Weekend kemarin saya memutuskan untuk menonton film Indonesia berhubung beberapa film di bioskop tampaknya kurang menarik dan sisanya sudah saya tonton di internet hohoho~ maka saya dan teman saya memutuskan untuk nonton film Indonesia yang berjudul Extra Large, Antara Aku, Kau dan Mak Erot. Film ini bercerita tentang Deni (Jamie Aditya), seorang pria biasa-biasa saja yang berpikiran lurus.
Orangtua Deni yang bekerja sebagai PNS tiba-tiba ditawarkan naik jabatan dan pindah ke Jakarta dengan syarat menikahi Vicky (Dewi Sandra), anak dari boss orangtua Deni yang tengah hamil 2,5 bulan akibat “kecelakaan”. Vicky yang ternyata seorang hypersex menuntut Deni agar menjadi suami yang mampu memuaskan dirinya.
Deni merasa tertekan dirinya tidak dapat menjadi suami idaman bagi Vicky yang cantik naudjubillah karena ia mempunyai 2 masalah. Masalah pertama adalah dirinya tidak mempunyai pengalaman dalam bidang berhubungan intim karena dirinya masih perjaka. Yang kedua, ukuran alat vital Deni terbilang kecil. Kedua hal itulah yang membuat Deni tertekan menghadapi pernikahannya akan berlangsung sebulan lagi.
Deni pun curhat ke dua sahabatnya, yaitu Stefan, pria playboy cap kodok dan Juno, pria tajir yang hobi judi. Stefan yang mendengar masalah Deni menyarankan Deni untuk pasrah dengan keadaan yang ada. Sedangkan Juno melihat ada kesempatan untuk gambling. Maka Juno mencoba bertaruh 1 milyar dengan Stefan bahwa dirinya dapat mengubah Deni menjadi pria playboy pemuas wanita melebihi Stefan. Stefan pun setuju dengan taruhan tersebut. Maka dimulailah permainan.
Pertama, dengan dimodalkan oleh Juno, Deni dibawa ke Mak Erot untuk diperbesar alat vitalnya. Disini banyak kejadian lucu karena ternyata mereka pergi ke Mak Siat (Sarah Sechan), yang mengaku cucu kedelapan Mak Erot. Di adegan ini, dijamin penonton akan tertawa. Minimal tersenyum nungging sungging.
Setelah mendapat pengobatan tersebut, Juno pun melancarkan rencana ke-duanya. Juno membawa Deni ke rumah bordil dan menyewa Intan (Francine Roosenda), seorang PSK cantik untuk menemani Deni selama sebulan. Hitung-hitung test drive sebelum pernikahan sekaligus mempelajari gaya-gaya berhubungan intim. Ckckck.. *geleng-geleng*
Sejak itulah, bermacam-macam hal gila menimpa Deni, hingga akhirnya Deni menyadari bahwa kebahagiaan dalam cinta bukan pada kesempurnaan fisik, tapi pada kesempurnaan hati.
Terus terang, film ini cukup lucu. Banyak jayuznya pula. Namun dari segi agama, dijamin ada yang protes karena film ini sangat menonjolkan sensualitas. Banyak cewek-cewek aduhai seliweran dengan mengenakan pakaian seksi. Jika anda pria dan menonton film ini, saya tidak menjamin anda pulang dengan kering wakakakakkk… *saru*
Selain itu di film ini banyak kata-kata kotor! OMG~ inilah yang membuat moral masyarakat Indonesia menurun karena film selaku media massa memberikan konsumsi yang tidak baik bagi penontonnya.
Dari segi artistik, dalam beberapa adegan saya menemukan kamera out of focus dan nge-blur. Entah itu unsur kesengajaan atau tidak sengaja. Namun saya pribadi merasa kurang nyaman dengan ketidakfokusan tersebut. Film ini saya beri (3 bintang). Sebenarnya filmnya tidak jelek. Namun unsur-unsur dalam filmnya ada yang kurang saya suka.
Menurut teman saya yang nonton bersama saya, film ini bagus. Namun menurut saya biasa saja apa sense of movie saya terlalu tinggi ya? . Film ini lucu, tetapi tidak membuat saya tepuk tangan untuk film ini. Lain dengan film August Rush yang saya rekomendasikan sebagai film yang bagus untuk menjadi tontonan. Tertarik untuk nonton film XL? Siapkan pacar anda disamping…
Februari 15, 2008 pukul 12:10 am
lalalalalalalala~ *lagi nggak jelas*
Februari 15, 2008 pukul 12:30 am
kalau ngga punya pacar, atau pacarnya lagi jauh gitu gimana dong chik ? ngga usah nonton aja kali ya.
Februari 15, 2008 pukul 12:40 am
Hmm… Masih kecil, ndak minat!
Sedang menunggu Ayat-ayat cinta…
Pengin nonton juga Kungfu Dunk!
