY pamit dulu yach… :D

  10. Silly Says:

    Tante Chika, maaf, mbak silly gak sengaja komen panjang2… emang bawaan orok sich, hehehe… it printed on my Gene… :D

  11. Silly Says:

    Sekali lagi yach, biar hetrixx sekalian… mbak silly belum pernah hetrix disini kan???…

    Daaaagg tante chikaaaa… (Seneng gue pagi ini bisa ngenye2 chika ditulisan ini, hahaha)

  12. danalingga Says:

    Walah, tadinya saya mo nulis tentang ini juga chik. Eh, dah keduluan. *pasrah*

  13. danalingga Says:

    Dari hasil baca-baca sih chik, memang saat ini sudah tidak ada lagu anak-anak di Indonesia ini.

  14. danalingga Says:

    Ah, jadi inget lagu abang tukang bakso dan semut-semut kecil.

    *nostalgia sambil hetrik :cool: *

  15. indra1082 Says:

    Miris… dan prihatin melihat anak2 sekarang usia dibawah 10 tahun hafal menyanyi lagunya yovie n The Nuno, Peterpan, Samson, dll ketimbang menghafal lagu Semut-semut kecil, bintang kecil, pelangi2 dsb… apalagi suruh nyanyi lagu Kebangsaan, dan lagu kebudayaan… mereka bilang JADUL…

  16. tukangkopi Says:

    musik sekarang udah jadi industri, chik. jadi profitabilitas adalah segala-galanya.. :twisted:

  17. kucluk Says:

    iya, prihatin juga,..
    *teringat masa kecil yg ikut lomba nyanyi anak!

  18. hanggadamai Says:

    skrg zaman udah berubah, dulu mainan diriku aja paling cuma kelereng tp skrg ps smua. Kalo ditanya main kelereng yuk, paling jawabnya gak bisa
    sedih juga ngeliat perubahan kek gini.. :(

  19. Abeeayang™ Says:

    joh…keduluan nulis amak tante chika
    demo masak yuk chik…. :mrgreen:

  20. venus Says:

    Bintang Kecil, Balonku, Pelangi, Aku Seorang Kapiten, hingga Potong Bebek Angsa??

    jangan kuatir, jeng. itu lagu2 pertama yg aku kenalin ke anak2 bahkan waktu mereka masih cadel banget, heheheh..

    sekarang, ya sama aja sm anak2 lain. mereka dengerin linkin’ park :D

  21. itikkecil Says:

    untung saja ponakan saya nyanyinya lagu anak-anak jaman dulu, dia juga gak dibiarin denger lagu-lagu orang dewasa. Paling kita yang capek ngulang-ngulang nyanyiin lagu-lagu itu.

  22. Ojat Says:

    iya nih..apalagi ditambah bumbu2 sinetron..cocok dah, anak2 bisa kecepetan jd dewasa :D

  23. det Says:

    sebenarnya gak miskin lagu anak-anak, hanya saja kurang populer karena ndak komersil..

    studio rekaman tentu saja milih lagu yang kira-kira laku dijual.. unsur edukasi diabaikan..

  24. goldfriend Says:

    Jangan lupa Sherina yang lagunya dulu berbeda dengan lagu anak-anak lainnya.

    Tapi, itulah yang membuat anak-anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dulu. Lebih cepat untuk menjadi orang dewasa tanpa menyadari apa arti dewasa itu. Dan lingkungan di sekitarnya juga mendukung itu, mulai dari ortu, teman, sampai media masa.

  25. takochan Says:

    @Apakah anak anda tahu dengan lagu tersebut? :-?
    Wah.. gak tau ya, belum punya anak sih :P *ditabok*

    kalo sama lagu jaman dulu, mungkin ada yang kurang sesuai lagi tante. Ingat pertentangan lirik Balonku itu kan? ;)

    Yah.. tapi rindu juga ya, gimanapun, lagu2 dulu itu lebih nampol rasanya. Coba ya, ada penyanyi cilik, kalo gak mau yang katanya terlalu kekanak2an (karena katanya anak sekarang itu jauuuhhhhh lebih pinter dan jauuuuhhhhh lebih bijak), yang kayak Sherina (dulu) atau Tasya deh :mrgreen:

  26. MAW Says:

    Alhamdulillah, sejak kecil dulu aku ngajari anakku lagu-lagu anak sepanjang masa seperti: Bintang Kecil, Balonku, Bunyi Hujan (judul yg benar apaan ya?), Pelangi-pelangi, Burung Kutilang, Burung Hantu, Bintang Kejora, Naik Delman.

    Syukur pula dia nggak hafal lagu makhluk tuhan paling seksi yang menurutku nggak mutu. Lagu itu tidak akan seabadi Gebyar-gebyar. Lihat saja nanti.

  27. warmorning Says:

    … lah gimana gak hapal, anak2 tiap hari denger lagu2 itu2 aje tiap hari dan terdengar nyaman di telinga sih ya, ttg lagu potong bebek angsa jangan di ajarin ah, terlampau sadis utk anak-anak :D

  28. Ries Says:

    Ayo kita bikin lagu anak-anak ala blogger :mrgreen:


    Weblogku ada lima
    rupa-rupa hostingnya
    dagdigdug, wordpress, blogger
    multipy, dan localhost :mrgreen:

    Connection down satu blogku *page not found!*
    Hatiku sangat kacau
    Weblogku tinggal empat
    Kubuat yang lain lagi :cool:

  29. Raffaell Says:

    Kemaren aku liat lomba kaya idol idolnya anak anak Indonesia di RCTI, buset yang dinyanyiin lagu orang gede… anak anak jadi cepet gede, jadi cepet ngerti cinta cintaan dah

  30. nairasmile Says:

    iyahh!!
    liat aja acara idol anak2…pasti banyakannya lagu orang dewasa..
    wuhaa….uda lama ga denger aku seorang kapiten…lagu zaman tk…*waktu masih culun*

  31. memble Says:

    namanya juga anak mereka nyanyi apa yang mereka dengar

  32. Eru Says:

    Aku sih cekokin adeku Avenged Sevenfold :D

    kalo anak2 yang masi kecil… lagu Anime jepang aja

    **
    aku inging begini,
    aku ingin begitu…
    ingin ini inging itu banyak sekali
    haik baling2 bambu
    **

  33. AngelNdutz Says:

    Ndutz dulu pengkoleksi kaset2 anak2. Mulai dari Abang tukang bakso, si Ular putih, susan, masih bnyk lagi, sayang…skrg uda gak layak putar :(

  34. ocha milan Says:

    sedih jg. anak sy yg tiga tahun aja lebih hafal T2, The Rock, dll. Ampun dah.. ditinggal sm oma nya sih. ketika diajarin itsy bitsy spider, old macdonald, twinkle2, susahnya… hihihihi. setidaknya masih satu lagu yg dia suka nyanyi “Kasih Ibu” huhuhuhu. Semua juga pengaruh setantron, dll. Kalo orang yg mampu beli indovision mungkin bisa mengatur tayangan apa yg cck buat anak2. Tapi kalo yg g mampu?? Siaran gratisan yg lebih byk ditangkap masyarakat trut mendorong semua ini bisa terjadi.
    **prihatin bgt**

  35. edy Says:

    jangan kebanyakan nonton tipi
    salah satu biang ratjoen tuh :lol:

  36. Rindu Says:

    ambil gitar dan mencoba menciptakan lagu anak-anak … tapi memang sulit cK karena anak kecil sekarang main di mall jadi gak ada inspirasi spt kupu-kupu dan sawah :)

  37. cK Says:

    @ alex
    menurut saya lagu-lagu sekarang membuat anak-anak menjadi cepat dewasa.

    @ ndarualqaz
    saya dulu juga suka dengerin sherina. :mrgreen: sekarang juga masih sih, tapi lagu sherina yang sontrek ayat-ayat cinta itu. :roll:

    @ indovesion
    walah, malah promosi.. :lol:

    @ wennyaulia
    hhmmm…ternyata global warming juga bisa menenggelamkan para penyanyi cilik itu.. :-?

    *ikutan gak fokus*

    @ silly
    astapiluloh! itu anak jaman sekarang kok “lucu-lucu” ya? :lol:

    *asli ngakak guling baca komen mbak silly*

    gimana dengan anak mbak silly? diajarin apa nih? jangan-jangan diajarin lagu-nya dewa dewi? :))

    *ngakak gak ketulungan*

    @ danalingga
    coba tulis aja lagi versi kamu, dan. :mrgreen:

    @ indra1082
    menurut saya balik lagi ke lingkungan dan orang tua. dan tentunya media massa..

    @ tukangkopi
    iya. itulah yang membuat indonesia miskin akan lagu anak-anak. :(

    @ kucluk
    wah, kamu ikut lomba nyanyi? nyanyi apa tho? :mrgreen:

    *membayangkan kucluk nyanyi diobok-obok apanya airnya*

    @ hanggadamai
    iya tuh. pasti anak sekarang gak bisa maen dampu, engklek sama karet. :lol:

    *nuduh*

    @ abeeayang™
    kamu mau nulis beginian juga? :-?

    @ venus
    buset, linkin park? :shock:

    ga heran sih.. :lol: simbok gituh.. :lol:

    sekalian mbok, coba dikenalin macam muse dan panic at the disco gitu. :mrgreen:

    @ itikkecil
    nyanyi lagu apa? potong itik kecil bebek angsa? :D

    @ ojat
    he eh. lengkap sudah bumbu untuk cepat dewasa. :roll:

    @ det
    kurang komersil, betul juga. sebenarnya di spacetoon masih ada lagu anak-anak, tapi ya itu. cuma ditayangkan di spacetoon. tidak meluas ke tv-tv swasta lainnya.