Februari 15, 2008 pukul 12:40 am
wah pengen tau kriteria cowok chika seperti apa yah…
Februari 15, 2008 pukul 12:41 am
hwm, hwm, hwm =3
…akankah se-’tidakbermutu’ Quickie Express?
~gak tertarik nonton
~thanks infonya
Februari 15, 2008 pukul 1:29 am
mana itu skrinsyut yg aduhai-aduhai dan berseliweran Chik? tanpa skrinsyut adalah hoax
Februari 15, 2008 pukul 2:18 am
Saya juga nda minat sm film kaya gitu, mending nonton Ayat2x cinta.
Hmmm, kapan keluarnya ya ? Dit mo nonton bareng nda nanti ?
Februari 15, 2008 pukul 2:32 am
Ada tulisan A (adult) nggak ? Saya kan masih kecil,
tapi sudah bisa bikin anak kecil,nanti dilarang pemerintah lagi.Ukuran memang sering jadi masalah. Itu mungkin karena hubungan seks antara laki-laki dan perempuan sering diartikan berbeda. Bagi laki-laki, lebih sering diartikan sebagai panggung kejantanan, sementara perempuan berbeda lagi.
Dan menurut teori….
STOP…STOP…fer, jangan mulai lagi…
*kuliah selesai*
Chik, nggak ada rekomendasi film perang atau film action ya ? Atau film yang punya jalan cerita
dan homoyang kuat spt Brokeback Mountain ?Februari 15, 2008 pukul 3:35 am
ga minat film indo
Februari 15, 2008 pukul 3:47 am
Aduh. Baca paragraf awal review ajah sayah udah ndak niat..
Masih setia menunggu Ayat-ayat Cinta..
Eh, itu tumben banget yah si Jamie Aditya mw maen pelem?! Biasanya kagak..
*teringat iklan Coca cola: “Haii.. How a yu?”
Februari 15, 2008 pukul 4:31 am
unsur2 apa saja itu mbak chika, kok ndak disebutin. Pemeran, ploot, setting, properti, blocking antarpemain, atau jangan2 para pemerannya bukan idola mbak chika, yak! Hayo, ketahuan deh!
Februari 15, 2008 pukul 5:51 am
ga nonton ah…
ga butuh lagi saya,…
udah extra large soalnya….Februari 15, 2008 pukul 5:52 am
kok nggak ada gambar ukurannya?
Februari 15, 2008 pukul 6:33 am
1. kagak ada skrinsut : basbang
2. tokoh2nya cuman satu yang jelas — chika …. sementara teman chika gak diketahui rimbanya
qiqiiqiqiqiqiiqiqiqi
*siap2 pulang*
Februari 15, 2008 pukul 7:14 am
Mari kita taruhan 1 Milyar chik,
Film ini terinpirasi dari Imam Madzab Bocor Alus;
http://mbelgedez.wordpress.com/2007/10/17/long-and-big-penis/
Hwaaa….ka…ka…ka…
Februari 15, 2008 pukul 7:23 am
lho….lho….maksudnya apa tuh Siapkan pacar anda disamping, Chika? maksudnya di samping Chika? *gubraak!!
Februari 15, 2008 pukul 7:27 am
sayang sampainya di purwokerto pasti ndak tau kapan. apa saya perlu main ke bandung untuk sekedar nonton pelm di bliztmegaplex ya?
Februari 15, 2008 pukul 8:09 am
itulah fim buatan Indonesia. cermin diri kita juga. mari tertawa. menertawakan diri sendiri. kala pengin film bagus. jadilah warga yang berkualitas. Gitu aja kok repot kata Gus dur.
Februari 15, 2008 pukul 8:14 am
koq gak kena sensor yah ?? ah payah dah
kayanya banyak yang nungguin ayat – ayat cinta nih … ayo dah nonton bareng. Katanya akhir februari
Februari 15, 2008 pukul 8:15 am
Siapkan pacar anda disamping? Maksudnya buat nonton XL ato August Rush Chik? agak ga jelas, hehehe..
Februari 15, 2008 pukul 8:23 am
gak minat….
tunggu tayang di tipi nasionalFebruari 15, 2008 pukul 8:37 am
sepakat mbak chik..
film-film indonesia sekarang menurut saya sudah terlalu banyak mengekspose hal-hal seperti ini….
jadi sekarang sih saya gak terlalu minat nontonnya…
Februari 15, 2008 pukul 8:53 am
weleh, baru semalem saia mau nonton tu pelem bareng pacar
temen yang lagi gak akur trus akhirnya memilih untuk nonton bareng saia. begitu nyampe loket, ternyata tiketnya tinggal atu euy!!yoweslah, saia tawari nonton yang laen, doi milih “Radit & Jani”
wah.. mengecewakan. belom slese tu pelem ampe ending, udah saia tinggal cabut.
mending dinner ajah.. hehe
lumayan sekali2 jadi evil di antara hubungan orangFebruari 15, 2008 pukul 9:07 am
gak doyan nongton bioskop lagi..kecian yah??hehehehehe
Februari 15, 2008 pukul 9:11 am
Ah, film aja kok dianggep repot. Dinikmati aja
siapa tahu emang diangkat dari kehidupan nyata
Februari 15, 2008 pukul 9:12 am
Loh .. buku yang abang kasih tempo hari .. Big Size sudah dibaca belom??
Februari 15, 2008 pukul 9:14 am
he temanya semakin serius eh semakin… apa ya?
Februari 15, 2008 pukul 9:30 am
napa ga review CK7??
Februari 15, 2008 pukul 9:31 am
eh maap CJ7 ding..
bagus tuh pelem
Februari 15, 2008 pukul 9:31 am
iya..
kalo tidak horor ya begituan..
haduh2..
Februari 15, 2008 pukul 9:38 am
walah chik, kok dibandinginnya ama august rush sih??? ya jelas jelas JELAS jauuuuh dong,,,hihihiihih..kalo ngebandingin yang sama2 produk dalam negeri dong chik,,,hihi
Februari 15, 2008 pukul 9:50 am
jangan2 chika jugax gitcu…hwakakakakakakak
*ditimpuk*
Februari 15, 2008 pukul 10:02 am
biasanyah ada yang kebakaran jenggot nich….
Februari 15, 2008 pukul 10:28 am
nunggu diputar ditipi ajah… atawa minjem DVD bajakannya hehe;) sptnya ga worth it ditonton dibioskop
Februari 15, 2008 pukul 10:33 am
thank you.. hikikikikiki
Februari 15, 2008 pukul 10:40 am
spoilerrr!!!
Februari 15, 2008 pukul 10:40 am
hmm.. sepertinya klo nonton sama cew bakalan bikin mesum nch..
sebaiknya jangan ..
Februari 15, 2008 pukul 10:50 am
@ pengki
hihihi…nggak apa-apa sih. waktu saya nonton malah penuh dengan abege-abege pria…
@ adit-nya niez
hooo…kamu masih kecil ya? masih kecil kok udah pacaran?
*kikik-kikik*
@ arul
heh? apa itu maksudnya?
@ yud1
yay! ada yudiii!! ^^
mending nonton CJ7 aja yud. lucu lho..
@ diki
didalam bioskop dilarang memotret.
@ indrio
katanya sih tanggal 28 februari..
@ pyrrho
ini komedi dewasa sih…
film action? rambo IV tuh lumayan tegang. tapi sadis.. darah berceceran dimana-mana…
@ rwinciyin
@ dhez-si-ranger-kuning
saya juga nunggu ayat-ayat cinta..
@ sawali tuhusetya
hihihi…secara tidak langsung sudah saya tulis di postingan ini kok.
@ leksa
huuuu… *sorakin leksa*
@ goyangan
coba gugling aja..
@ luthfi
yeee… *timpukin lutpi pake salep mak erot*
@ mbelgedez
hihihi…saya ndak ada duit satu em..
@ eriek
boleh juga tuh..
@ qnewt
tunggu aja di tipi. paling 6 bulan lahi ada..
@ marumpa
setuju..
@ suprie
suprie mau jadi EO kopdarnya?
@ stey
udah saya edit biar jelas.. ^^
nonton XL.
@ itikkecil
hoho~ mbak ira khan doyannya nonton joged-joged, iya khan?
*pitenah*
@ mrsyusuf
saya nonton emang karena nggak ada yang bisa ditonton lagi. jadi nonton ini deh..
@ ades
wah, hati-hati tuh. jangan jadi orang ketiga. nggak baik..
@ rio
nonton DVD aja.
nggak disensor..
@ hendrawan
hihi…kenikmatan film tergantung orang masing-masing sih. bisa jadi tuh dari kehidupan nyata. ada yang mau share cerita seperti ini?
@ erander
baru dibaca setengah..
@ rumahkayubekas
semakin nggak jelas..
@ tando-wi yahya
CJ 7 bagus. cuma mungkin saya review di blog satu lagi. soalnya kalau isinya review melulu, bisa-bisa blog saya kayak 21cineplex..
@ endjivanhouten
begitulah..
@ ika
dibandingin sama apa ya? mungkin quickie express..
menurut saya sih sama aja..
betul sekali..
@ abeeayang™
siapa yang kebakaran jenggot?
*elus elus jenggot*
@ nana
yang pasti kalau nonton di bioskop, ketawanya bareng-bareng sih. itu aja..
@ mrs. fortynine
hohohohoho~
@ funkshit
bukannya kamu doyan?