    @ goldfriend
    iya, saya ingat sherina cuma contohnya itu udah kebanyakan hehehe, males nambahin :P . Maka dari itu kita sebagai orang dewasa sebaiknya *ini saran lho* mencoba menuntun mereka yang masih anak-anak agar menikmati masa kanak-kanak mereka dengan sesuatu yang pas untuk umur mereka. tidak dijejali dengan hal-hal berbau dewasa. :roll:

    @ takochan
    saya sih dulu pernah protes soal lagu balonku. tapi saya sendiri menyanyikan lagu balonku yang sudah saya edit sendiri. :P

    balonku ada lima
    rupa rupa warnanya
    merah hijau kuning kelabu
    merah muda dan biru
    meletus balon hijau, dor!
    hatiku sangat senang
    balonku tinggal empat
    gak ngerepotin bawanya..

    *digetok yang bikin lagu*

    @ kang kombor
    wah..gut guut.. :mrgreen:

    @ warmorning
    kalau gitu potong ayam kampung aja deh, khan biasa dimakan tuh. :mrgreen:

    @ ries
    sangat kreatif! 8)

    @ raffaell
    iya tuh.. :(

    @ nairasmile
    coba nai nyanyiin sekarang! :twisted:

    @ memble
    iya. tapi itulah kesalahannya. karena dicekokin lagu-lagu dewasa, anak sekarang jadi cepet dewasa. :|

    @ eru
    ebuset! avenged sevenfold? :shock:

    *geleng-geleng*

    @ angelndutz
    saya juga, tapi sekarang udah ilang. :mrgreen:
    cari aja di inet, kayaknya masih ada tuh.. :P

    @ ocha milan
    saya mengerti soal itu. makanya saya tidak menyalahkan orang tua, karena mereka pun punya kesibukan sendiri sepanjang hari. mungkin *ini saran* bisa mencoba mengkoleksi dvd film dan lagu anak-anak, jadi yang diputar di rumah bekisar itu-itu saja. namun harus mencoba variatif dan harus rajin membeli barang tersebut. ujung-ujungnya sih keluar duit juga. :(

    ada baiknya mempunyai alat musik (cari keyboard kecil. gak usah yang mahal), kemudian ajari si anak bermain keyboard tersebut. cara bermain keyboard bisa dicari di toko buku atau donlot di inet. siapa tahu anak jadi termotivasi menciptakan lagu. ^^

    lagu twinkle-twinkle little star, london bridge, old macdonald bagus lho buat anak-anak. :D setidaknya sekaligus mengajarkan bahasa asing kepada mereka. :D

    @ edy
    nontonlah tv dengan bijak. :mrgreen:

    @ rindu
    itulah…lingkungan di sekitar pun kurang mendukung. :|

  38. alief28 Says:

    emang susah, kita liat aja ajang pemilihan idola cilik, bukan lagu anak2 yang dinyanyikan kontestan tapi lagi orang dewasalah yang dibawakan dan itu disanjung oleh juri yang ada, so mungkin industri musik anak2 juga ‘ogah’ merilis lagu anak2…karena pasar telah dikuasai oleh lagu2 orang dewasa

  39. darmawanku Says:

    sekarang lagu anak kayake memang udah tidak ada, jaman saya sd dulu tvri sering ada lagu2 anak2 (semasa trio kwek2). atau rcti yang menayangkan Tralala Trilili (agnes monica). Sekarang kalo cari lagu anak2 paling dapatnya mp3 tasya atau kumpulan lagu anak2 (tentunya lagu jadul hehe)

  40. tere Says:

    ayoo ck.. kita ciptaiin lagu untuk anak2 demi generasi Nusa dan Bangsa.. huahahahaaa…

  41. julfan Says:

    ya, jadi teringat dengan acara idola cilik, jarang ada lagu anak-anak. Yang dinyanyikan justru lagu orang dewasa.
    Ayo, para musikus tolong kreativitas untuk lagu anak-anak?
    kasihan nih anak saya di rumah.

  42. yonna Says:

    iya sejak taun berapa ya, lagu anak2 jadi gak ada kayanya sepi peminat mgkn?

    agak aneh juga sih liat anak sekarang nyanyiin dan niruin lagunya Mulan Jameela, Mahkluk Tuhan Paling Seksi dan Wonder Woman atau kemaren Ada Apa Denganmu Peterpan, dll.

    Tapi waktu masih kecil saya gak gitu suka ma lagu anak2, senengnya ma lagu2 Barat baik itu lagu cinta, metal, instrumental, dll kaya Phil Collins, Peter Cetera, Bon Jovi, Kenny G, dll. Emang akibatnya jadi suka ma lagu2 mereka sampe sekarang :)

    Hiburan ala anak2 yang edukatif paling Sesame Street, bagus sih, cuma akibatnya ampe sekarang juga demen, sampe niru cara bicara boneka2 Sesame Street yang cempreng dan berisik itu (komplen dari suami) :lol:

  43. Iwan Rystiono Says:

    Ya ampun…bener juga katamu, cK!

    Setelah aku inget2…jarang anak-anak sekarang nyanyi lagunya sendiri…

    Pantesan baru SD udah pacar-pacaran… *aku pernah dengar sendiri loh waktu jemput ponakan di sekolahnya*

  44. Iwan Rystiono Says:

    Eh…Leoxa.com..kayaknya itu kata2 baru yang perlu dimasukkan ke dalam akismet deh…sebel aku liatnya…

  45. ansella Says:

    Boro-boro nyanyi lagu anak2, lagu upacara aja banyak yang gak apal kok sekarang jeng.

    Liat poto Yona jadi kangen nonton cookie monster niy ^^

  46. sigitpriyo Says:

    blum punya anak mba,
    tapi semoga nanti ketika saya pnya anak, lagu anak2 kembali booming seperti jaman saya anak-anak dulu :D

  47. alid abdul Says:

    Salahkan industri musik knapa gag buat lagu anak2. Trus gag cari artis anak2 juga.

  48. erander Says:

    *prihatin juga*

    Mungkin produser lagu menganggap lagu anak-anak tidak layak bisnis sehingga mereka enggan untuk mempublikasikannya. Abang yakin, banyak koq pencipta lagu anak-anak. Seingat abang dulu ada Papa T.Bob, Ria Enes .. mungkin sekarang era lagu anak-anak sedang memasuki masa mati suri. :(

  49. Akbar Kadabra Says:

    prihatin juga nih!
    sampe2 kuis buat anak-anak aja pertanyaanya pake lirik lagu d’massiv!
    kembalikan cindy cenora!

  50. rocknoida Says:

    ajjjjjjjjjiiiiiiiiiiiiiiiiiib
    itulah, kan
    klo jman skarang anak2 nyanyian ude pade kacau
    ya dmasivlah,dotlah,apalahhhhhhh
    ironisnya tema2 nya tentang cinta cinta melulu
    yg bgus tu dengerin efek rumah kaca
    tema tenteng sosial
    oh iya………………
    gua ikut PRIHATIN

  51. superyayi Says:

    addduuh bener bangeeeeettt…suka kesel bgt gtu klo ngedenger kponakan gue yg umurnya 6 taun nyanyiin lagu niji atau letto..doh.

    sampe akhirnya gue bikin peraturan, kalo deket2 tante yayi ga boleh senandung atau nyanyi lagu2 anak gede. harus lagu2nya pak kasur dan bu kasur! klo ada yg nyanyi2 lagu anak gede..gak gua ajak maen seminggu. haihaihahah..

  52. Sawali Tuhusetya Says:

    jadi inget ketika lomba karaoke 17-an utk anak2, mbak chika. banyak peserta yang memilih lagu anak2 muda yang bertemakan cinta. jadi, sangat tidak pas. perilakunya masih2 kanak2 tapi mereka mesti berakting dan menyanyikan lagu bernapaskan cinta. repotnya, ternyata hal itu berimbas juga ke anak saya, mbak. repot bener. saya sedih ketika anak bontot saya yang duduk di TK lebih suka meyetel CD lagu anak2 muda bertema cinta ketimbang lagu anak2. semoga di negeri ini lahir bu kasur-bu kasur baru yang peduli utk menciptakan lagu khas anak2.

  53. fMarZ Says:

    keren bgt ck tulisan lo…hehe…jd pengen belajar nulis (hahh, nulis kasian bgt udah segede gini belom bs nulis! hoho) maksud g “nulis”..

  54. Biyung Nana Says:

    adek saya yg TK ngefans berat sama peterpan :lol:

  55. Nazieb Says:

    Lha… komen saya ilaaaaang.. :cry:

  56. Nazieb Says:

    Baiklah akan saya tulis lagi

  57. Nazieb Says:

    Jadi, kapan punya anak? :mrgreen:

    Sebagai perbandingan, silakan kunjungi ini

  58. stey Says:

    kalo saya tau, tapi saya ga bisa mencegah bahkan keponakan saya buat seneng sama lagu2 itu Chik..