*pitenah*
Februari 15, 2008 pukul 11:04 am
ntuh…nyang slalu protes mengatas namakan agama…kok adem ayem yaks…biasanyah kebakaran jenglot….aih…jenggot…
Februari 15, 2008 pukul 11:11 am
*berlalu sambil tetap setia menunggu Ayat-Ayat Cinta
Februari 15, 2008 pukul 11:51 am
Ukuran emang menentukan rasa akhir, hehehe…
Februari 15, 2008 pukul 12:09 pm
Siapkan pacar di samping?? Buat apa?? Biar bisa langsung “melampiaskan”?
Ini blog halom!!menganjurkan Zina!!
*ditabok cK*
Jadi sebaiknya pilem ini ditonton ga?
Sayah maunya nonton pilem bintang 5..
jendral kaliFebruari 15, 2008 pukul 12:18 pm
Aku mau request duunks..
Refrensi buat film horor ada gag??
Februari 15, 2008 pukul 12:29 pm
wah jadi inget acara di radio yang di utan kayu nam lapan klo ga salah (lupa dah lama tergusur dari JKT)yang membahas tentang movie.
nonton ga enak klo ajak pacar enaknya ajak sxxxxxxn
Februari 15, 2008 pukul 1:00 pm
wah cik..
aku mo nonton ama cewek kalo yang bginian.. tapi siapa ya T__T
anw, aku gak bgitu demen nonton film layar lebar indo.. not worth the money T__T
Februari 15, 2008 pukul 1:17 pm
SPOILER!!
ukuran emang ga jadi masalah
yg penting bisa ngacak-ngacak
Februari 15, 2008 pukul 1:27 pm
waktu gw bilang mo ke citos sama cewe cantik itu gw nonton ini, chik
pelemnya biasa banget!!!
*udah gak ada tontonan laen soalnya*
Februari 15, 2008 pukul 1:38 pm
bang edy bisa ajah…..
mentang bisa udah ngacak2
Februari 15, 2008 pukul 1:58 pm
Wah, bagus nih. Jadi pingin nonton.
Masalahnya saya lagi jomblo. Gimana nih?
Februari 15, 2008 pukul 2:07 pm
lagi suka nonton pilem-pilem lawas kayak seri Zaitoichi…. rambo (Rambo IV juga dong)….. jadi males nonton pilem yang baru….
Februari 15, 2008 pukul 2:11 pm
Ehm… cK mulai nonton film dewasa
sampai saat ini Ade belum memutuskan apakah akan nonton atau tidak. Mau ajak pacar nonton takut “tersinggung”
*……*
-Ade-
Februari 15, 2008 pukul 2:12 pm
Bingung baca comment mas edy caplang … “diacak acak” emang bisa ngacak ngacak yah?
-Ade-
Februari 15, 2008 pukul 2:13 pm
Tambah baca comment-comment diatas TAMBAH bingung Ade … Hetrixx yah.
*memutuskan kembali ke blog sendiri*
-Ade-
Februari 15, 2008 pukul 2:14 pm
sayangnya ridu make IM3! *gak nyambung yah..
filmnya keknya bagus buat ditonton.. khusus dewasa kan??
Februari 15, 2008 pukul 2:21 pm
[...] Extra Large yang lagi diputer di bioskop itulah.. ato calon gubernur jabar lah ato Minyak bumi aceh yang bikin heboh itu ato.. trus gombal global warming dan sebagainya.. jangan sejarah Valentine days dong.. basi tuh.. *link blog yang offensive tersebut ga ditampilken.. maaaleeeesssss* [...]
Februari 15, 2008 pukul 2:30 pm
@ abeeayang™
hihihi…mungkin mereka juga ikut nonton..
@ niez-nya adit
*ikutan nunggu bareng niez*
@ pnsgila
halah..
@ calonorangtenarsedunia

saran saya, tunggu di tipi ajah..
kalau nonton di tipi berduaan khan lebih in de hoy wakakakk..
@ sarah
suka horor juga ya? hhmm…kayaknya one missed call bagus tuh. tapi saya belum tonton hehe~
@ baliazura
itu yang disensor apaan?
@ sandymc
halah…kamu khan bisa nonton di internet..
kalau film barat gimana? pasti mau?
@ edy
hohoho~
ngacak apa? kamar?
@ tukangkopi
hooo~ ngapain aja tuh di bioskop?
@ abeeayang™
kamu juga mau diacak caplang?
@ p4ndu_454kura
waduh…saya nggak menyarankan anak seumur kamu untuk nonton film ini…
*iket pandu di kamar*
@ qizinklaziva
saya terus terang lebih suka film action atau horor.
@ sayap ku
khan cK udah gede, De..
nggak usah didengerin, De. wong gendeng ituh…
*celingak celinguk, takut ketahuan edy*
@ ridu
film ini bisa disebut komedi dewasa. kamu udah dewasa belom?
Februari 15, 2008 pukul 2:50 pm
nonton film gini dah pantes blm sich saya ini????