  59. Chic Says:

    hohoho… posting kesekian soal lagu anak-anak yang saya baca. mo komen templet aaah.. hihihihi… :P

    emang sih setelah era Joshua, Tasya dan Sherina udah pada gede, penyanyi dan lagu cilik jadi langka. kebanyakan pada maen sinetron, bisa dapet duit lebih banyak… wakakakaka…
    *ikut prihatin*

    jadi inget ga sengaja nonton Idola Cilik, ada anak kecil nyanyi lagu Mahluk Tuhan Paling Sekseeeh itu dengan gaya centil bener sampe jurinya (Tante Ira Maya Shofa kalo ga salah) terbengong-bengong dan langsung nanya “kamu tau ga itu lagu artinya apa?” dan dijawab oleh sang anak sambil senyam-senyum dengan “ngga… abis kalo denger radio atau nonton tivi yang muncul lagu itu mlulu”… gyahahahahahaha…
    *tambah prihatin*

    duuuh.. anak gue ntar gimana ya… huhuhuu

  60. cK Says:

    @ alief28

    emang susah, kita liat aja ajang pemilihan idola cilik, bukan lagu anak2 yang dinyanyikan kontestan tapi lagi orang dewasalah yang dibawakan dan itu disanjung oleh juri yang ada, so mungkin industri musik anak2 juga ‘ogah’ merilis lagu anak2…karena pasar telah dikuasai oleh lagu2 orang dewasa

    nah itu dia salah satu faktor penghambatnya.. kemungkinan besar industri musik menganggap lagu anak-anak kurang komersil. :roll:

    @ darmawanku
    iya. sekarang langka nyari lagu anak-anak. tapi di inet masih ada kok. :mrgreen:

    @ tere

    ayoo ck.. kita ciptaiin lagu untuk anak2 demi generasi Nusa dan Bangsa.. huahahahaaa…

    kita? kamu aja ter huakakakakak… :lol:

    *kabbuuuurrrr*

    @ julfan
    kira-kira apa yang bisa kita lakukan agar bisa teralisasi ya? saya cuma berharap semoga tulisan ini dibaca oleh salah satu pelaku industri musik..

    @ yonna
    hihihi…sesame street bagus tuh. saya dulu juga suka nonton. :D

    anyway, waktu kecil selain mendengarkan lagu anak-anak, saya juga dengerin new kids on the block. :lol:

    @ iwan rystiono
    anak sd pacaran? kemana aja? :mrgreen: sodara saya yang kelas 6 sd udah punya pacar saya aja kalah. :lol: .

    @ ansella
    saya masih hafal lho lagu kebangsaan. 8)

    @ sigitpriyo
    amin.. ^^

    @ alid abdul
    semoga industri musik sadar akan hal ini..

    @ erander

    Mungkin produser lagu menganggap lagu anak-anak tidak layak bisnis sehingga mereka enggan untuk mempublikasikannya. Abang yakin, banyak koq pencipta lagu anak-anak. Seingat abang dulu ada Papa T.Bob, Ria Enes .. mungkin sekarang era lagu anak-anak sedang memasuki masa mati suri. :(

    semoga cuma mati suri, sehingga akan ada kebangkitannya.

    *mengamini*

    @ akbar kadabra
    denger-denger cindy cenora lagi kuliah di china.. :roll:

    @ rocknoida
    terima kasih. :D
    tampaknya industri musik harus mulai bebenah kembali.. :roll:

    @ superyayi
    waaah…kreatif juga tuh peraturannya. :lol:
    tampaknya memang harus diperhatikan hal ini..

    @ sawali tuhusetya
    wah…ini kejadian sama om sawali juga ya? :|
    susahnya anak sekarang mendengar dan melihat dari media massa, sehingga banyak yang ikut-ikutan. anak kecil khan biasanya mengikuti dan menyukai apa yang mereka lihat dan dengar.

    solusi dari saya, coba diperkenalkan dengan lagu anak-anak seperti yang saya sebutkan di atas. lakukan dengan bernyanyi bersama. tapi tentu saja harus ada contoh lagunya, karena biasanya anak-anak itu meniru.

    @ fmarz
    wah…ini sisil ya? kaget hehehe…
    ayo sil, nulis aja yang bebas. namanya juga blog, isinya bisa macam-macam.. ;)

    @ biyung nana
    wakakakakkk…keren tuh.. :lol:

    @ nazieb
    tadi ketelen akismet. udah saya keluarin, tapi saya apus karena isi komennya saya ama yang paling akhir. :mrgreen:

    saya sudah baca perbandingannya. tapi lagu yang ditulis disana adalah lagu yang mempunyai arti “dalam”, bagaimana seandainya lagu yang dinyanyikan macam lagu makhluk tuhan paling sekseh? atau lagu seperti yang dinyanyikan T2 – lelaki cadangan? :roll:

    *asli, saya gak suka banget tuh lirik lagunya T2* :evil:

    @ stey
    susah juga mbak, soalnya media massa juga mempunyai peran yang besar sebagai penghibur anak-anak. ketika mereka disuguhkan lagu seperti itu, otomatis mereka menjadi suka. apalagi kalau didengarkan berulang kali.. :|

    @ chic
    iya tuh, coba baca komen dari mbak silly (ada di bagian atas), asli, saya ngakak pas dideskripsiin keadaan si anak yang menyanyikan lagunya mulan. :lol:

    duuuh.. anak gue ntar gimana ya… huhuhuu

    siapkan rencana untuk mendidik anak dari sekarang! :mrgreen:

  61. iman brotoseno Says:

    ya tau kok chik,..
    anakku juga tau lagu Samson juga…
    gimana dong hiks

  62. cK Says:

    @ iman brotoseno
    waduh… baca komen mas iman, saya gak tau mesti sedih atau ketawa.. :lol: :roll:

    coba dijejali dengan lagu-lagu anak-anak. kira-kira berminat ga? atau mas iman banting setir jadi director video clip lagu anak-anak aja. :mrgreen:

    kalaupun tahu lagu semacam samsons, setidaknya pilihkan yang liriknya ringan-ringan. :D

    *koprol ke toko kaset*

  63. nenyok Says:

    Salam
    Masih 5 yahun ya, ada yang lebih ajaib 2,5 thn malah sudah hafal, ya disisi lain anak-anak memang cepat menyerap sekali apa yang ia dengar, tentu semua prihatin secara kayaknya musik anak2 di negeri ini sedang dorman mungkin :) tapi masalahnya kalaupun mereka di suguhi lagu anak2 seperti cicak2 di dinding dsg, lom tentu suka juga lho Mba **bingung kan*** he…he…

  64. restlessangel Says:

    jeng……bokap gw masih nyimpen loh, kasetnya chicha, adi bing slamet, dll penyanyi cilik 70an yg dulunya diperdengarkan utk kakak gw. skrg diperdengarkan ke cucunya alias anaknya kakak gw.

    dan waktu gw cermati lagunya : BAGUS.
    edukatif dg nada2 yg simpel ga spt lagu2 medley anak2 thn 80an akhir-90an awal yg robotik dan monoton bikin bodoh -istilah temen gw, dosen UnTar- (jaman gw SD-SMP, dg lagu2nya papa T Bob, yg soooo…..MENGERIKAN, lucu doank tp ga bermakna).

    lagu2 jadul itu, nada2nya simpel, dg lirik yg edukatif. misal mengajak utk membantu ibu, belajar, jujur, tidak malas, malah ada pelajaran geografi (komodo dari mana ?? borobudur di mana ?? -nyanyi- )

    lagu2 anak2 masa skrg -milenium- ada tho, tp rumit. dengerin deh sherina, trus OST lagu untuk rena, CMIIW, soale blank, cuma inget dibintangi surya saputra.

    ponakan gw, kembar, 3thn, suka lagu2nya chicha dan adi. tp ga ada yg ngajari di rumah, kita kaget, kok si hasya suka lagunya parkdrive, gigi, letto. smntr, lila teuteup lbh suka lagu anak2.

    ya kadang emang risih denger balita2 itu nyanyi lagu anak2, palagi ada lirik yg kita nilai ‘tll dewasa’ utk mrk.
    jd inget, waktu gw smu. sobat gw cerita, dia sempet kena lirik bapaknya pas denger da nyanyi2 lagu boyband sapa, lupa.
    reff yg dia nyanyiin tuh : I KISS YOUR MOUTH….DEEPLY…. bla3….

    anaknya alias sbat gw cuek aja, bapaknya yg risih, hahahaha

  65. binchoutan Says:

    lihat aja acara pencarian bakat penyayi2 cilik pun juga seperti itu
    nyanyinya lagu2 orang dewasa semua.. kalaupun ada lagu anak2 paling juga lagunya gita gutawa..

    huumm :roll:

  66. restlessangel Says:

    @ mas iman dan ortu2 yg laen, jg om2 dan tante2 :

    kayaknya ga usah tll parno deh, besok anaknya jd gimana kl kecilnya aja doyan lagu2 pop remaja.

    gw, waktu SD mungkin kls 3, suka bgt dg lagunya rush-rush Paula Abdul. juga sempet maniak dan jatuh cinta setengah mati sama Rick Astley.
    Juga doyan banget sma lagunya Bento,dan lagu2 lain punya Kantata Takwa dan Swami. Kla Project, Malyda, Deddy Dhukun, Dian PP, juga suuuuka bgt.

    itu SD tuh. dan ortu gw malah ga ngerti sama sekali lagu2 gt. waktu itu lg heboh lagunya Nike Ardilla, Betharia Sonata, Pance Pondaakh, tp hiiiih gw ga doyan.

    trus akhir SD, sktr kls 4-5, maniak sama Vanilla Ice, Milli Vanilli. Mulai beli kasetnya Joe Public dan jatuh cinta sama singlenya I Miss You, walo ga ngerti artinya apa. juga udah mulai dicekoki sama kakak, lagu2nya Guns n Roses dan Van Halen. Masih inget, lagu Van Halen yg jadi kedoyanan gw ma adekku : Gigolo, malah bukan yg Jump (eh kl ga salah inget). huahahahaha….

    kelas 6, ganti maniak sama Red Hot Chilli Peppers dan jatuh cinta setengah mati dg lagunya Smell Like Teen Spiritnya Nirvana.
    kaset kedua yg aku beli Blood Sugar Sex Magicnya RHCP.
    dan kl di kamar, aku nyanyiin berulang2 : BLOOD SUGAR BABY….SEX MAGIC…..SEX MAGIC…..

    itu kelas 6 Sd looooh….dan gedenya skrg jadi apa ???