*liat KTP*
Februari 15, 2008 pukul 2:51 pm
Dah lama gk nonton bioskop. Tapi lagi nungguin ayat-ayat cinta, dad liat VidKlip-nya rossa c, jd tambah pengen nonton. Mudahan gk mengecewakan
Februari 15, 2008 pukul 2:51 pm
My size is XL..
baju kan maksudnya?? *pura2 lugu*
Februari 15, 2008 pukul 3:02 pm
Asl….ehe…pilem indonesia pd nggak ada bobotnya skarang……….ntar saya ajah yg bikin pilem…………..ha,…………ha……….
*oi ya mas anto bilang teman mbak ya ?
Februari 15, 2008 pukul 3:04 pm
wew…jadi penasaran ne knp Ndutz musti nyiapin Tuan Nazieb wat nonton XL….
Februari 15, 2008 pukul 3:25 pm
#fertob…
brokeback mountain menurut ane kurang homok ahh… kesan cinta pertamanya lebih kuat daripada cinta sesamanya… tonton aja dead silence… lumayan berdarah-darah…
#sarah & cK…
kalo mau nonton one missed call… jangan yang amerika… nggak bagus2amat… cari yang asli jepang… one missed call 1 ama 2… nonton dead silence juga lumayan horror…
btw, sis, kalo homok nonton ini kering nggak…???
tumbe sista nonton pelem indo… lagian sis masa dirating 3 bintang…??? dirating dewasa dunks…!!!
*bakar ban bekas*
Februari 15, 2008 pukul 3:41 pm
gak jadi nonton ah.. udah tau critanya jadi gak seru…
*ngantongin uang nonton*
Februari 15, 2008 pukul 3:45 pm
wew, jadi pengen nonoton…
sayang di tempat saya ga da bioskop, terpaksa nunggu tayang di tipi utawa DVD nya kluar deh….
Februari 15, 2008 pukul 3:45 pm
tante, repyu yg laen dong… *kali ini saya gak ngiri baca repyu-an orang*
Februari 15, 2008 pukul 4:20 pm
@ ina
dirimu khan sudah tua na. pasti sudah sering nonton film macam begini.
*disembelih*
@ anakrimba
saya juga nunggu film itu.. ^^
@ irdix
saya M.
@ olangbiaca
mau bikin pilm apa?
anto bukan teman saya, tapi piaraan wakakakk…
*nunggu dirajam anto*
@ angelndutz
hooo~ nonton bedua yah?
@ andrew anandhika wijaya
tanyalah ke para homok.
tadinya mau saya rating 2 1/2, tapi nggak ada gambar bintang yang isinya setengah..
@ jumawa
kalau gitu uangnya mending buat traktir saya.
@ maxbreaker
nunggu di tipi ajah.
@ takochan
kamu mau apa?
Februari 15, 2008 pukul 5:01 pm
kyaaa para homok mania XD~ <- udah dapat sertifikasi bebas homok sih
hohoho… cerita nan mantaff dan dahsyaaaaaaaat XD~
i like it
Februari 15, 2008 pukul 5:07 pm
Hooo… ternyata Nyonyah saya lagi pengen ituh..
Februari 15, 2008 pukul 5:08 pm
Hoo…
Sama! *ikut-ikutan deh*
Februari 15, 2008 pukul 5:17 pm
Jaelah…film ginian lagi…
Emang nggak ada ya sutradara yang bikin fiksi ilmiah di Indonesia?
** belagak ilmuwan mode on **
cK, ukuran jadi masalah nggak buat kamu? *ditimpuk cK*
Februari 15, 2008 pukul 5:23 pm
ga tertarik ntn pelemnya cik….kecuali kl nontonnya ama kamu aj :p hihihihi….
Februari 15, 2008 pukul 5:37 pm
size doesnt matter, but skill does ah hahaha…
Februari 15, 2008 pukul 5:38 pm
err.. mau pilem yg ada daniel radcliffe, mas nunu’, popeye, sama dora! *dilempar ke laut mati*
Februari 15, 2008 pukul 5:40 pm
waaa waaa
ada jamie aditya
salah satu vj favorit awa
Februari 15, 2008 pukul 5:54 pm
wah… jadi pengen nonton di weekend ini..
Februari 15, 2008 pukul 6:54 pm
Jangan membawa unsur perasaan segala, pandang saja sebagai sesuatu yang tak punya makna apa pun jadi kita bisa menikmatinya.
Februari 15, 2008 pukul 7:03 pm
jadi gak kepengen nonton…
ngapain nonton film saru kayak gitu…
*pulang*
*sembunyi sembunyi*
*beli tiket*
*masuk*
Februari 15, 2008 pukul 7:31 pm
jadi lolos sensor dong….? he he
Februari 15, 2008 pukul 7:47 pm
wah, baru liat extra nya doang uh ck. belum sampe large. gimana dong nih? dari komen cuma dapet 3*. berarti nontonnya dari internet aja ya. ato ke tetangga sebelah, sewa 2rebu dvdnya…
Tar deh aku cari, bener ga cuma segitu *nya.
Februari 15, 2008 pukul 7:52 pm
Aku juga udah nonton Filmnya, dan aku rasa ini bukan film yang mendidik
Februari 15, 2008 pukul 7:54 pm
kmaren mang bawa pacar Chik
Februari 15, 2008 pukul 7:59 pm
aku penasaran banget sebenernya sama film ini tapi nggak sempet nonton. well, thanks buat reviewnya yah.
Februari 15, 2008 pukul 8:22 pm
kayaknya bnyk yg nunggu ayat-ayat cinta…
kapan ya..?
apa sekalian kopdar aja..??
ehm..ehm..
Februari 15, 2008 pukul 9:25 pm
trus berminat dengan Xtra Large made in mak erot ??
*ngacir*
Februari 15, 2008 pukul 9:30 pm
wuiih.. lom sampe jogja nih
Mau nonton. Tapi kayaknya gak bisa dan gak boleh. Gimana ya..
Februari 15, 2008 pukul 9:44 pm
dah bisa di donlot belum ya ck ? pengen nih, kangen pelem indonesa
Februari 15, 2008 pukul 9:45 pm
@ shinobigatakutmati
eh, ini bukan film tentang homok lho??
*ditabok*
@ nazieb
coba si nyonyah
diberi kepuasandituruti keinginannya..@ mochisuri
sama apa?
@ iwan rystiono
mari kita tanya ke sutradara indonesia.
@ ekowanz
*laporin ke
ceweknyacowoknya eko*@ cy
yay! ada cy! ^^ kemana aja?
pengalaman pribadi ya?
@ takochan
*manggang desti*
@ fajar
jadi mau ditonton nih?
@ yance arizona
hihihi…tonton aja..
@ prediksi
hehe..saran saya kalau nonton film ini: jangan ikuti ceritanya. tertawalah apa yang bisa ditertawakan. karena terus terang tipe film seperti ini sudah banyak. mungkin tema-nya aja sedikit berbeda.
@ alfaroby
naaaah!! kamu ketahuaan~
@ iman brotoseno
iya tuh..
@ rizki on benbego
pendapat orang beda-beda sih. teman saya ada yang ngasih 5 bintang. tapi saya sendiri cuma bisa ngasih 3 bintang.
@ hair
ini adalah salah satu komentator yang sudah menonton film XL. mungkin bisa dijadikan referensi bagi yang mau menonton. ^^
@ ‘k,
mau tau aja..
@ pink
sama-sama.. ^^
@ falltara
kalau ada EO-nya, saya ikutan deh..
@ dobelden
wakakakak…yang natural aja deh..
@ zazi
kamu belum cukup umur untuk nonton film ini, nak.
*ngasih zazi film barney & friends*
@ raffael
film baru sih, jadi belum ada tuh di internet..
Februari 15, 2008 pukul 10:26 pm
yaaah film ginian lagi…
Jadi males mau nontonny juga
Mendingan nonton aja CJ7. Seru, rame, kocak… gak akan nyesel deh.
Februari 15, 2008 pukul 10:51 pm
ide ceritanya seru juga.. bisa kebayang
Februari 15, 2008 pukul 11:49 pm
stelah demam film HOROR,perfilman qta demen tema SEX..nggak ada yg mutu! film KAWIN KONTRAK aja banyak pola pikir yang ngawur.
tentang XL jelas2 membodohi masyarakat..secara medis size doesnt matter..itu hanya sugesti..
pesan buat penulis skenario: mbok buat film yang masuk akal! emang kalian gak pernah sekolah apa?
Februari 16, 2008 pukul 12:12 am
aku gak jadi nonton XL. nonton Jumper ajah yang lebih menjanjikan…
Februari 16, 2008 pukul 6:13 am
film itu yang kayaknya ga jauh jauh jg dari realitas keseharian kalie, so kalau ga bisa beri nilai mending ga usah nonton he..he.. ya gga!!!, tapi secara gw jg lg nunggu ayat-ayat cinta, penasaran, sesuai engga tuh sama kayak di novel, moga-mpga tuh film bener2 ber-ruh alias ga asal bikin. Amin, deal kan he..he…
Februari 16, 2008 pukul 6:16 am
[...] Posted by bangaiptop under Pendidikan, Republik Indonesia, Security Setelah membaca tulisannya Mbak Chika mengenai sebuah film Indonesia. Saya jadi susah tidur. Bukan karena gara-gara membaca itu saya jadi mimpi buruk, atau malah mimpi [...]