    *ups, tiba2 berasa salah kasih contoh T_T *
    * kabuuuuuuurrrr *

  67. antokoe Says:

    regenerasi penyanyi cilik putus pasca Tasya menjadi ABG. Akhir pelariannya ya lagu orang gedhe, kebetulan pula tiap hari tv nayangin. sekarang anak kecil aja fasih banget nyanyi lagu Ayat-ayat Cinta, …. desir angin di padang tandus…….. tuh aku aja gak apal…

  68. FaNZ Says:

    ahauhauahau
    indonesia anak²nya dah berpikiran dewasa :D

  69. Mr. Fortynine Says:

    seperti Bintang Kecil, Balonku, Pelangi, Aku Seorang Kapiten, hingga Potong Bebek Angsa.

    Apakah anak anda tahu dengan lagu tersebut? :-?

    Iya tau.

    Mmm…waktu kecil yang saya dengar adalah lagu lagunya Iwan Fals, Ebiet G Ade, Chrisye, Gombloh dan Bill & brod. Lagu baratnya macam Somewhere Between, Mama How are You Today dan Tell Laura I Love Her. Tapi saya tetap jadi anak cerdas dan ganteng tuh….
    :cool:

    B-)

    Penyanyi Cilik? Sekarang mah penyanyi cilik nyanyinya lagu dewasa juga. Liat aja acara Idola junior, toh mereka tetap nyanyi lagu orang dewasa dan anak muda

  70. t4rum4 Says:

    wew,,, anak-anaknya dahhh GGL (Ga GauL) ma lagu anak kecil. Sekarang tuh produksi lagu anak kecil dah dikit. Klo di tivi cuman keliatan di spacetoon. :p.

    *Cabut dulu………..*

  71. ridu Says:

    hahaha.. jadi bertambah donk segi “kemiskinan” di Indonesia..

    di putuss prambors waktu itu dagink sama desta bikin lagu anak2 gitu.. mereka prihatin dgn lagu2 sekarang yg dikonsumsi juga oleh anak2.. nah kayanya dari musisi sendiri juga kenya harus bergerak deh, gak cuma ngemenk doank.. ciptain lagu anak2 kenya seru tuh, kan gampang juga, koncinya juga sederhana aja gak perlu ribet2..

    ayo musisi.. wujudkan rasa peduli kita pada generasi muda dengan ciptakan lagu anak2..

  72. Ries Says:

    Dulu pernah liat acara Idola Cilik pas Astrid bawain “Jadikan Aku Yang Kedua” di depan anak-anak, kayaknya Astrid juga risih sampe dia bilang “Jangan mau dijadiin yang kedua ya adek-adek” :mrgreen:

    *producers need a change of heart*

  73. GR Says:

    Ah, lagi-lagi kebobrokan mental. *geleng-geleng*

    pertanda kiamat semakin amat dekat…

  74. fauzansigma Says:

    sepakat! di ajang kreasi anak yg biasa ada di TV pun skrg sudah beralih ke “pendewasaan” anak sebelum waktunya

  75. joesatch yang legendaris Says:

    gutbai tu yu mai trastet fren…
    bukan berarti harus ke bali…

    *teringat gosip jaman dulunya enno lari2an yg katanya dihamili bondan prakoso*

  76. sales leoxa[dot]com Says:

    cuman kamu yang bisa~~~
    membuatku terus mendesah menjerit~~~

    wah sepupu saiyah yang belum masuk tk aja udah lancar nyanyi ituh…. saya kok ya O Holy Night aja nggak apal-apal….

  77. far15 Says:

    iya tuh, adikku juga kalo denger lagunya mulan yang makhluk tuhan paling seksi. bawannya nyanyi sambil goyang and ga lupa bajunya diangkat ampe pusarnya keliatan. aku jadi bete ngeliatnya.trus solusinya apa cuman ngajari adik kita untuk bisa nyanyi lagu anak2?

  78. ocha milan Says:

    *terkagum2 baca komen mbak restlessangel*
    maksudnya mbak memeth SD aja dengernya udah banyak gitu. aku aja dulu masih dijejali Mariah Carey doang, ama lagu2 anak2 tp english. yah untung aja punya papa emang guru bhs inggris. ehh tp jaman SD juga udah dgr NKOTB (huahhh… love them so much)

    **terbayang2 masa dulu baca komen joe**
    iya yah joe, jaman dulu gosip ituhhh… hihihihi.
    penyanyi cilik masa itu juga puput melati… agnes dan eza yayang duet, apa lagi yah???

    @cK: makasih sarannya. lgs nyari2 dvd lagu anak2 jaman dulu nehh, meskipun nanti anakku yg skrg dah jd Nidjiholic (ampun dijehh) bakal heran2 jadinya dgr lagu yg dia g pernah tau sama sekali. hihihihi.

  79. Okta Sihotang Says:

    apalagi kontest penyanyi cilik saat ini, lebih ngedepankan lagu dewasa.. kasian mereka :(

  80. marwanazis Says:

    Sangat prihatin, mau kemana generasi Indonesia yang sejak dini telah diperkenankan dengan budaya instan melalui berbagai ajang perlombaan musik yang belakangan marak diselenggarakan diberbagai tv nasional. Masih kecil mereka udah dihinggapi dengan lagu-lagu yang mestinya layak untuk mereka komsumsi.
    Nggak kayak dulu waktu saya masih kecil kebetulan masih TVRI dan RRI yang menjadi pilihan masyarakat pada waktu itu, yang selalu menanyangkan lagu pak Tani dan Nelayan disela-sela acara, kami merasa dekat dengan mereka dan alam. http://www.greenpressnetwork.com

  81. harriansyah Says:

    wahhh, semoga bisa lebih kreatip..

  82. Xaliber von Reginhild Says:

    Bintang Kecil, Balonku, Pelangi, Aku Seorang Kapiten, hingga Potong Bebek Angsa.

    Saya merindukan lagunya Ibu Soed yang Hai Becak. :|

    Mungkin komposer/penyanyi yang ‘dewasa’ juga perlu memerhatikan sektor anak-anak lebih lagi. Saya cukup suka pak Jubing Kristianto yang membawakan lagu anak-anak meski dalam instrumental gitar.

  83. geMbel elite™ Says:

    Lhadalah….
    Begetoo yah, kejadiyannya.

    kalok sayah darumah pada ndak isa nonton tivi nyang sayah protek channel tivi lokalnya (make indopision).

    Jadi mereka ndak terpengaruh separah anak-anak orang. Sekarang lagee sayah jejelin lagunya Metallica, Led Zeppelin, King Crimson,….
    :D

  84. simong Says:

    Itulah yang menjadi kesedihan hatiku, dan yang lebih sedih lagi kenapa pihak entertain tak memperdulikan itu. seharusnya merekalah yang bisa ikut berperan memperbaiki moral bangsa kita bukan yang menghancurkan .
    kalo seandainya pemimpin bangsa kita ini mempunyai pemikiran untuk membentuk karakter anak bangsa yang kuat, saya yakin anak2 bangsa kita akan menikmati masa kanak2 mereka.
    saya sangat bangga ketika diadakan festival teater anak yang benar2 membina pembentukan karakter anak.
    tapi seribu sayang , ivent2 menyanyi untuk anak tidak memperhatikan pembentukan karakter dan kepribadian anak tetapi hanya mengejar entertain saja contohnya idola cilik.
    sebenarnya idola cilik adalah moment yang tepat untuk membangun karakter anak bangsa . mereka bisa saja menyediakan lagu yang sesuai dengan karakter dan kepribadian mereka.
    sebenarnya semua watak anak itu baik hanya orang dewasa yang berada dilingkungan mereka yang berwatak buruklah yang mempengaruhi mereka.
    pernah saya mengantar anak didik saya untuk mengikuti lomba baca puisi yang di adakan oleh sebuah sekolah yang favorit didaerah Pluit. pertama saya yakin lomba akan berjalan dgn baik karena nama besar sekolah itu. teatapi ketika melihat profil juri, saya ragu karena yang mjd juri adalah orang entertain bukan penyair atau orang yang mengerti puisi. keraguan saya mjd kenyATAAN ketika melihat hasil lomba, yang mjd juara mereka2 yang mempunyai nilai jual bukan pada kriteria membaca puisi yang benar. seorang anak seusia smp untuk mjd juara baca puisi harus berpenampilan modis, alamak. ternyata kekecewaan itu bukan dirasakan oleh banyak orang tetapi oleh panitia. hanya mementingkan nilai jual saja.
    mari orang2 entertain pentingkan karakter dan kepribadian anak bangsa bukan hanya urusan rating, hiburan , nilai jual dan uang saja.
    ok, mbak salam kenAL

  85. ompiq Says:

    *menunggu karya sang pahlawan
    PAPA T BOB…dimana kau berada?*

  86. mubaraq Says:

    Ah biasa aja umur segitu bisa nyanyi lagu dewasa,….

    Yang salah si anak atau orangtuanya??? ATaukah Guru TK?

    Jangan salahkan seorang Anak umur 5 tahun!!!…tp salahkan Ortunya dan Guru Tk…

  87. phiequn Says:

    Pengaruh perkembangan zaman nih.. :-)

    salam kenal semua..

  88. Diki Says:

    Pelangi? Balonku? Bintang kecil? Hampir tiap pagi distel sama odong-odong yg parkir depan kantor gue Chik! Bagus sih buat anak2nya, tapi volumenya ga nahan.. merusak suasana ngopi pagi gw :P

    Mungkin ga usah bikin lagu anak2 baru, repackage lagu anak2 jaman dulu yg bagus2 kaya karya2 Ibu Sud dan pak AT Mahmud, cuma yang nyanyiin siapa (atau apa) gitu supaya populer. Mungkin bisa dicontoh si dino ungu Barney yg populer di amrik yg juga nyanyiin lagu anak2 lama (itsybitsy spider, twinkle2 dll.) Ayam warna ungu mungkin? :P

  89. restlessangel Says:

    @ ompiq :

    papa t bob ??? oh noooooooo…..

    lagu2 dia dan sejenisnya kan cuma lucu dowank, kagak edukatif blas !!
    ga bikin pinter !!!!

    mending kayak mbelgedez, jejelin aja sama Led Zeppelin, Jimmi Hendrix, BB King, Ray Charles, Koes Plus….

    chik, kl nyipta lagu anak2 bukannya musti perhatiin jangkauan nada anak2 (gw awam soal beginian) dan juga muatan psikologis+edukatifnya ???
    ga asal lucu kan ??? apaan tuh, obol-obok, ngopol-ompol, bahhhhh !!!! ga jelassss.

  90. abiehakim Says:

    Sebenarnya banyak kok para pencipta lagu anak yg temanya sehat buat anak, hanya karena tidak ada dukungan dari media aja, sehingga saat ini kontes idola anak dll, lagu yang dibawakan ya lagu orang dewasa…yang aneh tuh anaknya atau medianya?

  91. alex Says:

    Oh, Bu Kasur… dimanakah dikau? :roll:

  92. erickningrat Says:

    saia belon punya anak :mrgreen:

  93. cK Says:

    @ nenyok
    iya juga. selera musik anak tampaknya sekarang sudah berubah.. :|

    @ restlessangel

    jeng……bokap gw masih nyimpen loh, kasetnya chicha, adi bing slamet, dll penyanyi cilik 70an yg dulunya diperdengarkan utk kakak gw. skrg diperdengarkan ke cucunya alias anaknya kakak gw.

    dan waktu gw cermati lagunya : BAGUS.

    saya ga pernah dengerin.. :|

    lagu2 jadul itu, nada2nya simpel, dg lirik yg edukatif. misal mengajak utk membantu ibu, belajar, jujur, tidak malas, malah ada pelajaran geografi (komodo dari mana ?? borobudur di mana ?? -nyanyi-)

    ini salah satu keunggulan lagu jaman dulu. lebih edukatif. :D

    jd inget, waktu gw smu. sobat gw cerita, dia sempet kena lirik bapaknya pas denger da nyanyi2 lagu boyband sapa, lupa.
    reff yg dia nyanyiin tuh : I KISS YOUR MOUTH….DEEPLY…. bla3….

    :lol:

    @ binchoutan
    lagu gita gutawa masih lumayanlah. walaupun beberapa tema lagunya ada yang berbau “dewasa”, setidaknya dia masih menunjukkan karakter remaja, IMO.. :roll:

    btw saya waktu kecil doyan dengerin NKOTB, nirvana sama take that. MLTR juga yang menye-menye gitulah wakakakakak.. :lol:

    @ antokoe
    hehehe…semua balik lagi, ke media. :mrgreen:

    @ fanz
    tampaknya begitu.. :-?

    @ mr. fortynine

    Mmm…waktu kecil yang saya dengar adalah lagu lagunya Iwan Fals, Ebiet G Ade, Chrisye, Gombloh dan Bill & brod. Lagu baratnya macam Somewhere Between, Mama How are You Today dan Tell Laura I Love Her. Tapi saya tetap jadi anak cerdas dan ganteng tuh…. :cool:

    diragukan! :mrgreen:

    @ t4rum4
    betul. lagu anak-anak sedang jatuh tampaknya.. :|

    @ ridu
    semoga ada musisi yang mau menciptakan lagu untuk anak-anak. semoga..

    @ ries

    Dulu pernah liat acara Idola Cilik pas Astrid bawain “Jadikan Aku Yang Kedua” di depan anak-anak, kayaknya Astrid juga risih sampe dia bilang “Jangan mau dijadiin yang kedua ya adek-adek” :mrgreen:

    ahahaha..jujur saya suka dengan irama lagu tersebut, tapi ga suka liriknya. masa mau sih dijadiin yang kedua?? :-?

    saya mah amit-amit… *ketok kayu 100x*

    @ gr
    waduh, jangan donk, gie. :shock:

    @ fauzansigma
    iya. sekarang bagaimana kita mengurangi pendewasaan tersebut. masih sulit tampaknya.. :|

    @ joesatch yang legendaris
    wakakakak…saya juga sempet tau gosip itu. gileee…udah lama banget. :lol:

    @ sales leoxa[dot]com
    kamu sih apalnya rintihan miyabi lagu 1 + 1 = 2… *siul siul*

    @ far15

    iya tuh, adikku juga kalo denger lagunya mulan yang makhluk tuhan paling seksi. bawannya nyanyi sambil goyang and ga lupa bajunya diangkat ampe pusarnya keliatan. aku jadi bete ngeliatnya.trus solusinya apa cuman ngajari adik kita untuk bisa nyanyi lagu anak2?

    hhmmm…mengenai solusi, saya sih mencoba menyarankan agar anak-anak tersebut diperkenalkan dengan lagu anak-anak. atau coba diajari menyanyi lagu asing seperti london bridge is falling down, old macdonald, do-re-mi atau lagu-lagu soundtrack film barat seperti lagu-lagu disney atau film sound of music. selain liriknya yang menurut saya bagus, sekaligus mengajarkan bahasa asing. :D

    @ ocha milan
    eh sama mbak, saya juga suka dengerin nkotb. :D bahkan sampai sekarang. :lol:

    lgs nyari2 dvd lagu anak2 jaman dulu nehh, meskipun nanti anakku yg skrg dah jd Nidjiholic (ampun dijehh) bakal heran2 jadinya dgr lagu yg dia g pernah tau sama sekali. hihihihi.

    ah, semoga berhasil.. :D
    cari di inet aja mbak. :mrgreen: *hasutan setan* :twisted:

    @ okta sihotang
    betul.. :|

    @ marwanazis
    salah satu problema saat ini adalah sedikitnya alam terutama di kota. sehingga lagu-lagu mengenai alam kurang bisa dihayati, karena tidak bisa melihat secara langsung, IMHO.. :|

    @ harriansyah
    amin. :D

    @ xaliber von reginhild

    Saya merindukan lagunya Ibu Soed yang Hai Becak. :|

    saya pernah dengar lagu itu :D walaupun gak hafal :mrgreen:

    Mungkin komposer/penyanyi yang ‘dewasa’ juga perlu memerhatikan sektor anak-anak lebih lagi. Saya cukup suka pak Jubing Kristianto yang membawakan lagu anak-anak meski dalam instrumental gitar.

    ah, jubing kristianto, saya tahu beliau. ^^
    semoga saja akan banyak musisi yang ingin menyanyikan lagu anak-anak. seandainya saja musisi-musisi terkenal mau berkolaborasi menyanyikan lagu anak-anak, yang dipersembahkan untuk anak-anak.. :roll:

    @ gembel elite™
    kalau pake tv langganan sih enak. yang susah yang nggak bisa langganan… :P

    @ simong

    Itulah yang menjadi kesedihan hatiku, dan yang lebih sedih lagi kenapa pihak entertain tak memperdulikan itu. seharusnya merekalah yang bisa ikut berperan memperbaiki moral bangsa kita bukan yang menghancurkan .

    saya juga berharap semoga ada yang mau bertindak mengenai hal ini..

    kalo seandainya pemimpin bangsa kita ini mempunyai pemikiran untuk membentuk karakter anak bangsa yang kuat, saya yakin anak2 bangsa kita akan menikmati masa kanak2 mereka.

    i wish.. :roll:

    sebenarnya idola cilik adalah moment yang tepat untuk membangun karakter anak bangsa . mereka bisa saja menyediakan lagu yang sesuai dengan karakter dan kepribadian mereka.

    sayangnya hal ini tidak dimanfaatkan secara maksimal..

    mari orang2 entertain pentingkan karakter dan kepribadian anak bangsa bukan hanya urusan rating, hiburan , nilai jual dan uang saja.

    amin. :D

    salam kenal. :D

    @ ompiq
    seandainya saja para pencipta lagu anak masih aktif.. :|

    @ mubaraq

    Ah biasa aja umur segitu bisa nyanyi lagu dewasa,….

    ke-biasa-an inilah yang akhirnya membuat musisi malas menciptakan lagu anak-anak, IMO.. :-?

    Yang salah si anak atau orangtuanya??? ATaukah Guru TK?

    Jangan salahkan seorang Anak umur 5 tahun!!!…tp salahkan Ortunya dan Guru Tk…

    saya nggak menyalahkan anak umur 5 tahun itu lho. :-?

    yang saya kecewakan adalah media massa dan industri musik yang kurang memperhatikan perkembangan musik anak. :roll:

    @ phiequn
    salam kenal.. :D

    @ diki

    Pelangi? Balonku? Bintang kecil? Hampir tiap pagi distel sama odong-odong yg parkir depan kantor gue Chik! Bagus sih buat anak2nya, tapi volumenya ga nahan.. merusak suasana ngopi pagi gw :P

    :lol:

    Mungkin ga usah bikin lagu anak2 baru, repackage lagu anak2 jaman dulu yg bagus2 kaya karya2 Ibu Sud dan pak AT Mahmud, cuma yang nyanyiin siapa (atau apa) gitu supaya populer. Mungkin bisa dicontoh si dino ungu Barney yg populer di amrik yg juga nyanyiin lagu anak2 lama (itsybitsy spider, twinkle2 dll.) Ayam warna ungu mungkin? :P

    ide yang bagus. :mrgreen:
    ini balik lagi ke kreativitas sih.. :roll:

    @ restlessangel

    chik, kl nyipta lagu anak2 bukannya musti perhatiin jangkauan nada anak2 (gw awam soal beginian) dan juga muatan psikologis+edukatifnya ???
    ga asal lucu kan ??? apaan tuh, obol-obok, ngopol-ompol, bahhhhh !!!! ga jelassss.

    iya, unsur-unsur tersebut juga harus diperhatikan. makanya bikin lagu anak-anak menurut saya lebih sulit lho.. :mrgreen:

    @ abiehakim

    Sebenarnya banyak kok para pencipta lagu anak yg temanya sehat buat anak, hanya karena tidak ada dukungan dari media aja, sehingga saat ini kontes idola anak dll, lagu yang dibawakan ya lagu orang dewasa…

    itulah, media serta kontes tersebut tidak memanfaatkannya dengan maksimal. sayang aja kalau kontes tersebut malah menyanyikan lagu-lagu dewasa. seandainya lagu anak-anak yang dibawakan, mungkin anak-anak yang lain menonton acara tersebut akan ikut meniru.

    yang aneh tuh anaknya atau medianya?

    saya tidak bisa menjawab, karena belum ada penelitian mengenai hal ini.. :roll:

    @ alex
    ga tau tuh..