Februari 16, 2008 pukul 8:34 am
jadi,, ini direkomen apa ndak??
kalo ceritanya bgini,, siapkan orang tua disamping anda,, hehehehe
Februari 16, 2008 pukul 10:56 am
duCh unTung yups keMren daku ga jadi nOnton nich film…
jadInya noNton rAnbo 4 denGan si dya….jadi ga’ kalah seru
Februari 16, 2008 pukul 1:51 pm
#zazi.. bukannya udah masuk jogja ya…??? anaknya yang punya warung tempat saiyah makan udah nonton tuh katanya… standard comment…. lucu….
Februari 16, 2008 pukul 2:57 pm
XL gokil bgt,,tp kdang2 bkn garing filmny???
mndingan ntn film luar negri,penuh art,,:-)
Februari 16, 2008 pukul 8:06 pm
lagi2, chika mencangkul di sawahnya ekowanz
Februari 16, 2008 pukul 8:13 pm
hohohoh….
suka yang large yah…
Februari 16, 2008 pukul 8:14 pm
ngomong2 soal ngomong kasar.. bukannya dalam keseharian.. banyak dari kita yang ngomong kaya gitu? yang kalo kata gue.. justru lebih mudah untuk meng-influence orang lain untuk ikut2an.. dan menjadikan orang indonesia (seperti dikutip di blog ini) turun moralnya..
*halah.. malah jadi serius… *
salam kenal neng chika..
Februari 16, 2008 pukul 8:33 pm
1. Saya belum nonton. Karena bokek dan bioskopnya kejauhan
2. kalaupun nonton, paling juga senyum senyum. bukan ereksi…
3. saya udah tau rasanya ngesex kok “pletak”
4. apa lagi ya? Ya mungkin filmnya ‘tidak bermoral’. namun bukankah selalu ada kebaikan dan pesan yang tersimpan dari sebuah karya seni… tergantung penafsiran masing masing… “sok bijak”
Februari 17, 2008 pukul 12:21 am
hmmm dari informasi tersebut jadi tambah maless nih nonton film-film indonesia abisnya sedikit sih yang berkualitas malahan susah menemukan film-film berkualitas di Indonesia…bagaimana kita mau punya nasionalisme??hehehe….mungkin penulis skenario XL orangnya selalu berkutat dengan masalah fisik kaleeee yeee….makanya punya cerita kaya’ gitu hehehe….tapi mana nih peran sensor perfilman….udah disensor lom….film itu…..
aku sih pengen nonton Ayat-ayat cinta hehehe…dari novelnya sih bagus…jangan ampe tuh filmnya mengecewakan…..:-)
Februari 17, 2008 pukul 12:21 am
Btw ni, kapan hari itu di jawapos (Salah satu koran ternama di Surabaya) ada artikel tentang quickie express ala surabaya
ada nara sumbernya, dan menurut ceritanya si kehidupan gigolo surabaya gak jauh-jauh amat dari film quickie express (tp ya namanya pilm banyak bumbunya la ya. cuman katanya kalo di sby, pelanggannya cowo gay kebanyakan. Kalo mau dapet tante-tante, ke jkt aja, wkwkwk)
Sapa tau xl juga ada nara sumbernya, ato bahkan mungkin lagi mantau disini ni
ato bahkan mungkin yang nulis blog :p
Februari 17, 2008 pukul 12:25 am
@ purmana
betul. saya sudah nonton CJ7. bagus tuh..
@ roffi
mau coba nonton?
@ sibermedik
wah…sabar.. memang sekarang film seperti itu yang kebanyakan diproduksi. mungkin mengikutin pasaran indonesia yang memang doyan hal-hal begitu..
@ iphan
eh iya, katanya jumper bagus. saya juga mau tonton itu..
*nunggu nomat*
@ nenyok
saya juga nunggu film itu.. ^^
@ raddtuww tebbu
wakakakak..bisa pingsan mereka..
@ efrie
hooo…film rambo gahar tuh..
@ rinia
yup…dan lebih menarik..
@ antobilang
memangnya kenapa, nto?
@ moerz, anaknyachiwygdiadopsiadit&niez
hohoho~ saya suka yang large
apalagi kopi starbaks@ aaqq
masalahnya saya tidak terbiasa dengan kata-kata kasar.. ^^
memang hal ini sering ada dalam keseharian, cuma pastinya ada sebab akibat kenapa mereka bisa ngomong seperti itu. dan menurut saya, salah satunya adalah media massa, IMO..
@ mr. fortynine
bioskop yang di surabaya ya? makanya kejauhan..
euh..
duh! nambah lagi keyword mesum di blog ini…
yayaya…pesan moralnya cukup banyak sih. mulai dari jangan lihat fisik atau ukuran, hingga jangan nge-judge orang dari pekerjaannya..
@ filleaimable
susah bilangnya…
katanya sih filmnya sudah disensor. memang sih nggak ada adegan-adegan mesum. cuma gimana ya?
@ hendrawan
wah…jangan-jangan kamu nara sumbernya?