    @ erickningrat
    ntar bikin ya.. :mrgreen:

  94. alex Says:

    @ empunya blog
    Chik… tanya serius ini

    lagu gita gutawa masih lumayanlah. walaupun beberapa tema lagunya ada yang berbau “dewasa”, setidaknya dia masih menunjukkan karakter remaja, IMO.. :roll:

    Nah, walau susah untuk bikin standarnya secara eksak, menurut chika standar pemisahan anak-anak dan dewasa itu kapan? Ndak mungkin deh kalo pake tanda fisik seperti mimpi basah pada anak laki-laki dan menstruasi pada anak wanita…

    *jadi canggung ngomong begini* :oops:

    Soalnya gini lho.
    Seperti lagu Gita itu. Remaja, okelah. Dewasa…. hmmm.. iya sih. Tapi utk disebut masih anak-anak, kayanya ngga lagi deh.
    Malah ada temanku misuh-misuh, katanya itu penyanyi cilik terlalu cepat didewasakan sama musik komersil (entah apa pula maksud musik komersil itu)

    Ya.. ya… rasanya liat artis-artis cilik dulu yang sekarang belasan usianya jadi mupeng merasa terlalu cepat dewasa sih merekanya… :roll:

    btw saya waktu kecil doyan dengerin NKOTB, nirvana sama take that. MLTR juga yang menye-menye gitulah wakakakakak.. :lol:

    Bah! :lol:

    Yang postingnya juga keilangan lagu anak-anak :lol:

    *tabur merica ke postingan ini* :mrgreen:

  95. alex Says:

    kelupaan…

    saya waktu kecil doyan dengerin NKOTB, nirvana sama take that. MLTR juga yang menye-menye gitulah

    …. :|
    Memangnya Nirvana itu menye-menye?!

    *gag rela*

  96. achoey sang khilaf Says:

    itulah yang membuat anak2 lebih cepat remaja
    karena mereka sring menyanyikan lagu cinta kakak2nya :)

  97. cK Says:

    @ alex

    Nah, walau susah untuk bikin standarnya secara eksak, menurut chika standar pemisahan anak-anak dan dewasa itu kapan? Ndak mungkin deh kalo pake tanda fisik seperti mimpi basah pada anak laki-laki dan menstruasi pada anak wanita…

    kalau cara saya, dari umur sekolah aja. :mrgreen: umur 12-13 keatas itu sudah memasukin umur remaja itu yang saya pelajari pas biologi smp.. :lol:

    Seperti lagu Gita itu. Remaja, okelah. Dewasa…. hmmm.. iya sih. Tapi utk disebut masih anak-anak, kayanya ngga lagi deh.

    iya juga sih.. :-? *mikir lagi*
    maklumlah saya jarang mendengarkan lagunya. :mrgreen:

    Malah ada temanku misuh-misuh, katanya itu penyanyi cilik terlalu cepat didewasakan sama musik komersil (entah apa pula maksud musik komersil itu)

    musik komersil itu mungkin maksudnya musik-musik yang iramanya lebih menjual ketimbang lirk atau tujuan lagunya. :P

    Ya.. ya… rasanya liat artis-artis cilik dulu yang sekarang belasan usianya jadi mupeng merasa terlalu cepat dewasa sih merekanya… :roll:

    halah, malah kamu yang mupeng.. :P

    saya sih nggak merasa kehilangan lagu anak-anak waktu kecil, karena gini-gini saya juga dengerin trio kwek-kwek, abang tukang bakso sampai lagunya sherina. :oops:

    saya waktu kecil doyan dengerin NKOTB, nirvana sama take that. MLTR juga yang menye-menye gitulah

    coba dibaca lebih jelas. itu ada “titik” lho. dan yang menye-menye itu lebih ke MLTR.. :roll:

    @ achoey sang khilaf
    syukur kalau mereka nggak ngerti arti lirik-liriknya. kalau ngerti, nah lho.. :mrgreen:

  98. Vandy Says:

    kalo menurut aku yg sok tau juga nih, anak2 jaman sekarang seneng lagu gituan soalnya emang nadanya yang bagus. mungkin kalo ada lagu anak2 yang nadanya sebagus itu mereka akan dengerin musik itu…

  99. sahatmrt Says:

    kayaknya sekarang ini :

    – emang ga ada pencipta lagu anak yang serius
    – label major juga ga niat nyebarin album anak anak karena ga komersil
    – ortu juga kurang ngawasin anak, kurang ngedidik
    – ortu juga emang ga tau lagu anak anak
    – kebanyakan tv juga ga peduli dampaknya ama anak-anak
    – jangan2 musik dan lagu tidak dianggap bagian dari pendidikan anak2

    wa…. ribet deh jadinya :mrgreen:

  100. Hendrawan Says:

    @vandy and sahatmrt:
    lingkaran setan dong, hehehe.
    anak2 gak ada yang ndengerin lagu anak2 karena gak ada lagu anak2 yang bagus.
    pencipta lagu gak ada yang mau bikin lagu anak2 yang bagus karena gak ada yang ndengerin.

    Memang harus ada yang jadi tumbal.

  101. sezsy Says:

    lho..orang di acara idola cilik ajah…
    anak-anak itu malah nyanyiin lagu orang gede…

    ‘makanya.. kamu jangan malas
    yang malas…
    itu anak bodo…’
    hehehehe kenapa jadi nyanyi-nyanyi… :p

  102. ulan Says:

    aku belom punya anak mbak… trus aku ngajarin kesiapa donk..

  103. chielicious Says:

    ulan..ke keponakan mungkin, atau adik ? he3..

    emang prihatin ya, salah satu caranya ya jangan di kasi liat tipi nasional lah..kasi aja tipi kabel..pilih channel khusus anak2..

  104. goldfriend Says:

    @ Alex :

    Nah, walau susah untuk bikin standarnya secara eksak, menurut chika standar pemisahan anak-anak dan dewasa itu kapan? Ndak mungkin deh kalo pake tanda fisik seperti mimpi basah pada anak laki-laki dan menstruasi pada anak wanita…

    Kalau secara psikologis, Remaja (adolescence) itu mulai dari umur 11-13 tahun dan dibawah itu dikategorikan anak-anak. Tapi secara biologis, bahkan usia dibawah 10 tahun sudah mendapat tanda-tanda puber seperti mimpi basah, jakun, kumis (pd cowok) atau menstruasi, perkembangan pinggul (pd cewek).

    *saya juga malu ngomong beginian* :oops:

    @ Chika :

    iya, saya ingat sherina

    Pokoknya Sherina :lol:

    Maka dari itu kita sebagai orang dewasa sebaiknya *ini saran lho* mencoba menuntun mereka yang masih anak-anak agar menikmati masa kanak-kanak mereka dengan sesuatu yang pas untuk umur mereka. tidak dijejali dengan hal-hal berbau dewasa. :roll:

    Tanpa dijejali juga, anak-anak sudah akrab dengan lagu-lagu dewasa. Dan media masa dan sumber informasi lainnya (internet) menyumbang sangat besar untuk hal itu, apalagi anak-anak di kota besar.

    Dan kok saya nggak pernah dengar kepedulian industri rekaman tanah air untuk memberikan porsi lebih pada konsumen anak-anak ? Apa karena nggak menjual ? :?

  105. CY Says:

    Bukan miskin Chik.., cuman ga ditampilin/diputer krn kurang menjual dan tak mendatangkan fulus. Mana ada sih stasiun TV yg minat menggarap proyek “kerja sosial” kek gitu. :lol:

  106. goldfriend Says:

    jah…. salah quote… :)

  107. AngelNdutz Says:

    SPAM!!!!!!!!!!!!!!!!
    promosi pindahan http://nyonya.nazieb.com B-)

  108. waterbomm Says:

    ikutan kaya comment pertama
    *prihatin*

    laen deh yang dah tante2 :D makanya tante ajarin nyanyi donk ke anak-anak… ya ya ya..

  109. waterbomm Says:

    agh saya masih punya lagu anak-anak… mungkin akan saya bagi2kan.. gratis untuk anak di Indonesia!!!

  110. sijono Says:

    rameeeee bener halamannya buw….ngikut aaahhhh!!

  111. sijono Says:

    hmft….klo diliat2 siy, budaya ke’anak2an anx2 indo uwdah mulai bermutasi jadi budaya ke’mbax2an n ke’mas2an…hehhehe *gax nyambung*
    yaaa knp anx2 cenderung apal ma lagu2 org2 tuwa ya krn mrk, ortu, n guru2nya uwdah mulei jenuh n bosen buwat diajarin n mengajari lagu anax2…kan yg diapal cm lagu ntuw2 ajah.lama2 anx2 kcil skrg tuwa sblm wektunya…hehhehehe
    *untung saia anak jaman duluw, 80s*

  112. doc_wong Says:

    Aiyaaaahhhh…
    Jangaaaannn…..
    Lagu-lagu anak kecil itu mengajarkan sesuatu yg buruk! hehehehehe
    Baca mengapa di blog saya di sini

  113. Menik Says:

    *ngos2an mencapai komen terbawah*

    anak gue ampe apal suaranya Gita Gutawa lho Chik :P
    apal lagu2nya BBB…
    tau lagunya Afgan…

    Tapi dia paling demen dengerin rekaman suara gw karokean :lol:

  114. adit-nya niez Says:

    Nanti klo saya punya anak saya ajarin ngaji aja…
    Ndak usah diajarin yg bgtuan… :mrgreen:

  115. dimasu Says:

    Saya perhatikan anak2 jaman sekarang cara berpikirnya lebih dewasa dan lebih kritis. Bagus. tapi ga tau juga itu pengaruh dari lagu atau ngga. mungkin pengaruh dari jaringan informasi yang semakin luas dan cepat kali ya..

  116. cK Says:

    @ vandy

    kalo menurut aku yg sok tau juga nih, anak2 jaman sekarang seneng lagu gituan soalnya emang nadanya yang bagus. mungkin kalo ada lagu anak2 yang nadanya sebagus itu mereka akan dengerin musik itu…

    bener juga sih. kira-kira musisi yang sudah terkenal mau gak ya membuatkan lagu untuk anak-anak? :roll:

    @ sahatmrt
    wah, semua point ada benernya.. :lol:

    @ hendrawan
    dan tumbalnya itu ya anak-anak ini.. :|

    @ sezsy
    iya tuh. makanya, prihatin aja.. :|

    @ ulan
    ke sodara atau keponakan. :mrgreen:

    @ chielicious
    tv kabel adalah salah satu solusinya. sayangnya gak bisa semua orang menikmati tv kabel. :|

    @ goldfriend

    Tanpa dijejali juga, anak-anak sudah akrab dengan lagu-lagu dewasa. Dan media masa dan sumber informasi lainnya (internet) menyumbang sangat besar untuk hal itu, apalagi anak-anak di kota besar.

    *spikles*

    saya juga masih bingung cara untuk mengatasi hal ini… :|

    Dan kok saya nggak pernah dengar kepedulian industri rekaman tanah air untuk memberikan porsi lebih pada konsumen anak-anak ? Apa karena nggak menjual ? :?

    naah, itu. mungkin menurut mereka kurang menjual. :roll:

    @ cy

    Bukan miskin Chik.., cuman ga ditampilin/diputer krn kurang menjual dan tak mendatangkan fulus. Mana ada sih stasiun TV yg minat menggarap proyek “kerja sosial” kek gitu. :lol:

    wakakakak…bahasanya keren. :mrgreen:
    semua balik lagi ke fulus. :(

    @ angelndutz
    hohoho…sudah mampir kesana. :mrgreen:

    @ waterbomm
    *injek injek* :twisted:

    agh saya masih punya lagu anak-anak… mungkin akan saya bagi2kan.. gratis untuk anak di Indonesia!!!

    ntar dipasang di blog ya? :mrgreen:

    @ sijono

    hmft….klo diliat2 siy, budaya ke’anak2an anx2 indo uwdah mulai bermutasi jadi budaya ke’mbax2an n ke’mas2an…hehhehe *gax nyambung*

    :lol:

    yaaa knp anx2 cenderung apal ma lagu2 org2 tuwa ya krn mrk, ortu, n guru2nya uwdah mulei jenuh n bosen buwat diajarin n mengajari lagu anax2…kan yg diapal cm lagu ntuw2 ajah.lama2 anx2 kcil skrg tuwa sblm wektunya…hehhehehe

    iya tuh.. :roll:

    *untung saia anak jaman duluw, 80s*

    saya juga kelahiran 80an. 8)

    @ doc_wong
    ehehehehe…ada benernya juga sih.. :lol:

    jadi, sebaiknya bikin lagu anak-anak yang baru? :-?

    @ menik

    anak gue ampe apal suaranya Gita Gutawa lho Chik :P
    apal lagu2nya BBB…
    tau lagunya Afgan…

    ebuset! :shock:

    Tapi dia paling demen dengerin rekaman suara gw karokean :lol:

    ah…hoax ini.. :lol: :mrgreen:

    @ adit-nya niez

    Nanti klo saya punya anak saya ajarin ngaji aja…
    Ndak usah diajarin yg bgtuan… :mrgreen:

    bener ya? :mrgreen:

    @ dimasu

    Saya perhatikan anak2 jaman sekarang cara berpikirnya lebih dewasa dan lebih kritis. Bagus. tapi ga tau juga itu pengaruh dari lagu atau ngga. mungkin pengaruh dari jaringan informasi yang semakin luas dan cepat kali ya..

    bisa jadi. anak sekarang khan sudah banyak yang mengkonsumsi internet, sehingga menurut saya kebutuhan informasi mereka bisa terpenuhi oleh internet. :D

  117. sijono Says:

    ^adit
    wedew calon bapax yg baex!!klo saia diajarin ngaji t4 adit bayarnya brp???

    ^cK
    hehehehe…*salaman, majuin tangan kanan*
    duluw jaman kitah masi berhawa muwda nyanyi lagu apa aj toh chik?
    *luwpa, garux2 kpala nyambi kedip2*

  118. sora9n Says:

    Gw jadi inget, pas kemaren ke acara pernikahan temennya tante gw…

    Jadi, setelah tamu pada pulang dan ruang pesta beranjak sepi, seorang anak kecil iseng meraih mikrofon dan bernyanyi…

    “Oh Tuhan kirimkanlah aku….”

    Ibunya kemudian membawa anak tersebut menjauh dari mikrofon.

    Kira-kira, lagu apa ya yang mau dinyanyiin sama dia? :?

    *hint: it’s an Ahmad Dhani product* :lol:

  119. ratna Says:

    mba cK,
    bersyukur banget klo anakku ga cm taunya lagu dewasa aja tp dr lg anak2 yg jadul ampe lagu2 si Barney dia bisa, malah lagu nasional juga bisa (dari sabang sampai merauke, berkibarlah bendera, bendera merah putih, desaku..) padahal baru 2 tahun..hehe..secara emang ngomongnya dah lancar. Aku biarin aja dia tau semua lagu krn ktnya sih melatih ingatan si anak. Klo lg dewasa emang aku biarin jg krn aku pikir dia ga tau ini lah artinya apa hehe…

    Btw, artikelnya bagus2 lho mba..

    AKu udah add link mba cK lho..biar gampang mampirnya..link balik ya mba..

    thanks and met kenal :D

  120. si air minum Says:

    *mencoba inget2 lirik*

    abang tukang bakso mari-mari sini, aku mau beli
    abang tukang bakso cepatlah kemari, sudah tak tahan lagi
    satu mangkok saja, DUA RATUS perak, yang banyak baksonya
    tidak pake saos, tidak pake sambel, juga tidak pake mangkok kol..

    banyak nyamuk di rumahku, gara-gara aku, malas bersih-bersih..

  121. alfani Says:

    Sebenarnya qta tuch gak kekurangan lagu anak2 lho….
    Sebagai contoh, aku dulu sempat membelikan beberapa kali susu anak2 untuk keponakan2ku…
    Di situ berhadiah VCD, isinya lagu anak2nya banyak sekali. Total aku beli sampe beberapa kali untuk mendapatkan koleksi VCD2 tersebut.
    Lagu-lagunya ada lagu2 yang jaman dulu, sampe yang aku baru denger (baru)…
    Cuman mungkin hasil karya pencipta lagu anak-anak sekarang kurang populer….
    Kalah populer dengan perkembangan musik orang dewasa…
    Selain itu mungkin sebagian besar orang tua jaman sekarang tidak membiasakan diri mengajak anak2 ke hal yang bersifat kanak-kanak…
    Jd dech anak2 bersifat layaknya bukan anak2…
    Gt kayaknya ya…n lam kenal…:lol:

  122. ansella Says:

    *samakan suara siap siap nyanyi*…….. SAMAAAAA…….

    ‘diobok-obok, airnya diobok-obok
    banyak ikannya kecil-kecil pada mabok…’

    Joshua kemana ya???

  123. adebachtiar Says:

    “…saya sangat setuju dengan paparan anda, mungkin ini saatnya kita untuk bersama meminta pada semua lapisan masyarakat terutama NYANG BERKEPENTINGAN DENGAN MEDIA ELEKTRONIK seperti TV untuk menyajikan acara2 seperti yang pernah kita lihat waktu kecil seperti Panggung Gembira, Aneka Ria anak2 dll.

    Sebenarnya anak-anak, masih sangat suka dan menginginkan hadirnya acara2 yang bernuansa anak, tapi semua acara TV diisi penuh dengan sampah, sinetron murahan yang sama sekali tidak mengandung unsur pendidikan, bikin otak anak beku, mapet…pet…pet..

    daaah, salam

  124. kharisfajar Says:

    barangkali sudah menjadi tren tersendiri, bahwa zaman sekarang, masalah cinta bukan lagi di puja-puja tapi menjadi barang mainan hehehe

  125. natazya Says:

    baik!

    saya akan ajarkan pada anak saya!

    nanti yah kalo dirinya sudah bermunculan! :D

  126. Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji Says:

    mungkin bukan kurang, tapi tidak terpublikasikan, masuk tv aja lagu anak2 nyaris ga pernah

  127. Cynanthia Says:

    Prihatin. Bener. :(

    Saya jadi inget anak-anak kampung yg suka ngaji di mesjid depan rumah. Mereka tiap adzan (terutama adzan maghrib dan isya) bukannya diem, malah nyanyi lagu-lagu cinta-cintaan picisan sambil keliling kampung. Kasian ustadz-nya, nggak pernah didengerin. Prihatin ngeliat beliau stres.