Februari 17, 2008 pukul 3:06 am
ya ya ya… mak erot sudah menjadi bagian dari gaya hidup laki-laki metropolis!
betapa dahsyatnya strategi pemasaran yang dibuat oleh “mak erot” ini sehingga namanya menjadi amat sangat terkenal. ck… ck… ck…
*cek availability makerot.com*
oalah… sudah gak available!
Februari 17, 2008 pukul 9:35 pm
tambah banyak aja film2 gak jelas kyk gini..?? ckckckc..
Februari 17, 2008 pukul 9:45 pm
pilem indonesia pertama yang saya liat
Februari 17, 2008 pukul 10:14 pm
@ det
memangnya kamu mau buat situsnya?
*ngakak*
@ vinzsmille
hihihi…begitulah…
@ manusiasuper
memangnya sebelum-sebelumnya nggak pernah nonton tipi pilem indonesia?
*menyadari fadil hidup di pulau terisolir*
Februari 18, 2008 pukul 8:54 am
saya belom dibolehin nonton pileh yg begituan.. *misuh2*
Februari 18, 2008 pukul 1:48 pm
Ah telat, tp gpp.
ga boleh ma MAMA
*di jewer*
Februari 18, 2008 pukul 2:14 pm
[...] LSI. Namun perlu diingat masyarakatpun gelisah tentang ini. Tulisan Bangaip yang didasari oleh isi blog mba chika. Lihat betapa berbeda pandangan tersebut dengan perspektif saya yang hanya mencari hiburan ketika [...]
Februari 18, 2008 pukul 3:13 pm
hay chika saya anggota baru salam kenal!!
Februari 18, 2008 pukul 4:39 pm
[...] Februari 18, 2008 — ocha Saya belum sempat menonton film yang katanya berbau sensualitas ini. Bukannya mengapa, saya cuma malas kalau hanya menonton film-film seperti itu. Meskipun [...]
Februari 18, 2008 pukul 4:53 pm
@ warmorning
memang umurmu berapa, nak?
@ goes
eit! anyak-anyak nggak boleh nonton!
@ kaitoukid
salam kenal..
Februari 19, 2008 pukul 9:48 am
ukuran atau size bukanlah segalanya……..yang lebih penting berfungsi nggak?
Februari 21, 2008 pukul 3:47 am
Berhubung di bungkus selera Humor, meski banyak menonjolkan kesan sensualitas film tersbut nggak ada yang protes. trutama FPI
terus terang itu film seperti nostalgia MTV-ANTV era 1997an masi ada Alex Abbad Sarah Sechan sama Jamie Aditya
Lucu
two thumbs up lah!
Februari 23, 2008 pukul 1:17 am
@ daeng limpo
betul..
@ retorika-1000ds
saya juga berasa nostalgia tuh. filmnya memang lucu.
Februari 27, 2008 pukul 8:08 am
ukuran itu penting, kualitas jauh lebih memuaskan
Maret 6, 2008 pukul 12:32 pm
tdNya mw nonton A2C…cez antrianNya puanjAnk bget…b’alih ke XL,
ya nih chik…ni film parNo abiz…
masa sih jd masalah…klo si *** kecil?!
hahaha…
ada-ada aj…
mana dKasihNya nama pula…
sapa y…au’ah lupa,
heg”
Maret 6, 2008 pukul 1:24 pm
@ biho
@ bla
hihihi…bener khan!? saya sih cuma bisa ngakak aja.
Maret 29, 2008 pukul 9:52 am
Cukup bagi kita semua dengan uraian Anda yang: “…Selain itu di film ini banyak kata-kata kotor! OMG~ inilah yang membuat moral masyarakat Indonesia menurun karena film selaku media massa memberikan konsumsi yang tidak baik bagi penontonnya.”
April 23, 2008 pukul 8:33 pm
@ yohang 07
yah…sayangnya film-film indonesia sekarang sering menggunakan kata-kata kotor. katanya sih biar dekat dengan realita yang ada..
Agustus 8, 2008 pukul 1:02 pm
Dari dulu saya nggak suka nonton film indonesia, jelek, gak ada yang mutu
sama sekali. sama kayak sinetron. Jangan menjadi orang tolol dengan menonton film indon. Sama sekali nggak tertarik. Tetep jelek, buruk, busuk, Walaupun udah dibagus bagusin, namanya filem indon ya tetep aja indon.
Oktober 25, 2009 pukul 2:08 pm
haha.. tonton ah.. hehe….
Oktober 25, 2009 pukul 2:29 pm
kenapa harus siap pacar di samping?
syarat yg bikin desperate hiks *ke pojokan*
Oktober 25, 2009 pukul 7:51 pm
lho muncul di google reader lagi nih
Oktober 27, 2009 pukul 7:57 am
whiteout bagus gak chik? aku blm nonton *OOT separah2nya*
November 3, 2009 pukul 2:32 pm
hayooo siapa yg pengin nonton dua kali?