    Dan juga tiap 17-an. Orang-orang kampung pasang panggung depan mesjid, sambil nyanyi “kamu ketahuan, pacaran lagi…”, anak-anak mereka ikutan joget-joget… :(

  128. damarberlari Says:

    Ah lagu lagu cinta, cinta, dan sekseh itu emang ga pantas didengerin ama anak-anak,,malah beberapa emang ga pantas didengerin sama sekali…

    no offense, cuma pendapat :mrgreen:

  129. Jiwa Musik Says:

    salah satu alasan gue mulai ngeblog ya ini nih

  130. gajahkurus Says:

    Saya punya anak 3, laki semua. Kelas 2 SD, TK dan sibungsu hampir 2,5 tahun. Mereka gemar menyanyikan lagu remaja/dewasa yang tengah ngetop sekarang, tetapi mereka pun masih menyukai lagu-lagu anak-anak. Kalau lagu bertema cinta dan kasih sayang, saya biarkan anak-anak menyanyikannya. Tak apa toh, mereka jadi nambah kosa kata, yang penting anak-anak diberi pengertian tentang kata2 yang baru didengarnya dari lagu itu. Setelah mengerti arti sesungguhnya dari kata/kalimat yang mereka nyanyikan, lama kelamaan mereka akan malu sendiri tidak lagi mau menyanyikan lagu itu. Anak 2,5 tahun? Di usia itu memang lagi asyik-asyiknya meniru ucapan. Peran orang tua harus lebih dominan, matikan tv atau media lain yang tengah ‘menyuarakan’ suara sumbang :-)
    Harapan saya, semoga pencipta lagu dan penyanyi lebih memedulikan nilai-nilai moral, jangan cari keuntungan materi semata. Ciptakan dan nyanyikan lagu untuk setiap segmen dengan tema yang ‘bersahabat’.

  131. Tito males login Says:

    dulu ponakan gw yg masih TK disuruh nyanyi ama gurunya… dia malah nyanyi lagu “TTM”-nya Ratu :lol:

  132. Fauzan Says:

    Jadi ingat papa t bob dulunya sebagai pencipta lagu anak2

  133. cK Says:

    @ sijono
    hahaha…kalau jaman saya dulu lagu yang ngetren itu yang dinyanyiin agnes, trio kwek-kwek, chikita meidy, puput melati, dan masih banyak lagi. sedangkan kalau lagu barat, saya milih NKOTB, trus nirvana, queen dan beberapa boyband. :mrgreen:

    @ sora9n
    lanjut…

    kekasih yang baik hati…

    *muntah*

    @ ratna
    wah, mbak bersyukurlah si kecil sangat pintar dan pandai bernyanyi. semoga nanti tumbuh jadi anak yang baik dan patuh sama orang tua ya.. ^^

    @ si air minum
    selamat. anda lolos jadi anak-anak. 8)

    @ alfani
    makasih argumentasinya. sangat menarik. tampaknya memang lagu anak-anak kalah populer dibandingkan lagu-lagu orang dewasa dan remaja.

    @ ansella
    *pentung ansella karena berisik* :twisted:

    @ adebachtiar
    semoga saja ada media cetak yang membaca soal ini. semoga…

    @ kharisfajar
    ahahahaha…mungkin.. :lol:

    @ natazya
    *mendoakan agar natazya cepat punya anak* [-O<

    *dipentung*

    @ lockon stratos a.k.a. tendo soji
    betul. sekarang lagu anak-anak jarang atau bahkan tidak pernah diputar, kecuali di stasuin televisi khusus anak-anak.. :rol:

    @ cynanthia
    ah…turut prihatin soal hal itu.. :(

    @ damarberlari
    gapapa. disini bebas berekspresi kok.. :mrgreen:

    @ jiwa musik
    kenapa? karena indonesia miskin lagu anak-anak? :-?

    @ gajahkurus
    betul. umur segitu akan lebih bagus orangtua ikut membimbing sang anak.. :D

    semoga harapan tersebut bisa terkabul..

    @ tito males login
    omaigat.. :lol:

    @ fauzan
    iya tuh.. :roll:

  134. aaronelyazar Says:

    Ngga heran dah, anak jaman sekarang banyak yang nakal… :roll:

  135. Theater of Dreams » The Dying Nation Says:

    [...] Lingkungan yang semakin tak mendidik ? [...]

  136. danielc094n Says:

    bukan hanya lagu org dewasa aja yg anak-anak kecil sukai tapi sinetron-sinetron dewasa pun mereka suka sampe-sampe mereka bisa nebak kelanjutan ceritanya buat minggu depan tuh seperti apa…
    apa kata dunia??? *jaman edan* :-S

  137. cK Says:

    @ aaronelyazar
    kamu nakal ga? :mrgreen:

    @ danielc094n
    iya nih. sekarang acara-acara tersebut sudah semakin menyesatkan™. :roll:

  138. Dhimas Says:

    Dulu sih banyak lagu-lagu anak-anak. Sekarang artis anak-anak belum pada buat album lagi sih.. Mungkin setelah idola cilik anak-anak Indonesia mendapat pandangan baru tentang musik..

    Meskipun gitu kadang di Indola Cilik juga nyanyiin lagu-lagu dewasa.. Ngik-ngik..

    Salam Kenal Mbak Chika.. :)

  139. PenyuGarong Says:

    kan sekarang artis kanak2nya uda jadi artis dewasa…
    :D

  140. A P Pamungkas Says:

    iya nie.. setelah ayhq memutuskan untuk menikah lagi.. kedapetan nih aq proyek “membentuk kepribadian” adik tiri yang berjarak belasan taon.. aq 21 dia 9..

    bingung aq ngomonginya.. dah tak omongi.. tak ajari ngene ngono.. sampe ngajari lagu “katak” lagu anak2 baru tu.. ada di buku pelajarannya.. sampe pake gitar aq ngajarinya (soalnya aq ga bisa nyanyiin note langsung).. aslinya waktu itu dia seneng lho nyanyi lagu anak2.. tapi y gitu de.. karena ga ada di tipi.. aq jg ga sering bisa pulang cepet kayak hari itu.. ya udah ga sampe 2 hari dah lupa dya..

    sempet stres jg, wkt dia ngegame, maen GTA.. dia pake mobil trus nabrakin orang2 dengan sengaja.. soalnya dia gak iso maenin misi2nya.. bukan apa2 se.. mimik wajahnya waktu dia maen itu medeni bok.. padahal waktu itu baru 6 taon.. *horor bgt dah.. nyengir satanic gimana gitu..*

    jadi, kayaknya sebenarnya tu semua tergantung sama tipi deh sebagai salah satu national character builder terkuat.. yang mana harus diperhatikan ma pemerintah.. kata pak Nuh, seh, setelah ini abis perpindahan sinyal analog ke digital bwt pertelevisian.. bakal ada lebih banyak kanal.. di mana akan ada kanal2 khusus bwt pendidikan.. ngefek gak kira2 ntar ya, secara penyedia siaran ngambil opsi berdasarkan demandnya.. kudune diregulasikan aja sekalian.. “sehari dua jam bwt lagu anak2″ hehehe..

    mereka suka koq lagu anak2.. cuman ga biasa.. :)

  141. naila nadia Says:

    ooooohhhhh……………….

  142. dpporicrazy Says:

    iya begitulah.
    kesian anak anak jaman sekarang.
    jadi objek mulu,,

    tapi bener gak sih ini bikin mereka gak sehat perkembangannya?
    ato pikiran kita ini ternyata salah satu pikiran orang dwasa sok tau tentang dunia anak.
    ah,binun… coba tanya aja deh,,sebenernya yang lebih tau kebutuhan anak yang bagus iitu kita,,orang dewasa,,ato anak anak itu sendiri?
    tapi gimana caranya tau yang lebih bagus buat mereka??

    arrggghhh,,,,
    tambah binunnnn…. :-L

  143. heny Says:

    aku suka banget dengan lagu2 anak-anak jadul, sangat berkesan. oya, please visit my home page

  144. KENZIE Says:

    SAYA SANGAT PRIHATIN DENGAN LAGU ANAK2 JAMAN SEKARANG MEREKA GA PUNYA IDOLA SEPERTI TAHUN 90AN ADA TRIO WEK DKK,KENAPA PARA PENCIPTA MUSIC TIDAK SADAR AKAN KEBERADAAN ANAK2 MEREKA YANG TELAH DIDOMINASI OLEH LAGU DEWASA ???
    ATAU KARENA KEBTUHAN HIDUP SEKARANG YANG MENUNTUT UNTUK MENDAPATKAN PENGHSILAN BAGI PENCIPTA MUSIC.JIKA MEREKA MEMBUAT LAGU ANAK2.

    HIMBAUAN UNTUK PARA PEMIMPIN YANG BARU SEKARANG COBA PERHATIKAN NASIB ANAK2 KHUSUSNYA DUNIA MUSIC :(

  145. Zepe Says:

    hmmm…saya ada beberapa koleksi lagu-lagu anak..
    siapa tahu bisa menambah perbendaharaan lagu-lagu kita..
    orisionil gubahan saya, Zepe Heru Saputra.
    Klik saja:

    http://www.lagu2anak.blogspot.com

  146. rahasia photoshop Says:

    harus ada kampanye lagu2 anak

  147. MEYSI Says:

    sangat di sayangkan ya.anak-anak jaman sekarang ga cuman bisa nyanyin lagu orang2 dewasa…dimana lagi para Pencipta lagu taon 90an.coba deh ciptain lagu yg memang khusus untuk anak-anak.jangan sampe yg dihafal jstru lagu org dewasa yg diniulai sangat tidak pantas untuk mereka nyanyiin…

  148. MEYSI Says:

    nggak heran deh,anak anak jaman sekarang udah main cinta2an n pacaran padahal sangat2 blum pantas.bagi para org tua tolong diperhatikan anaknya,sayang kan,padahal mereka tuh generasi penerus bangsa……..

  149. waris_kumboro1966 (@wkumboro1966) Says:

    Teman2 semua, bisa bantu saya kemana bila ingin lagu anak2 ciptaan saya agar dapat dipublikasikan sekarang saya sudah punya dua lagu anak2 ciptaan saya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: